0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
587 tayangan8 halaman

Laporan Praktikum Hukum Archimedes

Laporan ini mendeskripsikan eksperimen yang dilakukan untuk memeriksa hukum Archimedes mengenai gaya apung yang dialami benda di dalam cairan. Eksperimen menggunakan kubus dan tiga jenis cairan (air, minyak, oli) untuk mengukur gaya apung dan menentukan kerapatan cairan. Hasilnya menunjukkan bahwa gaya apung sesuai dengan hukum Archimedes dan kerapatan cairan berbeda-beda.

Diunggah oleh

Anonymous smRm0rK
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
587 tayangan8 halaman

Laporan Praktikum Hukum Archimedes

Laporan ini mendeskripsikan eksperimen yang dilakukan untuk memeriksa hukum Archimedes mengenai gaya apung yang dialami benda di dalam cairan. Eksperimen menggunakan kubus dan tiga jenis cairan (air, minyak, oli) untuk mengukur gaya apung dan menentukan kerapatan cairan. Hasilnya menunjukkan bahwa gaya apung sesuai dengan hukum Archimedes dan kerapatan cairan berbeda-beda.

Diunggah oleh

Anonymous smRm0rK
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

( HUKUM ARCHIMEDES)

NAMA KELOMPOK 1 XI MIPA 7 :


1. AHMAD SALSHA FARAIDH (2)
2. AYU FITRIANI PRATIWI (6)
3. BUNGA KARENINA (7)
4. GILANG RAMADHAN (12)
5. MADE ARYANANDA (24)
6. M. SULTHON FANANI (25)
7. RIZKA ARDYA DITA CAHYANI PUTRI (34)

SMA NEGERI 5 MATARAM

TAHUN PELAJARAN 2017/ 201


A. PELAKSANAAN PRAKTIKUM :
-Tempat : Laboratorium Fisika, SMA Negeri 5 Mataram.
-Waktu : Senin, 01 – Oktober – 2017
-Tujuan :Menentukan besar gaya Archimedes yang dialami benda pada
suatu fluida
Membandingkan besar gaya Archimedes yang dialami benda
pada masing-masing fluida
Menentukan massa jenis masing-masing fluida

B. LANDASAN TEORI :

Hukum Archimedes menyatakan sebagai berikut, Sebuah benda yang


tercelup sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas
yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkannya. Sebuah benda
yang tenggelam seluruhnya atau sebagian dalam suatu fluida akan mendapatkan
gaya angkat ke atas yang sama besar dengan berat fluida yang dipindahkan.
Besarnya gaya ke atas menurut Hukum Archimedes ditulis dalam persamaan :

FA = p.V.g

Keterangan :

FA = gaya ke atas (N)

V = volume benda yang tercelup (m3)

p = massa jenis zat cair (kg/m3)

g = percepatan gravitasi (N/kg)

Hukum ini juga bukan suatu hukum fundamental karena dapat diturunkan
dari hukum newton juga. Bila gaya archimedes sama dengan gaya berat W maka
resultan gaya =0 dan benda melayang .

– Bila FA>W maka benda akan terdorong keatas akan melayang

– Jika rapat massa fluida lebih kecil daripada rapat massa telur maka agar telur
berada dalam keadaan seimbang,volume zat cair yang dipindahkan harus lebih
kecil dari pada volume [Link] tidak seluruhnya berada terendam dalam
cairan dengan perkataan lain benda mengapung. Agar benda melayang maka
volume zat cair yang dipindahkan harus sama dengan volume telur dan
rapatmassa cairan sama dengan rapat rapat massa benda. Jika
rapat massa benda lebih besar daripada rapat massa fluida, maka benda akan
mengalami gaya total ke bawah yang tidak sama dengan nol. Artinya benda akan
jatuh tenggelam. Berdasarkan Hukum Archimedes, sebuah benda yang tercelup ke
dalam zat cair akan mengalami dua gaya, yaitu gaya gravitasi atau gaya berat
dan gaya ke atas (FA) dari zat cair itu.
C. ALAT DAN BAHAN:
 ALAT:
 Dynamometer : 1 buah
 Beban : 1 buah
 Bejana kaca ; 1 buah
 Mistar : 1 buah
 BAHAN:
 Minyak goreng : 1 liter
 Oli bekas : 1 liter
 Aquades : 1 liter

D. CARA KERJA :
1. Mengukur volume beban dengan mistar.
2. Mengaitkan beban pada dynamometer.
3. Membaca berat beban tersebut di udara.
4. Mencelupkan beban pada masing-masing fluida.
5. Membaca berat beban tersebut pada masing-masing fluida.
6. Mencatat hasilnya dalam table yang sudah di sediakan.

E. HASIL PENGAMATAN
 Tabel
Fluida Volume Berat beban Berat beban Gaya Massa jenis
Achimedes (N) fluida
(zat cair) Beban (m3) di udara (N) di fluida (N) (kg/m3)
Aquades 429 x 10-7 2,5 N 2N 0,5 1165

Minyak 429 x 10-7 2,5 N 2,1 N 0,5 932,4

Oli 429 x 10-7 2,5 N 2,2 N 0,5 699,3

F. ANALISIS DATA :
1. Aquades
a. Menentukan Besarnya Gaya Archimedes
Fa = Wudara - Wfluida
Fa = 2,5 – 2

Fa= 0,5 N

Jadi, besarnya gaya Archimedes adalah 0,5 N

b. Menentukan Massa Jenis Aquades


Fa
ρaquades =
g x Vaquades

Fa = ρaquades . Vf. g

0,5 = ρaquades. 429x10-7. 10

0,5 = ρaquades. 429x10-6

0,5 0,5.106
ρaquades = 429.10−6
= 429

5.105
= 429

500.000
=
429

𝑘𝑔⁄
= 1165,5
𝑚3
𝑘𝑔⁄
Jadi, besarnya massa jenis aquades adalah 1165,5
𝑚3

2. Minyak Goreng

a. Menentukan Besarnya Gaya Archimedes


Fa = Wudara - Wfluida
Fa = 2,5 – 2,1

Fa= 0,4 N

Jadi, besarnya gaya Archimedes adalah 0,4 N

b. Menentukan Massa Jenis Minyak


Fa
Ρminyak = g x Vminyak

Fa = ρminyak . Vf. g

0,4 = ρminyak. 429x10-7. 10

0,4 = ρminyak. 429x10-6

0,4 0,4.106
Ρminyak = 429.10−6
= 429

4.105
= 429

400.000
= 429
𝑘𝑔⁄
= 932,4
𝑚3
𝑘𝑔⁄
Jadi, besarnya massa jenis minyak adalah 932,4
𝑚3

3. Oli

a. Menentukan Besarnya Gaya Archimedes


Fa = Wudara - Wfluida
Fa = 2,5 – 2,2

Fa= 0,3 N

Jadi, besarnya gaya Archimedes adalah 0,3 N

a. Menentukan Massa Jenis Oli


Fa
ΡOli = g x VOli

Fa = ρOli . Vf. g

0,3 = ρOli. 429x10-7. 10

0,3 = ρOli. 429x10-6

0,3 0,3.106
ΡOli = =
429.10−6 429

3.105
=
429

300.000
=
429

𝑘𝑔⁄
= 699,3
𝑚3
𝑘𝑔⁄
Jadi, besarnya massa jenis minyak adalah 699,3
𝑚3

G. PEMBAHASAN
Pada percobaan ini, kita menggunakan fluida zat cair seperti Aquades (air),
Minyak, Oli. Dan kami menggunakan kubus yang mempunyai volume beban
sebesar 429 x 10-7 dengan 3 kali percobaan dengan fluida yang berbeda.
Pada percobaan pertama kami menggunakan fluida air dengan volume
beban sebesar 429 x 10-7 dan berat beban di udara sebesar 2,5 N dengan berat
beban di fluida sebesar 2 N. setelah itu, kami mendapatkan gaya Archimedes 0,5 N
dan menghasilkan massa jenis fluida 1165 Kg/m3.
Pada percobaan kedua kami menggunakan fluida minyak dengan volume
beban sebesar 429 x 10-7 dan berat beban di udara sebesar 2,5 N dengan berat
beban di fluida sebesar 2,1 N. setelah itu, kami mendapatkan gaya Archimedes 0,4
dan menghasilkan massa jenis fluida 932,4 Kg/m3.
Pada percobaan ketiga kami menggunakan fluida oli dengan volume beban
sebesar 429 x 10-7 dan berat beban di udara sebesar 2,5 N dengan berat beban di
fluida sebesar 2,2 N. setelah itu, kami mendapatkan gaya Archimedes 0,3 dan
menghasilkan massa jenis fluida 699,3

H. KESIMPULAN
Pada Percobaan ini kami menyimpulkan bahwa :
a. Berat benda di udara lebih berat daripada berat benda di dalam air karena
berat benda di udara hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi, sedangkan
berat benda di dalam air dipengaruhi oleh gaya gravitasi dan gaya ke atas
(gaya apung).
b. Hubungan gaya ke atas dengan berat zat cair yang di pindahkan adalah
gaya ke atas sama dengan berat zat cair yang dipindahkan

DAFTAR PUSTAKA
[Link]

[Link]/hukum-archimedes/

Anda mungkin juga menyukai