100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
578 tayangan2 halaman

Prosedur SWD dalam Fisioterapi

Dokumen ini memberikan panduan standar prosedur operasional penggunaan alat terapi Short Wave Diatermy (SWD) di RS Yukum Medical Centre. SWD digunakan untuk pengobatan kondisi sub akut, kronis, dan gangguan sistem peredaran darah dengan intensitas dan durasi tertentu. Prosedur meliputi persiapan peralatan, penempatan elektrode, pelaksanaan terapi, dan pengakhiran sesi terapi.

Diunggah oleh

Fisioterapi RSYMC
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
578 tayangan2 halaman

Prosedur SWD dalam Fisioterapi

Dokumen ini memberikan panduan standar prosedur operasional penggunaan alat terapi Short Wave Diatermy (SWD) di RS Yukum Medical Centre. SWD digunakan untuk pengobatan kondisi sub akut, kronis, dan gangguan sistem peredaran darah dengan intensitas dan durasi tertentu. Prosedur meliputi persiapan peralatan, penempatan elektrode, pelaksanaan terapi, dan pengakhiran sesi terapi.

Diunggah oleh

Fisioterapi RSYMC
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

SHORT WAVE DIATHERMY (SWD)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RS. Yukum Mdical
Centre 0

Standar Tanggal terbit Ditetapkan,


Prosedur Direktur

Operasional

Dr. Titin Prihatin S.

Pengertian
Short Wave Diathermy (SWD) atau Ultra Korte Golf (UKG) adalah alat
terapi yang menggunakan gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh
arus bolak balik frekuensi tinggi. Pemakaian SWD yang di perbolehkan
adalah frekuensi 13,66 MHz, 27,33 MHz dan 40,98 MHz dan panjang
gelombang 7,5 m, 11 m dan 22 m. Namun dalam pengobatan frekuensi yang
sering digunakan adalah 27,33 MHz dengan panjang gelombang 11 m.

Tujuan
Sebagai acuan untuk penerapan langkah-langkah pelayanan fisioterapi dengan
modalitas Short Wave Diathermy (SWD).

Kebijakan
SK Direktur No : 17/c/SK/A/YMC/II/2016 tentang Pemberlakuan Panduan
Pelayanan Fisioterapi.

Prosedur 1. Persiapan
a. Lakukan pemanasan alat sekitar 5 menit.
b. Pilh elektrode dan metode yang akan digunakan
 Through and through (contra planar) : area lokal dan dalam.
 Cross fire : area berongga.
 Longitudinal/Co planar: area dangkal, luas atau memanjang.
 Monopolar : area lokal dan dangkal.
 Cable methode : area silindris dan memanjang
c. Pasang electrode pada daerah vasomotor/proximal.
d. Pastikan mesin ke ground.
e. Pasien diberitahu program pengobatan pasien agar paham program
terapi dan tidak takut.
f. Jelaskan berapa waktu yang diperlukan, tujuan, indikasi serta kontra
indikasinya.
g. Posisikan pasien comfortable.
h. Lepas Pakaian pasien seperlunya agar area yang diperiksa lebih jelas.
i. Tes sensasi area yang akan diobati serta jelaskan rasa yang timbul
untuk mencegah terjadinya luka bakar.

2. Pelaksanaan
a. Hidupkan mesin, tekan tombol ”ON” pada power tombol on/off.
b. Pasang elektrode dan tidak boleh menempel secara langsung pada
kulit.
c. Dosis diberika sesuai toleransi pasien:
 1 kondisi sub acut : intensitas sub thermal : waktu 10-15 menit,
pengulangan 1 x sehari selama 10x.
 2 kondisi chronic : intensitas thermal : waktu 10-15 menit,
pengulangan 1-2 x sehari selama 10x.
 3 gangguan sistem predaran darah. Intensitas, pengulangan dan
seri sama dengan kedua kondisi diatas. Waktu 15 menit.
d. Tekan tombol START pada menu, kemudian naikkan intensias sesuai
dengan toleransi pasien.
e. Kabel tidak boleh menyentuh pasien, bersilangan atau lecet.
f. Lakukan pengontrolan, rasa panas, nyeri dan pusing.

3. Mengakhiri Terapi
a. Matikan mesin pastikan tombol kembali ke angka 0 atau mesin tetap
hidup dengan dosis 0 (stand – by stand).
b. Tidak membiarkan pasien mematikan mesin, kecuali dalam keadaan
darurat.
c. Perhatikan reaksi pasien dan kemungkinan efek samping yang timbul.
d. Kembalikan perlatan seperti kondesor ke tempat semula.

Unit terkait
1. Instalasi Rawat Inap.
2. Instalasi Rawal Jalan.
3. Kasir.

Anda mungkin juga menyukai