Komponen Utama Mesin Bensin: Piston
Komponen Utama Mesin Bensin: Piston
Gambaran Umum
Semua mesin bensin yang terpasang pada mobil
Daihatsu adalah mesin empat tak (four-stroke
engine).
Mesin empat tak ,berkerja dengan mengulang
secara terus menerus dan tetap pada tahapan
berikut ini:
1. Intake stroke
2. Compression stroke
3. Combustion stroke
4. Exhaust stroke
Prinsip dasar mesin 4 tak
Agar mesin dapat bekerja dengan sempurna
dalam beragam kondisi, tiga kondisi berikut
haruslah dipenuhi:
• Percampuran uadara – bahan bakar yang baik.
• Kompresi yang baik
• Percikan bunga api (spark) yang baik.
1. Cylinder head
(1) Cylinder head
(2) Cylinder head gasket
2. Cylinder block
4. Connecting rods
(1) Connecting rod
(2) Bearing cap
5. Bearings
(1) Connecting rod bearing
(2) Crankshaft bearing
(3) Thrust washer
Cylinder Head
Cylinder head ditempatkan di atas cylinder block.
Bagian dasar cylinder head dilekuk dan
digabungkan dengan piston untuk membuat ruang
bakar. Di bagian dalamnya, terdapat lubang oli
dan water jacket untuk mendinginkan valve dan
busi.
Kebanyakan mesin bensin memiliki cylinder head
yang terbuat dari paduan alumuniumalloy.
Paduan alumunium lebih ringan dari besi tuang,
dan memiliki karakteristik konduksi panas yang
baik.
Di antara cylinder block dan cylinder
head terdapat gasket cylinder head, berfungsi
sebagai penutup pertemuan dua bagian untuk
mencegah kebocoran gas bertekanan tinggi, gas
pembakaran, pendingin dan oli mesin.
Blok Silinder
Cylinder block berperan menjaga tekanan
kompresi bersama piston, disamping menerima
tekanan pembakaran.
Cylinder block model baru terdiri dari cylinder
block aluminum dan cylinder liner. Namun, ada
mesin tanpa cylinder liner.
Juga ada cylinder block yang dibuat dari besi
tuang. Cylinder bore berbentuk silindris. Namun
sebenarnya cylinder bore ini dibuat sedikit miring
pada bagian atasnya. Yakni bagian yang
menerima temperatur dan tekanan tinggi, juga
pada sisi piston thrust, yaitu bagian yang dipakai
untuk menerima gaya dorong piston. Atas dasar
inilah, sebenarnya cylinder berbentuk oval atau
runcing pada bagian yang digunakan itu.
1 Small
3 Large
0 Small
6 Large
Bearing Crankshaft
Bila ada lapisan tipis oli yang sesuai pada
permukaan bearing, lapisan tersebut dapat
menyerap beban berat dan kejutan dari komponen
yang berputar pada saat langkah pembakaran.
Lapisan tipis oli ini mencegah pengikisan dan
mengurangi hilangnya output dikarenakan
gesekan.
Pada bagain ini terdapat lubang oli dan alur oli di
dalam bagian atas setengah bagian bearing.
Lubang dan alur ini akan memasok oli ke bearing
dan main journal dan melumasinya. Terdapat
bibir pengunci untuk menjaga agar bearing tidak
berputar.
Thrust washer berfungsi untuk menyerap gaya
yang diterima crankshaft dari arah axial.
Terdapat alur oli pada permukaan yang
bersentuhan dengan crankshaft. Terdapat pengait
(tab) pada sisi bagian bawah thrust washer untuk
menjaganya agar tidak berputar. Ada beberapa
mesin yang tidak memiliki thrust washer sisi
dasar.
1. Ukuran bantalan (bearing)
Terdapat beberapa ukuran standar untuk
crankshaft bearing. Kode ukuran tertulis pada
bagian belakang bantalan.
Terdapat beberapa ukuran standar untuk
crankshaft bearing. Kode ukuran tertulis pada
bagian belakang bantalan.
Diagnosis Technician - Course 1 – Gasoline Engine – Gasoline Engine 12
Sistem Pelumasan
2. Undersize bearing
Bila crankshaft main journal rusak atau bila celah
oli menjadi lebih besar, maka main journal dapat
dibubut dan undersize bearing yang lebih tebal
dapat digunakan.
Ada beberapa mesin yang tidak dapat menerima
undersize bearing pengganti. Bila kasusnya
demikian, maka crankshaft harus diganti.
Connecting Rod
Connecting rod menerima gaya, yang diterima
oleh piston, dan meneruskannya ke crankshaft.
Karena bagian ini menerima gaya tekan dan gaya
tarik secara terus-menerus, maka conecting rod
harus cukup kuat dan rigid.
Terdapat oil jet yang menempel pada big end dari
connecting rod untuk pelumasan dan pendinginan.
Oli mesin diberikan melalui lubang oli mesin
crankshaft.
Connecting rod terpasang pada bearing cap, oleh
karenanya periksalah tanda depan agar tidak salah
saat merakit kedua komponen tersebut.
1. Ukuran diameter big end
Diameter big end dibuat di pabrik dengan
connecting rod dan bearing cap. Karena ada
ketidaksesuaian pada tahap presisi pabrikasi,
dapat terjadi perbedaan ukuran diameter big end.
Atas dasar itu, ada beberapa ukuran standar
diameter big end . Kode ukuran untuk setiap
diameter ditulis pada bearing cap.
Gunakan kode ini ketika memilih bearing untuk
meningkatkan ketepatan celah oli connecting rod,
mencegah suara yang tidak normal, pengikisan
(seizing), dan untuk menjaga agar bahan bakar
ekonomis.
Ketika kode ukuran meningkat, ukuran diameter
big end meningkat dalam satuan mikron. Angka
ukuran standar dan pengkodean ukuran berbeda
sesuai model mesinnya.
CATATAN:
Sebagian besar model lama tidak mempunyai
kode identifikasi yang berkaitan dengan
peningkatan akurasi pengerjaan yang
menggunakan mesin.
Memilih Bearing
Celah oli crankshaft bearing dan connecting rod
bearing ditentukan oleh model mesin. Setiap
bearing harus dipilih untuk mendapatkan celah oli
yang sesuai dengan ukuran lubang main journal
pada cylinder block dan diameter crankshaft main
journal, atau ukuran lubang connecting rod big
end dan diameter crank pin.
Ketika ukuran lubang atau diameter journal pin
meningkat, ketebalan bearing yang digunakan
juga meningkat.
Celah Oli
Celah oli adalah celah antara bearing dan shaft.
Oli akan menutup bagian dimana komponen
logam tidak mengalami kontak langsung dengan
komponen logam yang lain.
Ketika celah oli melebar, akan terjadi suara tidak
normal dan tekanan oli menurun, sehingga terjadi
pengikisan (seizing).
Diagnosis Technician - Course 1 – Gasoline Engine – Gasoline Engine 14
Sistem Pelumasan
Memilih Bearing
1. Metode pemilihan bearing
Gunakan proses berikut untuk menentukan
bearing yang benar (kode ukuran).
A+B=C
A: Kode ukuran lubang main journal pada
cylinder block (atau kode ukuran lubang
connecting rod big end )
B: Kode ukuran crankshaft main journal (atau
kode ukuran crank pin)
C: Jumlah total
Example:
A: Kode ukuran lubang main journal pada
Cylinder block : 4
B: Kode ukuran Crankshaft main journal : 2
C: A+B=2+2=4
Pilih bearing dengan kode ukuran 4 pada tabel.
Dalam hal ini , penjumlahan semua angka
digunakan sebagai kode ukuran bearing.
Metode pemilihan tergantung model mesin.
Piston
1. Uraian
Letak piston berada di bagian bawah ruang bakar.
Agar piston dapat begerak, harus ada celah antara
piston dan dinding silinder.
Konstruksinya telah dirancang untuk menjaga
celah yang tepat ketika piston memuai sewaktu
temperatur tinggi selama pembakaran.
• Seperti bagian piston boss dipertebal, hal ini
akan mudah terpengaruh oleh penyebaran
panas. Karena itu, piston dibuat lebih oval
pada arah yang tegak lurus dengan piston pin
(B) sehingga diameter yang searah dengan
piston pin (A) dapat memuai untuk membuat
lingkaran selama penyebaran panas.
• Piston head mendapat temperatur tinggi
selama pembakaran, dan tidak langsung
didinginkan oleh pendingin dan udara. Atas
alasan itu, piston head akan mencapai
temperatur yang lebih tinggi dari piston skirt.
Dengan mempertimbangkan adanya
penyebaran panas selama pembakaran, maka
piston head dibuat sedikit lancip bila
dibandingkan dengan diameter piston skirt.
2. Gaya gesek
Ketika tekanan selama kompresi atau
Major thrust force Minor thrust force
pembakaran terjadi pada piston, maka akan ada
(Combustion stroke) (Compression stroke)
sebagian gaya aksi pada piston skirt
yang menyebabkan piston mendorong dinding
silinder. Gaya ini dinamakan gaya gesek ( thrust
force).
Gaya gesek ini dibagi dalam dua tipe: gaya gesek
major dan gaya gesek minor. Yang pertama
terjadi selama langkah pembakaran dan yang
terakhir terjadi selama langkah kompresi.
5. Ukuran Piston
Piston size code and front mark
(3SZ-VE engine)
Ketika piston dan cylinder menjadi aus melebihi
batas yang diijinkan, maka perlu mengganti
cylinder block atau piston, atau untuk melakuan
reboring pada cylinder block atau cylinder liner
Piston size code itu, kemudian menggunakan oversize piston.
Piston dan piston pin biasanya tersedia dalam
piston assembly.
• Ukuran standar, yang mengindikasikan
Front mark diameter piston, telah tertulis.
• Piston harus dipasang menghadap arah yang
benar.
• Arah itu tertulis pada piston head.
• Sisi yang bertanda menunjukkan sisi depan.
• Lokasi tepat dari tulisan itu berbeda sesuai
dengan model mesinnya.
Front mark
2. Tanda ring
Nama pabrik pembuat dan tanda oversize tertulis
pada ring piston .
PERHATIAN:
Perhatikan hal-hal berikut ketika merakit:
• Permukaan dengan tanda harus menghadap ke
Manufacturer atas.
• Jangan mengacak urutan compression ring.
No.1 code mark Bila compression ring No. 1 tidak memiliki
tanda, mungkin ditempatkan pada sisi ring.
Kalau tidak ada tanda-tanda di kedua lokasi
No.2 code mark
lihatlah Pedoman Reparasi untuk memastikan
adanya perbedaan bentuk.
• Untuk mengurangi kebocoran tekanan
Open end of compression sebanyak mungkin, rakitlah piston ring end
ring No.1
gap pada posisi terpisah seperti di ilustrasi.
Open end of expander Open end of oil
ring side rail • Periksa ring end gap ketika menggunakan
(upper) piston ring baru.
Open end of
compression ring No.2
Open end of oil ring side
rail (lower)
Mekanisme valve
Mekanisme valve membuka atau menutup intake
valve dan exhaust valve pada waktu yang tepat
untuk menarik percampuran udara-bahan bakar ke
dalam cylinder dan membuang gas pembakaran
ke luar.
2. Valve
Intake valve terbuka selama langkah hisap (intake
stroke) dan menarik percampuran udara-bahan
bakar.
Exhaust valve terbuka selama langkah buang
(exhaust stroke) untuk membuang gas
pembakaran.
Kedua valve menutup selama langkah kompresi
dan pembakaran (compression dan combustion
stroke) untuk menjaga kepadatan udara ruang
pembakaran (combustion chamber airtight.
Karena katup menerima temperatur dan tekanan
tinggi, katup terbuat dari logam khusus.
Umumnya, untuk meningkatkan jumlah udara
masuk, diameter katup dari intake valve dibuat
lebih besar dibanding exhaust valve.
Untuk menjaga kerapatan udara antara katup dan
valve sheet, sudut valve face biasanya diatur pada
44.5° atau 45.5° °.
Valve didorong ke arah menutup oleh pegas dan
pengoperasian cams menyebabkan katup bergerak
naik turun di sepanjang valve guide bushing yang
terdapat pada bagian dalam cylinder head.
3. Pegas Katup
Pegas katup adalah pegas koil yang memberikan
tegangan pada arah menutup katup.
Kebanyakan mesin mempunyai satu pegas per
katup, namun beberapa mesin menggunakan dua
pegas untuk setiap katup.
Valve Timing
Valve timing adalah waktu buka dan tutup intake
valve dan exhaust valve yang dinyatakan dalam
sudut crankshaft, dan disebut "diagram timing
katup" ("valve timing diagram").
Setiap katup terbuka dan tertutup bergantian pada
TDC (Top Dead Center) dan BDC (Bottom Dead
Center). Namun, intake valve terbuka sebelum
TDC dan menutup setelah BDC dan exhaust
valve terbuka sebelum BDC dan menutup setelah
TDC.
Karena itu valve timing dimaksudkan untuk
meningkatkan efisiensi pemasukan (intake) dan
pembuangan (exhaust) dengan memanfaatkan
momen enersia dengan cara mengatur saat,
membuka dan menutup katup lebih awal dan
akhir sesuai dengan posisi piston.
Baru-baru ini dalam beberapa mesin, valve
timing-nya dapat dirubah seperti pada DVVT
(Dynamic Variable Valve Timing).
CATATAN:
Actual valve timing berbeda tergantung pada tipe
dan model mesin .
Valve overlap
Pada akhir langkah buang (exhaust stroke) sampai
awal intake stroke, intake valve dan exhaust valve
mempunyai saat ketika keduanya terbuka
bersamaan. Peristiwa ini disebut valve overlap.
Umumnya, valve overlap yang lebih besar
memberikan performa kecepatan tinggi lebih baik,
namun menyebabkan putaran idling yang tidak
stabil.
PERHATIAN:
Valve timing yang optimal ditentukan untuk
setiap model mesin.
Jika valve timing tidak benar, idling mesin tidak
akan stabil atau output mesin turun.
Jika timing belt rusak atau putus, gerakan
rotasional camshaft berhenti, dan piston dapat
mengganggu katup (valve). Kemudian piston,
valve dan valve lifter dll., dapat menjadi rusak.
Dengan dasar itu, mesin dengan timing belt,
timing belt perlu diganti setiap 100,000 km atau
150,000 km.
Namun, pada beberapa mesin, bahkan jika timing
belt putus, permukaan atas piston telah dibuat
kontruksi potongan katup untuk mencegah piston
menumbuk katup. Timing belt mesin semacam ini
hanya diganti ketika rusak saja, dan penggantian
timing belt-nya tidak termasuk sebagai item
perawatan berkala.
PETUNJUK:
Timing chain adalah "bebas perawatan" yang
berarti tidak membutuhkan pergantian secara
berkala.
Celah Valve
Karena setiap bagian mesin (cylinder head,
cylinder block dan valve, dll.) dapat terkena
ekspansi panas, maka harus ada celah antara cam
dan valve lifter (shim) sehingga katup masih
dapat beroperasi dengan halus bahkan ketika
terpengaruh oleh ekspansi panas. Celah ini
disebut celah katup (valve clearance).
PEWTUNJUK SERVICE:
• Celah katup yang berlebihan dapat
menyebabkan suara mesin abnormal dan
valve mistiming.
• Celah katup yang tidak benar dapat
menyebabkan piston bertabrakan dengan alve.
PETUNJUK:
Ada dua tipe celah katup, bergantung pada
konstruksi dan bahan mesin. Satu tipe meningkat
ketika mesin panas sementara tipe yang lain
menurun ketika mesin memanas.
Oil pan
The oil cooler, outlined with a dotted line, basically is not used on the 3SZ-VE engine.
Here is listed to understand the position of the oil cooler in the flow.
Saringan Oli
Semua pelumas yang dialirkan oleh pompa oli
melewati saringan oli, dimana partikel logam dari
keausan dan endapan karbon akan disaring .
Oli akan mendorong dan membuka check valve
kemudian masuk ke daerah lingkar luar dari
saringan, dimana oli disaring dan dikeluarkan dari
pusat saringan.
Check valve pada saringan oli dirancang untuk
mencegah kotoran, yang terkumpul pada bagian
lingkar luar saringan, yang mungkin mengalir
balik ke mesin pada saat mesin berhenti.
Apabila saringan tersumbat, perbedaan tekanan
akan terjadi pada lingkar luar dan dalam dimana
semakin lama semakin besar.. Ketika beda
tekanan mencapai nilai yang telah ditentukan,
relief valve terbuka sehingga oli tidak bisa
melewati saringan dan diteruskan ke bagian
pelumasan.
Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya
pelumasan yang tidak mencukupi ketika saringan
tersumbat. Sehingga, saringan oli harus diganti
secara berkala karena dialiri oli kotor.
PETUNJUK:
Tekanan oli normal adalah antara 0.5 dan 5
kgf/cm2 . Apabila tekanan oli mencapai di bawah
0.2 kgf/ cm2 , lampu peringatan akan menyala.
Bila lampu ini menyala, ini berarti telah terjadi
ketidak normalan dalam sistem pelumasan.
Lebih jauh lagi, tidak menyalanya lampu tidak
menjamin bahwa mesin memiliki tekanan oli
yang tepat pada mesin yang bekerja di kecepatan
tinggi. Karena hal ini, beberapa mesin
menggunakan ukuran tekanan oli untuk
menampilkan tekanan oli.
REFERENSI:
Lampu peringatan tekanan oli menyala ketika
jumlah oli sangat kurang.
Pendingin Oli
Mestinya suhu mesin tidak mencapai lebih dari
100°C. Bila suhu mencapai lebih dari 125°C, oli
pelumas mesin akan memburuk dengan
cepat. Untuk menghindari hal ini, beberapa
mesin dilengkapi dengan pendingin oli (oil
coooler).
Normalnya, semua oli mengalir ke dalam
pendingin oli, lalu mengalir ke bagian-bagian
mesin setelah didinginkan.
Pada suhu yang lebih rendah, oli memiliki
kekentalan yang lebih tinggi dan cenderung
memiliki tekanan oli yang lebih tinggi. Ketika
beda tekanan pada bagian inlet dan outlet
pendingin oli naik melewati nilai yang ditetapkan,
Diagnosis Technician - Course 1 – Gasoline Engine – Gasoline Engine 29
Sistem Pelumasan
relief valve terbuka dan oli dari pompa oli
melewati pendingin oli dan mengalir terus ke
bagian-bagian mesin, dan mencegah dari
kerusakan.
Thermostat
Ada dua tipe thermostat, satu yang memiliki
katup bypass, dan satunya lagi tanpa katup bypass.
Silinder pada thermostat digerakkan oleh
penyebaran panas dari wax didalam silinder. Ini
menyebabkan katup utama terbuka, mengatur
jumlah pendingin yang mengalir ke radiator,
sehingga suhu terjaga.
Katup bypass beroperasi dengan katup utama
(Katup utama terbuka, katup bypass tertutup.)
Setelah pendingin didinginkan, udara dari mesin
tidak dapat dikeluarkan dengan mudah dan
pendingin tidak dapat masuk sebab thermostat
menutup sewaktu pengisian kembali . Karenanya
udara dibebaskan dari jiggle valve,
menyederhanakan proses pengisian kembali air
pendingin.
Ketika mesin bekerja, jiggle valve tertutup akibat
tekanan air dari pompa air.
PETUNJUK:
• Biasanya, pompa air tidak bisa diperbaiki
dengan membongkarnya dan membutuhkan
penggantian secara keseluruhan. Tetapi ada
beberapa model, dimana pompa dapat
dibongkar dan diperbaiki.
• Ada pompa yang digerakkan oleh V-ribbed
yang sisinya bergerigi, atau pompa air yang
digerakkan oleh bagian belakang belt.
PETUNJUK SERVIS:
Bila tekanan kompresi rendah, tuang sedikit oli
mesin ke lubang busi. Ukur tekanan kompresi lagi.
• Bila tekanan kompresi meningkat: piston ring
atau cylinder bore mungkin aus atau rusak.
• Bila tekanan kompresi tetap rendah: Katup
mungkin macet, valve seat (dudukan katup)
mungkin tidak tepat, atau ada kebocoran pada
gasket.
Pertanyaan- 1
Pernyataan berikut berkaitan dengan part-part
mesin bensin.
Dari kelompok kata berikut, pilih kata yang sesuai
dengan setiap pernyataan berikut..
a. Connecting rod 1. a b c d e f g
b. Valve mechanism 2. a b c d e f g
c. Bearing 3. a b c d e f g
d. Cylinder head 4. a b c d e f g
e. Piston ring
f. Crankshaft
g. Cylinder block
Pertayaan- 2
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan
dengan tiga elemen penting dari mesin bensin.
Tentukan apakah tiap-tiap pernyataan Benar atau
Salah.
1 Tiga elemen penting dari mesin bensin adalah "campuran udara- Benar Salah
bahan bakar yang baik", "kompresi yang baik" dan "sistem pra
pemanasan yang baik".
2 Rasio kompresi dapat dihitung dengan rumus: (Volume ruang Benar Salah
pembakaran + Volume silinder) / Volume ruang pembakaran.
3 Bila rasio udara-bahan bakar adalah 14,7, ini berarti volume udara- Benar Salah
bahan bakar adalah 14,1 berbanding 1 volume bahan bakar bensin.
Pertanyaan- 3
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan
dengan baut plastik regional. Tentukan apakah
tiap-tiap pernyataan dibawah ini Benar atau Salah.
1 Tekanan baut stabil didapatkan melalui metode pengencangan baut Benar Salah
plastik regional.
Pertanyaan- 4
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan
dengan piston. Tentukan apakah tiap-tiap
pernyataan dibawah ini Benar atau Salah.
1 Piston berbentuk oval, dengan diameter axis-axis major dan Benar Salah
minornya berbeda, untuk mengakomodasi pemanasan akibat
temperatur tinggi.
2 Diameter kepala piston dibentuk lebih kecil dari batangnya dengan Benar Salah
pertimbangan pemanasan akibat temperatur tinggi..
3 Piston slap adalah suara yang timbul pada celah antara connecting Banar Salah
rod dan crankshaft..
4 Apabila piston mengalami kerusakan, ganti pistonnya atau bor lagi Benar Salah
blok silinder atau cylinder liner dan gunakan piston berukuran lebih
besar.
Pertanyaan - 5
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan
dengan Ring piston. Tentukan apakah tiap-tiap
pernyataan dibawah ini Benar atau Salah.
1 Ring piston umumnya terdiri dari tiga ring kompresi (compression Benar Salah
ring)..
2 Oli ekstra pada silinder dihilangkan dan film oli minimum Benar Salah
dibentuk.
3 Ring kompresi menjaga agar ruang pengapian kedap udara dan Benar Salah
melepaskan panas piston ke silinder.
4 Apabila getaran pada ring keras, akan terjadi engine seizure.. Benar Salah
Pertanyaan - 6
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan
dengan mekanisme katup. Tentukan apakah tiap-
tiap pernyataan dibawah ini Benar atau Salah.
1 Kecepatan rotasi dari intake atau exhaust camshaft sama dengan Benar Salah
kecepatan rotasi crankshaft..
2 Katup intake membuka sebelum TDC (Top Dead Center) dan Benar Salah
menutup setelah BDC (Bottom Dead Center), sedangkan katup
exhaust membuka sebelum BDC dan menutup setelah TDC.
3 Valve overlap adalah periode dimana katup-katup intake dan Benar Salah
exhaust membuka secara simultan.
4 Apabila terjadi kerusakan pada celah katup, gantikan poros (cam) Benar Salah
untuk menjaga agar celah normal.
Pertanyaan - 7
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan
dengan sistem lubrikasi. Tentukan apakah tiap-
tiap pernyataan dibawah ini Benar atau Salah.
1 Bila katup keluaran (relief valve) pompa oli menempel ke bukaan, Benar Salah
akan terjadi seizure pada bagian lubrikasi portion.
2 Relief valve filter oli di lepaskan agar oli bersikulasi walaupun Benar Salah
bagian filter dari filter oli tersumbat.
Jadi, filter oli tidak perlu diganti.
3 Lampu peringatan tekanan oli akan menyala apabila tekanan oli Benar Salah
tinggi atau rendah secara tidak normal..
4 apabila tidak terjadi kebocoran oli mesin, volume oli tidak pernah Benar Salah
berkurang..
Pertanyaan - 8
Gambar berikut menunjukkan aliran oli. Dari
kelompok kata berikut, pilih kelompok kata yang
merujuk ke nomor pada gambar.
a. Cylinder head 1. a b c d
b. Oil filter 2. a b c d
c. Piston 3. a b c d
d. Oil strainer 4. a b c d
Pertanyaan - 9
Pernyataan-pernyataan berikut berhubungan
dengan sistem pendinginan. Tentukan apakah
tiap-tiap pernyataan dibawah ini Benar atau Salah.
1 Radiator dengan kipas pendingin bertenaga motor didinginkan oleh Benar Salah
kipas pendingin sepanjang waktu.
2 Apabila ada petunjuk bahwa pendingin bocor dari lubang saluran, Benar Salah
kemungkinan penyebabnya adalah kerusakan pada penutup atau
bantalan mekanis.
3 Sewaktu memperbaiki pompa air, ganti rakitannya kecuali untuk Benar Benar
beberapa model.
4 Penyebaran panas pegas (spring) pada thermostat membuka dan Benar Salah
menutup thermostat..