Diagnosis Banding 5 : Emboli Paru
Diagnosis Banding 6 : Gagal Ginjal
TEMPLATE OSCE Kronik
STATION
Diagnosis Banding 7 : Sindrom Nefrotik
Diagnosis Banding 8 : Sirosis Hepatis
1. Nomor Station
2. Judul Station Sistem Kardiovaskuler: Gagal Jantung Akut (SKDI: Penyakit-05.06)
5. Penguji menilai tatalaksana non farmakoterapi yang diusulkan/dikerjakan oleh peserta ujian.
3. Alokasi Waktu 15 menit
- Tirah baring, posisi setengah duduk
4. Tingkat Kemampuan Tingkat Kemampuan SKDI
- Diit rendah garam
Kasus yang Diujikan Mampu
- mendiagnosis, melakukan
Pembatasan intake cairan penatalaksanaan awal, merujuk kasus gawat darurat
5. Kompetensi Diujikan 1. Anamnesis
6. 2. PemeriksaanPengujifisik menilai tatalaksana farmakoterapi berupa resep yang dituliskan oleh peserta ujian.
3. Interpretasi data/kemampuan
Nama obat, sediaan, dosis, caraprosedural pemeriksaan penunjang
pemberian.
4. Penegakan diagnosis dan
- Terapi oksigen 2-4 ltr/mnt diagnosis banding
5. Tatalaksana nonfarmakoterapi
- Pemasangan iv line untuk akses dilanjutkan dengan pemberian furosemid injeksi 20 s/d 40 mg bolus
6. Tatalaksana farmakoterapi
- Cari pemicu gagal jantung akut.
7. -Komunikasi
Segera [Link] edukasi pasien
8. Perilaku profesionalPada kondisi akut, dimana kondisi klinis mengalami perburukan dalam waktu cepat harus segera diru
6. Kategori Sistem Tubuh 1. Sistem Saraf Layanan Sekunder (Sp. Jantung/[Link] Dalam) untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
2. Psikiatri
7. 3. Sistem IndraPenguji menilai komunikasi dan edukasi yang disampaikan peserta ujian kepada pasien.
4. Konseling
Sistem Respirasi
& Edukasi
5.- Sistem Kardiovaskular Edukasi tentang penyebab dan faktor risiko penyakit gagal jantung kronik. Penyebab gagal jantung
6. Sistem Gastrointestinal,kronikHepatobilier,
yang palingdan Pankreas
sering adalah tidak terkontrolnya tekanan darah, kadar lemak atau kadar gula
7.- Sistem Ginjal dan Saluran Kemih
Pasien dan keluarga perlu diberitahu tanda-tanda kegawatan kardiovaskular dan pentingnya untuk
8. Sistem Reproduksi
kontrol kembali setelah pengobatan di rumah sakit.
9.- Sistem Endokrin, Metabolisme,
Patuh dalam pengobatandanyang
Nutrisi
telah direncanakan.
10.- Sistem Hematologi dan Imunologi
Menjaga lingkungan sekitar kondusif untuk pasien beraktivitas dan berinteraksi.
11.- Sistem Muskuloskeletal
Melakukan konferensi keluarga untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat
12. Sistem Integumen penatalaksanaan pasien, serta menyepakati bersama peran keluarga pada masalah kesehatan pa
7. Instruksi SKENARIO KLINIK:
PesertaUjian 8. Seorang laki-laki berusia
Penguji 55 tahun
menilai diantar
perilaku oleh keluarganya
profesional ke Unit Gawat
yang ditunjukkan Darurat,ujian.
oleh peserta dengan keluhansesak nafas
dan kedua kaki tampak bengkak.
Instruksi TUGAS :
Nama Sesuai PS
Pasien Standar 1. Lakukan Anamnesis singkat ke55keluarga
Usia tahun pasien dan pasien apabila di perlukan!
2. Lakukan pemeriksaan fisik yang sesuai!
Jenis kelamin Laki-laki
3. Usulkan kepada penguji pemeriksaan penunjang yang sesuai untuk mendukung diagnosis serta sampaikan
Pekerjaan Wiraswasta
interpretasi hasil pemeriksaan kepada penguji!
Status pernikahan Menikah
4. Tentukan diagnosis kerja dan diagnosis banding pada pasien tersebut, sebutkan kepada penguji !
Pendidikan terakhir S1 kegawatdaruratan sesuai kondisi pasien!
5. Lakukan penatalaksanaan awal
Riwayat Penyakit Sekarang
6. Lakukan edukasi kepada pasien/keluarga akan penganganan selanjutnya !
Keluhan Utama Sesak nafas
8. Instruksi INSTRUKSI
Sejak kapan/onset
UMUM 2 Jam yang lalu
Penguji Lokasi Dada
1. Pastikan identitas peserta ujian pada kartu ujian sesuai dengan identitas pada komputer!
[Link]/frekuensi Menetap
Tulislah 5 digit terakhir dari nomor peserta ujian pada lembar nilai tulis!
3. Amatilah dan berilah skor (0/1/2/3) atas tugas yang dikerjakan peserta ujian serta skor Global Rating sesuai
rubrik penilaian pada lembar nilai tulis dan komputer!
4. Hindarilah interupsi dan/atau tindakan selain daripada yang diminta dalam instruksi penguji!
5. Berikan informasi/hasil yang dibutuhkan secara lisan/tulisan hanya apabila peserta ujian telah melakukan
dan/atau mengusulkan jenis pemeriksaan yang dimaksud (perhatikan instruksi khusus)!
Progresi
6. Taatilah peraturan serta etika pengujihari selama
yangmenjalankan tugas
lalu kedua kaki sebagai
tampak penguji UK OSCE!
bengkak.
INSTRUKSI
Skala nyeriKHUSUS
(bila perlu) Mengganggu aktifitas
Posisi berbaring
(Tuliskan/lampirkan hasil/prosedur/foto/ilustrasi pada aspek penilaian yang bersesuaian)
1. Penguji menilai anamnesis yang dilakukan peserta ujian
Hasil Ananmnesis, peserta ujian setidaknya mendapatkan data :
- Sesak pada saat beraktifitas (dyspneu d’effort)
- Gangguan nafas pada perubahan (ortopneu)
posisiHiperkolesterol
penyakit relevan Hipertensi,
- Sesak nafas malam hari (paroxysmal nocturnal dyspneu)
tindakan
Keluhanbedah/terapi
-
lain mual,
tambahan : lemas, muntah
Riwayat penyakit keluarga -
[Link]
Pengujipribadi
menilai(relevan)
pemeriksaan fisik/psikiatriyang dilakukan oleh peserta ujian
Bila peserta ujian melakukan- pemeriksaan di bawah ini, penguji menyampaikan hasil pada peserta.
Alkohol
RokokHasil Pemeriksaan Fisik (+) , merokok 3-4 batang per hari, sejak 5 tahun yang lalu. Sebelumnya b
KU:tampak sesak sampai 1 pak sehari. Merokok sejak SMP.
Kesadaran : Compos Mentis-
Narkoba
Tanda Vital : TD: 150/80 mmHg; N:110 x/menit; Rr: 36x/menit; t: 36,2 OC
Kepala/leher: CA -/-, SI -/-, JVP : tampak dan meningkat
Toraks: Inspeksi : simetris, ketinggalan gerak (-), IC tidak terlihat
Palpasi : NT (-), fremitus kiri = kanan, IC teraba 2 cm di laterocaudal SIC V LMCS
Perkusi : sonor, kardiomegali (+)
Auskultasi : vesikuler +/+, ronki +/+, wheezing -/- S1-2 murni, bising (-), gallop (+)
Abdomen: Inspeksi : cembung
Auskultasi : bising usus (+) normal
Perkusi : timpani di hampir seluruh lapang perut, pekak sisi (+)
Palpasi : Nyeri tekan (-), hepatomegaly (+), splenomegaly (-), ascites (+)
Ekstermitas (atas): akral dingin, nadi kuat, edema (-)
Ekstermitas (bawah): akral dingin, nadi kuat, edema (+)/ pitting edema (+)
Status Lokalis: -
Jenis pemeriksaan lain (tunjukkan gambaran ECG dan Foto X-Thorax dan sebutkan hasil laborat apabila
peserta menanyakan)
Darah Rutin
AE : 4,7 x 106 /l
AL : 7,5 x 103 /l
AT : 269 x 10 3 /l
Hb : 13,7 g/dl
Hct : 43,6 %
Enzim Jantung
CKMB : 35 g/l
Kimia Darah
Kolesterol
Trigliserid : 187 mg/dl
LDL : 115 mg/dl
HDL : 42 mmol/l
Total : 231 mg/dl
Gula Darah
Gula Darah Sewaktu : 189 mg/dl
ECG : hipertrofi ventrikel kiri, atrial fibrilasi, tall T
Rontgen thorax : kardiomegali, gambaran edema paru/elveolar edema, butterfly appearence
Saturasi O2 (SpO2) : 89%
Lampiran foto/ilustrasi
3. Penguji menilai interpretasi data/kemampuan prosedural pemeriksaan penunjang.
4. Penguji menilai diagnosis dan dua (2) diagnosis banding yang ditegakkan oleh peserta ujian.
Diagnosis: Gagal Jantung Akut
Diagnosis Banding 1: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
Diagnosis Banding 2: Asma
Diagnosis Banding 3:Pneumonia
Diagnosis Banding 4: Infeksi Paru Berat (ARDS)
Karakteristik - Sesak nafas disertai keringat dingin,
- sesak saat pada saat beraktifitas,
- gangguan nafas pada perubahan posisi ( berbaring dan miring ke kiri)
- Sesak nafas malam hari
Memberat, 1,5 tahun yang lalu mudah sesak nafas bila aktivitas berat. Dan 3
Yang memperparah
Yang mengurangi Posisi setengah duduk atau duduk
Usaha yang dilakukan Belum ada
Obat dipakai saat ini Obat penurun tensi
Keluhan lain Bengkak pada kedua kaki
Riwayat penyakit dahulu
Seksual -
Alergi obat -
Pertanyaan wajib oleh PS Saya kenapa dok?
Peran yang wajib ditunjukkan Tampak sesak, tersengal-sengal, keringat dingin dan pucat.
Foto untuk mol
9. Tata Letak Station Model 3
10. Kebutuhan Laboran Ada, tugas membereskan alat untuk peserta berikutnya
11. Kebutuhan Manekin Tidak ada
12. Kebutuhan Set Alat Set pemeriksaan umum dewasa:
- Tensimeter
- Stetskop
- Midline
- Termometer
- Penlight
Set BHP dan kegawat daruratan
- Plester 1,25 cm
- Sarung tangan pemeriksaan
- Alat suntik/spuit 3cc sesuai jumlah peserta, 5 cc sesuai jumlah peserta
- Set infus mikro sesuai jumlah peserta
- Set infus makro sesuai jumlah peserta
- Set transfusi sesuai jumlah pesetra
- Alkohol pad
- Torniquete
- Kanul nasal dewasa
- Masker non re-breathing dewasa
- Tabung oksigen
- Kateter intravena uk. 18, 20, 22 sesuai jumlah peserta
Obat/ cairan
- Adrenalin inj. S.k.m.0,1% (1mg/1ml) 2ampul
- Lidocain injeksi 2% (40mg/2ml) 1 ampul
- Sulfasathrophin inj 1 ampul
- ISDN inj 1 ampul
- Furosemid inj 1 ampul
- Digoxin inj 1 ampul
- Dopamin inj 1 ampul
- Aspirin tablet 4
- Infus glucosa 5% 500 ml
- Infus NaCl 0,9% 500 ml
- Infus RL 500 ml
13. Penulis Dr. Arief Tajally Adhiatma, MHKes
FK UNIMUS
14. Reviewer
15. Referensi Panduan Pelayanan Medik. PAPDI. 2009
Usatine, R.P The Colour Atlas Of Family Medicine, 2009
Rakel, R.E. Rakel, D.P. Textbook Of Family Medicine, 2001
RUBRIK PENILAIAN OSCE
STATION Gagal Jantung Akut
I. Rubrik
KOMPETENSI 0 1 2 3 BOBOT SKOR
1. Anamnesis Peserta ujian tidak memfasilitasi Peserta ujian: Peserta ujian: Peserta ujian: 2
pasien untuk menceritakn Memfasilitasi pasien untuk Memfasilitasi pasien untuk menceritakan Memfasilitasi pasien untuk menceritakan
kesakitannya. menceritakan kesakitannya namun kesakitannya, namun sebagian kecil kesakitannya dengan pertanyaan-
sebagian besar pertanyaan tidak pertanyaantidak mengarah pada informasi pertanyaan yang sesuai untuk
mengarah pada informasi yang yang relevan, akurat dan adekuat. mendapatkan informasi yang relevan,
relevan, akurat dan adekuat. akurat dan adekuat.
Pertanyaan mengarah kepada data :
- Sesak pada saat beraktifitas (dyspneu
d’effort)
- Gangguan nafas pada perubahan
posisi (ortopneu)
- Sesak nafas malam hari (paroxysmal
nocturnal dyspneu)
2. Pemeriksaan Peserta ujian tidak melakukan Peserta ujian melakukan pemeriksaan Peserta ujian melakukan cuci tangan Peserta ujian melakukan cuci tangan 2
Fisik pemeriksaan fisik yang sesuai fisik sesuai masalah klinik pasien sebelum dan setelah pemeriksaan, sebelum dan setelah pemeriksaan,
dengan masalah klinik pasien melakukan pemeriksaan fisik sesuai melakukan pemeriksaan fisik sesuai
masalah klinik pasien dengan menggunakan masalah klinik pasien dengan menerapkan
teknik pemeriksaan yang benar prinsip sebagai berikut:
Menggunakan teknik pemeriksaan yang
benar
Sistematik/runut
3. Mengusulkan Peserta ujian mengusulkan Peserta ujian mengusulkan Peserta ujian mengusulkan tes/prosedur Peserta ujian mengusulkan tes/prosedur 3
tes/prosedur tes/prosedur yang tidak sesuai tes/prosedur sesuai masalah klinik sesuai masalah klinik pasien secara yang lengkap dan menyampaikan
klinik dan masalah klinik pasien, pasien, namun tidak lengkap lengkap, tanpa menyampaikan prosedur prosedur atau hasilnya
interpretasi data DAN DAN atau hasilnya DAN
untuk menunjang salah menginterpretasikan data menginterpretasi data hasil DAN menginterpretasi hasil pemeriksaan
diagnosis hasil pemeriksaan penunjang pemeriksaan penunjang tidak lengkap menginterpretasi data hasil pemeriksaan penunjang dengan lengkap dan
banding/diagnosi penunjang secara lengkap namun menjelaskan kepada pasien dengan tepat
s menjelaskan kepada pasien dengan tidak
tepat
4. Menentukan Peserta ujian tidak dapat Peserta ujian dapat menetapkan Peserta ujian dapat menetapkan beberapa Peserta ujian menetapkan diagnosis dan 3
diagnosis dan menentukan diagnosis dan maksimal 2 diagnosis banding maksimal 4 diagnosis banding diagnosis banding yang lengkap, sesuai
diagnosis diagnosis banding dengan masalah klinik pasien
banding Diagnosis: Gagal Jantung Akut
Diagnosis Banding 1: Penyakit Paru
Obstruktif Kronik (PPOK)
Diagnosis Banding 2: Asma
Diagnosis Banding 3:Pneumonia
Diagnosis Banding 4: Infeksi Paru Berat
(ARDS)
Diagnosis Banding 5 : Emboli Paru
Diagnosis Banding 6 : Gagal Ginjal Kronik
Diagnosis Banding 7 : Sindrom Nefrotik
Diagnosis Banding 8 : Sirosis Hepatis
5. Tatalaksana Peserta ujian tidak melakukan Peserta ujian melakukan tindakan Peserta ujian melakukan tindakan yang Peserta ujian melakukan tindakan yang 2
nonfarmakoterapi tindakan yang sesuai perintah atau masalah sesuai masalah klinik pasien dan lengkap sesuai masalah klinik pasien dan lengkap
Atau klinik pasien tetapi tidak lengkap tetapi dan menyampaikan alasan dan prosedur
melakukan tetapi tidak sesuai tidak menyampaikan alasan maupun pelaksanaan tindakan
perintah prosedur pelaksanaan tindakan
Atau
melakukan tetapi tidak sesuai
masalah klinik pasien
6. Tatalaksana Peserta ujian tidak melakukan : Peserta ujian melakukan : Peserta ujian melakukan : Peserta ujian melakukan : 4
farmakoterapi - Terapi oksigen 2-4 ltr/mnt - Terapi oksigen 2-4 ltr/mnt - Terapi oksigen 2-4 ltr/mnt - Terapi oksigen 2-4 ltr/mnt
atau - Pemasangan iv line saja - Pemasangan iv line dilanjutkan dengan - Pemasangan iv line untuk akses
- Pemasangan iv line dilanjutkan pemberian furosemid injeksi namun dilanjutkan dengan pemberian
dengan pemberian obat lain dosisnya salah. furosemid injeksi 20 s/d 40 mg bolus.
selain furosemid - Diikuti mencari pemicu gagal jantung
akut
7. Komunikasi dan Peserta ujian sama sekali tidak Peserta ujian menunjukkan Peserta ujian menunjukkan kemampuan Peserta ujian menunjukkan kemampuan 3
atau edukasi melakukan 4 prinsip komunikasi kemampuan berkomunikasi dengan berkomunikasi dengan menerapkan 2-3 dari berkomunikasi dengan menerapkan
pasien menerapkan salah satu prinsip 4 prinsip berikut: seluruh prinsip berikut:
berikut: 1. mampu membina hubungan baik 1. mampu membina hubungan baik
1. mampu membina hubungan dengan pasien secara verbal non dengan pasien secara verbal non
baik dengan pasien secara verbal (ramah, terbuka, kontak mata, verbal (ramah, terbuka, kontak
verbal non verbal (ramah, salam, empati dan hubungan mata, salam, empati dan
terbuka, kontak mata, salam, komunikasi dua arah, respon) hubungan komunikasi dua arah,
empati dan hubungan 2. mampu memberikan kesempatan respon)
komunikasi dua arah, respon) pasien untuk bercerita dan 2. mampu memberikan kesempatan
2. mampu memberikan mengarahkan cerita pasien untuk bercerita dan
kesempatan pasien untuk 3. mampu untuk melibatkan pasien dalam mengarahkan cerita
bercerita dan mengarahkan membuat keputusan klinik, 3. mampu untuk melibatkan pasien
cerita pemeriksaan klinik. dalam membuat keputusan klinik,
3. mampu untuk melibatkan pasien 4. mampu memberikan penyuluhan yang pemeriksaan klinik.
dalam membuat keputusan isinya sesuai dengan masalah pasien 4. mampu memberikan penyuluhan
klinik, pemeriksaan klinik. yang isinya sesuai dengan
4. mampu memberikan masalah pasien
penyuluhan yang isinya sesuai
dengan masalah pasien
8. Perilaku Peserta ujian tidak meminta izin Meminta izin secara lisan dan 1-2 Meminta izin secara lisan dan 3 poin Meminta izin secara lisan dan melakukan 2
profesional secara lisan dan sama sekali poin berikut : berikut: di bawah ini secara lengkap:
tidak melakukan poin berikut: 1. melakukan setiap tindakan 1. melakukan setiap tindakan 1. melakukan setiap tindakan
1. melakukan setiap tindakan dengan berhati-hati dan teliti dengan berhati-hati dan teliti dengan berhati-hati dan teliti
dengan berhati-hati dan teliti sehingga tidak sehingga tidak membahayakan sehingga tidak membahayakan
sehingga tidak membahayakan membahayakan pasien dan pasien dan diri sendiri pasien dan diri sendiri
pasien dan diri sendiri diri sendiri 2. memperhatikan kenyamanan 2. memperhatikan kenyamanan
2. memperhatikan kenyamanan 2. memperhatikan pasien pasien
pasien kenyamanan pasien 3. melakukan tindakan sesuai 3. melakukan tindakan sesuai
3. melakukan tindakan sesuai 3. melakukan tindakan sesuai prioritas prioritas
prioritas prioritas 4. menunjukan rasa hormat kepada 4. menunjukan rasa hormat kepada
4. menunjukan rasa hormat 4. menunjukan rasa hormat pasien pasien
kepada pasien kepada pasien 5. mengetahui keterbatasan dengan 5. mengetahui keterbatasan
5. mengetahui keterbatasan 5. mengetahui keterbatasan merujuk atau melakukan dengan merujuk atau
dengan merujuk atau dengan merujuk atau konsultasi bila diperlukan melakukan konsultasi bila
melakukan konsultasi bila melakukan konsultasi bila diperlukan
diperlukan diperlukan
II. Global performance
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan peserta ujian!
TIDAK LULUS BORDERLINE LULUS SUPERIOR
ECG, Tn. X /55 th