YAYASAN KESEJAHTERAAN WARGA KESEHATAN
(YKWK)
SINGARAJA – BALI
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
BULELENG
Program Studi : S1 Keperawatan, D3 KebidanandanProfesiNers, TERAKREDITASI
Office :Jln. Raya Air Sanih Km. 11 BungkulanSingaraja – Bali Telp. (0362) 3435034, Fax (0362) 3435033
Web : [Link] email : stikesbuleleng@[Link]
SATUAN ACARA PENYULUHAN DIARE
Masalah : DIARE
Pokok Pembahasan : Diare
Sub Pokok Bahasan :
a. Menyebutkan Pengertian Diare
b. Menyebutkan Penyebab Diare
c. Menyebutkan Tanda Dan Gejala Diare
d. Menyebutkan Cara Penanganan Diare
e. Menyebutkan Kebutuhan oralit sesuai kelompok umur
f. Menyebutkan Pencegahan Diare
Sasaran : Masyarakat Dusun Bukti.
Jam : 09.00 Wita – selesai.
Waktu : 25 menit.
Tanggal : 20 November 2017
Tempat : Balai Banjar dusun Bukti.
Nama Penyaji : Putu Ayu Febriani
A. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan 25 menit, diharapkan keluarga mampu memahami
dan mengerti tentang Penyakit Diare.
B. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan selama 25 menit tentang Diare, diharapkan
keluarga dapat:
g. Menyebutkan Pengertian Diare
h. Menyebutkan Penyebab Diare
1
i. Menyebutkan Tanda Dan Gejala Diare
j. Menyebutkan Cara Penanganan Diare
k. Menyebutkan Kebutuhan oralit sesuai kelompok umur
l. Menyebutkan Pencegahan Diare
C. Materi Penyuluhan
Terlampir
D. Metode Penyuluhan
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
E. Media
Leaflet
F. Setting Tempat
: keluarga (peserta)
: observer
: penyuluh
G. Kegiatan Penyuluhan
No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Sasaran Media
Kegiatan
1. Pembukaan 5 menit a. Mengucapkan salam Menjawab salam Kata-kata/
b. Memperkenalkan diri Mendengarkan dan kalimat
c. Menyampaikan tentang menyimak
tujuan pokok materi Bertanya mengenai
d. Meyampaikan pokok perkenalan dan tujuan
pembahasan jika ada yang kurang jelas
e. Kontrak waktu
2. Pelaksanaan a. enit Penyampaian Materi Mendengarkan dan Leaflet
tentang pengertian diare, menyimak
Penyebab Diare Bertanya mengenai hal-
a. Menyebutkan Tanda Dan hal yang belum jelas dan
Gejala Diare dimengerti
2
b. Menyebutkan Cara
Penanganan Diare,
Menyebutkan
Kebutuhan oralit sesuai
kelompok umur
Menyebutkan Pencegahan
Diare
g. Tanya Jawab
h. Memberikan kesempatan
pada keluarga untuk
bertanya
3. Penutup 5 menit a. Melakukan evaluasi Sasaran (keluarga) dapat Kata-kata/
b. Menyampaikan menjawab tentang kalimat
kesimpulan materi pertanyaan yang diajukan
c. Mengakhiri pertemuan Mendengar
dan menjawab salam Memperhatikan
Menjawab salam
H. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
Kesepakatan dengan keluarga (waktu dan tempat)
Kesiapan materi penyaji
Tempat yang digunakan nyaman dan mendukung
2. Evaluasi Proses
Peserta/ keluarga bersedia dirumah sesuai dengan kontrak waktu yang
ditentukan
Anggota keluarga antusias untuk bertanya tentang hal-hal yang tidak
diketahuinya
Anggota keluarga menjawab semua pertanyaan yang telah diberikan
3. Mahasiswa
Dapat memfasilitasi jalannya penyuluhan
Dapat menjalankan peranannya sesuai dengan tugas
4. Evaluasi Hasil
3
Setelah mengikuti penyuluhan selama 25 menit, maka peserta akan dapat:
Menyebutkan Pengertian Diare
Menyebutkan Penyebab Diare
Menyebutkan Tanda Dan Gejala Diare
Menyebutkan Cara Penanganan Diare
Menyebutkan Kebutuhan oralit sesuai kelompok umur
Menyebutkan Pencegahan Diare
4
Lampiran
MATERI PENYULUHAN
I. Pengertian
Diare adalah suatu kondisi buang air besar yang tidak normal yaitu lebih
dari 3 kali sehari dengan karakteristik yang encer dapat disertai atau tanpa
disertai darah dan lendir.
II. Jenis Diare
a. Diare akut : terjadi selama 3-5 hari
b. Diare berkepanjangan : berlangsung antara 7-14 hari
c. Diare kronik : berlangsung lebih dari 14 hari
III. Penyebab Diare
Penyebab diare adalah sebagai berikut :
a. Infeksi : virus, bakteri, parasit.
b. Makanan : basi, beracun, alergi terhadap makanan.
c. Gangguan penyerapan makanan : tidak toleransi terhadap karbohidrat,
lemak, protein.
d. Sistem kekebalan tubuh menurun.
e. Psikologis : rasa takut dan cemas.
IV. Tanda dan Gejala Diare
a. Mula-mula anak/bayi cengeng gelisah, suhu tubuh meningkat, nafsu
makan berkurang.
b. Sering buang air besar > 3X dengan bentuk cair atau encer, kadang disertai
mual dan muntah
c. Terdapat tanda dan gejala dehidrasi yaitu ubun-ubun cekung dan mata
cowong, Kelenturan kulit menurun,kulit kering, merasa haus, bibir kering
dan penurunan berat badan.
d. Anus dan sekitarnya lecet karena seringnya BAB
5
e. Frekuensi kencing menurun : Disebabkan karena terjadi kekurangan cairan
dalam tubuh
V. Cara Penanganan Diare
a. Khususnya untuk ibu yang masih menyusui diharapkan menghindari
makanan yg berminyak, pedas,mengandung gas, (ibu harus lebih
memperhatikan dan menjaga pola makan)
b. Dapat dimulai di rumah dengan minum: larutan gula garam, larutan
oralit, tetap minum ASI (bayi). Larutan gula garam dibuat dengan cara
air matang sebanyak 250cc dicampur dengan 2 sendok teh gula dan 1
sendok teh garam.
c. Tetap makan dan minum.
d. d. Istirahat yang cukup.
e. Bila masih diare segera bawa ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat.
VI. Kebutuhan oralit sesuai kelompok umur :
Kebutuhan oralit sesuai kelompok umur :
Umur Setiap Mencret Jumlah oralit yang disediakan di rumah
< 1 tahun ½ gelas 400 ml/hari (2 bungkus)
1 - 4 tahun 1 gelas 600-800 ml/hari (3-4 bungkus)
5 – 12 tahun 11/2 gelas 800-1000 ml/hari (4-5 bungkus)
Dewasa 3 gelas 1200-2800 ml/hari (6-10 bungkus)
Catatan: 1 bungkus oralit = 1 gelas = 200 ml : Perkiraan oralit untuk kebutuhan 2
hari.
VII. Cara Mencegah Diare.
Cara untuk mencegah diare antara lain adalah sebagai berikut :
1. Pemberian ASI eksklusif 4 s/d 6 bulan
6
2. Mencuci tangan setelah buang air besar, sebelum memasak, mengolah makanan
dan makan, sebelum memberi makan pada anak-anak.
3. Mencuci payudara dengan air hangat sebelum memberikan ASI pada anak
4. Khususnya pada ibu yg bekerja/setelah bepergian, sebelum memberikan ASI Pada
anak alangkah baiknya payudara dibersihkan terdahulu dan ASI dibuang sedikit.
5. BAB pada tempatnya.
6. Jangan makan di sembarang tempat.
7. Menggunakan air matang untuk minum.
8. Memperkuat daya tahan tubuh : ASI minimal 2 tahun pertama, meningkatkan
status gizi, dan imunisasi.
9. Meletakkan makanan di tempat tertutup
DAFTAR PUSTAKA
[Link]