RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP),
KISI-KISI DAN KARTU SOAL
Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pembelajaran Micro
yang dibina oleh
Ratri Candra Hastari, [Link].
Disusun oleh :
Liasa Dyah Asmarani (16184202003)
Kiki Wiyanti (16184202011)
PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA
STKIP PGRI TULUNGAGUNG
2019
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan : SMA
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Kelas / Semester : XI / I
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Materi Pokok : - Pengertian Program Linier Dua Variabel
- Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel
Alokasi Waktu : 1 x 35 Menit
A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleransi, damai ), santun, responsif
dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, procedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
KD Pengetahuan KD Ketrampilan
3.2 Menjelaskan program linier dua 4.2 Menyelesaikan masalah kontekstual
variabel dan metode yang berkaitan dengan program linier
penyelesaiannya dengan dua variabel
menggunakan masalah kontekstual
IPK Pengetahuan IPK Ketrampilan
3.2.1 Memahami pengertian dari program 4.2.1 Mampu menuliskan model
linier dua variabel matematika dari program linier dua
3.2.2 Menentukan metode penyelesaian variabel
sistem pertidaksamaan linier dua 4.2.2 Menyelesaikan masalah kontekstual
variabel yang berkaitan dengan yang berkaitan dengan sistem
masalah kontekstual pertidaksamaan linier dua variabel
C. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu memahami pengertian dari program linier dua variabel
2. siswa mampu menuliskan model matematika dari program linier dua variabel
3. Siswa mampu memahami metode penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dua variabel
4. Siswa mampu menentukan dan menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan
dengan sistem pertidaksamaan linier dua variabel
5. Siswa mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari
D. Materi Pembelajaran
Materi pokok :
1. Pengertian Program Linier Dua Variabel
2. Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel
Fakta :
1. Memahami Pengertian Program Linier Dua Variabel
2. Penyelesaian Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel yang berkaitan dengan
masalah kontekstual
Konsep :
1. Merubah permasalahan konstektual menjadi model matematika.
2. Penerapan tahap-tahapan dalam menyelesaikan sistem pertidaksamaan linier dua
variabel.
Prinsip :
1. Memahami Pengertian Program Linier Dua Variabel
2. Menyelesaikan sistem pertidaksamaan linier dua variabel dalam masalah kontekstual
Prosedure :
1. Langkah-langkah permodelan dalam Program Linier Dua Variabel
2. Langkah – langkah menyelesaikan permasalahan kontekstual dengan menggunakan
metode sistem pertidaksamaan linier dua variabel
MATERI
PENGERTIAN PROGRAM LINIER DUA VARIABEL
Program linear adalah salah satu bagian dari matematika terapan yang berisikan
pembuatan program untuk memecahkan berbagai persoalan sehari-hari. Persoalan-persoalan itu
mengandung kendala atau batasan yang dapat diterjemahkan ke dalam model matematika. Model
matematika adalah suatu hasil penerjemahan dari bahasa sehari-hari menjadi bentuk matematika
berupa persamaan, pertidaksamaan, atau fungsi.
Pengertian lain dari program linier adalah Program linear yaitu pemecahan masalah untuk
menentukan nilai minimum atau maksimum dari fungsi linear yang dibatasi oleh grafik linear
dengan memperhatikan syarat-syarat yang berlaku. Penggunaan program linear pada kehidupan
sehari-hari misalkan memaksimalkan keuntungan suatu perusahaan. Contoh lainnya yaitu
meminimalkan pengeluaran suatu perusahaan.
Dikatakan Program linier dua variabel karena di dalamnya terdapat dua variabel contohnya x,y
Model Matematika Program Linear
Persoalan dalam program linear yang masih dinyatakan dalam kalimat-kalimat pernyataan
umum, kemudian diubah kedalam model matematika. Model matematika merupakan pernyataan
yang menggunakan peubah dan notasi matematika.
Sebagai ilustrasi, produsen sepatu membuat 2 model sepatu menggunakan 2 bahan yang berbeda.
Komposisi model pertama terdiri dari 200 gr bahan pertama dan 150 gr bahan kedua. Sedangkan
komposisi model kedua terdiri dari 180 gr bahan pertama dan 170 gr bahan kedua. Persediaan di
gudang bahan pertama 76 kg dan bahan kedua 64 kg. Harga model pertama adalah
Rp.500.000,00 dan model kedua Rp. 400.000,00. Jika disimpulkan/disederhanakan dalam bentuk
tabel menjadi berikut:
Dengan peubah dari jumlah optimal model 1 adalah x dan model 2 adalah y, dan hasil penjualan
optimal adalah f(x, y) = 500.000x + 400.000y. Dengan syarat:
Jumlah maksimal bahan 1 adalah 72.000 gr, maka 200x + 150y ≤ 72.000.
Jumlah maksimal bahan 2 adalah 64.000 gr, maka 180x + 170y ≤ 64.000
Masing-masing model harus [Link] matematika untuk mendapat jumlah pen
jualan yang maksimum adalah:
SISTEM PERTIDAKSAMAAN LINIER DUA VARIABEL
Dalam pertidaksamaan, prinsip yang ada pada persamaan juga kita gunakan dalam
menyelesaikan pertidaksamaan atau sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Prinsip yang
dimaksud adalah menentukan nilai variabel yang memenuhi pertidaksamaan atau sistem
pertidaksamaan linear tersebut. Pertidaksamaan linear dua variabel adalah pertidaksamaan yang
berbentuk
ax + by + c < 0
ax + by + c ≤ 0
ax + by + c > 0
ax + by + c ≥ 0
dengan:
a, b : koefisien (a ≠ 0, b ≠ 0, a,b ∈ R)
c : konstanta (c ∈ R)
x, y : variabel (x, y ∈ R)
Tahap-tahap penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dua variabel
1. Memahami masalah
2. Mengubah masalah kontekstual menjadi model matematika
3. Mencari titik x dan y dengan cara :
a. Menentukan titik potong dengan sumbu x → y = 0
b. Menentukan titik potong dengan sumbu y → x = 0
4. Menggambar garis koordinat kartesius
5. Membuat garis berdasarkan tahap nomor 3
6. Mengarsir daerah dengan syarat jika tanda pertidaksamaan > atau ≥ maka yang diarsir
diatas kurva, jika < atau ≤ maka yang diarsir dibawah kurva
7. Mengarsir x > 0 dan y > 0 (syarat dalam program linier)
8. Menentukan daerah penyelesaian dengan cara melihat daerah yang dilalui semua arsiran
Perlu di ingat bahwa untuk setiap pertidaksamaan linear dua variabel, pada umumnya
memiliki himpunan penyelesaian yang tak hingga banyaknya.
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak kita jumpai kasus yang melibatkan pembatasan
suatu hal. Contohnya, lowongan kerja mensyaratkan pelamar dengan batas usia tertentu, batas
nilai cukup seorang pelajar agar dinyatakan lulus dari ujian, dan batas berat bersih suatu
kendaraan yang diperbolehkan oleh dinas perhubungan.
Contoh masalah :
1. Septi berbelanja di toko peralatan sekolah dengan uang yang tersedia Rp 250.000,00.
Harga setiap barang di toko tersebut telah tersedia di daftar harga barang sehingga Septi
dapat memperkirakan peralatan sekolah apa saja yang sanggup dia beli dengan uang yang
dia miliki. Berdasarkan daftar harga, jika Septi membeli 2 seragam sekolah dan 3 buku
maka dia masih mendapatkan uang kembalian. Dapatkah kamu memodelkan harga
belanjaan Septi tersebut?
2. Pak Bambang, seorang petani di desa Pelem, memiliki lahan berbentuk persegi panjang
seluas 600 m2. Dia hendak menanam cabai dan tomat di lahan tersebut. Karena tidak
selalu tersedia modal yang cukup, Pak Bambang tidak memungkinkan untuk mengolah
seluruh lahannya, akan tetapi dia ingin lahannya lebih luas ditanami kentang. Tentukan
luas lahan yang mungkin untuk ditanam jagung dan kentang!
Pembahasan :
1. Misalkan: Harga seragam sekolah = x
Harga buku = y
Model matematika dari masalah tersebut 2x + 3y < 250.000
x 0 2.0 3 y 250.000
3 y 250.000
y 83.333
y 84.000
y 0 2 x 3.0 250.000
2 x 250.000
x 125.000
Dari gambar diatas kita dapat menemukan tak hingga banyaknya pasangan x dan y. Kita
misalkan : x = 95.000 dan y = 10.000
Sehingga
2 x 3 y 250.000
2 95.000 3 10.000 250.000
190.000 30.000 250.000
220.000 250.000
2. Misalkan : x = luas lahan yang ditanami cabai
y = luas lahan yang ditanami tomat
Model matematika dari masalah tersebut x + y ≤ 600
x >y
x–y>0
x 0 x y 600
0 y 600
y 600
y 0 x y 600
x 0 600
x 600
x y 0 x y 0
Dari gambar diatas kita dapat menemukan tak hingga banyaknya pasangan x dan y. Kita
misalkan : x = 250 dan y = 200
Sehingga
x y 600
250 200 600
450 600
E. Metode Pembelajaran
- Pendekatan : Saintifik
- Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)
- Metode : - Ceramah
- Presentasi
F. Alat / Media / Bahan
1. Alat / Media
- Papan tulis
- Spidol
- Laptop
- LCD
- Lembar kerja siswa
2. Bahan Ajar
1. Buku matematika wajib kelas XI pegangan siswa kemendikbud 2017.
G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Guru memberi salam dan peserta didik
menjawabnya
2. Salah satu peserta didik memimpin do’a untuk 2 Menit
memulai kegiatan pembelajaran
3. Guru menanyakan presensi peserta didik untuk
melihat siapa yang tidak masuk
Inti 1. Menyampaikan 1a. Guru menginformasikan
tujuan dan materi yang akan dipelajari.
mempersiapkan 1b. Guru menyampaikan tujuan
siswa pembelajaran yang akan 5 Menit
dicapai.
1c. Guru memberikan motivasi
/ kata bijak.
2. Mendemonstrasik 2a. Guru menyempaikan materi
an pengetahuan pembelajaran
atau keterampilan - Pengertian Program Linier 13 Menit
Dua Variabel
- Sistem Pertidaksamaan
Linier Dua Variabel
3. Membimbing 3a. Guru memberi bimbingan
pelatihan dan pelatihan awal dengan
umpan balik memberi contoh dan 5 Menit
memberi siswa soal dan
meminta siswa
mengerjakan didepan
4. Mengecek 4a. Guru memberikan tugas
pemahaman individu kepada siswa
untuk mengetahui tingkat 5 Menit
pemahamannya.
5. Memberikan 5a. Guru bertanya kembali
kesempatan untuk kepada siswa apakah
pelatihan lanjutan sudah paham atau belum,
dan penerapan setelah paham guru 1 Menit
mempersiapkan
kesempatan melakukan
pelatihan lanjutan
Penutup 1. Guru memberi penguatan / kesimpulan dari
pembelajaran materi Pengertian Program Linier Dua
Variabel dan Sistem Pertidaksamaan Linier Dua
Variabel
2. Guru memberikan tugas 4 Menit
3. Guru memberikan arahan yang akan dipelajari
pertemuan selanjutnya
4. Guru memberi motivasi kepada peserta didik untuk
lebih rajin belajar
5. Guru menutup pembelajaran
6. Guru mengucap salam dan peserta didik menjawabnya
H. Penilaian
1. Penilaian hasil/kognitif
Indikator Pencapaian Bentuk
Teknik penilaian Instrumen
Komptensi penilaian
3.2.1 Memahami Tes tulis Interval angka 1. Siswa memahami
pengertian dari 0-100 pengertian dari
program linier (pedoman program linier dua
dua variabel penskoran variabel
3.2.2 Menentukan terlampir) 2. Siswa menyelesaikan
metode permasalahan
penyelesaian matematika sistem
sistem pertidaksamaan linier
pertidaksamaan dua variabel yang
linier dua berkaitan dengan
variabel yang masalah kontekstual
berkaitan dengan
masalah
kontekstual
2. Penilaian Psikomotorik
Indikator Pencapaian Bentuk
Teknik penilaian Instrumen
Komptensi penilaian
4.2.1 Mampu Tes tulis Interval angka 1. Siswa menuliskan
menuliskan 0-100 model matematika
model (pedoman dari program linier
matematika penskoran dua variabel
dari program terlampir) 2. Siswa menyelesaikan
linier dua masalah kontekstual
variabel yang berkaitan
4.2.1 Menyelesaikan dengan sistem
masalah pertidaksamaan linier
kontekstual dua variabel
yang berkaitan menggunkan tahapan
dengan sistem yang benar
pertidaksamaan
linier dua
variabel
Nilai = jumlah skor kognitif + skor psikomotrik
3. Sumber Belajar
i. Buku matematika wajib kelas XI pegangan siswa kemendikbud 2017.
Tulungagung, 13 Maret 2019
Mengetahui,
Guru mapel
Kepala sekolah
NIP. ...................................
NIP. ...................
LAMPIRAN
1. Pedoman Penskoran kognitif
Tahapan Skor
1. Menyusun model matematika
a. Jawaban benar dengan cara dan langkah-langkah yang 30
benar
b. Jawaban benar dengan cara dan langkah-langkah yang 25
kurang tepat
c. Jawaban kurang tepat dengan cara dan langkah-langkah 20-10
yang benar
d. Jawaban salah 1-5
Lembar Penskoran Kognitif
Mata pelajaran :
Kelas/semester :
Tahun pelajaran :
Waktu pengamatan :
No. Nama No absen Model matematika Skor total
1.
2.
3.
4.
5.
Dst.
2. Penilaian Psikomotorik
Lembar Pengamatan Ketrampilan
Mata pelajaran :
Kelas/semester :
Tahun pelajaran :
Waktu pengamatan :
No. Nama No. Absen Penyelesaian masalah Skor total
1.
2.
3.
4.
5.
Dst.
3. Pedoman Penskoran Psikomotorik
Tahapan Skor
1. Menyelesaikan sistem pertidaksamaan linier dua variabel
yang berkaitan dengan masalah kontekstual
a. Jawaban benar dengan cara dan langkah-langkah 30
yang benar
b. Jawaban benar dengan cara dan langkah-langkah 25
yang kurang tepat
c. Jawaban kurang tepat dengan cara dan langkah- 20-10
langkah yang benar
d. Jawaban salah 1-5
2. Menyelesaikan permodelan matematika dari program
linier dua variabel dan menyelesaikan sistem
pertidaksamaan linier dua variabel yang berkaitan
dengan masalah kontekstual dengan tahapan yang benar
a. Jawaban benar dengan cara dan langkah-langkah 30
yang benar
b. Jawaban benar dengan cara dan langkah-langkah 25
yang kurang tepat
c. Jawaban kurang tepat dengan cara dan langkah- 20-10
langkah yang benar
d. Jawaban salah 1-5
Penilaian Peserta Didik
Mata pelajaran :
Kelas/semester :
Tahun pelajaran :
Waktu pengamatan :
Psikomotorik
No. Nama Kognitif (pengetahuan) Skor total
(ketrampilan)
1.
2.
3.
4.
5.
Dst.
3. KISI – KISI
Instrimen soal :
1.
2. Suatu jenis makanan ternak membutuhkan 5 kg daging dan 3 kg tepung. Makanan ternak
jenis lain membutuhkan 6 kg daging dan 8 kg tepung. Jika tersedia daging 60 kg dan
tepung 48 kg, sedangkan bahan yang lain cukup tersedia. Tentukan :
a. Ubah permasalahan tersebut menjadi model matematika
b. Tentukan penyelesaian masalah tersebut dan gambarlah grafiknya
No KD Materi Indikator soal Level No. Bentuk Soal Jawaban
. soal soal
1. 3.2 Menjelaskan - C3 1.a Essay Lampiran
program Pengertian mene
linier dua Program ntuka
variabel dan Linier Dua n
metode Variabel
penyelesaian -Sistem
nya dengan Pertidaksa
menggunaka maan
n masalah Linier Dua
kontekstual Variabel
2. 4.2 - 4.2.1 Mampu C3 2.a. Essay Ubah Lampiran
Menyelesai Pengertian menulis Mene permasalahan
kan Program kan ntuka tersebut
masalah Linier Dua model n menjadi model
kontekstual Variabel matemat matematika
yang -Sistem ika dari
berkaitan Pertidaks program
dengan maan linier
program Linier Dua dua
linier dua Variabel variabel
variabel
4.2.2 C3 2.b Essay Tentukan Lampiran
Menyelesaika Mene penyelesaian
n masalah ntuka masalah
kontekstual n tersebut dan
yang berkaitan gambarlah
dengan sistem grafiknya
pertidaksamaa
n linier dua
variabel
Lampiran Jawaban
1.
2. Misalkan :
x = banyaknya makanan ternak jenis pertama
y = banyaknya makanan ternak jenis kedua
a. Maka model matemaikanya dapat ditentukan dengan bantuan tabel
Dari tabel di atas dapat disusun sistem pertidaksamaan liniernya, yakni :
5x + 6y ≤ 60
3x + 8y ≤ 48
x≥0
y≥0
b. Selanjutnya digambar daerah penyelesaiannya ke dalam koordinat Cartesius
KARTU SOAL
Kartu Soal
Kompetensi Dasar 3.2 Menjelaskan program linier dua variabel dan metode
penyelesaiannya dengan menggunakan masalah
kontekstual
4.2 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan
dengan program linier dua variabel
Indikator Pencapaian Kompetensi 3.2.1 Memahami pengertian dari program linier dua
variabel
3.2.2 Menentukan metode penyelesaian sistem
pertidaksamaan linier dua variabel yang berkaitan
dengan masalah kontekstual
4.2.1 Mampu menuliskan model matematika dari
program linier dua variabel
4.2.2 Menyelesaikan masalah kontekstual yang
berkaitan dengan sistem pertidaksamaan linier
dua variabel
Materi Pokok - Pengertian Program Linier Dua Variabel
- Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel
Bentuk Soal 2 soal essay
Nomor Soal 1.a,1.b dan 2.a,2.b
Rumusan Soal 1.
2. Suatu jenis makanan ternak membutuhkan 5 kg daging
dan 3 kg tepung. Makanan ternak jenis lain
membutuhkan 6 kg daging dan 8 kg tepung. Jika
tersedia daging 60 kg dan tepung 48 kg, sedangkan
bahan yang lain cukup tersedia. Tentukan :
a. Ubah permasalahan tersebut menjadi model
matematika
b. Tentukan penyelesaian masalah tersebut dan
gambarlah grafiknya
Tingkat Kesukaran C3
Jawaban/Penyelesaian Lampiran jawaban
Nama penulis soal Liasa Dyah Asmarani
Kiki Wiyanti
LEMBAR SOAL
PERTEMUAN 1
Nama Siswa : ............................
Kelas : ......................................
No. Absen : ..............................
Kompetensi Dasar :
3.2 Menjelaskan program linier dua variabel dan metode penyelesaiannya dengan menggunakan
masalah kontekstual
4.2 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan program linier dua variabel
Indikator Pencapaian Kompetensi:
3.2.1 Memahami pengertian dari program linier dua variabel
3.2.2 Menentukan metode penyelesaian sistem pertidaksamaan linier dua variabel yang berkaitan
dengan masalah kontekstual
4.2.1 Mampu menuliskan model matematika dari program linier dua variabel
4.2.2 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan sistem pertidaksamaan linier
dua variabel
Silahkan cermati masalah berikut :
1.
2. Suatu jenis makanan ternak membutuhkan 5 kg daging dan 3 kg tepung. Makanan ternak jenis
lain membutuhkan 6 kg daging dan 8 kg tepung. Jika tersedia daging 60 kg dan tepung 48 kg,
sedangkan bahan yang lain cukup tersedia. Tentukan :
a. Ubah permasalahan tersebut menjadi model matematika
b. Tentukan penyelesaian masalah tersebut dan gambarlah grafiknya
LEMBAR JAWABAN
Penyelesaian :
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………