MACAM DIET DAN
INDIKASI PEMBERIAN
DIET RENDAH GARAM I
(200-400 mg Na)
Diet rendah garam I diberikan kepada pasien
dengan edema, asites dan/atau hipertensi berat.
Pada pengolahan makanannya tidak
ditambahkan garam dapur.
D III GIZI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
SEMARANG
DIET RENDAH GARAM II
(600-800 mg Na)
Diet rendah garam II diberikan kepada pasien
HIPERTENSI
adalah suatu
dengan edema, asites dan/atau hipertensi tidak
terlalu berat. Pengolahan makanan boleh DIET RENDAH
menggunakan 1/2 sdt garam dapur (2 gr).
keadaan GARAM
dimana DIET RENDAH GARAM III (HIPERTENSI)
tekanan darah (1000-1200 mg Na)
seseorang Diet rendah garam III diberikan kepada pasien
dengan edema, asites dan/atau hipertensi ringan.
diatas 120/80 Pengolahan makanan boleh menggunakan 1 sdt
garam dapur (4 gr).
mmHg.
Cara Mengatur Diet
Diet Hipertensi diberikan • Rasa tawar dapat diperbaiki dengan menambah
gula merah, gula pasir, bawang merah, bawang
kepada pasien dengan putih, jahe, kencur, salam dan bumbu lain yang
tidak mengandung atau sedikit garam Na.
tekanan darah di atas • Makanan lebih enak ditumis, digoreng,
normal dipanggang, walaupun tanpa garam
• Bubuhkan garam saat di atas meja makan,
gunakan garam beryodium (30 – 80 ppm), tidak
Tujuan diet: lebih dari ½ sendok teh/ hari
• Dapat menggunakan garam yang mengandung
• Membantu menurunkan rendah natrium
tekanan darah
• Membantu menghilangkan
Pengaturan Makanan
BAHAN MAKANAN DIANJURKAN
penimbunan cairan dalam tubuh
• Makanan yang segar: sumber hidrat
atau edema atau bengkak *) arang, protein nabati dan hewani, sayuran
dan buah-buahan yang banyak
mengandung serat. • Makanan yang diolah
*) Penyebab timbunan air dalam tubuh: kegagalan tanpa atau sedikit menggunakan garam
tubuh untuk mengatur keseimbangan cairan, akibatnya
natrium, vetsin, kaldu bubuk. • Susu segar
tubuh tidak mampu mengeluarkan garam natrium
yang berlebihan dalam jaringan. Natrium ini akan 200 ml/ hari
mengikat air sehingga menimbulkan penimbunan
cairan dalam tubuh. BAHAN MAKANAN YANG DIHINDARI
Syarat diet:
• Otak, ginjal, paru, jantung, daging kambing •
Makanan yang diolah menggunakan garam
• Makanan beraneka ragam mengikuti natrium - Crackers, pastries, dan kue lain- lain -
Krupuk, kripik dan makanan kering yang asin •
pola gizi seimbang
Makanan dan minuman dalam kaleng: sarden,
• Jenis dan komposisi makanan sosis, kornet, sayuran dan buah-buahan dalam
disesuaikan dengan kondisi penderita kaleng • Makanan yang diawetkan: dendeng,
abon, ikan asin, ikan pindang, udang kering,
• Jumlah garam disesuaikan dengan
telur asin, telur pindang, selai kacang, acar,
berat ringannya penyakit dan obat manisan buah • Mentega dan keju
yang diberikan