0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
773 tayangan6 halaman

Penatalaksanaan Rabies di Puskesmas

Dokumen tersebut membahas prosedur penanganan gigitan hewan penular rabies (GHPR) yang meliputi pembersihan luka gigitan, penilaian kebutuhan vaksinasi, dan prosedur pemberian vaksin anti-rabies. Langkah-langkah pentingnya adalah membersihkan luka gigitan selama 10-15 menit, memberikan antiseptik, menilai besarnya luka, dan memberikan vaksin jika diperlukan.

Diunggah oleh

Normayanti Palittin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
773 tayangan6 halaman

Penatalaksanaan Rabies di Puskesmas

Dokumen tersebut membahas prosedur penanganan gigitan hewan penular rabies (GHPR) yang meliputi pembersihan luka gigitan, penilaian kebutuhan vaksinasi, dan prosedur pemberian vaksin anti-rabies. Langkah-langkah pentingnya adalah membersihkan luka gigitan selama 10-15 menit, memberikan antiseptik, menilai besarnya luka, dan memberikan vaksin jika diperlukan.

Diunggah oleh

Normayanti Palittin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENANGANAN GHPR

No. Kode :
Terbitan :
No. Revisi :
Tgl. Mulai :
SOP Berlaku
Halaman :1/3

UPT
PUSKESMAS Bashiran, SKM
MARIDAN NIP.196904121995031002

1. Pengertian Rabies (penyakit anjing gila) adalah penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang
disebabkan oleh virus rabies, dan ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies terutama
anjing,kucing dan kera. Luka gigitan hewan penular rabies adalah luka yang disebabkan oleh
gigitan hewan yang dicurigai dapat berpotensi menularkan virus rabies
2. Tujuan - Mencegah penularan virus rabies, serta mengurangi resiko infeksi virus rabies
- Menanggulangi penularan virus rabies dari hewan ke manusia
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas no...... tentang Penyelenggaraan Program

4. Refrensi - Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas tahun 2007


- Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI Situasi dan Analisis Rabies tahun
2004
5. Prosedur ALAT
1. Kran dengan air bersih yang mengalir
2. Kasa steril
3. Sarung tangan bersih
4. Needle dan spuit 0,5 cc
5. Kapas alkohol
6. Sabun
7. Pinset sirugik dan anatomis
8. Gunting jaringan
9. Cairan antiseptik
10. Kom
11. Bengkok
12. Vaksin anti rabies
13. Plaster
14. Cairan steril atau Nacl
15. Salep antibiotik

5. Langkah- Perawatan luka gigitan


langkah 1. Jelaskan prosedur pembersihan luka pada pasien dan aspek yang perlu dinilai dalam
mempertimbangkan pemberian suntikan VAR atau SAR, beri pengertian sejak awal
mengenai perlu atau tidaknya pemberian VAR dan SAR. Cari pemilik hewan yang
dicurigai penular rabies (jika ada).
2. Minta persetujuan menangani luka pada pasien dan atau keluarga
3. Siapkan alat dan bahan
4. Cuci tangan dan kenakan sarung tangan bersih
5. Bebaskan area sekitar luka dari pakaian yang menghalangi
6. Cuci luka gigitan hewan tersangka rabies dengan air (sebaiknya air yang mengalir),
dengan sabun atau detergent selama 10-15 menit, bila perlu gunakan kasa untuk
membantu membersihkan.
7. Keringkan luka dengan kasa steril
8. Ganti sarung tangan yang basah dengan sarung tangan yang bersih yang baru
9. Beri antiseptik (betadine,alkohol 70% dan lain lain) pada luka
10. Nilai besarnya luka,usahakan membersihkan luka sebersih mungkin dengan
menggunakan pinset, kasa dan cairan antiseptik. Luka gigitan tidak dibenarkan untuk
dijahit, kecuali jahitan situasi jika sangat diperlukan dan hanya berupa jahitan
situasional.
11. Setelah luka sudah bersih, tutup dengan menggunakan sufratul atau salep antibiotik,
lalu tutup dengan kassa dan plester
12. Jika pasien membutuhkan suntikan VAR karena termasuk luka beresiko infeksi dan
anjing terbukti terinfeksi rabies maka selanjutnya dilakukan prosedur penyuntikan
VAR.
Prosedur penyuntikan VAR (dilakukan 2 orang)
1. Siapkan VAR (dalam hal ini VERORUB), kapas dan alkohol serta sarung tangan bersih
2. Jelaskan prosedur penyuntikan dan minta izin pada pasien dan atau keluarga pasien,
termasuk jelaskan jadwal suntikan kedua dan ketiga dari VAR.
3. Petugas mencuci tangan dan mengenakan sarung tangan.
4. Bersihkan area deltoit kiri dan kanan pasien dengan kapas alkohol secara memutar dari
arah dalam keluar
5. Tunggu sebnetar hingga alkohol kering.
6. Dengan bantuan perawat kedua atau asisten suntikan VAR secara bersamaan pada deltoit
kanan dan kiri secara intra muscular. Dosis untuk dengan 4 kali pemberian yaitu hari ke
0 (dua kali pemberian sekaligus), hari ke7 satu kali pemberian dan hari ke 21 satu kali
pemberian.
7. Tarik jarum suntik keluar, tekan daerah suntikan beberapa saat.
8. Tutup kembali spuit dan lepaskan needle dari spuit, lalu buang needle dan spuit terpisah
sesuai tempatnya pada sampah medis
9. Lepaskan sarung tangan dan cuci tangan.
10. Tanyakan kondisi pasien dan catat tindakan.
6. Diagram alir

Bersihka luka Nilai luka Ya Minta


Perlu persetujuan
Tidak SAR/VAR pasien u/
mencuci luka
Amati hewan

Bebaskan area Cuci tangan


dan gunakan Siapkan
sekitar luka dari
pakaian handscoon alat dan
bahan

Keringkan Ganti handscoon


Cuci luka 10-
luka basah-kering
15 menit

Besar Bersihkan luka


Jahit Nilai besarnya dgn antiseptik
situasional luka

Kecil
Tutup luka
dengan Siapkan Minta
supratul/ Cuci
VAR persetujuan
salep tangan
pasien
antibiotik

Lepas handscoon -cuci Suntikan VAR Bersihkan


tangan area deltoit

7. Hal-hal yang 1. Kondisi luka pasien


perlu [Link] hewan yang menularkan rabies
diperhatikan
8. Unit terkait Ruang Tindakan
9. Rekaman historis perubahan
No Yang dirubah Isi Perubahan [Link]
diberlakukan
1 Dosis vaksin Vaksin yang diberikan pada hari ke0 8 Maret 2019
sebanyak 2 dosis
Jarak penyuntikan VAR hari ke7 dan hari
2 Jarak penyuntikan VAR ke2 dan ke3 8 Maret 2019
ke 21
PENANGANAN GHPR (GIGITAN HEWAR PENULAR
RABIES)
No. Kode :
Daftar Terbitan :
Tilik No. Revisi :
UPT Tanggal Mulai :
PUSKESMAS Berlaku
MARIDAN Halaman : 1 /2

No Kegiatan Ya Tidak TB.


Prosedur Upaya perawatan luka GHPR
1 Apakah petugas menjelaskan prosedur pembersihan luka pada pasien dan
aspek yang perlu dinilai dalam mempertimbangkan
pemberian suntikan VAR atau SAR
2 Apakah petugas meminta persetujuan menangani luka pada pasien dan atau
keluarga?
3 Apakah petugas menyiapkan alat dan bahan?
4 Apakah petugas mencuci tangan dan kenakan sarung tangan bersih?
5 Apakah petugas membebaskan area sekitar luka dari pakaian yang
menghalangi?
6 Apakah petugas mencuci luka gigitan hewan tersangka rabies dengan air
(sebaiknya air yang mengalir), dengan sabun atau detergent
selama 10-15 menit, bila perlu gunakan kasa untuk
membantu membersihkan.
7 Apakah petugas mengeringkan luka dengan kasa steril?
8 Apakah petugas mengganti sarung tangan yang basah dengan sarung tangan
yang bersih dan baru?
9 Apakah petugas memberi antiseptik (betadine,alkohol 70% dan lain lain) pada
luka?
10 Apakah petugas menilai besarnya luka,usahakan membersihkan luka sebersih
mungkin dengan menggunakan pinset, kasa dan cairan
antiseptik. Luka gigitan tidak dibenarkan untuk dijahit,
kecuali jahitan situasi jika sangat diperlukan dan hanya
berupa jahitan situasional.
11 Apakah petugas menutup dengan menggunakan sufratul atau salep antibiotik,
lalu tutup dengan kassa dan plester
12 Apakah petugas menilai pasien membutuhkan suntikan VAR karena termasuk
luka beresiko infeksi dan anjing terbukti terinfeksi rabies
maka selanjutnya dilakukan prosedur penyuntikan VAR.
Prosedur Prosedur penyuntikan VAR (dilakukan 2 orang).
1 Apakah petugas menyiapkan VAR (dalam hal ini VERORUB), kapas dan
alkohol serta sarung tangan bersih
2 Apakah petugas menjelaskan prosedur penyuntikan dan minta izin pada pasien
dan atau keluarga pasien, termasuk jelaskan jadwal suntikan
kedua dan ketiga dari VAR.
3 Apakah petugas mencuci tangan dan mengenakan sarung tangan.
4 Apakah petugas membersihkan area deltoit kiri dan kanan pasien dengan kapas
alkohol secara memutar dari arah dalam keluar
5 Apakah petugas menunggu sebnetar hingga alkohol kering.
6 Apakah petugas dengan bantuan perawat kedua atau asisten suntikan VAR
secara bersamaan pada deltoit kanan dan kiri secara intra
muscular. Dosis untuk dengan 4 kali pemberian yaitu hari ke
0 (dua kali pemberian sekaligus), hari ke7 satu kali
pemberian dan hari ke 21 satu kali pemberian.
7 Apakah petugas menarik jarum suntik keluar, tekan daerah suntikan beberapa
saat.
8 Apakah petugas menutup kembali spuit dan lepaskan needle dari spuit, lalu
buang needle dan spuit terpisah sesuai tempatnya pada
sampah medis
9 Apakah petugas melepaskan sarung tangan dan cuci tangan.
10 Apakah petugas menanyakan kondisi pasien dan catat tindakan

Jumlah

CR: …………………………………………%.

Pelaksana/ Auditor

(………………………………)

Anda mungkin juga menyukai