Overview Paper Manufacture Process
Pada pembuatan keretas di [Link] menggunakan dua jenis serat yaitu short fiber yang
dihasilkan dari Hutan Tanaman Industri (HTI) dan long fibre yang di impor dari Canada dan
New Zealand. Short fibre yang dihasilkan oleh Riau Pulp di simpan dalam tangki HDT 4 (High
Density Tank 4) untuk menjaga ketersedian stock sebelum dimasukkan Short fibre dump tower,
dalam pipa menuju SF dump tower dilakukan penambahan enzim dan bentonit. Selanjutnya pulp
tersebut dimasukkan kedalam SF refiner feed chest untuk menjaga ketersediaan stock sebelum
masuk kedalam refiner, didalam refiner sendiri serat-serat di fibrilasi sehingga diharapkan
terbentuknya bulu-bulu halus pada permukaan serat sehingga akan memperkuat ikatan kertas
yang dihasilkan nantinya. Setelah di refiner, pulp dimasukkan kedalam SF pulp chest sebelum
dimasukkan kedalam mixing chest.
Sedangkan long fibre yang diimpor dalam bentuk bale pulper harus dilakukan
pengenceran dengan penambahan dilusi sehingga konsistensinya sesuai yang diinginkan dan
disimpan dalm LF dump chest. Selanjutnya pulp tersebut dimasukkan kedalam LF refiner feed
chest sebelum di refiner, didalam refiner sendiri sama prosesnya dengan Short Fiber yaitu di
fiberilasi sehingga diharapkan terbentuk bulu-bulu halus pada permukaan fiber yang nantinya
akan akan menghasilkan ikatan kertas yang baik. Setelah di refiner, pulp dimasukkan kedalam
SF pulp chest sebelum dimasukkan kedalam mixing chest.
Selain menggunakan bahan utama short fiber dan long fiber baru di [Link] juga
memanfaatkan bahan yang tidak terproses untuk di recycle yang biasanya disebut dengan broke.
Broke juga terbagi menjadi dua yaitu dry broke dan wet brok. Sumber dari dry broke yaitu dari
size pulper, calendar pulper, reel pulper, winder trim pulper, broke roll pulper, finishing pulper.
Broke tersebut di umpulkan didalam dry broke tower yang ditambahkan dilusi agar
konsistensinya sesuai dengan yang diharapkan. Selanjutnya broke tersebut dimasukkan kedalam
thickener untuk dilakukan pengentalan sebelum dimasukkan kedalam wet broke chest.
Sedangkan wet broke berasal dari couch pit dan press pulper yang akan disimpan dalam wet
broke tower. Selanjutnya broke tersebut dimasukkan kedalam thickener untuk dilakukan
pengentalan sebelum dimasukkan kedalam dry broke chest. Setelah itu broke tersebut
dikumpulkan dalam broke proportioning tank. Setelah itu broke di screen untuk memisahkan
berdasarkan ukuran, accept dari screening dimasukkan kedalam refiner untuk menghasilkan
bulu-bulu halus pada serat sebelum masuk mixing chest. Sedangkan reject nya dikembalikan
kedalam broke proportioning tank.
Short fiber, long fiber dan broke tersebut dimasukkan kedalam mixing chest dan
ditambahkan dilusi yang berasal dari white water system. Setelah dicampur bahan tersebut
dimasukkan kedalam machine chest. Bahan-bahan tersebut selanjutnya masuk ke wire silo,
didalam wire silo ini dilakukan penambahan dilusi yang cukup banyak sehingga konsistensi
stock turun menjadi 0.8 %. Didalam pipa output wire silo dilakukan penambahan Dye 1, Dye 2
dan filler (bahan pengisi kertas). Selanjutnya output wire silo dilakukan pemisahan kotoran pada
cleaner dan pemisahan udara dalam deaerator. Selanjutnya bahan di sreen kembali sebelum
dimasukkan kedalam headbox. Didalam headbox slurry bahan baku di spraykan kedalam
forming untuk membentuk formasi lembaran kertas, setelah terbentuk formasinya bahan tersebut
dilakukan pressing guna menurunkan kadar air dari 90% menjadi 80%. Selanjutnya bahan
tersebut dimasukkan kedalam pengeringan dalam pre drayer sehingga kandungan air dalam
kertas menjadi 3-4%. Setelah itu bahan dimasukkan kedalam sym sizer untuk penambahan
starch (kanji) guna melapisi permukaan kertas, namun dalam proses ini kadar air dalam kertas
naik menjadi 15% sehingga perlu dilakukan pemanasan lagi dalam after drayer. Setelah itu
kertas dimasukkan kedalam calender. Fungsi dari calender ini adalah untuk memperhalus
permukaan kertas. Kertas yang sudah jadi selanjutnya di gulung dalam opti reel menjadi
gulungan besar. Kertas dalam ukuran besar tersebut selanjutnya dimasukkan kedalam winder
untuk memindahkan kertas tersebut menjadi gulungan yang lebih kecil sesuai permintaan
konsumen.