0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan7 halaman

Panduan Praktik Sensor Posisi Throttle

Job sheet ini memberikan instruksi praktik untuk mahasiswa mengenai sistem penyensoran posisi pada engine management system (EMS) alat berat. Praktik ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengidentifikasi, memeriksa, dan mendiagnosis komponen throttle position sensor (TPS) jenis variabel resistor pada EMS. Langkah-langkahnya meliputi persiapan peralatan, identifikasi komponen TPS, pemeriksaan tegangan pada TPS, dan pengukuran variabel

Diunggah oleh

Windra Aji
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan7 halaman

Panduan Praktik Sensor Posisi Throttle

Job sheet ini memberikan instruksi praktik untuk mahasiswa mengenai sistem penyensoran posisi pada engine management system (EMS) alat berat. Praktik ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengidentifikasi, memeriksa, dan mendiagnosis komponen throttle position sensor (TPS) jenis variabel resistor pada EMS. Langkah-langkahnya meliputi persiapan peralatan, identifikasi komponen TPS, pemeriksaan tegangan pada TPS, dan pengukuran variabel

Diunggah oleh

Windra Aji
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA


JOB SHEET ENGINE MANAGEMENT SYSTEM ALAT BERAT
Semester VI POSITION SENSOR 100 menit
No. JST/OTO/OTO 6187/03 Revisi : 00 Tgl. : 10 Februari 2017 Hal 1 dari 7

I. Kompetensi:
Menjelaskan dan memperbaiki sistem penyensoran posisi pada EMS

II. Sub Kompetensi:


Setelah selesai praktek mahasiswa diharapkan dapat :
1. Mengidentifikasi komponen Throttle Position Sensor (TPS) type variabel resistor
dan contact point.
2. Memeriksa komponen dan rangkaian sensor posisi throttle
3. Menjelaskan konversi posisi throttle menjadi sinyal yang masuk ke ECU TPS
Type Variabel Resistor serta menentukan jenis signal yang didapatkan apakah
signal analog atau digital.
4. Mendiagnosis kerusakan yang terjadi pada sistem TPS.

III. Alat dan Bahan:


1. Engine stand Timor S515i 4. Busur derajat
2. TPS tipe variabel resistor dan contact point 5. Manual book
3. Multimeter

IV. Keselamatan Kerja:


1. Menjaga keselamatan dan kesehatan kerja bagi personil, pelatatan, obyek dan
lingkungan kerja.
2. Jangan gunakan probe multimeter secara langsung untuk menjangkau titik
pengukuran pada soket yang sempit. Gunakan jarum atau bahan lain untuk
menjangkau titik ukur.
3. Hati – hati dalam pelepasan socket ECU. Selalu kondisikan kunci kontak dalam
posisi off terlebih dahulu.
4. Dalam menggunakan multimeter perhatikan arah selectornya apakah sudah
sesuai penggunaannya.

V. Dasar teori
Sistem manajemen engine pada motor bensin maupun motor diesel berperan
dalam mengatur sistem engine supaya dapat bekerja dengan optimal. Indikasinya,
diperoleh tenaga engine yang optimum, konsumsi bahan bakar yang ekonomis, emisi
gas buang yang rendah, serta pengoperasian yang mudah dan nyaman. Oleh karena
itu, dibutuhkan berbagai masukan/input untuk mengetahui kondisi engine, lingkungan,
maupun kondisi pengendaraan. Masukan dapat berasal dari sensor, switch, atau signal
Dibuat oleh : Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen Diperiksa oleh :
tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
JOB SHEET ENGINE MANAGEMENT SYSTEM ALAT BERAT
Semester VI POSITION SENSOR 100 menit
No. JST/OTO/OTO 6187/03 Revisi : 00 Tgl. : 10 Februari 2017 Hal 2 dari 7

input lainnya. Salah satu jenis masukan adalah mengenai posisi yang dideteksi oleh
sensor posisi. Contohnya adalah posisi pembukaan katup throttle yang diketahui
melalui Throttle Position Sensor (TPS). Masukan lain dari sensor posisi pada beberapa
jenis engine lainnya adalah pedal acclelerator position sensor. Untuk melakukan
penyensoran posisi dapat digunakan komponen variable resistor serta menggunakan
pensaklaran. Oleh sebab itu, perlu diketahui jenis, karakteristik, rangkaian, dan teknik
pemeriksaan serta pengujian terhadap sistem penyensoran posisi pada EMS.

VI. Langkah Kerja


1. Persiapkan alat dan bahan.
2. Identifikasi posisi lokasi/tempat pemasangan TPS pada engine.
3. Identifikasi socket dan nama terminal-terminal pada TPS dan hubunganya
dengan ECU. Lihat buku manual untuk mengklarifikasinya.
4. Lakukan pengamatan pada rangkaian TPS dan hubunganya dengan ECU.
5. Pemeriksaan suplai tegangan pada terminal VC (sumber positif) konektor TPS.
 Lepaskan hubungan konector pada
TPS.
 Posisikan multimeter pada DC-Volt.
 Hubungkan konektor positif pada
terminal VC dan konektor negatif dengan
massa.
 Putar kunci kontak pada posisi "ON".
 Baca hasil pengukuran (Spesifikasi 5
Volt).
 Bila hasil kurang dari 5 Volt, maka
kesalahan bisa disebabkan oleh rangkaian
atau ECU.
 Putar kunci kontak pada posisi "OFF"
dan pasang kembali konektor.
6. Pemeriksaan tegangan antara terminal VC dan E2 pada ECU. (langkah ini perlu
dilakukan jika tegangan pada sensor tidak sesuai spesifikasi)
 Posisikan multimeter pada DC-Volt.
 Hubungkan konektor positif pada terminal
VC dan konektor negatif pada terminal E2.
Dibuat oleh : Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen Diperiksa oleh :
tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
JOB SHEET ENGINE MANAGEMENT SYSTEM ALAT BERAT
Semester VI POSITION SENSOR 100 menit
No. JST/OTO/OTO 6187/03 Revisi : 00 Tgl. : 10 Februari 2017 Hal 3 dari 7

 Putar kunci kontak pada posisi "ON".


 Baca hasil pengukuran (Spesifikasi 5 Volt).
 Bila hasil pengukuran kurang dari 5 Volt,
maka kesalahan terjadi pada ECU.
 Putar kunci kontak pada posisi "OFF".
7. Pemeriksaan tegangan output TPS (antara terminal VTA dan E2 pada ECU).

 Posisikan multimeter pada DC-Volt.


 Hubungkan konektor positip pada terminal
VTA dan konektor negatif pada terminal E2.
 Putar kunci kontak pada posisi "ON".
VTA  Gerakkan throttle perlahan-lahan mulai dari
sudut 0 hingga mencapai sudut maksimal.
Baca hasil pengukuran.
 Catat hasil pengukuran penunjukan perubahan tegangan output TPS pada
multimeter untuk setiap perubahan sudut dan buat grafiknya.
 Putar kunci kontak pada posisi "OFF".

8. Pemeriksaan Resistansi Total TPS (terminal VC dan E2 pada TPS).


 Kunci kontak pada posisi "OFF".
 Lepaskan hubungan konector pada
TPS.
 Dengan Ohmmeter ukur resistansi total
TPS (terminal VC dan E2 pada TPS).
 Catat hasil pengukuran

9. Pemeriksaan Variabel Resistansi pada TPS (terminal VC dan VTA pada TPS).
 Kunci kontak pada posisi "OFF".
 Lepaskan hubungan konector pada TPS.
 Dengan Ohmmeter ukur variabel resistansi
TPS (terminal VC dan VTA pada TPS).
 Gerakkan throttle perlahan-lahan mulai dari
sudut 0 hingga mencapai sudut maksimal
dengan range 100
Dibuat oleh : Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen Diperiksa oleh :
tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
JOB SHEET ENGINE MANAGEMENT SYSTEM ALAT BERAT
Semester VI POSITION SENSOR 100 menit
No. JST/OTO/OTO 6187/03 Revisi : 00 Tgl. : 10 Februari 2017 Hal 4 dari 7

 Catat hasil pengukuran penunjukan


resistansi pada multitester untuk setiap
sudut dan buat grafiknya.
10. Lakukan observasi dan pembandingan secara konstruksi pada TPS tipe contact
point/saklar.
11. Identifikasi terminal pada unit TPS tipe contact point.
12. Gunakan ohm meter untuk mengetahui kontinyuitas antar terminal dengan
melakukan perlakukan perubahan posisi katup throttle.

13. Bersihkan alat dan training obyek yang digunakan.


14. Laporkan pada instruktur atau teknisi untuk pemeriksaan kondisi training obyek.

Dibuat oleh : Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen Diperiksa oleh :
tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
JOB SHEET ENGINE MANAGEMENT SYSTEM ALAT BERAT
Semester VI POSITION SENSOR 100 menit
No. JST/OTO/OTO 6187/03 Revisi : 00 Tgl. : 10 Februari 2017 Hal 5 dari 7

LEMBAR LAPORAN SEMENTARA


Kode Job : Kelas Praktek : Tanggal :
Ketua klpk : NIM : Instruktur :
1. Identifikasi Rangkaian TPS dan hubunganya dengan ECU.

Terminal Warna Kabel Identifikasi / Fungsi

VC

VTA1

E2

2. Pemeriksaan suplay tegangan pada terminal VC konektor TPS.

Hasil Spesifikasi Kesimpulan

Volt 5

3. Pemeriksaan tegangan antara terminal VC dan E2 pada ECU.

Hasil Spesifikasi Kesimpulan


Volt 5

4. Pemeriksaan tegangan output TPS (antara terminal VTA dan E2 pada ECU).

Sudut Buka
Gambar grafik hubungan Tegangan
o
Throttle ( ) Output TPS (Volt)

10

20

30

40

50

Dibuat oleh : Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen Diperiksa oleh :
tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
JOB SHEET ENGINE MANAGEMENT SYSTEM ALAT BERAT
Semester VI POSITION SENSOR 100 menit
No. JST/OTO/OTO 6187/03 Revisi : 00 Tgl. : 10 Februari 2017 Hal 6 dari 7

60

Kesimpulan :

5. Pemeriksaan Resistansi Total TPS (terminal VC dan E2 pada TPS).

Hasil Kesimpulan

6. Pemeriksaan Variabel Resistansi pada TPS (terminal VC dan VTA pada TPS).

Sudut Buka Resistansi terminal


Throttle (o) VC dan VTA (Ω) Gambar grafik hubungan

10

20

30

40

50

60

70

80

90

Kesimpulan : .........................................

7. Identifikasi TPS tipe contact point

Kerja TPS Sudut Buka Kontinyuitas Kontinyuitas


Tipe Kontak Point Throttle (o) Terminal TL-IDL Terminal TL-PSW

Idle point

Netral point

Dibuat oleh : Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen Diperiksa oleh :
tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
JOB SHEET ENGINE MANAGEMENT SYSTEM ALAT BERAT
Semester VI POSITION SENSOR 100 menit
No. JST/OTO/OTO 6187/03 Revisi : 00 Tgl. : 10 Februari 2017 Hal 7 dari 7

Power point

Dibuat oleh : Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen Diperiksa oleh :
tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta

Anda mungkin juga menyukai