PERANCANGAN TERMINAL BUS TIPE B
Di Makale, Kabupaten Tana Toraja , Sulawesi Selatan
Resty Yolis Paembonan 61150142
KERANGKA BERPIKIR
LATAR BELAKANG FENOMENA TERMINAL BUS ARSITEKTUR MODERN
ISU PERMASALAHAN LOKASI PERANCANGAN
1
LATAR BELAKANG
Dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke Tana Toraja, pada akhir
tahun 2018 ia mengatakan bahwa Toraja merupakan salah satu destinasi wisata
yang sangat kaya akan budaya dan pariwisatanya sehingga patut untuk
Ir. H. Joko Widodo dikunjungi.
Tiap tahun wisatawan Tana Toraja semakin meningkat. Ditinjau dari data kunjungan
Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja.
Kota Pariwisata
2
LATAR BELAKANG
Moda transportasi umum yang mendukung perjalanan ke Tana Toraja
hingga saat ini satu – satunya ialah moda transportasi darat yakni Bus.
Dikarenakan transportasi udara belum tersedia.
Transportasi
Penunjang
Bus penumpang yang sering beroprasi dan yang mengalami peningkatan
penumpang adalah bus yang beroprasi antar kota dalam provinsi Sulawesi
selatan.
Wisatawan
Tana Toraja
3
I S U
POLUSI CROSS SIRKULASI PENYEBAB
KEMACETAN
PO Bus yang berada di Sering terjadi cross Pengendara yang melintas
pinggir jalan membuat sirkulasi disaat bus di daerah PO Bus yang
kegiatan komersil penumpang yang baru berada di pusat kota
sekitarnya terganggu datang dengan bus yang merasa terganggu karena
dengan polusi dari Bus. berangkat. membuat kemacetan.
70% 30%
60%
4
FENOMENA
Pariwisata Tana Toraja semakin terkenal dan berkembang
PO Bus semakin menambah unit Bus mereka dikarenakan
jumlah penumpang yang semakin meningkat
PO Bus yang berada di ruko – ruko sewahan yang hanya
memiliki luas bangunan +12 m2 membuat fasilitaspun terbatas
PO Bus yang berada di pusat kota membuat para unit bus
harus parkir di pinggir jalan depan ruko mereka dan sering
menyebabkan kemacetan.
5
DATA JUMLAH ANGKUTAN UMUM ANTAR KOTA DALAM PROVINSI
(AKDP) KABUPATEN TANA TORAJA TAHUN 2018
NO NAMA BUS TUJUAN HARI JENIS/TIPE BUS JUMLAH JUMLAH KATEGORI TARIF KET.
ANGKUTAN KEBERANGKATAN ANGKUTAN SEAT SEAT
1 Metro Permai Makassar Setiap Hari Air Bus 2 unit 31 1-9 250.000
10-31 200.000
Scania 2 unit 28 1-12 250.000
13-28 200.000
Bisnin Class 2 unit 24 1-24 250.000
High Class 10 unit 32 1-32 150.000
2 Litha & CO Makassar Setiap Hari AC 5 unit 32 1-32 150.000
AC Master 4 unit 34 1-34 150.000
Tronton 2 unit 36 1-36 170.000
Non AC 4 unit 35 1-35 120.000
3 Bintang Timur Makassar Setiap Hari Marcedes Bens 2 unit 28 1-28 120.000
DATA KUNJUNGAN WISATAWAN JUMLAH PENUMPANG BUS AKDP 4 Borlindo Makassar Setiap Hari Scania K400 4 unit 200.000
Marcedes Bens 2 unit 250.000
1626
Double Deck 2 unit Deck 1-2 400.000 Sleeper
K410
3-12 250.000
Deck 13-48 200.000
5 Bintang Prima Makassar Setiap Hari Suspensi 3 unit 1-32 150.000
Sleeper 3 unit 1-16 190.000
17-24 210.000 Sleeper
6 Primadona Makassar Setiap Hari Scania 1B 2 unit 26 1-2 390.000 LA Primer S
LA Primer S 2 unit 3-8 270.000 LA Primer
P
9-26 210.000 Excecutif
class
Scania OC 2 unit 26 1-6 320.000 Excecutif
Sliper
7-26 220.000
High Class 1836 2 unit 30 1-30 200.000
Bisnis Class 2 unit 28 1-28 190.000
1626
Premium 2 unit 30 1-30 170.000
Ekonomi 1536
Double Deck 2 unit 28 Deck 1-6 350.000
Deck 7-28 260.000
7 Manggala Trans Makassae Setiap Hari Super High 2 unit 23 1-23 210.000
Deck
Scania Royal 2 unit 26 1-6 210.000
K360
7-26 190.000
High Class OH 2 unit 28 1-28 160.000
1830
Air Suspension 2 unit 32 1-32 140.000
Scania K410 IB 2 unit 28 1-28 140.000
Scania K410 IB 2 unit 28 1-6 260.000
7-28 210.000
8 Toraja Ria Makassar Setiap Hari Colt Diesel 2 unit 29 1-29 120.000
9 Disco Indah Pare-pare Setiap Hari Colt Diesel 2 unit 25 1-25 100.000
10 Izky Pare -Pare Setiap Hari Mitsubisi 1 unit 9 1-9 100.000
11 Berdikari Pinrang Setiap Hari Toyota LV 1 unit 14 1-14 60.000
12 Imanuel Mangkutan Setiap Hari Mitzubishi 2 unit 25 1-25 90.000
a
Ada 40 Bus yang beroperasi setiap harinya pada pukul pagi 09.00 WITA
13 3585 Mangkutan Setiap Hari Colt Diesel 2 unit 26 1-26 90.000
a
dan malam 21.00 WITA
14 Dua Lima Soroako Setiap Hari Colt Diesel 2 unit 26 1-26 100.000
15 Saudara Soroako Setiap Hari Colt Diesel 2 unit 26 1-26 100.000
16 Damar Indah Soroako Setiap Hari Colt Diesel 2 unit 26 1-26 100.000
6
TITIK / TRAYEK TUJUAN BUS AKDP
PROV. SULAWESI SELATAN
TITIK TEMPAT PENUMPANG NAIK DAN
TERJADINYA KEMACETAN KOTA MAKALE
7
PERMASALAHAN
Pembengkakan penumpang bus baik Pengendara jalan raya lainnya merasa
wisatawan maupun pemudik terganggu akibat bus yang parkir di
pinggir jalan yang kecil di pusat kota.
Kurangnya Fasilitas Penunjang untuk
Terminal Bayangan
aktivitas pelayanan di perwakilan Bus Menaikkan dan bongkar muatan
penumpang dipinggir jalan raya.
8
DATA PRIMER
Hasil Kuesioner Online
Apakah anda merasa nyaman Apakah anda merasa nyaman jika Bagi pengendara jalan raya Apakah fasilitas di perwakilan Apakah terminal bus di
dengan naik bus di ruko / perwakilan bongkar muatan barang anda sekitar perwakilan bus , apakah bus di ruko – ruko memadai makale perlu dibangun
bus pinggir jalan raya dipinggir jalan raya anda merasa terganggu jika bus
parkir di pinggir jalan raya
13% 18% 12% 5%2% 5%2%
25% 5%2%
20% 20%
20%
62% 73% 73% 73%
70%
ya tidak mungkin lainnya
9
RUMUSAN MASALAH
Bagaimana merancang Terminal Bus penumpang tipe B
sebagai fasilitas transportasi bus yang bertujuan untuk
mendukung pembangunan Tana Toraja dan menjadi icon
baru untuk pariwisata Tana Toraja ?
10
TENTANG BUS
Menurut Joko Puspitomurti, Ketua BMC, bus
diperkirakan masuk Indonesia sekitar pertengahan 1930-an.
Mini Bus
Ukuran : 501,5cm x 305cm x 169,5cm
Transportasi Darat (BUS)
Transportasi adalah kegiatan
Medium Bus
memindahkan atau mengangkut
Ukuran : 779cm x 260cm x 225cm
sesuatu dari satu tempat ketempat lain.
Morlok (1978)
Big Bus
Ukuran : 1211,4cm x 246cm x 287,7cm
11
TIPE TERMINAL
TERMINAL BUS
TIPE A TIPE B TIPE C
Terminal merupakan penunjang untuk kelancaran
Angkutan antar kota
mobilitas orang maupun arus barang dan untuk Angkutan antar kota Angkutan umum untuk
dalam provinsi (AKDP)
terlaksananya keterpaduan intra dan antar moda antar provinsi (AKAP) angkutan pedesaan
secara lancar dan tertib
FASILITAS
Bus merupakan moda transportasi darat yang
digunakan untuk mengangkut penumpang dan
barang ke suatu tujuan tertentu.
UU RI No 14 tahun 1992 pasal 9 dan 10
RUANG TUNGGU KEGIATAN PARKIRAN
PENDUKUNG
12
RENCANA PEMERINTAH & PERATURAN DAERAH
Pembangunan transportasi darat sangat didukung oleh UUD 1945. Terutama
di Kabupaten Tana Toraja yang sedang dalam tahap perkembangan pembangunan dan
pariwisatanya.
RTRW Kabupaten Tana Toraja 2011 - 2031
16
LOKASI PERANCANGAN
TANA
INDONESIA TORAJA
13
LOKASI PERANCANGAN
KABUPATEN SULAWESI SELATAN
Batas Sebelah Utara : Kabupaten Toraja Utara
U
Batas Sebelah Timur : Kabupaten Luwu
Batas Sebelaj Barat : Kabupaten Mamasa
TANA Batas Sebela Selatan : Kabupaten Enrekang
TORAJA
KOTA
MAKALE
14
DASAR PEMILIHAN SITE
TITIK LOKASI VEGETASI
Titik lokasi yang berjarak Lahan kosong dengan
sekitar 4km dari pusat kota pepohonan disekitarnya
- Mudah dijangkau
berjarak sekitar 5km dari pusat
- Moda interchange
kota dan berada di pinggir jalan
PENCAPAIAN & AKSES KENYAMANAN
18
RENCANA PEMERINTAH & PERATURAN DAERAH
Peraturan Standar Pembangunan Bangunan
Sumber : Data PERDA [Link] Toraja
17
KEADAAN KAWASAN SITE
U KABUPATEN SULAWESI SELATAN
Batas Sebelah Utara : Pemukiman warga
Batas Sebelah Timur : Pemukiman dan Persawahan
Batas Sebelaj Barat : Kegiatan Komersial
Batas Sebela Selatan : Kegiatan Dinas Pemerintahan
15
POTENSI SITE (VEGETASI)
Pohon Beringin
Tanaman Jalar
Pohon Kelapa
Pohon Beringin
19
KEADAAN KAWASAN (ANGIN)
RATA -RATA
1200
1000
800
600
400
200
Udara Angin Matahari
20
KEADAAN KAWASAN (HUJAN)
Chart Title
400
350
300
250
200
150
100
50
0
Hari Hujan Curah Hujan
21
KEADAAN KAWASAN (EKSISTING)
22
ARSITEKTUR MODERN
ARSITEKTUR MODERN
Dalam bukunya yang berjudul ‘Contrasts’ terbit
arsitektur modern lebih dekat dengan tahun 1836 menjelaskan bahwa pada jaman
pertengahan (mediaeval) Gereja di Kota Khatolik
gaya tradisional sebelum Revolusi mulai digantikan oleh pabrik, penjara dan
pergantian fungsi lainnya. Penjelasan ini
Industri.
membuktikan bahwa pada zaman itu muncul
bangunan-bangunan dengan fungsi baru yang
tidak pernah ada sebelumnya.
Agustus Welby Northmore Pugin (1812-52)
16
23
CIRI – CIRI ARSITEKTUR MODERN
SERAGAM IDEALIS FUNGSIONAL LESS IS MORE
ORNAMEN NIHILISM
SINGULAR
DITOLAK
24
BENTUK & RUANG
ARSITEKTUR MODERN
BENTUK RUANG
Fungsi masih menjadi inspirasi utama, dan Muncul Ruang tidak terbatas meluas kesegala arah,
pemikiran baru tentang struktur yang tergantung estetika yang merupakan manipulasi dari ruang
pada tempat dimana bangunan itu dibangun. yang tidak terbatas dan terukur.
25
STUDI PRESEDEN
Terminal de ônibus Dra. Evangelina
de Carvalho Passig / 23 SUL Terminal Jombor Yogyakarta ,
Arquitetura Indonesia
Helix Cruise Terminal / Batlle i Roig Dubuque Intermodal Transportation
Arquitectura Center / Neumann Monson Architects
26
DARI SEGI APA ?
Struktur dan konsep Keberadaan Taman Kecil
Atap , Plafond
Pembagian Ruang Konsep ruang kaca
yang kompleks dan teratur dan kerangka baja
27
PEMBAGIAN ZONA
ZONA ALAM ZONA PUSAT PELAYANAN
ZONA INTI ZONAPENDUKUNG
29
KESIMPULAN
WADAH / FASILITAS POLUSI KENYAMANAN PENGEMBANGAN
TRANSPORTASI BUS MASYARAKAT PEMBANGUNAN &
PARIWISATA
30
REFERENSI
2006. [Link]. Agustus 7. Accessed Maret 20, 2018. [Link]
onibus-dra-evangelina-de-carvalho-passig-23-sul-arquitetura.
Ayuddias. 2016. "JUKNIS Lalu Lintas Angkutan Jalan." 28.
Banham, Reyner. 1981. Buffalo Architecture: A Guide. Guidebook Corporation.
Chiara, Joseph De, and John Callender. 1987. Time - Saver Standards for Building Types 2nd Edition. Singapore:
McGraw - Hill Book Co-Singapore.
Leuthauser, Gabriele, and Peter Gossel. 2017. Architecture in the Twentieth Century. Germany: Taschen GmbH.
31
REFERENSI
Rante, Yultin. 2017. Terminal Bayangan Bikin Macet Jalan Poros Makale - Rantepao. Makale: Tribun Timur.
Ruskin, John. 1990. The Power Of Seeing. Netherlands: Two Temple Place.
Sumalyo, Yulianto. 2005. Arsitektur Modern Akhir Abad XIX dan Abad XX Edisi Ke - 2. Yogyakarta: Universitas
Gadja Mada.
Taggart, Emma. 2018. The Most Celebrated Designer of the Arts & Crafts Movement. My Modern Met.
BPS Tana Toraja. (2017). Kabupaten Tana Toraja dalam Angka: 2016.
Tana Toraja : BPS Tana Toraja.
Keputusan menteri perhubungan nomor 31 tahun 1995 tentang terminal transportasi jalan
Matriks Realisasi Pembangunan Lima Tahunan 2011 – 2031 Bidang Dinas Perhubungan Tana Toraja.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tana Toraja 2018.
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tana Toraja 2011-2031.
32
REFERENSI
Morlok, Edward K. 1991. Buku Teknik Sipil Transportasi. Jakarta: Erlangga.
Neufert, Ernst. 2002. Data Arsitek Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Pugin, Augustus Welby Northmore. 2012. Augustus Pugin (1812-1852). London: Architectural review.
Keputusan menteri perhubungan nomor 31 tahun 1995 tentang terminal transportasi jalan
Matriks Realisasi Pembangunan Lima Tahunan 2011 – 2031 Bidang Dinas Perhubungan Tana Toraja.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tana Toraja 2018.
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tana Toraja 2011-2031.
Peraturan Daerah Tana Toraja No 01 Tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 8 tahun 2011 tentang
retribusi perizinan tertentu.
Direktorat Jendral Perhubungan Darat
Juknis LLAJ 1995.
33
THANK YOU
34