4.
Planet Mars
Planet Mars ([Link])
Planet Mars adalah planet yang berada pada urutan keempat dari Matahari.
Menurut sejarah pada tahun 1534 SM bangsa Mesir kuno telah mengmati
gerak maju mundur planet Mars. Sedangkan bangsa Babilonia mulai
mengamati perilaku dan posisi planet Mars disekiat abad ke-4 SM. Astronom
Cina juga tercatat juga telah mengenali Mars di abad ke-4 SM dan astronom
India telah memperkirakan diameter Mars pada abad ke-5 SM.
Langsung saja, inilah ciri-ciri planet Mars yang menjadi ciri khas planet
tersebut.
Berwarna kemerah-merahan dan mendapat julukan “planet merah”
karena kandungan besi oksida di permukaan Mars.
Jarak antara Mars dan Matahari adalah 227 juta km. Jarak terdekatnya
206 juta km dan terjauh 246 juta km.
Diameter= 6.779 km dan volume= 1,632×1011 km³
Merupakan bagian dari planet kebumian dan planet dalam.
Pada permukaannya terdapat kawah, lembah, gurun,gunung berapi,
dan bagian kutub ditutupi oleh kubah es.
Suhu rata-rata pada permukaannya adalah -46 ºC.
Lapisan atmosfer planet ini lebih tipis daripada atmosfer Bumi dan
tersusun atas gas karbondioksida (95%), nitrogen (3%), argon, oksigen,
dan uap air.
Periode rotasi adalah 24, 6 jam dan periode revolusi adalah 687 hari.
Mempunyai 2 satelit, yaitu Phobos dan Demos.
5. Planet Jupiter
Planet Yupiter ([Link])
Planet selanjutnya adalah planet Jupiter atau Yupiter. Nama Jupiter diambil
dari nama lain dewa Zeus yang merupakan raja dari semua dewa menurut
kepercayaan bangsa Romawi. Planet Jupiter merupakan benda langit
terserah ke empat setelah Matahari, bula, dan planet Venus. Oleh karena itu
memungkian orang-orang zaman dahulu melakukan pengamatan pada planet
ini.
Di sekitar abad ke-7 SM sampai ke-8 SM, astronom Babilonia telah
mengamati planet Jupiter. Menurut sejarawan Cina Xi Zezong pada tahun 362
SM seorang astronom Cina telah menemukan satelit Jupiter. Selanjutnya
pada abad ke-2 SM astonom Yunani Ptolemaeus mengarang buku yang
menjelaskan pergerakan Jupiter. Buku tersebut berjudul Almagest.
Adapun ciri-ciri planet Jupiter adalah sebagai berikut.
Jika dilihat dari ruang angkasa, Jupiter tamak memiliki warna yang
berlapis-lapis kombinasi warna oranye dan putih. Warna oranye berasal
dari awan amonium hidrosulfida dan warna putih dari awan amonia.
Memiliki cincin yang tipis yang terdiri dari 3 bagian yang terbuat dari
debu.
Jarak rata-rata planet Jupiter dan Matahari adalah 778,55 juta km.
Planet Jupiter adalah planet terbesar dalam tata surya kita.
Diameternya adalah 139.822 km dan volumenya adalah 1,43×1015 km3.
Termasuk planet luar dan planet raksasa gas.
Planet Jupiter tidak memiliki permukaan padat seperti halnya planet gas
lainnya.
Suhu permukaanya berkisar antara -108 ºC sampai -158 ºC.
Atmosfer Jupiter merupakan atmosfer terbesar di tata surya dan terdiri
dari beberapa lapisan yang tersusun secara horizontal. Lapisan
tersebut ada yang berwarna gelap (oranye) dan cerah (putih).
Pada atmosfer terdapat “bintik merah besar”, yaitu sebuah badai besar
yang muncul akibat perbedaan aliran lapisan yang berlawanan.
Periode rotasi 10 jam dan periode revolusi 11,86 tahun.
Menurut NASA, planet ini memiliki 67 satelit. Namun baru 16 satelit saja
yang sudah diberi nama. Satelit tersebut ialah Metis, Andrastea,
Almathea, Thebe, Io, Europa, Ganymede, Calistio, Leda, Himalia,
Lysithea, Elara, Aananke, Carme, Pasiphea, dan Sinope.
Baca Juga : 6 Fakta Mengenai Masa Depan Bumi yang Perlu Anda Ketahui
6. Planet Saturnus
Planet Saturnus ([Link])
Saturnus adalah planet keenam dari Matahari dalam sistem tata surya kita.
Karena letaknya yang begitu jauh menyebabkan planet ini tidak dapat terlihat
dengan baik dari Bumi. Planet ini telah dikenali oleh masyarakat yang hidup
sejak zaman prasejarah.
Bangsa Romawi sudah mengnal 5 planet dalam tata surya dan menganggap
Saturnus sebagi panet terjauh. Tidak hanya bangsa Romawi, terdapat juga
kebudayaan Tiongkok, Jepang, Ibrani kuno, Turki Ottoman, dan Hindu yang
telah mengetahui keberadaan Saturnus. Dimana pada setiap kebudayaan itu
keberdaan planet ini selalu dikaitkan dengan kepercayaannya masing-masing.
Berikut adalah ciri-ciri planet Saturnus, planet kedua terbesar setelah Jupiter.
Planet ini berwarna kuning pucat.
Memiliki cincin yang terbuat dari gumpalan-gumpalan es.
Jarak planet Saturnus dan Matahari adalah 1,4 milyar km.
Diameter sebesar 116.464 km dan volume sebesar 8,2713×1014 km³.
Termasuk planet luar dan planet raksasa gas.
Tidak memiliki permukaan padat yang terdiri dari helium, hidrogen, dan
es.
Suhu permukaanya berkisar antara -136 ºC hingga -186 ºC.
Atmosfernya terdiri dari gas amonia dan metana.
Periode rotasi 10,7 jam dan periode revolusi 29,5 tahun.
Memiliki 56 satelit, akan tetapi hanya 21 satelit saja yang sudah diberi
nama. Satelit itu ialah Atlas, 1980 S27, 1980 S26, Euphemetheus,
Janus, Mimas, Coorbital, Encelandus, Tethys, Telesto, Calypso, Dione,
Dione coorbital, 1980 S5, 1980 S6, Rhea, Titan, Hyperion, Lapetus,
Phoebe.
7. Planet Uranus
Planer Uranus ([Link])
Planet yang berada setelah Saturnus adalah planet Uranus. Planet ini dapat
dilihat dengan mata telanjang seperti planet-planet sebelumnya. Hanya saja
orang zaman dahulu tidak mengangapnya sebagai planet. Hal ini dikarenakan
cahayanya erliaht begitu redup dan pergerakanya yang lambat. Plaent ini
ditemukan oleh Sir William Herschel pada tahun 1781.
Berikut ciri-ciri yang dimiliki oleh planet Uranus.
Warnanya biru muda.
Memiliki cincin unik yang melingkari planet secara vertikal.
Jaraknya 2,7 milyar km dari Matahari
Diameter= 50.724 km dan volume= 6,833×1013 km³.
Termasuk planet luar dan planet raksasa gas.
Tidak memiliki permukaan padat yang tersusun dari fluida gas dan cair.
Suhu permukaanya berkisar antara -194 ºC sampai -271 ºC.
Atmosfer Uranus tersusun dari gas hidrogen, helium, metana, dan es.
Periode rotasi 17 jam dan periode revolusi 84 tahun.
Mempunyai 27 buah satelit. 15 satelit diantaranya bernaam Ariel,
Umbriel, Titania, Oberon, Miranda, Puck, Cordelia, Ophelia, Bianca,
Cresida, Desemona, Juliet, Portia, Rosalin, Belinda.
8. Planet Neptunus
Planet Neptunus ([Link])
Planet kedelapan adalah planet Neptunus. Nama planet ini diambil dari nama
dewa Romawi yang menguasai lautan. Pada tahun 1612, Galileo melalui
lukisannya telah menujukkan keberdaan plane Neptunus. Akan tetapi Galileo
salah menganggap planet ini sebagai bintang tetap. Akhirnya pada tahun
1846, planet Neptunus ditemukan oleh Alexis Bouvard dan memasukkanya ke
dalam daftar planet-planet ddalam tata surya.
Adapun ciri-ciri planet Neptunus adalah sebagai berikut.
Planet Neptunus berwarna biru.
Memiliki cincin tipis yang tersusun dari partikel-partikel es.
Jarak Neptunus dengan Matahari adalah 4,5 milyar km.
Diameter = 49.244 km dan volume = 6,254×1013 km³.
Termasuk planet luar dan planet raksasa gas.
Permukaanya tesusun atas air, amonia, dan metana tau dikenal
sebagai samudra air amonia.
Suhu permukaanya berkisar antara -198 ºC sampai -215 ºC.
Atmosfer Uranus tersusun dari gas hidrogen, helium, metana, dan es.
Periode rotasi 16 jam dan periode revolusi 165 tahun.
Mempunyai 13 buah satelit, 8 diantaranya bernama Triton, Nereid,
Naiad, Thalasa, Despina, Galatea, Larissa, Proteus.