0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan11 halaman

Tekanan Injektor Diesel dan Standar

Dokumen ini berisi tentang prosedur pemeliharaan sistem bahan bakar diesel khususnya mengenai overhaul injektor. Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah pengujian dan perawatan injektor seperti tes tekanan buka, tes kebocoran, dan tes pola semprot.

Diunggah oleh

Mas Herawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan11 halaman

Tekanan Injektor Diesel dan Standar

Dokumen ini berisi tentang prosedur pemeliharaan sistem bahan bakar diesel khususnya mengenai overhaul injektor. Dokumen ini menjelaskan langkah-langkah pengujian dan perawatan injektor seperti tes tekanan buka, tes kebocoran, dan tes pola semprot.

Diunggah oleh

Mas Herawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DINAS TENAGA KERJA, PERINDUSTRIAN, KOPERASI DAN UKM

KABUPATEN KUDUS
UPTD BALAI LATIHAN KERJA
KEJURUAN OTOMOTIF
PROGRAM PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI
SUB SEKTOR KENDARAAN RINGAN
UNIT KOMPETENSI G.45OTO01.029.2
Memelihara Sistem Bahan Bakar Diesel
HARI TANGGAL Maret 2019
WAKTU 1 JL, @ 45 menit.

JOB SHEET
OVERHOUL NOSEL INJEKSI

TUJUAN
Setelah selesai melakukan praktikum, peserta pelatihan diharapkan mampu:
1. Melapas Injektor (Injection Nozzle) dari mesin dengan benar sesuai SOP.
2. Melakukan tes tekanan pembukaan injector (Injection Pressure Test) dengan benar .
3. Siswa mampu melakukan tes kebocoran (Leakage Test) pada injector dengan benar .
4. Melakukan tes bentuk penyemprotan injector (Spray Pattern Test) dengan benar .
5. Membongkar, membersihkan, memeriksa dan merakit Injektor dengan benar .
6. Membandingkan hasil pengujian dengan standar spesifikasi.
7. Menggunakan perlengkapan pelindung diri.

ALAT & BAHAN


1. Injection Nozzle Tester/Injektor Tester/Handel Tester
2. Diesel Engine Stand Life
3. Injection Nozzle
4. Diesel Tool Kit
5. Tool Box
6. Gunting (Scissor)
7. Adjusting shim
8. Solar
9. Majun/ kain lap
10. Kompresor Udara/Air Compressor

KESELAMATAN KERJA
1. Menggunakan pakaian kerja lengkap (Wearpack) ketika praktek.
2. Sebelum bekerja pada system bahan bakar, lepas kabel dari terminal negative baterai.
3. Selama bekerja pada sistem bahan bakar, jauhkan hal-hal yang menimbulkan nyala api dan
jangan merokok.
4. Usahakan tempat kerja selalu bersih agar komponen tidak menjadi kotor.
5. Usahakan tidak ada ceceran/tumpahan solar pada tempat kerja.
6. Waktu bekerja dengan Handel tester jangan mengarahkan semprotan ke bagian tubuh
anda. Semprotan nozzle dapat masuk ke aliran darah sehingga menimbulkan keracunan
pada darah

TEORI SINGKAT

Injection Nozzle

Diesel Fuel System In Line Type

Injection Nozzle (Injektor) adalah salah satu komponen dari sistem bahan bakar (Fuel
System) diesel yang berfungsi untuk mengabutkan/ menyemprotkan bahan bakar diesel
ke ruang bakar. Jika injektor ini mengalami kerusakan, maka proses
penyalaan/pembakaran pada mesin diesel akan terganggu (Sulit menyala/tidak bisa
menyala/menyala tapi tidak sempurna).

Injector

Komponen – komponen pada sistem bahan bakar diesel ini sangat sensitif terhadap
kotoran atau debu sekalipun, maka pekerjaan servis sistem bahan bakar diesel ini
membutuhkan tingkat kepresisian yang tinggi, maka sebaiknya dikerjakan dalam ruangan
yang ber AC.
LANGKAH KERJA

A. MELEPAS INJECTION NOZZLE (REMOVAL OF INJECTION NOZZLE HOLDERS)

1. Melepas sambungan Glow Plug (Remove Glow Plug connector)

2. Melepas pipa-pipa injeksi (Remove Injection Pipes)

3. Melepas pipa balik injektor (Remove Nozzle return pipe)

4. Melepas Nosel injeksi/injektor (Remove Nozzle Injection)

NO. 1 NO.2 NO. 3 NO. 4

Tempatkan injektor dalam urutan yang benar sesuai no. Silinder


B. MENGETES INJECTION NOZZLE (TEST OF INJECTION NOZZLE HOLDERS)
1. Mengetes Tekanan Injeksi (Injection Pressure Test)
a. Pompakan handel tester beberapa kali dengan tujuan untuk menyemburkan
solar dari nozzle fitting dan kemudian kencangkan fitting.
Perhatian : Jangan tempatkan jari anda dekat dengan lubang nosel !

b. Pasangkan nosel injeksi pada injektor tester dan keluarkan udara dari mur union.

Pembuangan Udara

c. Pompakan injektor tester beberapa kali secepat mungkin untuk membersihkan


carbon dari lubang injeksi.
d. Pompakan injektor tester perlahan-lahan sambil mengamati pressure gauge.

Tes Tekanan Injection Nozzle


e. Baca Pressure gauge saat tekanan injeksi mulai turun.
Tekanan Membuka : Injektor Baru : 151 – 159 kg/cm²

(Opening Pressure) : Injektor Lama : 145 – 155 kg/cm²

Hasil tes : Injektor no.1 :...............................

Injektor no.2 :...............................

Injektor no.3 :...............................

Injektor no.4 :...............................

Kesimpulan :
..................................................................................................................................

Jika Tekanan Membuka tidak sesuai dengan spesifikasi di atas, bongkar kembali
Injektor (Injection Nozzle) dan ganti shim penyetelnya (Adjusting Shim).

Catatan : Hanya satu adjusting shim yang digunakan.

Untuk Injektor tipe Adjusting nut jika tekanan membuka tidak sesuai dengan
spesifikasi maka lakukan penyetelan dengan mengatur sekrup penyetel yang ada
pada Injektor.

f. Harus tidak terdapat tetesan setelah penginjeksian.


Hasil tes : Injektor no.1 :...............................

Injektor no.2 :...............................

Injektor no.3 :...............................

Injektor no.4 :...............................

Kesimpulan : ...................................................................................................
2. Tes Kebocoran (Leakage Test)

Dengan melakukan penekanan pada kira-kira 10 – 20 kg/cm² di bawah Tekanan


pembukaan, periksa bahwa tidak terdapat tetesan selama 10 detik dari lubang
injeksi atau dari sekeliling mur penguncinya (Retaining nut).

Apabila injektor menetes selama 10 detik, ganti atau bersihkan dan overhoul
kembali injektor (Injection Nozzle)

Hasil tes : Injektor no.1 :...............................


Injektor no.2 :...............................
Injektor no.3 :...............................
Injektor no.4 :...............................
Kesimpulan :.................................................................................................................

3. Tes Bentuk Penyemprotan (Spray Pattern Test)


a. Pompa Injektor tester (Handel tester ) 15 sampai 60 kali (Injketor Lama) atau
30 sampai 60 kali (Injektor Model baru) per menit.
b. Periksa bentuk penyemprotan.

Bila bentuk semprotannya tidak benar selama penyemprotan, maka injektor harus diganti
atau dibersihkan.
Hasil tes : Injektor no.1 :...............................
Injektor no.2 :...............................
Injektor no.3 :...............................
Injektor no.4 :...............................
Kesimpulan : .............................................................................................................................
C. MENGOVERHOUL INJECTION NOZZLE (DISASSEMBLY, CLEANING AND TEST OF INJECTION
NOZZLE).
1. Membongkar Injektor /Injection Nozzle (Disassemble Injection Nozzle)
a. Gunakan SST untuk melepas mur yang menahanh nozzle.
Perhatian : Saat Nozzle dibongkar, berhati-hati jangan sampai komponen
bagian dalamnya jatuh.

b. Lepaskan pegas penekan, shim, pressure pin, distance piece dan nozzle assy.

2. Membersihkan Injektor (Injection Nozzle Cleaning)


a. Untuk membersihkan nozzle, gunakan batang kayu dan sikat kawat tembaga
yang lembut. Cucilah dalam solar yang bersih.
Petunjuk : Jangan menyentuh permukaan nozzle dengan jari anda.

b. Gunakan batang kayu untuk membersihkan carbon yang mengeras pada tepi
jarum nozzle.
c. Gunakan sikat kawat untuk membersihkan carbon dari bagian luar body nosel
(kecuali untuk membersihkan permukaan).
d. Periksalah bahwa dudukan body nosel tidak terbakar atau berkarat.
Hasil pemeriksaan : ……………………………………….................................…………………………

Kesimpulan : ………………………………………………….....................................…………………….

………………………………………………………………...........................................………………………

e. Periksa bagian tepi dari jarum nosel/nozzle dari karat atau rusak. Apabila
ditemui salah satu dari kondisi seperti di atas, ganti keseluruhannya.
Hasil pemeriksaan : ……………………………….................................…………………………………

……………………………………………………………...........................................…………………………

Kesimpulan : ……………………………………………......................................………………………….

.…………………………………………………………........................................................…………
3. Memeriksa Nozzle Assy/Test Luncur (Sinking Test)
a. Cuci nozzle/nosel dalam solar yang bersih.
Petunjuk : Jangan menyentuh permukaan nozzle dengan jari anda.

b. Miringkan body nosel kira-kira 60º dan tarik jarumnya keluar kurang lebih
1/3 dari panjangnya.
c. Saat dibebaskan jarum akan turun ke dalam bodynya dengan lembut oleh
beratnya sendiri.
d. Ulangi test ini dan setiap kali putar jarumnya perlahan, apabila jarum tidak
meluncur bebas, ganti nosel keseluruhan.

Hasil pemeriksaan : …………...……………….............………………………………………

……………………………………........................................................……………………………

Kesimpulan : ……………………………….................................................…………………

………………………………………………......................................................…………………

D. PERAKITAN DAN PEMASANGAN INJEKTOR (ASSEMBLY AND INSTALLATION OF INJECTION


NOZZLE)
1. Merakit Injektor (Nozzle Injection).
a. Rakitlah mur yang menahan penahan nosel (Nozzle Holder), Nozzle assy,
distance piece, pressure pin, pressure spring, shim penyetel (adjusting
shim/washer) dan body penahan nozzle. Kemudian keraskan mur penahan
dengan jari anda.

7 5 1

6 4 3 2

b. Menggunakan SST, kencangkan mur penahan.


Momen : 375 kg cm

PERHATIAN : Pengencangan yang berlebihan dapat menyebabkan nozzle


berubah bentuk dan kemacetan pada jarum nozzle atau problem lainnya.

2. Melakukan tes tekanan dan tes bentuk penyemprotan .

Tes Tekanan Penginjeksian


3. Memasang Injektor (Nozzle Injection).
a. Tempatkan gasket baru dan ke 4 dudukan nozzle ke dalam lubang Injection
nozzle (Injektor) dari kepala silinder.
b. Gunakan SST untuk memasang ke -4 Injektor (Injection Nozzle)
Momen : 650 kg cm

PERHATIAN : Pengencangan yang berlebihan dapat menyebabkan nozzle


berubah bentuk dan kemacetan pada jarum nozzle atau problem lainnya.

4. Memasang pipa balik injector (Nozzle Leakage Pipe)


a. Pasangkan keempat gasket baru dan pipa balik dengan mur.
Momen : 300 kg cm.

b. Sambungkan slang bahan bakar ke pipa balik.


5. Memasang pipa injeksi
a. Tempatkan kedua klem bawah pada intake manifold .
b. Pasang keempat pipa injeksi.
Momen : 250 kg cm.

c. Kunci pipa injeksi dengan dua klem atas dan bautnya.


6. Memasang sambungan glow plug.
7. Menghidupkan mesin dan memeriksa kebocoran bahan bakar.
8. Memeriksa dan menyetel putaran idle dan saat penginjeksian
9. Rapikan semua peralatan dan bersihkan tempat praktek.
Lembar Observasi dan Penilaian Peserta Pelatihan
Nama Siswa : Tahun Latihan : 2019

Kelompok / Angkatan :

Unsur yang dinilai Keadaan Nilai Waktu yang digunakan


Instr
Diper Penyim Yang Tang- Jam
Standart Jumlah uktur
oleh pangan diperoleh gal Mulai Akhir

[Link] : 40
1. Persiapan 10
[Link] 10
Pekerjaan
[Link] kerja 10
[Link] 10
Dan K-3

[Link]
(Pelaksanaan) : 60

1. Kerapihan, 10
kebersihan,
& ketelitian
[Link] 15
[Link] & 20
Analisa
[Link] 15

Jumlah waktu kerja (WK) = .............jam


Waktu Standart (WS) = .............jam
Nilai Waktu (NW) = ..............
Jumlah Nilai Mutu Pekerjaan 100 WS X 100 % = ..............
WK
INSTRUKTUR
NILAI PRAKTEK = MP XNW = ...........

(HERAWAN EVA KRISDIANTO, ST)


NIP. 19811008 200604 1013

Anda mungkin juga menyukai