100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
368 tayangan8 halaman

Program Kerja Radiologi RS Bhayangkara

Program kerja Instalasi Radiodiagnostik Imajing dan Intervensional Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang Tahun 2018 bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien dan pegawai, serta pengelolaan peralatan melalui serangkaian program seperti pelatihan, pemeliharaan peralatan, dan kontrol mutu.

Diunggah oleh

Elsharos Sharawi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
368 tayangan8 halaman

Program Kerja Radiologi RS Bhayangkara

Program kerja Instalasi Radiodiagnostik Imajing dan Intervensional Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang Tahun 2018 bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien dan pegawai, serta pengelolaan peralatan melalui serangkaian program seperti pelatihan, pemeliharaan peralatan, dan kontrol mutu.

Diunggah oleh

Elsharos Sharawi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

POLRI DAERAH JAWA TIMUR

LAMPIRAN PERATURAN KARUMKIT


BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
1 NOMOR TAHUN 2018
RUMAH SAKIT BHAYANGKARA LUMAJANG
TANGGAL

PROGRAM KERJA
INSTALASI RADIODIAGNOSTIK IMAJING DAN INTERVENSIONAL

A. PENDAHULUAN
Instalasi radiodiagnostik imajing dan intervensional merupakan bagian pelayanan
penunjang medik yang bertujuan untuk menegakkan diagnosa pelayanan rutin rumah sakit
dan pelayanan gawat darurat sesuai fasilitas yang tersedia baik bagi pasien rawat jalan
dan pasien rawat inap dengan memperhatian unsur bahaya radiasi, mengutamakan mutu
pelayanan dan keselamatan pasien. Pelayanan kesehatan saat ini berkembang ssangat
pesat sekali. Banyaknya competitor dan tingginya tuntutan masyarakat terhadap mutu
pelayanan kesehatan membuat persaingan semakin ketat. Oleh karena itu Rumah Sakit
Bhayangkara Lumajang harus terus memperbaiki diri untuk meningkatkan mutu
pelayanannya agar tidak ditinggalkan oleh pelanggannya.
Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan dalam upaya untuk
mencapai “ terwujudnya rumah sakit yang profesional, maka Rumah Sakit Bhayangkara
Lumajang berusaha memperbaiki dalam segala bidang pelayanan, secara terus menerus
dan berkesinambungan.
Untuk mencapai hal-hal tersebut di atas maka disusunlah program kerja yang
dimasukkan dalam program kerja tahunan sebagai bahan acuan untuk melaksanakan
kegiatan bertahap, terarah dan terpadu.

B. LATAR BELAKANG
Hasil pemeriksaan radiologi harus akurat agar dapat membantu dokter dalam
menegakkan diagnosa penyakit atau mengetahui perkembangan penyakit pasien. Untuk
mencapai tujuan maka radiologi harus melakukan pemantapan mutu secara rutin, yang
hasilnya harus dievaluasi dan ditindaklanjuti bila diperlukan Ada tiga faktor yang
mempengaruhi hasil pemeriksaan radiologi yaitu:
a. Pra-analitik
b. Analitik
c. Pasca-Analitik.
Pra-analitik
Adalah Meliputi : Persiapan pasien , kecocokan hasil foto dan pekerjaan
administrasi.
2

Analitik
Adalah Ketepatan alat pemeriksaan foto.
Pasca-Analitik
Adalah meliputi kegiatan administrasi.
Terjadinya kecelakaan kerja dapat disebabkan karena : kurangnya pengetahuan
dan pemahaman tentang bahan-bahan kimia, kurang jelasnya petunjuk kegiatan,
kurangnya bimbingan, tidak mengikuti petunjuk atau aturan-aturan yang semestinya, ,
tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan tidak bersifat hati-hati dalam melakukan
pekerjaan. Untuk mencegah bahaya akibat pekerjaan di Radiologi, maka setiap pekerja
Radiologi harus menjalankan Pedoman keamanan Radiologi yang baik dan benar.
Kebutuhan akan peralatan radiologi diselaraskan dengan kemampuan radiologi
serta hasil yang diharapkan, untuk itu pada saat pengadaan peralatan harus dilakukan
seleksi dan pengetesan agar alat yang dibutuhkan sesuai dengan hasil yang diharapkan.
Untuk memudahkan dalam hal pemantauan, maka peralatan Radiologi harus dilakukan
inventarisasi per tahun. Untuk peralatan radiologi juga harus dilakukan kalibrasi, kontrol
kualitas dan pemeliharaan secara berkala.
Agar semua hal tersebut diatas dapat terlaksana, maka perlu disusun suatu
Program Kerja Instalasi Radiodiagnostik Imajing dan Intervensional Rumah Sakit
Bhayangkara LumajangTahun 2018 yang mencakup program mutu Radiologi, program
keselamatan Radiologi serta program pengelolaan peralatan Radiologi.

C. TUJUAN UMUM dan KHUSUS


Tujuan umum :
1. Memberikan pelayanan radiodiagnostik pasien rawat jalan, pasien rawat
inap dan pasien gawat darurat di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang
dengan cepat, tepat,mengutamakan keselamatan pasien dan berkualitas
guna menegakkan diagnosa dokter.
2. Mendukung pelayanan rutin dan pelayanan gawat darurat sesuai fasilitas
yang tersedia di instalasi radiodiagnostik imajing dan intervensional.
Tujuan Khusus :
1. Pelayanan penunjang medik dan pelayanan radiodiagnostik yang bertujuan
untuk mendukung pelayanan rutin dan pelayanan gawat darurat sesuai
fasilitas yang tersedia di instalasi radiodiagnostik imajing dan intervensional
3

2. Memberikan pelayanan radiodiagnostik pasien-pasien rawat jalan dan pasien-


pasien rawat inap di instalasi radiodiagnostik imajing dan intervensional
dengan cepat, mengutamakan keselamatan pasien,tepat dan berkualitas yang
bertujuan menegakkan diagnosa dokter.
3. Melengkapi sarana dan prasarana radiodiagnostik secara bertahap sesuai
Perkembangan Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1) SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
Program Kegiatan Sumber Daya Manusia Instalasi Radiologi meliputi :

1. Orientasi karyawan
2. Pelatihan penggunaan alat CR
3. Pelatihan penggunaan APD
4. Pelatihan Manajemen Arsip
5. Pelatihan penggunaan CT-Scan
6. Pengiriman Radiografer untuk mengikuti pelatihan Petugas Proteksi Radiasi
(PPR)
7. Pelatihan manajemen PMKP
8. Pelatihan pengumpulan data indikator mutu instalasi
9. Pelatihan analisa dan validasi data
10. Pelatihan proses manajemen Risiko
11. Evaluasi kinerja

2) FASILITAS DAN PERALATAN


Program Kegiatan Fasilitas dan Peralatan Instalasi Radiologi meliputi :

1. Pemeliharaan alat
2. Kalibrasi alat
3. Penggantian/ penambahan alat Radiologi

3) MUTU PELAYANAN
Program Kegiatan Mutu Pelayanan Instalasi Radiologi meliputi :

1. Kontrol Mutu Internal


2. Waktu tunggu hasil pelayanan thorax foto
3. Pelaksana ekspertisi
4. Kontrol Mutu angka kejadian kegagalan pelayanan Radiologi
5. Tes keahlian/Pemantapan Mutu Eksternal (PME)
6. Control Mutu pemeriksaan Point of Care Testing (POCT) dalam lingklungan
RS
7. Control mutu radiologi luar

4) KESELAMATAN PASIEN
Program Kegiatan Keselamatan Pasien Instalasi Radiologi meliputi :
4

1. Identifikasi pasien
2. Peningkatan Komunikasi efektif
3. Peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai / high alert medication
4. Pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan
5. Tidak adanya pasien jatuh yang berakibat kecacatan/kematian
6. Manajemen Risiko

5) KESELAMATAN KERJA
Program Kegiatan Keselamatan Kerja Instalasi Radiologi meliputi :

1. Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD)

6) PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)


Program Kegiatan Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (PPI) Instalasi
Radiologi meliputi :

1. Cuci Tangan

7) PELAYANAN PEMERIKSAAN RADIOLOGI


Program Kegiatan Pelayanan Instalasi Radiologi meliputi :

1. Pemeriksaan Rontgen
2. Pemeriksaan Rontgen dengan kontras
3. Pemeriksaan CT Scan
4. Pemeriksaan CT Scan dengan kontras
5. Pemeriksaan USG

D. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


Evaluasi kegiatan
Evaluasi program ini dilakukan setiap satu bulan sekali dengan melihat kegiatan yang
dilaksanakan bulan sebelumnya. Untuk menunjang kegiatan tersebut perlu dilakukan
pelaporan kepada Ka. Ur. Penunjang Medis untuk disampaikan kepada Kepala Rumah
Sakit setiap bulannya.

Pelaporan kegiatan
Pelaporan atas pelaksanaan kegiatan program disampaikan berupa :
a. Laporan Bulanan
Sebagai laporan internal yang merupakan rekapitulasi hasil kerja Instalasi
Radiodiagnostik Imajing dan Intervensional yang dilaporkan kepada Ka. Ur.
5

Penunjang Medis setiap bulan dan diteruskan kepada Kepala Rumah Sakit
Bhayangkara Lumajang.
b. Laporan Tahunan
Sebagai laporan internal yang merupakan rekapitulasi hasil kerja Instalasi
Radiodiagnostik Imajing dan Intervensional yang dilaporkan kepada Ka. Ur.
Penunjang Medis setiap tahun dan diteruskan kepada Kepala Rumah Sakit
Bhayangkara Lumajang.

E. SASARAN

No Kegiatan Indikator Target


1 SDM
 Orientasi karyawan Jumlah karyawan baru Seluruh karyawan
yang mengikuti orientasi baru (100%)
 Pelatihan teknik Jumlah Radiologi yang Seluruh petugas
pemeriksaan mengikuti pelatihan Radiologi
Radiologi
 Pelatihan etika Profesi Jumah Radiologi yang Seluruh petugas
Radiologi mengikuti pelatihan Radiologi
 Pelatihan Eksternal / Jumlah Radiologi yang Seluruh petugas
seminar. mengikuti pelatihan Radiologi
 Evaluasi kerja Jumlah petugas Radiologi Seluruh petugas
Radiologi 100 %
2 Fasilitas
 Pemeliharaan Alat Prosentase alat berfungsi 95 %
sesuai spesifikasi
 Kalibrasi Alat Prosentase alat berfungsi 100 %
sesuai spesifikasi
3 Mutu Pelayanan
 Kontrol Mutu Intern Sesuai dengan team 100 %
kendali mutu
 Penggantian film CR Densitas gambar sudah 100 %
menurun
 Laporan analisa Film masuk dikurangi film 100 %
reject film yang digunakan
 Kontrol mutu Hasil pemeriksaan 70 %
pemeriksaan Radiologi luar dalam 1
6

Radiologi luar tahun


4 Keselamatan pasien Jumlah kejadian kesalahan 0 (nihil )
identifikasi pasien
5 Keselamatan kerja Dosis yang diterima 0 (nihil )
petugas radiologi tidak
melebihi ambang batas
6 Pencegahan dan Angka ketidakpatuhan cuci 0%
Pengendalian Infeksi ( PPI ) tangan petugas Radiologi

E. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Tahun 2019
NO. KEGIATAN KETERANGAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1. SDM

 Orientasi x Sesuai
karyawan kebutuhan

 Pelatihan x x x Sesuai
penggunaan kebutuhan
alat CR
 Pelatihan x 1 orang per
penggunaan pelatihan
APD
 Pelatihan x 1 orang per
Manajemen pelatihan
Arsip
 Pelatihan x 1 orang per
penggunaan pelatihan
CT-Scan
 Pengiriman x 1 orang per
Radiografer pelatihan
untuk
mengikuti
pelatihan
Petugas
Proteksi
Radiasi (PPR)
 Evaluasi x x x x
kinerja
2. Fasilitas

 Pemeliharaan x x x x x x x x x x x x
alat
 Kalibrasi alat
7

 Penggantian / Sesuai
penambahan kebutuhan
alat
3. Mutu

 Kontrol mutu x x x x x x x x x x x x
internal
 Tes
keahlian/PME
 Kontrol POCT

 Kontrol mutu
Radiologi luar
4. Keselamata x x x x x x x x x x x x
Pasien
5. Keselamatan x x x x x x x x x x x x
Kerja
6. Pencegahan dan x x x x x x x x x x x x
pengendalian
Infeksi (PPI)
7. Pelayanan x x x x x x x x x x x x
Pemeriksaan
Radiologi

F. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Evaluasi program ini dilakukan setiap satu bulan sekali dengan melihat kegiatan
yang dilaksanakan bulan sebelumnya. Untuk menunjang kegiatan tersebut perlu dilakukan
pelaporan kepada Ka. Ur. Penunjang Medis untuk disampaikan kepada Kepala Rumah
Sakit setiap bulannya.

G. PENCATATAN , PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Pelaporan atas pelaksanaan kegiatan program disampaikan berupa :
a. Laporan Bulanan
Sebagai laporan internal yang merupakan rekapitulasi hasil kerja Instalasi
Radiodiagnostik Imajing dan Intervensional yang dilaporkan kepada Ka. Ur.
Penunjang Medis setiap bulan dan diteruskan kepada Kepala Rumah Sakit
Bhayangkara Lumajang.
b. Laporan Tahunan
8

Sebagai laporan internal yang merupakan rekapitulasi hasil kerja Instalasi


Radiodiagnostik Imajing dan Intervensional yang dilaporkan kepada Ka. Ur.
Penunjang Medis setiap tahun dan diteruskan kepada Kepala Rumah Sakit
Bhayangkara Lumajang.

Lumajang, 31 Desember 2018


Mengetahui,
Ka. Ruang Radiologi Ka. Instalasi Radiologi

Agum Gumelar dr. Trilia Kurniati Sp,Rad

Anda mungkin juga menyukai