Sorting
Insertion Sort (penyisipan)
Fitri Wibowo [Link]., MT
Struktur Data
D3 Teknik Informatika
Politeknik Negeri Pontianak
●
) - - - .
. )- - - - --
-) - )-
●
) - - - -
)- ( ) - (
- - - - )
( - - --
●
Mirip dengan cara orang mengurutkan kartu, selembar
demi selembar kartu diambil dan disisipkan (insert) ke
tempat yang seharusnya.
●
Pengurutan dimulai dari data ke-2 sampai dengan data
terakhir, jika ditemukan data yang lebih kecil, maka
akan ditempatkan (diinsert) diposisi yang seharusnya.
●
Pada penyisipan elemen, maka elemen-elemen lain
akan bergeser ke belakang.
Ilustrasi Metode Penyisipan
(Insertion Sort)
Bilangan paling kiri (3) bisa dikatakan telah
terurut secara relatif terhadap dirinya
sendiri. Thus, we don’t need to do anything.
Insertion Sort
Cek, untuk melihat apakah bilangan
kedua (10) lebih kecil dari pada yang
pertama (3). Jika ya, tukarkan kedua
bilangan ini. Namun, kali ini kita tidak
perlu melakukan penukaran.
Insertion Sort
Bagian biru/abu-abu (dua bilangan pertama) sekarang
dalam keadaan terurut secara relatif.
Berikutnya, kita perlu menyisipkan bilangan ketiga (4)
ke dalam bagian biru/ abu-abu sehingga setelah
penyisipan tersebut, bagian biru/abu-abu tetap dalam
keadaan terurut secara relatif;
Bagaimana caranya?
Insertion Sort
Pertama: Ambil bilangan 4
Kedua: Geser bil. 10 sehingga ada ruangan
Ketiga: Sisipkan bilangan 4 ke posisi yang tepat
Insertion Sort
●
Sekarang, tiga bilangan pertama sudah terurut secara relatif dan
kita akan sisipkan bilangan keempat kepada bilangan pertama
tersebut. Setelah penyisipan keempat bilangan haruslah terurut
secara relatif.
●
Ulangi proses tersebut sampai bilangan terakhir disisipkan
Insertion Sort
Algoritma Metode Penyisipan
(Insertion Sort)
Pseudo Code Metode Penyisipan
(Insertion Sort)