0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan3 halaman

Citra Destinasi dan Minat Kunjungan Kembali

Citra destinasi dan Memorable Tourism Experience (MTE) berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali wisatawan di Orchid Forest Cikole. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh citra destinasi terhadap MTE dan minat kunjungan ulang, serta pengaruh yang dimediasi MTE terhadap hubungan antara citra destinasi dan minat kunjungan ulang. Hasilnya diharapkan memperluas pemasaran pariwisata dan meningkatkan daya saing Orchid Forest Cikole

Diunggah oleh

Nia Niki Kurnia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan3 halaman

Citra Destinasi dan Minat Kunjungan Kembali

Citra destinasi dan Memorable Tourism Experience (MTE) berpengaruh terhadap minat berkunjung kembali wisatawan di Orchid Forest Cikole. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh citra destinasi terhadap MTE dan minat kunjungan ulang, serta pengaruh yang dimediasi MTE terhadap hubungan antara citra destinasi dan minat kunjungan ulang. Hasilnya diharapkan memperluas pemasaran pariwisata dan meningkatkan daya saing Orchid Forest Cikole

Diunggah oleh

Nia Niki Kurnia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGARUH CITRA DESTINASI TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI YANG

DIMEDIASI OLEH MOMORABLE TOURISM EXPERIENCE PADA WISATAWAN OBJEK


WISATA ORCHID FOREST CIKOLE

PARAFRASE LATAR BELAKANG PENELITIAN

Sektor andalan dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi global dan Indonesia adalah
pariwisata (Kementrian Pariwisata RI, 2018)

Potensi utama daya tarik wisata KBB adalah kekayaan alam dan keberagaman budaya (Anggiono, 2017).
Selain itu, dalam meningkatkan kunjungan wisawatan, KBB juga memiliki sejumlah destinasi wisata
buatan yang semakin potensial (Anggiono, 2017). Dusun Bambu, Farm House Susu Lembang, De’Ranch,
Dago Dream Park, Floating Market Lembang, Orchid Forest Cikola, dan The Lodge Maribaya menjadi
destinasi wisata buatan favorit yang mendominasi di KBB (Sodikin, 2017; Wisata Bandung, 2018;
Trishandiani, 2018). Edutourism, ecotourism, dan sport-tourism serta dekorasi yang instagramable dengan
keindahan alam hutan pinus dan beragam jenis anggrek merupakan perpaduan konsep dari tempat wisata
Orchid Forest Cikole (Sakti, 2018). Sehingga Orchid forest juga dipilih menjadi pilot project nomalic
tourism dan ecoutourism yang diakui sebagai destinasi digital yang diresmiikan oleh Menteri pariwisata RI
pada tanggal 24 Agustus 2018 (Sakti, 2018). Untuk mencapai target 295 juta kunjungan wisatawan di tahun
2019 , nomadic tourism dan destinasi digital merupakan stategi dari kemenpar RI (Sakti , 2018). Penelitian
yang lebih mendalam oleh peneliti pada Orchid Forest Cikole didorong oleh Orchid Forest yang dijadikan
sebagai pilot project nomadic tourism Kemenpar RI dan destinasi wisata digital.
Beragam promosi gencar dilakukan oleh Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Bandung
Barat (Dispudbar KBB) bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat (Disbudpar Jabar) , serta
Kemenpar RI dan para pelaku usaha pariwisata untuk mencapai target kunjungan 3 juta wisatawan di tahun
2018 (Anggiono, 2018). Selain itu, agar dapat merasa nyaman , terpuaskan dan berminat melakukan
kunjungan kembali maka dilakukan peningkatan kualitas atraksi,amenitas dan akomodasi(Anggiono,
2018). Komponen utama loyalitas salah satunya adalah minat berkunjung kembali (Senic dan Marinkovic,
2014). Kepuasan yang dirasakan wisatawan dari destinasi wisata mendasari kunjungan kembali wisatawan
(Guntoro dan Hui, 2013). Penilaian wisatawan terhadap tempat yang dikunjungi mendasari minat
berkunjung kembali (Som , Marzuki ,Yousefi dan Abu Khalifah , 2012). Sehingga , minat berkunjung
kembali wisatawan dijadikan sebagai masalah utama yang menjadi fokus dalam penelitian ini.
Aspek penting bagi pelaku usaha pariwisata minat berkunjung kembali , karena daripada menarik
wisatawan baru lebih murah dan lebih mudah untuk mempertahankan wisatawan yang ada (Chiu , Zeng &
Cheng , 2016). Saat berkunjung kesuatu destinasi,wisata wisatawan mendambakan untuk mengembangkan
memorable tourism experience (MTE), berinteraksi dengan wisatawan lainnya dan penduduk lokal (Kim,
2017). Untuk meningkatkan daya saing pariwisata Memorable Tourism Experience (MTE) harus diciptakan
dan diberikan oleh pelaku usaha pariwisata kepada wisatawan (Zhang, Wu & Buhalis, 2017). Pengalaman
unik perlu diberikan pelaku usaha pariwisata agar Memorable Tourism Experience (MTE) yang berdampak
pada niat wisatawan untuk berkunjung kembali didapatkan wisatawan (Mahdzar, Shuib, Ramachandran
and Afandi, 2015). Dalam perilaku niat penentu yang paling berpengaruh adalah MTE (Kim, 2017). MTE
memediasi pengaruh country image dan citra destinasi terhadap minat berkunjung kembali wisatawan (
Zhang et al, 2017). Hedonisme, kebaruan, budaya lokal, penyegaran, arti penting, keterlibatan, dan
pengetahuan merupakan pengaruh signifikan citra destinasi terhadap MTE (Zhang et al, 2017).
Berdasarkan fenomena dan literatur yang telah dikemukakan, maka penelitian ini memfokuskan pada
pengujian pengaruh citra destinasi terhadap minat berkunjung kembali wisatawan Orchid Forest Cikole
yang dimediasi oleh Memorable Tourism Experience (MTE).

PARAFRASE IDENTIFIKASI MASALAH


Berdasarkan uraian pada latar belakang, maka dirumuskan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana pengaruh citra destinasi terhadap Memorable Tourism Experience (MTE) wisatawan
Orchid Forest Cikole ?
2. Bagaimana pengaruh citra destinasi terhadap minat berkunjung kembali wisatawan Orchid Forest
Cikole ?
3. Bagaimana pengaruh citra destinasi terhadap minat berkunjung kembali wisatawan Orchid Forest
Cikole yang dimediasi oleh Memorable Tourism Experience (MTE) ?

PARAFRASE MAKSUD DAN TUJUAN PENELITIAN


MAKSUD
Penelitian ini dimaksukan untuk memperoleh data dan informasi yang berkenaan dengan citra
destinasi, dan memorable tourism experience (MTE) serta pengaruhnya terhadap minat berkunjung
kembali wisatawan Orchid Forest Cikole.
TUJUAN
Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu :
1. Untuk mengetahui pengaruh citra destinasi terhadap memorable tourism experince (MTE) wisatawan
Orchid Forest Cikole.
2. Untuk mengetahui pengaruh citra destinasi terhadap minat berkunjung kembali wisatawan Orchid
Forest Cikole.
3. Untuk mengetahui pengaruh citra destinasi dan memorable tourism experiece (MTE) terhadap minat
berkunjung kembali wisatawan Orchid Forest Cikole.

PARAFRASE KEGUNAAN PENELITIAN


1. Kegunaan Teoritis
Hasil penelitian dengan menggunakan variabel citra destinasi dan memorable tourism experiece
(MTE) diharapkan dapat memperluas kajian ilmu pemasaran terutama bidang pemasaran destinasi.
2. Kegunaan Praktis
Dalam meingkatkan daya saing dan destinasi berkelanjutan serta dapat menjadi dasar untuk
penggunaan anggaran pengembangan destinasi sehingga lebih efektif dan efisien meupakan harapan
dari hasil penelitian yang dapat memberikan kontribusi terhadap pariwisata Kabupaten bandung Barat
(KBB) terutama Orchid Forest.
PARAFRASE KERANGKA PEMIKIRAN
Fokus penelitian ini hanya pada pengukuran pengaruh citra destinasi terhadap minat berkunjung
kembali wisawatan Orchid Forest Cikole yang dimediasi oleh memorable tourism experiece (MTE). Model
penelitian yang dikembangkan oleh Zheng et. al. (2017) menjadi replikasi dari penelitian ini. Salah satu
faktor yang paling penting dari proses keputusan pembelian wisatawan adalah citra destinasi (Chiu et al,
2016). Seperangkat keyakinan, ide, dan kesan wisatawan tentang suatu objek atau tujuan adalah citra
destinasi (Zheng et. al, 2017). Citra inti produk pariwisata terkait dengan fasilitas wisata yang memenuhi
kebutuhan inti wisatawan secara langsung merupakan definisi dari citra destinasi (Zhang, Xu, Leung, and
Cai, 2015). Pengukuran citra destinasi berdasarkan daya tarik dan fasilitas wisata yang terdiri dari
pemandangan alam, daya tarik budaya, akomodasi, kuliner, perbelanjaan, dan aktivitas wisata yang
merupakan elemen produk destinasi (Beerli & Martin, 2004, Zhang et al, 2015). Pengalaman wisatawan
dipengaruhi oleh faktor penting berupa citra destinasi (Zheng et. al, 2017). Dari pengalaman kepuasan
hingga pengalaman kualitas dalam perjalanan dan pengalaman wisata yang mengesankan atau memorable
tourism experiece adalah konsep pengalaman wisata yang terus berkembang di bidang pemasaran (Zheng
et. al, 2017). Memorable tourism experiece (MTE) adalah perjalanan yang menjadi mengalaman wisata
yang tidak terlupakan (Zheng et. al, 2017). Pengambilan keputusan wisatawan hanya dipengaruhi oleh
pengalaman yang tidak terlupakan yang menjadikan MTE lebih penting (Zheng et. al, 2017). Menurut Kim,
Ritchie, & McCormick (2012) pengalaman wisatawan digunakan untuk mengukur MTE seperti hedonism
atau perasaan senang, menikmati dan takjub, kebaruan, budaya lokal, penyegaran, keterlibatan wisatawan
dengan destinasi, keberartian, dan pengetahuan selama berkunjung ke destiansi.

Anda mungkin juga menyukai