0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
66 tayangan15 halaman

Sistem Informasi Pengolahan Nilai Siswa

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut membahas perancangan sistem informasi pengolahan data nilai siswa pada SD Negeri 164 Pekanbaru. 2. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan penumpukan data nilai siswa akibat penginputan secara manual menggunakan aplikasi Excel. 3. Sistem yang dirancang menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 dengan database MySQL untuk memudahkan pengolahan

Diunggah oleh

wisnu syaban
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
66 tayangan15 halaman

Sistem Informasi Pengolahan Nilai Siswa

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut membahas perancangan sistem informasi pengolahan data nilai siswa pada SD Negeri 164 Pekanbaru. 2. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan penumpukan data nilai siswa akibat penginputan secara manual menggunakan aplikasi Excel. 3. Sistem yang dirancang menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 dengan database MySQL untuk memudahkan pengolahan

Diunggah oleh

wisnu syaban
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN.

2549-0222
Jurnal Intra-Tech

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA NILAI


SISWA PADA SD NEGERI 164 PEKANBARU
Sinta Maria1), Istiatul Muawanah2)
1,2
Manajemen Informatika, AMIK Mahaputra Riau, Jl. HR. Soebrantas No.77 Panam
sinta.maria020917@[Link], Istiatul22@[Link]

Abstrak

SD Negeri 164 Pekanbaru merupakan lembaga pendidikan yang beralamat di Desa Tuah karya,
Kecamatan Tampan, kota Pekanbaru. Sekolah ini didirikan pada 2 Februari 2011. Dari hasil
pengamatan yang di lakukan di SD Negeri 164 Pekanbaru, dalam pengolahan nilainya saat ini sudah
menerapkan komputer secara khusus yaitu menggunakan Aplikasi Microsoft Exel dalam pengolahan
data nilanya. Namun penginputan data nilai yang di lakukan masih dengan cara meng-copy atau
menggandakan file data siswa , sehingga menimbulkan terjadinya penumpukan data yang berdampak
pada sulitnya mendapatkan informasi data nilai siswa. Oleh Karena itu dibutuhkan suatu sistem
yang terkomputerisasi dengan baik supaya dalam pnginputan nilai dan pengolahan data nilai
lebih cepat dan akurat. pada sistem nilai yang akan diusulkan menggunakan bahasa
pemrograman visual basic 6.0 dengan database mysql versi xampp 1.6.8 yang menyediakan
fasilitas untuk mempermudah proses pembuatan sistem informasi yang baru. sistem yang
dibuat dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di SD Negeri 164 Pekanbaru.
Dengan permasalahan tersebut, solusinya adalah membangun sebuah sistem informasi pengolahan
data nilai siswa pada SD Negeri 164 Pekanbaru, agar pengolahan data nilai siswa dapat di lakukan
dengan cepat, tepat, dan akurat. Sehingga pengolahan data nilai dan penyajian informasi dapat di
lakukan dengan efektif dan efesien.

Kata Kunci : Informasi, Pengolahan Nilai, Raport.

Abstact

SD Negeri 164 Pekanbaru Public Elementary School is an educational institution located at Tuah
Karya Village, Tampan District, Pekanbaru City. The school was founded on February 2, 2011. From
the observations made at Pekanbaru Pekanbaru Public Elementary School, the processing of its
current value has specifically applied computers, namely using the Microsoft Exel application in
processing value data. But inputting the value data is still done by copying or duplicating student data
files, giving rise to a buildup of data which has an impact on the difficulty of obtaining information on
student grades. Therefore a well-computerized system is needed so that the value and processing of
value data is faster and more accurate. on the value system that will be proposed using visual basic
6.0 programming language with the xampp 1.6.8 version of mysql database that provides facilities to
simplify the process of making new information systems. the system created can overcome the
problems that exist in Pekanbaru Pekanbaru Elementary School. With these problems, the solution is
to build an information system processing student grade data at Pekanbaru Pekanbaru Public
Elementary School, so that the processing of student value data can be done quickly, precisely, and
accurately. So that data processing values and presentation of information can be done effectively
and efficiently.

Keywords : Information, Value Processing, Report Card.

27
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech

1. Pendahuluan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan


1.1 Latar Belakang Masalah akurat. Sehingga pengolahan data nilai dan
Nilai adalah pencapaian hasil belajar penyajian informasi dapat di lakukan dengan
peserta didik secara komulatif dalam satu efektif dan efesien.
semester. komulatif artinya perata-rataan
dari rata-rata nilai ulangan harian, ulangan 1.2. Rumusan Masalah
tengah semester, dan ulangan akhir Dari beberapa uraian yang telah di
semester. Pada saat ini hampir semua jelaskan pada latar belakang di atas, maka
instansi atau lembaga pendidikan baik penulis dapat menyimpulkan rumusan
negeri maupun swasta berhati-hati dalam masalahnya yaitu:
melakukan pengolahan data nilai siswa, 1. Bagaimana pengolahan data nilai
karena pentingnya nilai yang akan di yang efektif dan efesien pada SD
keluarkan untuk menentukan prestasi bagi Negeri 164 Pekanbaru agar
siswa dan sebagai tolak ukur tingkat penumpukan data dapat
kemampuan/kecerdasan siswa dalam diminimalisir?
belajar. Jadi perlu adanya sistem pengolahan 2. Bagaimana mendapatkan informasi
data nilai siswa yang akurat, baik dalam dengan cepat tepat dan akurat?
instansi pendidikan Negeri maupun swasta.
Begitu pula halnya pada SD Negeri 164 1.3 Tujuan
Pekanbaru yang tidak lepas dari sistem Adapun tujuan dari penelitian yang
pengolahan data nilai siswa yang baik. dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Merancang dan membangun sistem
SD Negeri 164 Pekanbaru merupakan aplikasi yang dapat membantu
suatu Instansi Negeri yang bergerak di proses pengolahan data nilai dan
bidang pendidikan dasar yang beralamat di penyajian serta pembuatan laporan
[Link] No.2, Tuah Karya, Tampan, nilai pada SD Negeri 164
Kota Pekanbaru ini setiap semesternya Pekanbaru
banyak melakukan pengolahan data nilai 2. Merancang dan membangun sistem
siswa. Oleh karena itu dari hasil pengamatan aplikasi dapat memudahkan dalam
yang sudah di lakukan Pada SD negeri 164 penginputan data maupun
Pekanbaru saat ini, sudah menerapkan pengolahan data .
komputer secara khusus yaitu menggunakan
aplikasi Microsoft Exel dalam pengolahan 2. Landasan Teori
data siswa,namun penginputan data nilai
2.1 Konsep Dasar sistem
dilakukan dengan cara meng-copy atau
menggandakan file data siswa, sehingga 2.1.1 Definisi Sistem
menimbulkan terjadinya penumpukan data Menurut James A. O’Brien and
yang berdampak pada sulitnya mendapatkan Gorgen [Link] didalam buku Husda
informasi data nilai karena harus membuka dan Wangdra (2016 : 90) mengungkapkan
file datanya satu persatu. Data siswa yang bahwa sistem adalah setiap kesatuan secara
tersimpan di komputer juga lebih rentang konseptual saling terhubung dengan sebuah
terkena virus yang dapat mengakibatkan batasan yang jelas, bekerja bersama untuk
hilangnya data nilai dan harus membuat mencapai sebuah tujuan yang sama dengan
ulang data nilai dari awal yang akan menerima masukan dan menghasilkan
memerlukan waktu lama. Berdasarkan keluaran dalam sebuah proses transformasi
uraian permasalahan, maka perlu adanya yang terorganisasi. Berdasarkan kesimpulan
sistem pengolahan data nilai yang dari pengertian diatas, sistem adalah satu
terintegrasi agar pengolahan data nilai siswa kesatuan komponen atau elemen yang saling
28
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
berhubungan satu sama lain untuk mencapai Keluaran ini merupakan masukan bagi
tujuan yang sama. subsistem yang lain. Seperti contoh
(Ermatita, 2016) Sistem adalah suatu sistem informasi, keluaran yang
jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang dihasilkan adalah informasi, di mana
saling berhubungan, terkumpul bersama- informasi ini dapat digunakan sebagai
sama untuk melakukan suatu kegiatan atau masukan untuk pengambilan keputusan
untuk tujuan tertentu. Menurut Sutabri atau hal-hal lain yang merupakan input
menyatakan sistem adalah suatu kumpulan bagi subsistem lain.
atau himpunan dari unsur, komponen, atau g. Pengolah Sistem (Process)
variabel yang terorganisasi, saling Suatu sistem dapat mempunyai suatu
berinteraksi, saling tergantung satu sama proses yang akan mengubah masukan
lain dan terpadu. Dari kedua uraian di atas menjadi keluaran.
menyatakan bahwa sistem informasi h. Sasaran Sistem (Objective)
mempunyai elemen-elemen yang Suatu sistem memiliki tujuan dan sasaran
mempunyai suatu tujuan tertentu. Selain itu yang pasti dan bersifat deterministik.
sistem informasi juga mempunyai
karakteristik.
2.1.2 System Development Life Cycle
Menjelaskan tentang karakteristikdari (SDLC)
sistem adalah: (Isnardi, 2016) ,mengungkapkan :
a. Komponen Sistem (Components) Pendekatan sistem merupakan metodologi dasar
untuk memecahkan masalah. Metodologi
Suatu sistem terdiri dari sejumlah
pengembangan sistem informasi berarti suatu
komponen yang saling berinteraksi, yang metode yang digunakan untuk melakukan
bekerja sama membentuk satu kesatuan. pengembangan sistem informasi berbasis
Komponen-komponen sistem tersebut komputer. Metode yang paling umum digunakan
dapat berupa suatu bentuk subsistem. adalah dengan siklus hidup pengembangan
b. Batasan Sistem (Boundary) sistem (System Development Life Cycle-SCL)
Ruang lingkup sistem merupakan daerah menggunakan beberapa tahapan dalam
yang membatasi antara sistem dengan mengembangkan sistem yaitu dari perencanaan
sistem lainnya atau sistem dengan sistem, analisis sistem, evaluasi dan seleksi
lingkungan luarnya. Batasan sistem ini sistem, desain sistem, implementasi, dan
memungkinkan suatu sistem dipandang perawatan sistem. Hal ini dapat digambarkan
sebagai berikut :
sebagai satu kesatuan yang tidak dapat
dipisah-pisahkan. Perancangan Sistem
c. Lingkungan Luar Sistem (Environtment)
Lingkungan luar sistem adalah bentuk
apapun yang ada di luar ruang lingkup Analisis Sistem
atau batasan sistem yang mempengaruhi
operasi sistem tersebut.
d. Penghubung Sistem (Interface) Peraencanaan Sistem
Penghubung sistem atau interface adalah
media yang menghubungkan sistem Implementasi Sistem
dengan subsistem yang lain.
e. Masukan Sistem (Input)
Energi yang dimasukkan ke dalam sistem Pengujian Sistem
disebut masukan sistem, yang dapat
berupa pemeliharaan (maintenance input)
dan sinyal (signal input). Pemiliharaan Sistem
f. Keluaran Sistem (Output)
29
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
Gambar 1 Tahap Pengembangan Sistem dan jika diperlukan melakukan
Informasi perbaikan – perbaikan kecil. Kemudian
Sumber : Isnardi, 2016 jika waktu penggunaan sistem habis,
maka akan masuk lagi pada tahap
1. Perencanaan (planning) adalah
perencanaan.
menyangkut studi tentang kebutuhan
Dari pendapat diatas dapat
penguna (user specification), studi –
disimpulkan bahwa System Development
studi kelayakan (feasibility study) baik
Life Cycle (SDLC) adalah keseluruhan
secara teknik maupun secara teknologi
proses dalam membangun sistem melalui
serta penjadwalan suatu proyek sistem
beberapa langkah. Ada beberapa model
informasi atau perangkat lunak. Pada
SDLC. Model yang cukup popular dan
tahap ini pula, sesuai dengan kakas
banyak digunakan adalah waterfall.
(tool) yang penulis gunakan yaitu UML.
Beberapa model lain SDLC misalnya
2. Analisis (analysis), yaitu tahap dimana
fountain, spiral, rapid, prototyping,
kita berusaha mengenai segenap
incremental, build & fix, dan synchronize
permasalahan yang muncul pada
& stabilize.
pengguna dengan mendekomposisi dan
merealisasikan use case diagram lebih
lanjut, mengenai komponen – 2.1.3 Siklus Pengolahan Data
Menurut Husda dan wangdra (2016
komponen sistem atau perangkat lunak,
: 14) di dalam bukunya yang berjudul
objek – objek, hubungan antar objek
Pengantar Teknologi Dan Informasi
dan sebagainya.
menjelaskan bahwa “Suatu proses
3. Perencanaan (design) dimana penulis
pengolahan data terdiri dari 3 tahapan dasar,
mencoba mencari solusi dari
yang disebut dengan siklus pengolahan data
permasalahan yang didapat dari tahap
(data processing cycle)”, yaitu input,
analisis.
processing, dan output.
4. Implementasi dimana penulis
mengimplementasikan perencanaan
sistem ke situasi nyata yaitu dengan Input Processing output
pemilihan perangkat keras dan ng
penyusunan perangkat lunak aplikasi Gambar 2 Siklus Pengolahan Data
(pengkodean/coding). Sumber : Husda dan Wangdra, 2016
5. Pengujian (testing), yang dapat
digunakan untuk menentukan apakah a. Input
sistem atau perangkatlunak yang dibuat Tahap ini merupakan proses
sudah sesuai dengan kebutuhan memasukkan data ke dalam komputer
pengguna atau belum, jika belum, lewat alat input (input device)
proses selanjutnya adalah bersifat b. Processing
iteratif, yaitu kembali ke tahap – tahap Tahap ini merupakan proses pengolahan
sebelumnya. Dan tujuan dari pengujian dari data yang sudah dimasukkan yang
itu sendiri adalah untuk menghilangkan dilakukan oleh alat proses (processing
atau meminimalisasi cacat program device), yang dapat berupa proses
(defect) sehingga sistem yang mengurutkan, mengendalikan atau
dikembangkan benar – benar akan mencari di storage.
membantu para pengguna saat mereka c. Output
melakukan aktivitas – aktivitasnya. tahap ini merupakan proses
6. Tahap keenam, adalah tahap menghasilkan output/keluaran dari hasil
pemeliharaan (maintenance) atau pengolahan data alat output (output
perawatan dimana pada tahap ini mulai devise).
dimulainya proses pengoperasian sistem
30
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
2.2 Tinjauan Umum Tentang Nilai
2.2.1 Pengertian Nilai 2.2.3 Komponen Nilai
Berdasarkan jurnal (Tony Umumnya di sekolah Dasar Negeri
Kurniawan, 2013) Nilai adalah rujukan menerapkna sistem nilai yang statik untuk
dan keyakinan dalam menentukan pilihan. mempermudah proses perhitungan niali.
Selain itu nilai dapat diartikan sebagai Demikian pula SD Negeri 164 Pekanbaru
patokan normative yang mempengaruhi membutuhkan bobot komponen nilai yang
manusia dalam menentukan pilihan di dinamis. Berikut komponen-komponen nilai
antaranya cara-cara tindakan alternative. yang ada pada Sekolah Negeri 164
Nilai sama dengan sesuatu yang Pekanbaru :
menyenangkan kita, nilai identik dengan apa 1. Absensi Siswa
yang di inginkan. Nilai juga diartikan dalam Absensi siswa adalah jumlah
kamus besar Bahasa Indonesia, nilai kehadiran siswa selama mengikuti
diartikan sebagai harga, dalam hal ini adalah mata pelajaran, yang meng-absen
suatu angka kepandaian. siswa adalah guru yang mengajar
disetiap mata pelajaran yang sudah di
2.2.2 Pengolahan Nilai
tentukan. Absen siswa sangat penting
Pengolahan nilai siswa merupakan
karena jumlah kehadiran siswa dapat
salah satu bagian dari kegiatan belajar
mempengaruhi nilai dan kenaikan di
mengajar (KBM) di sekolah, yang sangat
setiap siswanya.
berperan penting dalam belajar mengajar
2. Nilai Tugas (NT)
yang merupakan alat ukur prestasi siswa.
Nilai tugas adalah keyakinan dasar
Dengan adanya pengolahan dan manajemen
terhadap suatu pekerjaan, kewajiban,
yang baik pengolahan data nilai akan lebih
atau latihan-latihan yang dianggap
mudah, cepat, dan akurat. Proses
berguna, berfungsi, dan berharga
pengolahan data terdiri dari tiga tahapan
yang 27 diberikan oleh guru ketika
dasar yaitu:
berada di sekolah, baik yang
1. Input merupakan proses masukkan dikerjakan disekolah maupun yang
data ke dalam proses komputer lewat dikerjakan di rumah.
alat (input drive) 3. Ulangan Harian.
2. Processing merupakan proses Ulangan harian adalah kegiatan yang
pengolahan data yang sudah dilakukan secara perodik untuk
dimasukkan yang dilakukan oleh alat mengukur pencapaian kompetensi
pemroses (processing device), yaitu peserta didik setelah menyelesaikan
prosesmenghitung,membandingkan, suatu kompetensi dasar (KD) atau
mengklasifikasikan, mengurutkan, lebih. Tujuanya adalah untuk
mengendalikan atau mencari di memantau kemajuan belajar setelah
storage (tempat penyimpanan). peroses suatu pembelajaran satu atau
3. Output merupakan proses lebih. KD melakukan perbaikan
menghasilkan keluaran berupa pembelajaran pada KD yang tidak
informasi dari hasil pengolahan data mencapai ketuntasan dan
kealat keluaran (output device). menentukan keberhasilan belajar
Pengolahan data nilai siswa adalah peserta didik pada satu atau lebih
data nilai siswa yang diolah berupa nilai KD sebagai dasar pelaksanaan
harian, nilai mid semester, dan nilai remedial dan pengayaan.
semester dengan menggunakan sistem 4. Ulangan Tengah Semester (UTS)
komputerisasi agar dapat menyajikan Ulangan tengah semester adalah
suatu informasi dengan cepat, tepat, dan kegiatan yang dilakukan oleh
akurat sesuai dengan yang dibutuhkan. pendidikan untuk mengukur
31
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
pencapaian kompetensi peserta didik dapat per siswa adalah 100. Dari
setelah melaksanakan 8-9 minggu nilai-nilai tersebut untuk
kegiatan pembelajaran. Cangkupan mendapatkan nilai raport maka
ulangan meliputi seluruh indikator semua nilai dihitung menjadi satu.
yang mempresentasikan seluruh KD Berikut ini menghitung rata-rata nilai
pada periode tersebut. Tujan UTS siswa.
adalah untuk mengukur pencapaian
peserta didik setelah peroses 1. Rata-rata permata pelajaran NA =
pembelajaran 8-9 minggu, memantau (nilai absen x 10) + (nilai tugas x 10)
kemajuan belajar setelah proses + (ulangan harian x 10) + ( UTS x
pembelajaran 8-9 minggu, 30) + (UAS x 30)
menentukan nilai hasil belajar 100
peserta didik setelah proses 2. Rata-rata persiswa
pembelajaran beberapa KD, dan Jumlah nilai keseluruhan mata
melakukan perbaikan pembelajaran pelajaran
pada tengah semester berikutnya. Banyak mata pelajaran
5. Nilai ulangan kenaikan kelas (UKK)
Ulangan kenaikan kelas adalah 2.3 Alat Bantu Perancangan Sistem
kegiatan yang dilakukan oleh Dalam perancangan suatu sistem
pendidik di akhir semester genap informasi, dibutuhkan beberapa alat bantu
untuk mengukur pencapaian perancangan sistem agar analisa dan hasil
kompetensi peserta didik 28 di akhir yang ingin dicapai dapat mencapai hasil
tahun pelajaran pada satuan yang maksimal.
pendidikan yang menggunakan
sistem paket, memantau kemajuan 2.3.1 Aliran Sistem Informasi (ASI)
belajar setelah proses pembelajaran , Menurut Zefriyenni dan Santoso
menentukan nilai hasil belajar dalam jurnal (Darmanta Sukrianto, 2017)
peserta didik setelah proses mengungkapkan Aliran Sistem Informasi
pembelajaran di semester genap dan sangat berguna untuk mengetahui
melakukan perbaikan pembelajaran permasalahan yang ada pada suatu sistem.
pada tahun pelajaran berikutnya. Dari sini dapat diketahui apakah sistem
Proses penilaian yang ada di informasi tersebut masih banyak layak
SD Negeri 164 Pekanbaru sudah di dipakai atau tidak, masih manual atau
tetapkan, sehingga tidak bisa terkomputerisasi. Berikut simbol-simbol
dirubah-rubah oleh para guru adalah dari Aliran sistem Informasi (ASI) :
sebagai berikut:
Tabel 2 Simbol-Simbol Pada Aliran
Tabel 1 Presentase Bobot Nilai Sistem Informasi (ASI)
Presentase Bobot Nilai
Nilai Absensi 10%
Nilai UH/Tugas 20%
Nilai Uts 30%
Nilai Ukk 40%
Sumber : SD Negeri 164 Pekanbaru.

Jika ditotal semua presentase maka


total nilai adalah 10+20+30+40 =
100, dengan menghilangkan
presentasinya nilai maksimal yang di
32
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
2.4.3 Xampp
Andi (2016) Xampp adalah sebuah
paket kumpulan software yang terdiri dari
Apache, MySQL, PhpMyAdmin, PHP, Perl,
Fezilla dan lain-lain. Xampp berfungsi untuk
memudahkan instalasi lingkungan PHP, di
mana biasanya lingkungan pengembangan
web memerlukan PHP, apache, SQL, dan
PhpMyAdmin serta software-software yang
terkait dengan pengembangan web. Xampp
merupakan web server apache yang di
dalamnya ternama serverMySQL 50 yang
didukung dengan bahasa pemrigraman PHP
untuk membuat website yang dinamis.
Xampp mendukung dua sistem operasi yaitu
windows dan linux. Untuk Linux proses
penginstalanya menggunakan command line
sedangkan untuk windows dalam proses
Sumber Darmanta Sukrianto, 2017 penginstalanya menggunakan interface
2.4 Aplikasi yang digunakan grafis sehingga lebih mudah dalam
2.4.1 Visual Basic 6.0 pengunaan Xampp di Windows di banding
Berdasarkan jurnal Dian dan Eka dengan Linux
(2016) Microsoft Visual Basic adalah 3 Metode Penelitian
pemrogramman yang digunakan untuk
membuat aplikasi windows yang berbasis Untuk memperoleh data yang dapat
(GUI-Grapihical User Interface). Aplikasi menunjang perancangan sistem ini, maka di
Visual Basic berisi komponen-komponen perlukan data dan informasi yang berkaitan
berupa objek, setiap objek memiliki event dengan dengan sistem yang akan dirancang.
atau kejadian dan metode atau aksi. Program
3.1 Analisa dan Perancangan
pada Visual basic berfungsi menyatukan
3.1.1 Analisa sistem
kontrol-kontrol yang ada didalam aplikasi
[Link] Prosedur Pengolahan Data
contohnya aplikasi unuk menghitung kuas
Pada SD Negeri 164 Pekanbaru
segitiga maka kita harus menuliskan rumus
prosedur pengolahan data nilai saat ini
luas segitiga tersebut ke dalam bentuk kode
sudah menerapkan komputer secara khusus
program Visual Basic. Dalam Visual Basic
yaitu menggunakan aplikasi Microsoft Exel
pembuatan program aplikasi harus
dalam pengolahan data nilainya. Namun
dikerjakan dalam sebuah project.
penginputan data nilai dilakukan dengan
cara meng-copy atau menggandakan file
2.4.2 MySQL data siswa, sehingga menimbulkan
Andi (2016:2) MySQL adalah sistem terjadinya penumpukan data yang
manajemen database SQL yang bersifat berdampak pada sulitnya mendapatkan
Open source dan paling populer saat ini. informasi data nilai karena harus membuka
Sistem database MySQL mendukung file datanya satu persatu. berikut ini
beberapa fitur seperti Multithreaded, Multi- merupakan prosedur aliran sistem
user dan SQL database management system pengolahan data nilai siswa yang sedang
(DBMS). berjalan pada SD Negeri 14 Pekanbaru
adalah sebagai berikut:

33
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
1. Guru bidang study memberikan yang lebih lama dari pemecahan masalah
lembar ulangan kepada siswa; pada umumnya.
2. Kemudian lembar ulangan
dikerjakan oleh siswa, setelah selesai 3.1.3 Ulasan Sistem Baru
mengerjakan soalnya, siswa Adapun prosedur aliran sistem
memberikan lembar ulangan yang pengolahan data nilai siswa sebagai berikut:
sudah diisi kepada guru bidang 1. Guru bidang study menginputkan
study; absensi dan nilai siswa kedalam
3. Setelah itu guru bidang study komputer berdasarkan masing-
mengoreksi ulangan tersebut; masing mata pelajaran yang
4. Lembar ulangan yang sudah di nilai diampunya.
di pindahkan ke dalam daftar buku 2. Bagian TU menginputkan data
nilai; guru, data kelas, data mapel, dan
5. Setelah selesai memindah nilai ke data siswa kedalam komputer,
buku daftar nilai, guru bidang study 3. Nilai yang sudah di inputkan
menginputkan nilai kedalam oleh masing-masing guru bidang
Microsoft Excel untuk membuat study tadi di cek oleh TU, lalu
rekap nilai siswa, dan kemudian di setelah di cek, nilai raport dan
cetak dua rangkap yang satu di daftar nilai per kelas yang di
serahkan ke wali kelas murid dan ambil dari database di cetak,
satunya lagi untuk arsip; kemudian di serahkan ke masing-
6. Wali kelas yang sudah menerima masing wali kelas;
rekapan nilai siswa dari bidang 4. Daftar nilai dan raport yang
study, kemudian wali kelas sudah di terima oleh wali kelas
memindahkanya kedalam buku nilai; tadi, di cek kembali, kemudian
7. Selesai memindahkan kedalam buku wali kelas menanda tangani buku
nilai, nilai langsung diinputkan raport
kedalam Microsoft Excel, kemudian 5. Raport yang sudah di tanda
di buat rekap nilai siswa, dan di print tangani oleh wali kelas di berikan
dua rangkap, yang satu untuk di kepada kepala sekolah untuk di
serahkan kepada kepala sekolah tandatangani juga;
8. Setelah itu wali kelas menuliskan 6. Raport yang sudah di tanda
kembali kedalam buku raport siswa; tangani oleh wali kelas dan
9. Buku raport di tanda tangani oleh kepala sekolah, langsung di
wali kelas, dan di serahkan ke pada berikan ke siswa.
kepala sekolah untuk di tanda 7. Setelah itu bagian TU mencetak
tangani juga; laporan yang di ambil dari
10. Raport yang sudah di tanda tangani database untuk di serahkan
kepala sekolah, dikembalikan lagi kepada kepala sekolah
kewali kelas untuk di serahkan ke
siswa.

3.1.2 Perancangan Sistem


Perancangan sistem merupakan salah
satu unsur atau tahapan dari keseluruhan
pembangunan sistem komputerisasi.
Perancangan sistem untuk pengembangan
sistem biasanya memerlukan jangka waktu

34
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
Data Flow Diagram Level 1

Gambar 6 Data Flow Diagram Level

3.1.6 Entity Relationship Diagram


(ERD)

Gambar 3 Asi Usulan

3.3.1 Context Diagram (CD)

Gambar 4 Context Diagram

3.3.2 Data Flow Diagram (DFD) Gambar 7 Entity Relationship Diagram (


Level 0 ERD)
4 Hasil dan Pembahasan
Hasil yang didapat dalam penelitian ini
adalah Dengan adanya sistem pengolahan
nilai pada SD Negeri 164 Pekanbaru dapat
membantu pekerjaan guru, karena guru akan
lebih mudah dalam mengolah data nilai
siswa untuk di jadikan nilai akhir pada nilai
raport. Selain itu, data yang dihasilkan akan
lebih akurat kebenaranya. Dengan adanya
sistem informasi nilai raport yang diusulkan,
akan lebih cepat dalam penginputan data
mapun pengolahan data dan mengurangi
terjadinya kesalahan.
Gambar 5 Data Flow Diagram Level 0 Berikut ini tampilan dari sistem dapat
dilihat sebagai berikut :

35
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
1. Tampilan Menu Login

Gambar 10 Tampilan Input Data


Gambar 8 Tampilan Form Login Guru
Pada Gambar 8 tampilan menu login ini Pada gambar 10 dalam tampilan menu
pengguna harus memasukan data berpa master input data guru yaitu terdapat
status login. Username dan kata sandi form yang digunakan nntuk menginput
sesuai dengan jabatanya masing-masing. data guru di SD Negeri 164 Pekanbaru.
Form login ini menentukan apakah
sesorang pengguna masuk ke sistem dan 4. Tampilan Input Data Siswa
juga menjaga keamanan program yang
dibuat dari penggna user yang tidak
bertanggng jawab.

2. Tampilan Menu Utama

Gambar 11 Tampilan Input Data


Gambar 9 Tampilan Menu Utama Siswa
Pada Gambar 9 Menu utama adalah Pada Gambar 11 dalam tampilan menu
tampilan awal dari program yang master input data siswa yang terdapat
menampilkan keseluruhan menu yang form yang digunakan untuk menginput
ada pada program sehingga dengan data siswa yang terdapat pada SD Negeri
adanya menu utama ini akan 164 Pekanbaru.
memudahkan user untuk menggunakan
5. Tampilan Input Data Kelas
program. Dalam ini hanya Tu, Guru,
dan kepala sekolah yang berhak
mengakses sistem.

3. Tampilan Input Data Guru

36
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
7. Tampilan Menu Data
Pengampu

Gambar 14 Tampilan Input Data


Pengampu
Pada gambar 14 dalam tampilan menu
Gambar 12 Tampilan Input Data ini terdapat form yang di gunakan untuk
Kelas menginput guru dan mata pelajaran
yang akan di ampunya.
Pada gambar 12 dalam tampilan
menu master input data kelas yaitu 8. Tampilan Menu Input Data
terdapat form yang digunakan untuk Absensi
menginput data kelas yang terdapat
pada SD Negeri 164 Pekanbaru
6. Tampilan Input Data Mata
Pelajaran

Gambar 15 Tampilan Input Data


Absensi
Pada gambar 15 dalam tampilan menu
master input data absensi terdapat form
yang di gunakan untuk menginput data
absensi yang ada pada SD Negeri 164
Pekanbaru yang berupa mata pelajaran,
nama guru, nama siswa, dan status
kehadiran siswa.

9. Tampilan Menu Input Data Nilai

Gambar 13 Tampilan Input Data


Mata Pelajaran
Pada gambar 13 dalam tampilan
menu master input data mata
pelajaran terdapat form yang di
gunakan untuk menginput data mata
pelajaran yang ada pada SD Negeri
164 Pekanbaru.
37
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
Gambar 16 Tampilan Input Data ajaran siswa, dan juga terdapat textbox
Nilai yang gunanya untuk mencari data
Pada gambar 16 dalam tampilan siswa berdasarkan namanya.
menu ini terdapat form yang 12. Informasi Data Absensi
digunakan untuk menginput data
nilai siswa. Dalam form ini terdapat
lisBox untuk nis dan lisBox untuk
kode mata pelajaran. Jika salah satu
nama yang ada di dalam lisBox di
klik, maka data yang di bawahnya
akan terisi secara otomatis, kemudian
data siswa dan data mata pelajaran
akan tampil pada textbox.
Selanjutnya pengisian nilai dan di
simpan. Setelah data di simpan maka
data akan tampil pada list nilai.
Gambar 19 Tampilan Informasi Data
10. Informasi Data Guru Absensi
Pada gambar 20 Menampilkan informasi
absensi siswa dengan mencari kelas dan
mata pelajaranya, lalu pilih tahun, bulan,
dan tanggal absensi siswa.

Gambar 17 Tampilan Informasi


Data Guru
Pada gambar 17 dalam tampilan
menu informasi data guru terdapat
menu pilihan yang gunanya untuk
mengurutkan berdasarkan kode atau
nama, dan di dalam tampilan menu
juga terdapat textbox yang fungsinya
untuk mencari nama guru.
Gambar 20 Menampilkan informasi
absensi siswa
11. Informasi Data Siswa
13. Informasi Data Kelas

Gambar 18 Tampilan Informasi


Data Siswa
Pada gambar 18 dalam tampilan menu
informasi data siswa terdapat
comboBox yang digunakan untuk
mencari berdasarkan kelas dan tahun
38
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
gunakan untuk menampilkan nilai siswa
berdasarkan kelas dan smester.

16. Tampilan Menu Laporan Data


Guru

Gambar 21 Tampilan Informasi Data


Kelas
Pada gambar 21 dalam tampilan form
informasi kelas yang digunakan untuk
menampilkan informasi data kelas. Gambar 24 Tampilan Laporan Data
Guru
14. Informasi Data Mata Pelajaran Pada gambar 24 dalam tampilan menu
laporan data guru yang di gunakan untuk
menampilkan data guru.

17. Tampilan Laporan Data Seluruh


Siswa

Gambar 22 Tampilan Informasi Data


Mata Pelajaran
Pada gambar 22 dalam tampilan form
informasi mata pelajaran yang digunakan
untuk menampilkan informasi data mata
pelajaran.

15. Informasi Data Nilai Siswa

Gambar 25 Tampilan Laporan Data


Siswa
Pada gambar 25 dalam tampilan menu
Gambar 23 Tampilan Informasi Data laporan data siswa yang di gunakan untuk
Nilai menampilkan data siswa.
Pada gambar 23 dalam tampilan menu
informasi data nilai siswa yang di
39
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
18. Tampilan Laporan Data siswa per
kelas

Gambar 26 Tampilan Form Input Nama


Kelas
Pada gambar 26 dalam tampilan form Gambar 28 Tampilan Laporan Data
input nama kelas yang di gunakan untuk Seluruh Kelas
menampilkan data siswa perkelas. Pada gambar 28 dalam tampilan laporan
data seluruh kelas yang di gunakan untuk
19. Tampilan Laporan Data Siswa menampilkan data kelesuruhan.
Perkelas
21. Tampilan Raport Siswa

Gambar 27 Tampilan Laporan Data


Siswa Perkelas Gambar 29 Tampilan Raport Siswa
Pada gambar 27 dalam tampilan laporan Pada gambar 29 dalam tampilan raport
data siswa perkelas yang di gunakan siswa yang di gunakan untuk melihat
untuk menampilkan data siswa perkelas. Raport siswa.

20. Tampilan laporan Data Siswa 5. Kesimpulan dan Saran


Seluruh Kelas 5.1 Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang dilakkan
penulis pada SD Negeri 164 Pekanbaru,
terdapat beberapa hal yang dapat di
40
Volume 2, No.2 Oktober 2018 ISSN. 2549-0222
Jurnal Intra-Tech
simpulkan dari hasil penelitian dan Sukrianto, D. (2017). Pemanfaatan Teknologi
pembuatan sebuah sistem pengolahan nilai Barcoding Pada Sistem Informasi
siswa tersebut yaitu sebagai berikut : Perpustakaan di Smk Muhammadiyah 3
1. Dengan adanya sistem pengolahan Pekanbaru. Journal Of Information
nilai pada SD Negeri 164 Pekanbaru System And Informatic Engineering,
138.
dapat membantu pekerjaan guru,
karena guru akan lebih mudah dalam
mengolah data nilai siswa untuk di
jadikan nilai akhir pada nilai raport.
Selain itu, data yang dihasilkan akan
lebih akurat kebenaranya.
2. Dengan adanya sistem informasi
nilai raport yang diusulkan, akan
lebih cepat dalam penginputan data
mapun pengolahan data dan
mengurangi terjadinya kesalahan.

5.2 Saran
Penulis menyadari, bahwa di dalam
penelitian ini masih banyak kekurangan,
untuk pengembangan lebih lanjut, maka
penulis memberikan saran kepada pembaca
agar dapat mengembangkan penelitian ini
kedepanya dengan seiring perkembangan
teknologi. Maka dari itu penulis
mengharapkan kritik dan saran guna untuk
memperbaiki penulisan di kemudian hari.

DAFTAR PUSTAKA
Andi. (2016). Pemrograma Php Dan Mysql.
Madiun: Andi.
Dian, Eka (2016) Perancangan Aplikasi
Pengolahan Data Nilai Siswa Sekolah
Dasar Negeri 1 Jaya Sakti
Menggunakan Visual Basic, JPGMI,
Vol. 2, No. 1 2016 Hal 2016 [44-53],
ISSN:2477-1848
Ermatita. (2016). Analis dan Perancangan
Sistem Informasi Perpustakaan. Jurnal
Sistem Informasi, 8, 2355-4614.
Husda, Wangdra (2016). Pengantar Teknologi
Informasi . Jakarta: Badoes Media.

Isnardi. (2016). Monitoring Bus Trans Padang


Berbasis Web. Jurnal J-Click, 2, 2541-
2469.
Kurniawan, T. (2013). Perancangan Sistem
Pengolahan Nilai Raport Berbasis Web.
Teknologi Informasi Dan Komunikasi,
38.
41

Anda mungkin juga menyukai