0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan3 halaman

Audit LAB: Temuan dan Rencana Tindak Lanjut

Laporan audit laboratorium menemukan beberapa ketidaksesuaian dengan standar akreditasi, seperti reagen kadaluarsa dan ketidakcukupan perlindungan petugas. Rencana perbaikan meliputi peningkatan kompetensi petugas melalui pelatihan, pengaturan jadwal tugas, dan kolaborasi dengan dokter. Metode perbaikan mencakup penyusunan jadwal tugas, standar nilai pemeriksaan, perhitungan kebutuhan reagen, dan ver

Diunggah oleh

PUSKESMAS CITALEM
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan3 halaman

Audit LAB: Temuan dan Rencana Tindak Lanjut

Laporan audit laboratorium menemukan beberapa ketidaksesuaian dengan standar akreditasi, seperti reagen kadaluarsa dan ketidakcukupan perlindungan petugas. Rencana perbaikan meliputi peningkatan kompetensi petugas melalui pelatihan, pengaturan jadwal tugas, dan kolaborasi dengan dokter. Metode perbaikan mencakup penyusunan jadwal tugas, standar nilai pemeriksaan, perhitungan kebutuhan reagen, dan ver

Diunggah oleh

PUSKESMAS CITALEM
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Lampiran 4: Temuan Audit dan Rencana Tindak Lanjut

Proses Perencanaan program LAB UNIT: UKP LAB


Standar akreditasi perencanaan (Bab VIII.1)
Kriteria Audit : 8.1

Bagian I : Rincian ketidaksesuaian


Uraian Ketidaksesuaian Bukti – Bukti Obyektif Metode Audit
Pelayanan di Laboratorium Wawancara
belumsesuai standar akreditasi (Adanya reagen yang kadaluarsa Observasi
untuk pemeriksaan BTA, Reagen Checklist Uji
diletakan di lantai, Belum ditetapkan Kompetensi
tentang nilai hasil LAB, Tidak ada Petugas
bukti pemeriksaan kalibrasi ataupun Telusur / kroscek
validasi instrumen, Tidak ada dokumen
identitas pasien pada spesimen
yang diambil, Alat Perlindungan Diri
tidak maksimal, Cakupan
pemeriksaan tidak mencapai target)
Bagian 2: Rencana tindak lanjut dari analisis akar permasalahan, tindakan koreksi dan
perbaikan dengan waktu penyelesaian
Analisis Akar Permasalahan (Bagaimana/Mengapa hal ini bisa terjadi?)
(lakukan analisis sehingga ditemukan akar masalahnya……)

Tindakan perbaikan dan waktu penyelesaian :


(sebutkan tindakan perbaikan yang akan dilakukan sesuai dengan akar masalah, dan jelaskan
kapan akan diselesaikan)

Tindakan pencegahan supaya tidak terulang :

(jelaskan upaya pencegahan agar masalah tidak terjadi lagi) :


Manusia :
1. Meningkatkan kompentensi petugas LAB dengan mengikuti diklat atau bintek
2. Harus adanya jadual pembagian tugas untuk pelayanan di lab
3. Mengupayakan kepatuhan petugas terhadap SOP
4. Kolaborasi dengan dokter untuk merekomendasikan pemeriksaan lab bila ada indikasi

Metode:
1. Disusun jadual pembagian tugas agar pasien bisa dilayani dengan maksimal
2. Dibuat standar nilai pemeriksaan laboratorium (rentang normal dan tidak normal)
3. Dibuat rencana kebutuhan reagen berdasarkan hasil jumlahkunjungan dan penyakit
terbanyak
4. Identitas pasien harus tercantum disetiap spesimen
5. Kalibrasi diajukan setiap 1 tahun sekali
6. Setiap hari dilakukan pengecekan stok opname (untuk menghindari kadaluarsa dan
perhitungan kebutuhan reagen)
Sarana :
1. Kurangnya alat habis pakai dan reagen
2.
Auditor Audit

Tanggal:

Bagian 3 : Verifikasi Auditor tentang rencana kegiatan :

Anda mungkin juga menyukai