Proposal Business Plan
Mata Kuliah Dasar-Dasar Kewirausahaan
Dosen : Wulansari Budiastuti, S.T., [Link]
Nama / NIM :
Rizka Yuniar – 315170129
Clairine A. Benedicta – 315170133
Olivia Iendah - 315170
Rafael Kelvin – 315170
Kelas : Q
BAB I
LATAR BELAKANG
Nama Usaha = Le’o Leseh Resto
Bidang Usaha = Kuliner
Jenis Produk = Makanan dan Minuman
Tempat Usaha = Parking Area Unswagati Campus 1 (3 Januari 2012)
1.1 Identifikasi Peluang Bisnis
Lingkungan kampus adalah lingkungan dimana banyak anak-anak kos yang tidak punya
waktu untuk memasak makanan, untuk itu kami mengambil peluang ini untuk dijadikan sebuah
kesempatan untuk memperoleh keuntungan dan pelanggan. Apalagi ketika siang hari ketika jam-
jam istirahat dan makan siang. Hal ini menjadikan kami semakin kuat untuk membuat produk
makanan berat.
1.2 Penjelasan Produk
Produk yang kami sediakan di stand bisnis kami merupakan produk makanan dan
minuman. Untuk makanan kami menyediakan beberapa pilihan yaitu nasi lengko yang kami
jadikan sebagai produk andalan, pisang coksu (coklat susu), jelly, serta cemilan (kacang, pilus,
permen yupi). Untuk produk minuman yang kami jual yaitu pop ice (chocolate, mocca,
strawberry), ale-ale, aqua gelas, es teh manis, serta teh hangat.
Produk nasi lengko kami buat pada saat pemesanan dari konsumen datang agar pada saat
disajikan makanan ini masih dalam keadaan hangat. Produk ini membutuhkan bahan-bahan
sebagai berikut: beras, tahu, tempe, timun, tauge, kucai, saus kacang, bawang goreng, kecap,serta
kerupuk sebagai pelengkapnya. Untuk saus kacang kami buat dari rumah, karena cukup memakan
waktu dalam proses pembuatannya. Sedangkan tempe tahu kami goreng ditempat pada saat hari-
H.
Pisang coksu sama seperti nasi lengko, pembuatannya ketika munculnya permintaan dari
konsumen. Pisang coksu ini membutuhkan bahan-bahan sebagai berikut : pisang nangka, coklat,
susu kental manis, serta mentega sebagai media pemanggangan. Proses pembuatannya cukup
mudah pisang yang telah dikupas dan diiris kemudian dipanggang diatas teflon yang sebelumnya
telah diberikan sedikit mentega. Tidak membutuhkan waktu yang lama dalam proses tersebut.
Setelah itu pisang yang sudah jadi ditaburkan dengan coklat dan disiram dengan susu kental manis.
Jelly kami membuatnya dari rumah, karena produk ini membutuhkan pendinginan didalam
kulkas saat prosesnya. Pada saat stand tidak memungkinkan untuk membawa kulkas ke tempat,
sehingga jelly dibuat dari rumah. Jelly ini membutuhkan bahan-bahan seperti nutrijel, gula, keju,
serta susu kental manis. Sedangkan cemilan kami sediakan sebagai pelengkap.
Produk pop ice kami menyediakan 3 rasa yaitu rasa chocolate, moccacino, dan strawberry.
Pop ice ini kami proses dengan menggunakan blender, agar bubuk pop ice dapat tercampur rata
dengan air dan es. Kami juga menambahkan keju sebagai toping atasnya serta susu kental manis.
Untuk ale-ale kami menyediakan ale-ale gelas maupun ale-ale yang diseduh, pilihan ini kami
sediakan untuk konsumen yang mempunyai selera yang tentunya berbeda-beda. Aqua gelas kami
hanya menjual dalam kemasan saja. Untuk teh kami menyediakan es teh manis dan teh hangat,
sehingga memungkinkan konsumen dapat memilih sesuai selera.
1.3 Latar Belakang Bisnis
Bisnis ini merupakan sebuah tugas sebagai praktik nyata dari mata kuliah kewirausahaan.
Alasan kami memilih produk utama kami berupa makanan berat karena kami melihat peluang itu
muncul, disaat siang hari merupakan saat-saat dimana orang dalam keadaan lapar dan mencari
makanan.
1.4 Tujuan
1. Tujuan Umum
A. Mendapatkan keuntungan
B. Memperoleh pengalaman yang berharga dalam berwirausaha
C. Tujuan Khusus
i. Memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan
1.5 Potensi Bisnis
Produk kami ini memiliki peluang bisnis yang potensial dan cukup menjanjikan. Karena
produk ini sudah tidak asing lagi bagi para konsumen, begitupun dengan hal rasa yang ada. Produk
makanan utama kami ini juga merupakan salah satu makanan khas daerah kita. Produk utama
makanan kami ini tidak akan pernah sepi peminatnya dan akan tetap ada dari tahun ke tahun.
Sesuatu hal yang telah familiar tidak akan sulit untuk mencari konsumennya.
BAB II
ANALISIS SWOT
2.1 Faktor Internal
1. Strength (Kekuatan)
a. Keunggulan produk
Kami membuat produk dengan mengutamakan rasa yang khas dan tampilan yang
mengutamakan nilai estetika.
b. Varian produk banyak
Kami menawarkan varian produk yang banyak, namun dengan tetap menonjolkan
makanan utama kami nasi lengko. Produk-produk lain kami jadikan sebagai pelengkap. Sehingga
konsumen yang datang atau pun memesan dapat memilih sesuai dengan produk yang diingikan.
c. Produk sudah familiar
Produk-produk yang kami jual ini sudah sangat familiar dilidah para konsumen, sehingga
akan relative lebih mudah untuk menarik konsumen datang dan memesan.
d. Cara membuat produk relative mudah
Produk-produk kami ini proses pembuatannya relative mudah, sehingga hampir setiap
personil di tim kami bisa membuatnya.
e. Bahan baku mudah didapat
Bahan baku dari produk-produk yang kami jual ini sangat mudah didapatkan dan banyak
dijual dengan harga yang relative murah. Bisa didapatkan di pasar – pasar tradisional maupun
modern.
f. Harga dipatok lebih rendah
Harga yang kami tentukan untuk tiap-tiap barang kami pilih sedikit lebih rendah dari harga
pasaran namun tetap akan menutupi biaya produksi. Kami juga membuat harga produk kami saling
menutupi. Trik ini nantinya akan menarik minat konsumen, karena biasanya konsumen akan
memilih harga yg lebih murah, namun dengan kualitas produk yang baik.
2. Weakness (Kelemahan)
a. Belum memiliki cukup pengalaman
Pengalaman kami dalam memulai usaha masih sangat minim, ini menjadi satu titik
kelemahan tersendiri yang mau tidak mau harus di atasi dengan kerja tim secara kompak.
b. Kurangnya sumber daya modal
Modal yang kami kumpulkan secara bersama ini masih sangat kurang untuk mendanai
terciptanya usaha ini. Tapi dana yang tebatas ini harus sangat kami kelola sehingga mampu untuk
dapat mendanai ini semua.
2.2 Faktor Eksternal - Opportunities (Peluang)
1. Banyaknya konsumen
Banyaknya mahasiswa dan dosen di kampus unswagati 1 kami jadikan sebagai sasaran
sehingga kami cukup yakin tidak akan sepi dengan konsumen.
2. Sistem Pemasaran
Pemasaran yang kami terapkan dalam tim adalah promosi. Kami gencar mempromosikan
produk-produk kami melalui brosur/selembaran namun dengan tetap mengandalkan promo face to
face. Jadi kami menyebarkan brosur namun dengan juga menjelaskannya kepada para sasaran
konsumen. Sehingga pesan promo produk kami ini dapat tersampaikan.
3. Sistem Pesan Antar
Kami juga menyediakan pelayanan pesan antar. Konsumen yang sedang tidak punya waktu
untuk datang langsung, dapat memesan antar melalui media sms ataupun bbm. Namun juga
terbatas hanya dilingkungan sekitar kampus 1 unswagati.
2.2 Threats (Ancaman)
1. Keacuhan Konsumen
Terkadang pada saat promo berjalan kami akan menemukan sasaran konsumen yang acuh
dan tidak menganggap, ini akan menjadi sebuah pelajaran berharga bahwa tidak semua konsumen
dapat menerima kita.
2. Banyaknya Kompetitor
Kompetitor kami cukup banyak, sekitar 6 tim lain yang akan bersaing menarik konsumen
untuk membeli produk-produknya.
BAB III
PERENCANAAN BISNIS
3.1 Sasaran dan Target Pasar
Sasaran atau target pasar kami adalah para dosen dan mahasiswa unswagati kampus 1 yang
terdiri dari fakultas teknik, fakultas hukum, dan fakultas kedokteran. Banyaknya para dosen dan
mahasiswa yang ada dikampus 1 ini membuat jumlah target konsumen yang banyak. Didukung
dengan teknik promosi yang telah kami standarkan. Untuk program jangka panjang, bisnis ini
menjadi bahan pembelajaran untuk kelompok kami, apabila suatu saat mendirikan usaha.
3.2 Pembiayaan
a. Biaya Tetap (Fixed Cost) per tahun
Kami tidak mengeluarkan biaya tetap, karena peralatan dan perlengkapan yang kami
gunakan dibawa oleh tiap-tiap anggota tim kami. Berikut daftar peralatan dan perlengkapannya:
- Cup 200ml
- Plastic food grade
- Perekat plastic
- Gunting
- Bubble warp
- Solatip
- Pisau
- Piring
- Sendok plastic
b. Uraian variable cost
No Barang Jumlah Harga
1. Sarang madu murni 1kg Rp. 350.000
2. Cup plastik 1 lusin Rp. 15.000
3. Sendok plastik 100 Rp. 8 .000
4. Bubble warp 1 roll ( dipakai untuk 4-5x) Rp. 8.500
5. Solatip 1 Rp. 500
6. Plastic food grade 1m (@10x) Rp. 15.000
7. Kardus 10 x 10 x 8 100 pcs Rp. 145.000
+ biaya sticker merk (150rb) Rp. 150.000
c. Biaya Total
Biaya total = Variable Cost + Fixed Cost
= Rp. 692.000 + Rp. 0
= Rp. 692.000
d. Biaya dan Harga Per (50 gr)
- Sarang madu 50 gr @ Rp.17.500
- Cup plastic @ Rp 1.250
- Sendok plastic @ Rp. 80
- Bubble warp @ Rp. 1.700
- Plastic food grade @ Rp. 1.500
- Kardus ber-merk @ Rp. 2.950
TOTAL Biaya per 50 gr : Rp. 24.980
HARGA JUAL per 50 gr : Rp. 30.000
Dan seterusnya
e. Modal Awal
Modal awal = Jumlah patungan x Jumlah anggota tim
= Rp. 200.000 x 4
= Rp. 800.000
f. Analisis Keuntungan
Pendapatan = Rp. 600.000
HPP =
50 gr SARANG MADU MURNI Rp. Rp. 30.000 x 20 pcs = Rp. 600.000
Dan seterusnya
Keuntungan = Pendapatan – Total Biaya
= Rp. 600.000 – Rp. 499.600
= Rp. 104.000
Jadi, kami mengalami keuntungan dalam satu hari sebesar Rp. 104.000 dengan menjual nasisarang
madu murni 20 pcs.
f. Pengembalian Modal
Total HPP : Laba usaha = Rp.600.000 : Rp. 104.000
= 6 pcs per orang
Catatan = dalam 1 hari menjual menjual sarang madu murni 20 psc @50 gr sebanyak 6 pcs/org
BAB IV
STUDI KELAYAKAN
4.1 Lokasi
Lokasi stand kami di sekitar lapangan parkir kampus unswagati 1 dekat FE. Kami disini
memilih mendirikan tenda tepat ditengah lapangan, karena merupakan tempat yang paling mudah
untuk dijangkau dan dilihat oleh orang banyak. Namun terkendala cuaca yang panas, untuk itu
kami juga menyediakan kipas angin untuk memberikan kenyamanan para konsumen yang datang.
Lokasi yang strategis berada di pusat, dengan kenyamanan dan menawarkan sensasi lesehan dalam
tenda tentara menjadi satu paket unik yang menarik.
4.2 Sarana dan Prasarana
Untuk menunjang pendirian stand, kami meminjam sebuah tenda regu dengan
melayangkan surat permohonan peminjaman kepada kodim. Untuk peralatan dan perlengkapan
penunjang kami membagi tugas dengan setiap anggota tim. Sebagai media promosi kami membuat
selebaran-selebaran yang berisikan daftar menu serta nomor hp maupun pin bb, karena kami
menyediakan jasa pesan antar. Jadi, akan sangat membantu para konsumen mengetahui produk-
produk kami, serta membantu dalam proses pemesanan yang mudah.
4.3 Sumber Daya Manusia
Anggota kami terdiri dari 16 orang, dimana setiap orang telah diberikan masing-masing
tugas. 1 orang sebagai bagian kasir yang bertugas untuk menghimpun transaksi pembayaran, 1
orang sebagai assisten kasir yang bertugas menerima setiap pesanan melalui sms maupun bbm, 1
orang sebagai ketua yang bertugas sebagai pengatur, 4 orang sebagai bagian stand dan peralatan
yang bertugas atas tenda, 3 orang sebagai bagian pemasaran yang menyebarkan brosur dan
promosi, 2 orang sebagai bagian akuntansi yang bertugas menyusun laporan, 4 orang sebagai
bagian produksi. Setiap orang disini harus mampu bekerja sama dengan baik, tidak hanya
mengerjakan tugas pokoknya namun dapat pula saling mengisi dan melengkapi. Sehingga
diharapkan suatu kekompakan dapat tercipta dan menjadi kekuatan pada tim kami.
BAB V
REAL BUSINESS PLAN
5.1 Rencana Manajemen
1. Strategi Pemasaran
Banyaknya pesaing membuat kami harus mengedepankan strategi pemasaran kita agar
lebih dominan untuk dilihat dan menjadi pilihan konsumen. Tahapan-tahapan strategi ini sebagai
berikut :
1. Pengembangan Produk
Produk yang kami jual kepada para konsumen dibuat beragam agar konsumen memiliki banyak
pilihan alternatif.
1. Pengembangan Wilayah Pemasaran
Area pemasaran utama adalah dikampus 1 Unsawagati dengan stand yang didirikan pada area
parkir dekat TU Fakultas Ekonomi.
1. Kegiatan Promosi
Promosi merupakan bagian dari proses pemasaran. Promosi sangat mempengaruhi kelancaran
dan keberhasilan suatu usaha. Kami melakukan promosi dengan menyebarkan brosur dan
dimaksimalkan dengan penjelasan apa yang tertera di brosur. Sehingga pesan yang ingin
disampaikan agar lebih dimengerti oleh konsumen, juga menarik minat konsumen untuk memesan.
1. Penjualan Delivery
Kami menyediakan pula pesan antar sehingga konsumen dapat memesan tanpa harus datang
ke stand kami.
2. Strategi Produksi
Kami memproduksi produk makanan seperti nasi lengko, pisang coksu pada saat terjadinya
order/pemesanan dari konsumen. Ini dilakukan agar makanan dapat tersaji dengan hangat, karenan
akan lebih nikmat dan enak ketika dalam keadaan masih hangat. Namun untuk makanan jelly kami
tidak mungkin memproduksinya ditempat sehingga kami memberikan wewenang kepada salah
satu anggota tim untuk memproduksinya dirumah.
3. Strategi Organisasi dan SDM
SDM juga merupakan faktor yang sangat berpengaruh disini untuk mencapai sebuah
keberhasilan usaha. Untuk lebih memudahkan dalam pekerjaan tim kami melakukan pembagian
tugas kepada setiap anggota. Pembagian tugas ini dimaksudkan untuk adanya keterfokusan
pekerjaan dan juga menghindari kebingungan dalam bekerja. Namun bukan berarti setiap orang
hanya bertanggung jawab pada satu bagian, disini kami juga mengedepankan kerja sama tim yang
solid, setiap orang dapat membantu pada berbagai bidang pula. Bagian dekorasi itu bertanggung
jawab sebelum acara dan bagian akuntansi bekerja setelah acara, sehingga orang-orang dibagian
ini dapat membantu pekerjaan bagian lain pada saat stand berlangsung. Begitu pula sebaliknya,
bagian lain membantu bagian dekorasi dalam proses pendirian tenda yang kebetulan juga dibantu
oleh rekan-rekan dari MAPALA GUNATI sehari sebelumnya. Dan dalam proses penyusunan
laporan yang harus dihasilkan.
4. Strategi Penetapan Harga
Penetapan harga disini menjadi hal yang sangat penting. Kelebihan kami disini adalah
produk yang bervarians sehingga kami menetapkan harga dapat saling bersimbiosis mutualisme.
Jadi harga produk-produk tersebut dapat saling menutupi setiap biaya yang telah dikeluarkan.
Kami juga berusaha menetapkan harga terbaik yang terjangkau dengan sasaran konsumen kita
yang sebagian besar mahasiswa. Dengan harga yang ditetapkan, kami juga tetap menjaga kualitas
dari produk.
5. Rencana Pengembangan Produksi
Rencana-rencana pengembangan produksi kami antara lain =
- Meningkatkan produksi
- Memperluas jangkauan promosi
- Meningkatkan kualitas produk
- Menggeser produk-produk yang kurang diminati sehingga biaya dapat lebih terfokus
kepada produk yang paling diminati
6. Analisis Resiko Usaha dan Antisipasinya
Setiap usaha/bisnis pasti akan memiliki resiko, demikian pula dengan usaha singkat kami
memiliki berbagai resiko sebagai berikut :
- Produk kurang menarik minat konsumen
- Modal usaha yang tidak dapat dikembalikan
- Pemesanan palsu dalam system delivery
Untuk mengatasi resiko-resiko tersebut, kita melakukan antisipasi sebagai berikut :
- Produk dibuat dengan varian yang cukup banyak
- Mengoptimalkan penggunaan modal yang terbatas
- Konfirmasi pemesanan yang dilakukan assisten kasir
5.2 Struktur Organisasi
5.3 Proses Produksi
Proses produksi yang kami lakukan ada beberapa yang karna keterbatasan waktu dan
peralatan ditempat stand kami membuatnya dirumah. Namun ada beberapa produk pula yang kami
produksi secara langsung di tempat.
1. What
Barang yang kami produksi adalah produk makanan dan minuman. Produk makanan terdiri
dari nasi lengko sebagai utamanya, pisang coksu, jelly, gorengan, serta makanan ringan sebagai
pelengkapnya. Sedangkan produk minuman terdiri dari pop ice, es teh, teh hangat, ale-ale, dan
aqua gelas.
2. Who
Dalam usaha kecil kami ini, kami menetapkan job description antara lain =
- Ketua Pelaksana
- Bagian Akuntansi
- Bagian Produksi
- Bagian Pemasaran
- Bagian Dekorasi
- Kasir dan Asisten Kasir
3. Whom
Sasaran kami adalah mahasiswa dan dosen fakultas ekonomi, pertanian, teknik, dan orang-
orang disekitar Unswagati kampus satu.
4. When
Kami mendirikan stand di lapangan parkir kampus 1 unswagati, hari kamis tanggal 3
januari 2012 dimulai pukul 08:00 sd selesai.
5.4 Pengelolaan Karyawan
Untuk pengelolaan agar kerja tim lebih berjalan efisien, kami menerapkan pembagian
kerja. Namun dengan tetap berkoordinasi dengan yang lain dalam wujud saling membantu.
LINK : [Link]
business-plan/