Panduan Whistleblowing Puskesmas Kebumen II
Panduan Whistleblowing Puskesmas Kebumen II
DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS KEBUMEN II
Jl. Kejayan no.14 Jatisari, Kebumen Telp. (0287) 3872476,
Email : puskesmaskebumen2@[Link] Kode Pos 54351
TENTANG
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
1. LATAR BELAKANG
Puskesmas Kebumen II berkomitmen menerapkan tata kelola yang baik
secara konsisten dan berkesinambungan dalam melaksanakan pelayanan.
Dalam menjalankan kegiatan pelayanannya, Puskesmas Kebumen II
senantiasa dituntut untuk melaksanakannya dengan penuh amanah,
independen, profesional, beretika, transparan dan akuntabel, serta
senantiasa memenuhi ketentuan perundang-undangan dan peraturan
yang berlaku di Puskesmas Kebumen II. Pelanggaran terhadap prinsip-
prinsip tata kelola yang baik, nilai-nilai etika, serta peraturan perundang-
undangan yang berlaku di Puskesmas Kebumen II adalah hal yang harus
dihindari oleh seluruh Pegawai.
Sebagai wujud dari kesadaran terhadap kebutuhan pengembangan etika
dan perilaku bersih tersebut, Puskesmas perlu mengeluarkan panduan
untuk mengimplementasikan Sistem Pelaporan Pelanggaran
(whistleblowing system) di lingkungan Puskesmas Kebumen II.
2. MAKSUD
Meningkatkan peran aktif pegawai dan pihak eksternal puskesmas dalam
upaya menyampaikan pengaduan mengenai tindakan pelanggaran dan
dugaan pelanggaran pegawai Puskesmas mengenai penyimpangan dari
peraturan perundang-undangan, peraturan intern organisasi, prosedur,
kode etik, atau aturan perilaku yang mengakibatkan kerugian negara
mencakup namun tidak terbatas pada suap menyuap, penggelapan dalam
jabatan, pemerasan, pungutan liar, benturan kepentingan, dan gratifikasi.
3. TUJUAN
a. Menyediakan ruang bagi pelapor untuk melaporkan dan/atau
mengungkapkan fakta terjadinya pelanggaran aturan perilaku/kode etik
pegawai dan peraturan perundang-undangan bidang kepegawaian,
bidang pidana umum dan pidana khusus, termasuk peraturan dan
ketentuan lain yang berlaku di lingkungan Puskesmas yang dilakukan
oleh pegawai Puskesmas;
b. Memberikan sanksi bagi pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran
aturan perilaku/kode etik pegawai serta memproses lebih lanjut
terjadinya pelanggaran peraturan perundang-undangan bidang pidana
umum dan pidana khusus, termasuk peraturan dan ketentuan lain yang
berlaku di lingkungan Puskesmas;
c. Memperbaiki sistem manajemen pada organisasi menuju birokrasi yang
bersih dan mewujudkan sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang
layak yang sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik dan tata nilai
yang berlaku di Puskesmas;
d. Meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Puskesmas dan
Pemerintah pada umumnya.
4. RUANG LINGKUP
Panduan Pelaporan Pelanggaran (whistleblowing System) ini diberlakukan
bagi Pimpinan dan seluruh pegawai
di lingkungan Puskesmas Kebumen II, serta para pemangku kepentingan
(stakeholder) lainnya.
5. PRINSIP DASAR
a. Kerahasiaan, yaitu pegawai yang terlibat baik langsung maupun tidak
langsung dengan penanganan pengaduan wajib menjaga kerahasiaan
identitas pelapor, informasi pengaduan, isi pengaduan, laporan
penelaahan, laporan audit investigatif, dan laporan penanganan
pengaduan;
b. Perlindungan, yaitu pelapor berhak atas perlindungan dan rasa aman,
baik keamanan pribadi maupun keluarganya serta bebas dari ancaman
dan pembalasan yang berkenaan dengan pelaporan yang akan, sedang,
atau telah diberikannya;
c. Kemudahan, yaitu mekanisme pengelolaan WBS harus dirancang untuk
memberikan kemudahan bagi pegawai dan pihak eksternal dalam
menyampaikan pengaduan, serta memudahkan tim WBS dalam
menangani pengaduan dan memberikan layanan yang baik kepada
pelapor;
d. Independen, yaitu dalam menangani pengaduan, pejabat yang terlibat
dalam penanganan pengaduan bertindak profesional dan bebas dari
pengaruh pihak manapun;
e. Fokus pada substansi, yaitu penanganan difokuskan pada kebenaran
substantif pelanggaran dan tidak diarahkan pada kepentingan untuk
mencari identitas pelapor.
6. DAFTAR ISTILAH
a. Sistem Pelaporan Pelanggaran (whistleblowing system) adalah satu
kesatuan panduan, peraturan, prosedur, aplikasi, sarana dan prasarana
yang disediakan dan/atau diselenggarakan oleh Puskesmas Kebumen II
agar informasi whistleblowing baik dari pegawai maupun eksternal
Puskesmas dapat diproses secara akuntabel dan transparan dalam
rangka melakukan deteksi dini, dan penanganan kejadian fraud.
b. Whistleblowing adalah pengungkapan informasi (pengaduan) tentang
fraud mencakup namun tidak terbatas pada perilaku koruptif yang
terjadi di organisasi, dilakukan dalam bentuk mengadu, melapor,
mengirim surat/pesan atau bentuk-bentuk pengungkapan informasi
lainnya, baik secara lisan maupun tulisan, dan ditujukan kepada
pejabat atau unit organisasi yang dapat menangani penyimpangan
tersebut.
c. Fraud (kecurangan) adalah setiap tindakan ilegal yang ditandai dengan
adanya penipuan, penyembunyian, atau pelanggaran kepercayaan.
d. Perilaku koruptif adalah penyimpangan dari peraturan perundang-
undangan, peraturan intern organisasi, prosedur, kode etik, atau aturan
perilaku yang mengakibatkan kerugian negara mencakup namun tidak
terbatas pada suap menyuap, penggelapan dalam jabatan, pemerasan,
pungutan liar, benturan kepentingan, dan gratifikasi;
e. Gratifikasi adalah kegiatan pemberian dan atau penerimaan uang,
hadiah dan hiburan yang dapat dinilai dengan uang, baik yang diterima
di dalam negeri maupun di luar negeri, yang dilakukan oleh seseorang
terkait dengan wewenang/ jabatannya, sehingga dapat menimbulkan
benturan kepentingan yang mempengaruhi independensi, objektivitas
maupun profesionalisme seseorang.
f. Benturan Kepentingan adalah situasi dimana pegawai puskesmas
memiliki atau patut diduga memiliki kepentingan pribadi terhadap
setiap penggunaan wewenang sehingga dapat mempengaruhi kualitas
keputusan dan/atau tindakannya.
g. Pelapor (whistleblower) adalah personil yang berasal dari lingkungan
internal dan eksternal puskesmas yang menyampaikan informasi
mengenai kejadian atau indikasi tindakan pelanggaran melalui media
yang disediakan oleh puskesmas.
h. Terlapor adalah pegawai yang dilaporkan atas adanya tindakan
pelanggaran atau dugaan pelanggaran
i. Kepala adalah pimpinan Puskesmas Kebumen II.
j. Pegawai adalah pegawai negeri sipil dan pegawai non pegawai negeri sipil
yang diakui oleh peraturan perundang undangan yang berlaku.
k. Tim WBS adalah Satuan Tugas yang dibentuk secara khusus untuk
melaksanakan pengelolaan terhadap Sistem Pelaporan Pelanggaran
di puskesmas, termasuk di dalamnya melaksanakan penelaahan awal
terhadap pengaduan/penyikapan pelanggaran. Tim bertanggungjawab
langsung kepada Kepala puskesmas.
l. Fungsi Eksternal terkait adalah Bupati Kebumen atau Pengadilan atau
Kepolisian atau pihak lain di luar Puskesmas tergantung rekomendasi
hasil audit investigasi.
m. Puskesmas adalah Puskesmas Kebumen II.
BAB II
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
1. RUANG LINGKUP
Lingkup Pengaduan yang akan ditindaklanjuti oleh Tim WBS adalah
pengaduan atas tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai
Puskesmas yang dapat menimbulkan kerugian keuangan negara yang
diterima melalui Tim WBS, meliputi sebagai berikut:
a. Penyimpangan dari peraturan dan perundangan yang berlaku;
b. Ketentuan intern organisasi seperti prosedur, kode etik atau aturan
perilaku, dan lainnya
2. TIM WBS
Kepala Puskesmas membentuk Tim WBS (Whistleblowing System) yang
beranggotakan pegawai Puskesmas.
Tim WBS bertugas:
a. Menerima laporan pengaduan pelanggaran.
b. Melakukan pemeriksaan antara lain verifikasi dan mengelompokkan
kategori (WBS, Fraud maupun benturan kepentingan) laporan
pengaduan pelanggaran yang diterima.
c. Melakukan penelaahan yaitu menganalisa kecukupan bukti
pendukung dan memutuskan perlu tidaknya dilakukan
pemeriksaan/tindakan lebih lanjut atas laporan pengaduan
pelanggaran.
d. Menjaga kerahasiaan identitas pelapor.
e. Menangani keluhan ataupun pengaduan dari pelapor.
f. Melakukan klarifikasi/konfirmasi dengan pelapor.
g. Menyampaikan laporan telaah kepada Pimpinan atas setiap laporan
dugaan pelanggaran yang diterima.
h. Mendokumentasikan setiap laporan dugaan pelanggaran yang
diterima serta tindak lanjut penanganannya.
i. Dalam menganalisa dan menyeleksi laporan pelanggaran untuk
diproses lebih lanjut, Tim WBS harus memperhatikan hal-hal
sebagai berikut:
1) Apabila yang dilaporkan melakukan dugaan pelanggaran adalah
Pimpinan, maka Tim WBS menyerahkan laporan pelanggaran
tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen tanpa
dilakukan telaah awal. Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh
Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen.
2) Apabila yang dilaporkan melakukan dugaan pelanggaran adalah
Pegawai puskesmas, maka Tim WBS menyerahkan laporan
pelanggaran dengan dilampiri hasil telaah Tim WBS tersebut
kepada Pimpinan.
3) Apabila yang dilaporkan melakukan dugaan pelanggaran adalah
anggota Tim WBS, maka Tim WBS menyerahkan laporan
pelanggaran kepada Pimpinan dan yang bersangkutan harus
dinon-aktifkan sementara sebagai anggota Tim WBS oleh Pimpinan
sampai menunggu hasil pemeriksaan, verifikasi dan status
pelanggaran. Apabila tidak terbukti, maka yang bersangkutan
akan diaktifkan kembali, namun apabila terbukti maka Pimpinan
dapat melakukan penggantian keanggotaan Tim.
Form. 1
LAPORAN
Puskesmas Kebumen II TELAAH
……………………….
…………………………..
ATAS DUGAAN PELANGGARAN
………………………………………..
Kepada :
Yth. Kepala Puskesmas Kebumen II
Di Kebumen
A. Dasar Penugasan
B. Materi yang Ditelaah
C. Hasil Penelaahan
1. .........................................
2. .........................................
3. .........................................
Form. 2
Puskesmas Kebumen 2
………………………. BERITA ACARA
………………………….
Nomor : ...............................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
Ketua Satgas……..,
(…………………………………………….)
Form. 3
Puskesmas Kebumen 2
…………………….
LAPORAN TIM WBS
Tanda Tangan
Nama Lengkap
Bagan Alur Pengelolaan Sistem Pelaporan Pelanggaran
TIM WBS/TIM AUDIT KEPALA PERSONIL/TIM
PROSEDUR PELAPOR
INTERNAL PUSKESMAS TINDAK LANJUT
Pelapor menyampaikan
aduan Start
yang ditujukan
kepada Puskesmas c.q
Tim WBS.
Pimpinan menerima
laporan aduan dan jika
Menginstruksikan
diperlukan
Tim WBS/Tim
menginstruksikan tim
Audit Internal
WBS untuk
untuk melakukan
telaah (jika
telaah diperlukan)
Pimpinan menetapkan
Menetapkan
tindakan tindak
lebih lanjut
lanjut hasil
atau menunjuk
penelaahan/menun
Personil/Tim untuk
juk Personil/Tim
menindaklanjuti hasil
telaah untuk
menindaklanjuti
Persinil/Tim tindak
Menindaklanjuti
lanjut menindaklanjuti
instruksi
instruksi dan dan
melaporkan
melaporkan hasilnya
hasilnya
kepada kepada
Pimpinan
Pimpinan
Memerintahkan tim
WBSMenerima laporan
untuk menyiapkan
dari Tim Tindakhasil
dan menyampaikan
Lanjutkepada
tindak lanjut dan
Memerintahkan
pelapor
tim WBS untuk
menyiapkan dan
menyampaikan
hasil tindak lanjut
kepada pelapor
Menyiapkan
Menyiapkan dan dan
menyampaikan
menyampaikan hasil
Tindakhasil Tindak
Lanjut kepada
pelaporLanjut kepada
pelapor
Selesai
Selesai