Identifikasi dan Pengendalian Risiko Kesehatan
Identifikasi dan Pengendalian Risiko Kesehatan
UNIT
RESIKO DAMPAK P D S SKOR KRITERIA KETERANGAN PENGENDALIAN RESIKO
KERJA
PPI 1 Resiko Infeksi LOS meningkat Risiko sangat tinggi, - Penyusunan kebijakan dan
pasca operasi Morbiditas dilakukan RCA paling SPO pencegahan dan
bersih Mortalitas lama 45 hari, pengedalian IDO
Sangat
Resistensi Anti 4 4 2 36 membutuhkan - Monitoring kejadian IDO
Tinggi
mikroba tindakan segera, - Pendidikan dan
perhatian sampai ke peningkatan pemahaman
Direktur RS staf tentang PPI IDO
2 Resiko tidak - Tidak Risiko sangat tinggi, - Penyusunan kebijakan dan
terlaksananya terlaksananya dilakukan RCA paling SPO kesehatan karyawan
kesehatan deteksi dini lama 45 hari, - Melakukan monitoring
karyawan penyakit akibat membutuhkan pelaksanaan kebijakan
kerja Sangat tindakan segera, dan SPO
- Tidak 4 4 2 36 perhatian sampai ke
Tinggi
terlindungi Direktur RS
karyawan
dengan
imunisasi
5
Risiko tinggi, - SOP Pencegahanan dan
4 Resiko infeksi - LOS meningkat dilakukan RCA paling pengendalian infeksi IV
pada - Morbiditas lama 45 hari, kaji dng kateter
pemasangan IV meningkat Tinggi detail & perlu - Penerapan bundle IV
kateter vena - COST 4 3 2 24 tindakan segera, serta kateter
perifer meningkat membutuhkan - Peningkatan pemahaman
tindakan top dan pengetahuan petugas
manajemen tentang plebitis
5 Resiko - LOS meningkat Risiko tinggi, - SOP pencegahan
dekubitus pada - Morbiditas dilakukan RCA paling dekubitus
pasien tirah meningkat lama 45 hari, kaji dng - Sosialisasi penanganan
baring lama - COST detail & perlu dan pencegahan dekubitus
4 3 2 24 Tinggi
meningkat tindakan segera, serta - Audit dan pelaporan untuk
- Mortalitas membutuhkan kasus dekubitus
tindakan top
manajemen
6 Ketidak - Mortalitas - Pendidikan dan pelatihan
patuhan meningkat Risiko tinggi, staff tentang panduan,dan
petugas - Morbiditas dilakukan RCA paling sop penyuntikan yang
terhadap pasien lama 45 hari, kaji dng aman
Penerapan meningkat detail & perlu - Pemenuhan sarana untuk
penyuntikan - Interaksi Obat tindakan segera, serta mendukung penyuntikan
yang aman dalam spuit membutuhkan yang aman
4 3 2 24 Tinggi
- Keamanan obat tindakan top - pengusulan safety box
(multidose) manajemen yang sesuai
- Reaksi alergi
4 3 2 24
8
13 Resiko pasien dan Resiko rendah - Brosur,leaflet cuci tangan
pembesuk masyarakat RS dilakukan investigasi di pintu masuk
tidak (transmisi sederhana selesai - Sosialisasi pada
melakukan infeksi) dengan prosedur pengunjung RS pada saat
cuci tangan rutin di IGD tentang tatatertib
sebelum pengunjung rumah sakit
menyentuh sesuai peraturan direktur
4 3 2 24 Rendah
pasien RS
- Pelaksanaan SOP
pengunjung RS
- Penyediaan sapras
disinfektan di setiap unit
dengan jumlah yang
memadai
14 Resiko - Memperberat Resiko rendah - Pelaksanaan peraturan
pembesuk penyakit dilakukan investigasi direktur RS tentang
melepas alas pasien sederhana selesai tatatertib rumah sakit
kaki saat - Transmisi Rendah dengan prosedur - Sosialisasi terhadap
4 3 2 24
memasuki kuman rutin pengunjung tetang kontak
ruang dilantai ke transmisi kuman di lantai
perawatan pembesuk
9
ASSESMENT RESIKO KLINIS DAN NON KLINIS
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI RUMAH SAKIT
13
PLANING OF ACTION MANAGEMEN RESIKO
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI
3 - Peningkatan pemahaman - Pemahaman petugas - Pengusulan - Sesuai dengan rencana Komite PPI,
petugas di rumah sakit (medis, paramedis dan sosialisasi kembali - Rapat rutin ruangan, Pokja SKP
tentang pentingnya HH petugas RS) tentang tentang HH komite, surveilans
- Penyegaran SOP tentang HH pentingnya HH - Audit kepatuhan cuci lapangan
- Meningkatan pengetahuan - Peningkatan tangan
petugas tentang HH pemahaman petugas
tentang langkah langkah
dalam SOP HH
4 - Peningkatan dan - Pengetahuan dan - Sosialisasi Rapat rutin ruangan Komite PPIRS
pengetahuan petugas pemahaman petugas pencegahan dan Rapat koordinasi dengan IPCN
tentang pencegahan dan meningkat tentang pengendalian plebitis unit terkait Ka. Rawat
14
pengendalian plebitis di pencegahan dan - Surveilance plebitis Inap
ruangan pengendalian plebitis
- Audit dan pelaporan - Audit dan pelaporan
kejadian plebitis di ruangan kejadian plebitis di
ruangan
5 - Peningkatan dan - Pengetahuan dan - Sosialisasi Rapat rutin ruangan Komite PPIRS
pengetahuan petugas pemahaman petugas pencegahan dan Rapat koordinasi dengan IPCN
tentang pencegahan dan meningkat tentang pengendalian unit terkait Ka. Rawat
pengendalian dekubitus di pencegahan dan dikubitus Inap
ruangan pengendalian dikubitus - Surveilance dikubitus
- Audit dan pelaporan - Audit dan pelaporan
kejadian dekubitus di kejadian dekubitus di
ruangan ruangan
6 - Peningkatan pemahaman - Pengetahuan petugas - Sosialisasi tentang Rapat rutin ruangan Komite PPI
petugas tentang tentang safety injeksi safety injeksi Surveilance HAIs dan TIM PPI
penyuntikan yang aman meningkat. - Sosialisasi Keperawatan
- Penyegaran petugas tentang (1 obat,1 kali pemberian, penyuntikan dengan
SOP penyuntikan yang 1pasien) TRI WAY
aman - Penyuntikan di ruangan
mengunakan TRI Way
7 - Penyegaran SOP APD - Peningkatan - Sosialisasi kembali -Rapat rutin ruangan Komite PPI
- Peningkatan pengetahuan pengetahuan petugas SOP,Kebijakan, - Rapat koordinasi dengan dan TIM PPI,
petugas tentang tentang penggunaan Panduan pengunaan unit terkait Keperawatan,
kewaspadaa isolasi APD dan konsep APD Surveilance HAIs
kewaspadan isolasi - Audit kepatuhan APD
8 - Pelatihan pengelolaan Peningkatan - Inhouse Training - Rapat rutin ruangan Komite PPI
pasien infeksius pengetahuan petugas Pengelolaan pasien - Rapat koordinasi dengan Dan Kasie
- Reedukasi SPO memasuki ruang isolasi infeksius unit terkait Diklat
ruang isolasi - reedukasi SPO Ruang - usulan diklat
- Penyegaran tentang Isolasi
dekontaminasi ruangan
- melengkapi ruang isolasi
17