100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan30 halaman

Panduan Penggunaan Carrymap untuk Peta

Modul ini membahas tentang sosialisasi dan pelatihan pendampingan kemandirian aparat desa dalam mewujudkan infrastruktur data spasial desa. Modul ini menjelaskan cara instalasi program Carrymap untuk membuat peta mandiri tanpa perangkat lunak GIS dan mendemonstrasikan tahapan pembuatan peta digital sederhana menggunakan data persil desa sebagai contoh.

Diunggah oleh

faiz ilhami
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan30 halaman

Panduan Penggunaan Carrymap untuk Peta

Modul ini membahas tentang sosialisasi dan pelatihan pendampingan kemandirian aparat desa dalam mewujudkan infrastruktur data spasial desa. Modul ini menjelaskan cara instalasi program Carrymap untuk membuat peta mandiri tanpa perangkat lunak GIS dan mendemonstrasikan tahapan pembuatan peta digital sederhana menggunakan data persil desa sebagai contoh.

Diunggah oleh

faiz ilhami
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL

SOSIALISASI DAN PELATIHAN


PENDAMPINGAN KEMANDIRIAN APARAT DESA
DALAM MEWUJUDKAN INFRASTRUKTUR
DATA SPASIAL DESA
HALAMAN JUDUL

Kamis – Jum’at, 26 – 27 Oktober 2017

Hotel AMANTIS

Diselenggarakan Oleh :

Pusat Pengembangan Infrastruktur Data Spasial (PPIDS)

Universitas Diponegoro

i
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...................................................................................................... i

DAFTAR ISI ................................................................................................................. ii

Bab I. Mengenal Carrymap ................................................................................ 1

Bab II. Install Program Carrymap ........................................................................ 3

Bab III. Tahap Pembuatan Peta Dengan Carrymap .............................................. 8

Bab IV. Tampilan Peta Pada Desktop PC ........................................................... 16

Bab V. Tampilan Peta Pada Smartphone ........................................................... 18

Bab VI. Penambahan Foto Pada Informasi Peta ................................................. 21

Bab VII. Penambahan Titik Lokasi ...................................................................... 25

ii
Bab I. Mengenal Carrymap

Apakah Carrymap itu ? Carrymap adalah aplikasi tambahan yang


dikeluarkan oleh ESRI yang berfungsi untuk mereproduksi data yang telah dibuat
dengan software ArcGIS sebagai peta mandiri tanpa aplikasi peta elektronik yang
dapat di buka di desktop PC, Windows Mobile, Apple IOS, dan Android.

Penggunaan dari aplikasi Carrymap adalah sebagai alat produksi untuk


membuat panduan spasial, rencana eksplorasi, peta pekerjaan, rekreasi dan rencana
daya tarik untuk tujuan dukungan navigasi dan informasi. Semua data spasial yang
sediakan dapat dengan mudah diakses bagi pengguna non GIS dan tanpa harus
mereka mempelajari perangkat lunak tertentu untuk membukanya.
Carrymap dapat membuat peta portabel berbasis executable, hasil aplikasi
yang dibuat merupakan file dengan ekstensi .exe yang memiliki fungsi sebagai viewer
dari beberapa infomasi spasial. Apliklasi Carrymap ini dapat diproteksi dengan
password dan penggunaan peta dapat dibatasi dalam waktu tertentu saja dan yang
jelas jauh lebih informatif dibandingkan dengan peta yang berbentuk JPG, PNG, PDF
atau format lainnya.

1
Hasil pembuatan aplikasi peta dengan menggunakan software Carrymap
mempunyai berbagai fitur yang dapat diakses. Berikut adalah fitur yang ada pada
hasil aplikasi Carrymap :
1. Menambahkan/import/eksport pushpins
2. Rotasi peta
3. Fitur GPS
4. Penambahan foto pada menu identifikasi objek
5. Fitur pencarian lokasi
6. Pengukuran jarak

2
Bab II. Install Program Carrymap

Berikut adalah tahapan install program Carrymap pada desktop pc. Tahapan
pertama yang perlu dilakukan apabila belum mempunyai file installer Carrymap
adalah mengunduh file Installer Carrymap pada situs Data East. Alamat website-nya
sebagai berikut : [Link]

Setelah mengunduh file Installer Carrymap, langkah berikut adalah


mengektrak file tersebut karena file yang didapat dari hasil unduhan sebelumnya
masih berbentuk .rar.

3
Setelah selesai melakukan proses ekstrak file, jalankan file tersebut untuk
memulai proses instlalasi program Carrymap.

Setelah menjalankan file installer program Carrymap, maka akan muncul


kotak dialog seperti berikut :

Pada kotak dialog tersebut, terdapat pemilihan bahasa yang akan dipakai.
Bahasa yang dipakai adalah bahasa inggris karena pilihan bahasa Indonesia belum
tersedia. Klik tombol ok untuk melanjutkan proses instalasi. Kemudian akan keluar
kotak dialog setup wizard, klik tombol next.

4
Pada kotak dialog license agreement, pilih I accept the agreement dan klik
tombol next.

Pada kotak dialog destination location, klik tombol next apabila tidak ingin
mengubah lokasi penyimpanan. Apabila ingin memindahkan lokasi penyimpanan
aplikasi klik tombol browse, tentukan lokasi penyimpanan kemudian next.

Pada kotak dialog start menu, klik tombol next untuk melanjutkan proses
instalasi program.

5
Terakhir akan muncul kotak dialog untuk mengonfirmasi proses instalasi
program yang dilakukan. Apabila sudah siap, klik tombol Install.

Tunggu sampai proses instalasi program selesai. Proses instalasi program


Carrymap tidak membutuhkan waktu lama.

Apabila sudah selesai, akan muncul kotak dialog completing the Carrymap
setup wizard. Klik tombol next untuk menjalankan program ArcGIS.

6
Pada program ArcGIS, untuk mengaktifkan toolbar Carrymap klik menu
customize  toolbars  Carrymap.

Berikut adalah tampilan toolbar program Carrymap pada ArcGIS :

7
Bab III. Tahap Pembuatan Peta Dengan Carrymap

Untuk memulai membuat peta, langkah pertama adalah membuka program


ArcGIS. Tahapan untuk membuka program ArcGIS adalah klik start menu  all
program  ArcGIS  ArcMap 10.

Berikut adalah tampilan awal pada program ArcGIS. Untuk tampilan awal
yang muncul adalah kotak dialog getting started. Kotak dialog getting started
digunakan untuk memilih template yang akan dipakai. Untuk memulai membuat peta
baru, pilih blank map, kemudian ok.

8
Tampilan yang muncul setelah memilih template blank map adalah tampilan
kosong sebagai berikut.

Untuk menambahkan data, klik menu file  add data  add data.
Kemudian akan muncul kotak dialog add data.

Pilih data yang akan ditambahkan pada peta yang akan dibuat dengan cara
klik pada data yang dipilih. Setelah memilih data yang akan ditambahkan, klik ok.

9
Berikut adalah tampilan data yang sudah ditambahkan. Sebagai contoh pada
modul ini, data yang dipakai adalah data persil desa katonsari. Jumlah data yang
dipakai sebanyak 14 data. Data ini diperoleh dari hasil digitasi peta blok PBB.

Data persil 14 blok yang sudah dibuka sebelumnya akan dibuat menjadi
sebuah peta digital mandiri dengan menggunakan program Carrymap yang sudah di
install sebelumnya. Untuk memulai pembuaatnnya dilakukan dengan klik menu
Carrymap  extract map to exe-package. Apabila menu Carrymap belum ada, klik
menu customize  toolbars  Carrymap.

10
Setelah klik extract map to exe-package, akan keluar kotak dialog Carrymap
wizard. Pada kotak dialog yang keluar pertama kali, terdapat 2 pilihan yaitu express
mode dan advanced mode. Pilihan express digunakan untuk membuat peta digital
secara cepat berdasarkan pengaturan yang telah ditentukan oleh Carrymap.
Pengaturan advanced mode digunakan untuk membuat peta berdasarkan pengaturan
yang akan ditentukan. Pada modul ini, mode yang akan dipakai adalah advanced
mode. Setelah memilih advanced mode, klik tombol next.

Pada menu extraction boundaries, pilih by current extent. Untuk opsi


extraction boundaries yang dipilih adalah by current extent. Maksud dari opsi by
current extent adalah luasan wilayah yang akan dilakukan proses ekstraksi menjadi
aplikasi hanya sebatas wilayah yang ditampilkan saat itu. Dengan demikian hasil
aplikasi tidak akan menampilkan keseluruhan data sehingga ukuran aplikasi cukup
kecil.

11
Pada menu map properties, terdapat kolom yang digunakan untuk
mengisikan informasi peta. Untuk informasi yang dapat diisikan adalah nama peta,
nama pembuat peta, nama instansi, email, alamat website, dan tanggal pembuatan
peta. Setelah selesai memasukkan informasi peta, klik next.

Pada menu map protection, terdapat berbagai pilihan keamanan yang dapat
digunakan untuk menjaga keamanan peta yang dibuat. Keamanan tersebut antara lain
jangka waktu kadaluwarsa peta, tanggal kadaluwarsa peta, keamanan password.
Kemudian klik next.

12
Pada kolom map skin and logo, terdapat pilihan untuk mengganti warna
hasil peta dan menambahkan logo peta. Setelah selesai, klik next.

Pada kolom custom search diisikan berdasarkan bagaimana metode


pencarian informasi yang akan ada pada aplikasi yang dibuat. Dengan menambahkan
informasi custom search aplikasi yang dibuat akan mempunyai fungsi pencarian.
Kemudian klik next.

13
Kolom watermark digunakan untuk menambahkan tulisan latar pada peta.
Tulisan yang ditambahkan pada watermark biasanya adalah identitas pembuat peta.

Setelah menyelesaikan pengisian kolom wizard type, dilanjutkan dengan


pengisian kolom output properties dan output map types. Kolom output properties
untuk mengatur nama aplikasi dan lokasi penyimpanan. Kolom output map types
untuk mengatur hasil aplikasi apa saja yang dibuat. Kolom extraction untuk
menampilkan pengaturan yang sudah dibuat sebelumnya. Berikut adalah tampilan
dari kolom extaction :

14
Setelah menyelesaikan semua pengaturan, tunggu hingga proses ekstraksi
peta selesai.

Apabila proses ekstraksi peta sudah selesai, akan muncul kotak dialog
sebagai berikut :

Ada 3 file hasil proses ekstraksi peta yang sudah dilakukan sebelumnya.
Untuk file exe bisa langsung dijalankan di desktop PC. Untuk file _ce bisa dijalankan
di windows phone. Untuk file cmf bisa dijalankan di smartphone android.

15
Bab IV. Tampilan Peta Pada Desktop PC

Tampilan yang pertama kali muncul ketika membuka aplikasi pada platform
desktop adalah sebagai berikut :

Sisi kiri pada tampilan user interface menunjukkan layer yang aktif untuk
menunjukkan data yang sedang ditunjukkan di peta. Untuk menampilkan data pada
peta dilakukan dengan cara mengaktifkan layer yang ingin ditampilkan.

Menu search berfungsi untuk melakukan pencarian fasilitas. Selain itu juga
ada tombol zoom in, zoom out, full map, go to coordinat, dan where am i yang
terdapat pada sisi kiri tampilan aplikasi. Pada sisi kiri bawah aplikasi menunjukkan
skala dan koordinat peta. Pada sisi kanan terdapat tombol north arrow, GPS,
pengukuran jarak, dan pushpin.

16
Informasi dapat dilihat dengan menekan simbol yang ada pada peta. Berikut
adalah tampilan yang akan muncul ketika menekan simbol pada peta :

Untuk melakukan pencarian dilakukan dengan menggunakan menu search.


Masukkan nama pemilik bidang tanah yang akan dicari. Berikut adalah contoh hasil
pencarian pada fasilitas tempat makan :

17
Bab V. Tampilan Peta Pada Smartphone

Tampilan yang pertama kali muncul ketika membuka aplikasi pada platform
smartphone adalah sebagai berikut :

Tombol yang ada pada aplikasi platform smartphone ini sedikit berbeda
dengan versi desktop pc yaitu hanya menampilkan 4 tombol pada sisi kanan atas
aplikasi dan 1 tompol pada sisi kanan bawah aplikasi. Untuk tombol yang terletak
pada sisi kanan atas terdiri dari tombol pencarian, open, full map, dan tombol untuk
memunculkan fitur – fitur yang ada pada aplikasi. Untuk tombol pada sisi kanan
bawah adalah tombol menghidupkan dan mematikan GPS.

18
Fitur measure distance digunakan untuk melakukan pengukuran jarak.
Tombol about the map digunakan untuk melihat identitas peta. Tombol layer untuk
memilih fasilitas yang perlu diperlihatkan di peta dan yang tidak perlu. Fitur pushpin
untuk menambahkan titik baru pada peta. Tombol add pushpin to my location
digunakan untuk menambahkan titik di tempat berdiri saat GPS pada kondisi
dihidupkan. Tombol go to xy digunakan untuk pergi pada lokasi yang ditentukan
sesuai koordinat yang dimasukkan. Tombol settings sebagai tombol pengaturan
aplikasi.

Informasi fasilitas dapat dilihat dengan menekan simbol fasilitas yang ada
pada peta. Berikut adalah tampilan yang akan muncul ketika menekan simbol pada
peta :

19
Untuk melakukan pencarian dilakukan dengan menggunakan menu search.
Masukkan nama lokasi yang akan dicari. Berikut adalah contoh hasil pencarian pada
pemilik bidang tanah dengan nama Matmun :

20
Bab VI. Penambahan Foto Pada Informasi Peta

Hasil aplikasi yang sudah dibuat sebelumnya memungkinkan untuk


menambahkan foto dari lokasi tersebut pada kolom informasi. Penambahan foto
dimaksudkan supaya pembaca peta mendapatkan langsung gambaran dari lokasi.
Proses penambahan foto pada kolom informasi dimulai dengan membuka peta yang
sudah dibuat sebelumnya.

Setelah peta telah dibuka, klik kanan pada layer yang akan ditambahkan foto
pada kolom informasinya. Sebagai contoh pada tutorial ini penambahan foto
dilakukan pada layer point of interest (POI).

21
Pada kotak dialog layer properties, pilih menu carrymap identify. Pada
menu carrymap identify, terdapat kolom penulisan skrip. Tampilan kolom informasi
pada hasil program bergantung pada skrip yang ditulis.

Skrip yang muncul ketika pertama kali memilih menu carrymap identify
merupakan skrip dasar yang digunakan untuk memunculkan informasi berdasarkan
data atribut yang ada pada layer. Apabila ingin menambahkan foto pada kolom
informasi diperlukan penambahan skrip. Berikut adalah skrip yang dipakai untuk
menambahkan foto :

<% var tag = '<img src="';


tag += [Link]["FID"] + ".jpg";
tag += '">';
echo (tag);
%>

FID pada skrip tersebut maksudnya foto yang akan ditambahkan harus
mempunyai nama sesuai dengan atribut FID pada layer POI. Kemudian penambahan
foto juga harus melihat ekstensi file foto yang akan ditambahkan. Apabila foto
mempunyai ekstensi png, maka pada skrip diatas keterangan .jpg harus diganti
dengan .png.

22
Penggunanaan FID bisa diganti dengan kolom lain yang ada pada atribut
seperti nama. Hal yang perlu diperhatikan adalah nama yang ada pada kolom yang
dipilih harus sesuai dengan nama file foto.

23
Setelah menyelesaikan penulisan skrip, klik tombol verify. Apabila tidak
terjadi masalah pada skrip yang dibuat, maka akan keluar tulisan verified : OK.
Kemudian klik tombol show attachments. Pada kotak dialog show attachments
menunjukkan file yang ditambahkan pada aplikasi. Untuk menambahkan foto, klik
tombol add  pilih foto yang akan ditambahkan  kemudian open. Untuk
menghapus foto yang sudah ditambahkan, pilih foto yang akan dihapus kemudian
klik remove.

Setelah menyelesaikan penulisan skrip dan menambahan foto pada


attachments, lakukan proses perancangan aplikasi dengan langkah yang sama dengan
yang dijelaskan pada bab III.

24
Bab VII. Penambahan Titik Lokasi

Hasil aplikasi peta digital untuk versi smartphone dapat dilakukan


penambahan titik apabila terdapat penambahan lokasi baru atau perubahan keterangan
lokasi. Proses penambahan titik dilakukan dengan cara pushpin.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuka aplikasi peta digital
yang ada pada smartphone dengan carrymap observer. Apabila diperlukan untuk
melakukan survei langsung dilapangan, aktifkan GPS yang ada pada aplikasi dengan
cara klik tombol yang ada pada kanan bawah aplikasi.

Setelah mengaktifkan GPS, maka secata otomatis lokasi tempat anda berdiri
akan ditunjukkan di peta. Untuk melakukan penambahan data, dilakukan dengan cara
mendatangi lokasi tempat yang akan ditambahkan datanya. Setelah berada di depan
lokasi, klik add pushpin to my location.

25
Pada kotak dialog add pushpin, isikan keterangan nama lokasi dan deskripsi
dari lokasi yang ditambahkan, kemudian save. Berikut adalah hasil penambahan titik :

26
Setelah menyelesaikan penambahan data, tahap berikutnya adalah
memindahkan data ke komputer supaya dapat dilakukan proses pengolahan data.
Buka menu pushpin, kemudian lakukan proses export. Hasil yang didapat dari proses
export adalah file dengan ekstensi kmz.

27
Hasil file dengan ekstensi kmz kemudian dilakukan proses konversi menjadi
file dengan ekstensi shp. Hal perlu dilakukan supaya file tersebut dapat dibuka dengan
software ArcGIS. Untuk memudahkan proses konversi, buka situs konversi online.
Berikut adalah salah satu contoh situs yang dapat melakukan proses konversi :

[Link]

Proses konversi dilakukan dengan cara meng-upload file kmz, kemudian


secara otomatis situs akan melakukan proses konversi. Hasil dari proses konversi
adalah file shp yang dapat di download langsung dari situs tersebut. Buka file shp
dengan menggunakan software ArcGIS untuk melakukan proses pengolahan lanjutan.

28

Common questions

Didukung oleh AI

Fitur GPS pada Carrymap memungkinkan pengguna untuk memposisikan diri secara akurat pada peta, yang sangat bermanfaat untuk navigasi dan kegiatan lapangan. Ini meningkatkan utilitas aplikasi, terutama untuk survei dan pelacakan lokasi secara real-time. Dengan GPS, pengguna dapat menambahkan titik pushpin pada lokasi mereka saat ini, yang penting untuk pembaruan data spasial di lapangan .

Tampilan peta Carrymap di desktop lebih lengkap dengan berbagai tombol seperti zoom, pengukuran jarak, dan pencarian, sementara di smartphone tampilannya lebih sederhana dengan sedikit tombol. Versi desktop memungkinkan lebih banyak fungsi interaktif, sedangkan versi smartphone lebih difokuskan pada kemudahan penggunaan dan akses cepat, dengan tombol GPS di sisi kanan bawah untuk menghidupkan atau mematikan GPS .

Integrasi foto dilakukan dengan menambahkan skrip pada menu carrymap identify di dalam layer properties. Skrip tersebut berfungsi menampilkan gambar berdasarkan atribut tertentu, seperti FID, yang sesuai dengan nama file foto. Setelah menulis dan verifikasi skrip, foto dimasukkan melalui fitur attachments, yang memungkinkan pembaca peta mendapatkan gambaran visual dari lokasi tersebut .

Mode advanced memberikan kontrol lebih besar atas pengaturan peta yang dihasilkan, termasuk pemilihan batas ekstraksi, properti peta, keamanan, dan tampilan visual. Hal ini menguntungkan bagi pembuat peta yang ingin menyesuaikan peta sesuai kebutuhan spesifik dan menjaga keamanan informasi dengan fitur-fitur seperti password dan tanggal kadaluwarsa .

Fitur pencarian penting karena memungkinkan pengguna untuk dengan cepat menemukan lokasi atau informasi yang dibutuhkan di dalam peta. Ini meningkatkan efisiensi penggunaan peta, terutama ketika menangani data spasial yang kompleks atau dalam jumlah besar, dan membantu pengguna non-GIS dalam menavigasi peta dengan mudah .

Carrymap mendukung pengembangan infrastruktur data spasial di desa dengan menyediakan alat yang mudah digunakan untuk membuat peta digital mandiri yang sangat informatif. Dengan fitur-fitur seperti penambahan lokasi dan foto, serta aksesibilitas di berbagai platform, Carrymap memungkinkan aparat desa mengelola dan menyebarluaskan informasi geografis desa dengan lebih efektif, meskipun mereka tidak memiliki latar belakang GIS .

Proses konversi dari KMZ ke SHP dilakukan untuk kompatibilitas dengan perangkat lunak ArcGIS. Proses ini memerlukan pengunggahan file KMZ ke situs konversi online sehingga dapat diubah menjadi SHP, format yang dapat diproses lebih lanjut di ArcGIS. Konversi ini penting untuk integrasi data lapangan dan pengolahan spasial lanjutan .

Carrymap memudahkan pengguna non-GIS akses data spasial dengan membuat peta portabel berbentuk executable yang bisa diakses di berbagai perangkat tanpa memerlukan aplikasi peta elektronik khusus. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengakses dan memahami data spasial tanpa harus mempelajari perangkat lunak GIS yang rumit .

Format file .exe signifikan karena memungkinkan peta dibuat menjadi aplikasi mandiri yang dapat dibuka di komputer tanpa memerlukan perangkat lunak GIS tambahan. Ini meningkatkan aksesibilitas data spasial dan mudah dibagikan kepada pengguna akhir yang mungkin tidak memiliki perangkat lunak GIS, menghasilkan distribusi data yang lebih luas .

Peta portabel berbasis Carrymap meningkatkan kemandirian aparat desa dengan menyediakan alat efektif untuk mengelola data spasial tanpa bergantung pada teknologi GIS yang rumit. Ini memungkinkan mereka untuk memproduksi, memperbaharui, dan mendistribusikan data geospasial mandiri, mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan transparansi terhadap masyarakat .

Anda mungkin juga menyukai