KERANGKA ACUAN PEMICUAN STBM
A. Pendahuluan
Salah satu cara untuk meningkatkan akses masyarat terhadap
layanan sanitasi serta upaya mengendalikan penyakit berbasis
lingkungan adalah kegiatan terpadu melalui pendekatan sanitasi total
berbasis masyarakat (STBM) dan Pemicuan.
Pemicuan adalah cara untuk mendorong perubahan perilaku
hygiene dan sanitasi individu atau masyarakat atas kesadaran sendiri
dengan menyentuh perasaan, pola piker, perilaku, dan kebiasaan
individu atau masyarakat. berbagai upaya peningkatan cakupan jamban
melalui berbagai proyek Pemerintah yang selama ini dilakukan tidak
memberikan hasil yang memuaskan.
B. Latar Belakang
Kondisi sanitasi yang buruk yang tidak memenuhi syarat
kesehatan akan berkontribusi terhadap berbagai kasus penyakit
berbasis lingkungan,seperi diare,kecacingan.
Puskesmas Lumban Julu terdiri dari 7 Desa Pada umumnya
masyarakat yang berdomisili di pinggiran sungai salah satu desanya
yaitu Desa Hatinggian Dusun II Binangalom sanitasinya masih rendah
Karena:
- Rendahnya kesadaran mengenai pentingnya prilaku hidup bersih
dan sehat (PHBS)
- Rendahnya kesadaran dan komitmen pemerintah daerah
mengenai pentingnya sanitasi
- Belum tersedianya pendekatan pembangunan sanitasi pedesaan
yang sistematis
- Terbatasnya pendanaan pemerintah
C. Tujuan Umum
Tidak berperilaku membuang air besar sembarang ,serta
perilaku lain sesuai dengan kaidah kesehatan lingkungan
Tujuan Khusus
Masyarakat dapat memahami permasalahan tentang Sanitasi,
Masyarakat mampu dan mau menyelesaikan masalahyna dibidang
sanitasi dengan cara mandiri.
D. Tata Nilai
Tata Nilai UPT Puskesmas Lumban Julu
C = Cepat dalam mengambil tindakan
E = Efektif dalam bekerja
R = Ramah untuk semua pasien
I = Ikhlas melakukan pelayanan
A = Aman dalam bertindak dan memberikan Rasa aman pada
pasien
E. Manfaat Pelaksanaan Pemicuan
Dengan melakukan pemicuan masyarakat akan mengerti dan
sadar akan pentingnya prilaku hidup bersih dan sehat dengan
menerapkan 5 pilar STBM
Masalah
- Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan
sehat
- Masyaraka yang berdomisili di pinggiran sungai masih sulit
merubah prilaku hidup sehat
- Masyarakat masih mengharapkan bantuan subsidi dari
pemerintah untuk sanitasi
F. Kegiatan Pokok
Bina suasana
Fasilitator memperkenalkan diri untuk membuka pintu masuk
untuk komunikasi dengan masyarakat, sehingga mereka akan
terhipnotis untuk slalu berperan aktif dalam setiap tahap proses
pemicuan.
Pemetaan Prilaku PHBS
Pemicuan melaui analisis partisipasi dimulai dengan
menggambarkan peta wilayah RT/RW didukung masyarakat
[Link] peserta di minta menggambar sungai,mesjid,
sekolah,dll Selanjutnya peseta diminta menggambarkan peta
lokasi rumah masing-masing, sekaligus tanyakan kepada
mereka kemana saat ini mereka buang air [Link] kode
simbol atau gambar rumah dengan warna kuning yang BAB
sembarang ,dan warna hijau untuk rumah yang BAB di jamban.
G. Cara Pelaksanaan kegiatan
Petugas puskesmas dan dari dinas kesehatan kabupaten turun
kelapanngan atau ke desa untuk melakukan kegiatan Pemicuan sesuai
jadwal yang telah di sepakati.
H. Sasaran
Dari 7 desa diwilayah kerja puskesmas Lumban Julu, Pemicuan
dilakukan di 1 desa yaitu Desa Hatinggian yang sanitasinya masih
rendah dan masyarakat yang belum memiliki jamban dan belum
memiliki sarana jamban yang sehat.
no Kegiatan Sasaran umum Rincian Kegiatan Target Capaian Cara
pokok Melakuka
kegiatan
1 Pemicua Perangkat Menyiapkan Semua Tim kesehatan
n STBM desa, kader tempat pemicuan masyarakat di turun ke desa
kesling, warga STBM wilayah kerja untuk
yang belum Mengumpulkan puskesmas melakukan
memiliki masyarakat yang Lumban Julu pemicuan
jamban dan di undang agar stop
belum Bina suasana BABS
memenuhi Pemetaan prilaku
syarat PHBS
kesehatan
I. Jadwal Kegiatan Pemicuan STBM
DesaHatinggian Tanggal 9 Juli 2019
J. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan
KK yang belum mempunyai jamban sudah ada yang membuat
jamban
K. Pencatatan dan pelaporan serta evaluasi kegiatan
Bulanan, Triwulann