Data List Innova
Data List Innova
Print Exit
DATA LIST
PETUNJUK:
Menggunakan intelligent tester untuk membaca Data List memungkinkan nilai atau status switch,
sensor, aktuator dan item nilai lainnya dapat dibaca tanpa melepas part apapun. Pemeriksaan non-
intrusive ini dapat sangat berguna karena kondisi intermittent atau sinyal mungkin tertutup sebelum
part atau kabel-kabel diutak-atik. Membaca Data List sebelum melakukan troubleshooting adalah cara
untuk menghemat waktu.
PERHATIAN:
Dalam tabel di bawah ini, daftar nilai dalam "Kondisi Normal" merupakan referensi. Jangan semata-
mata tergantung pada nilai-nilai referensi ini ketika menentukan apakah part tersebut rusak atau tidak.
a. Panaskan mesin.
e. Hidupkan mesin.
Kontrol Mesin
Ketika crankshaft
position sensor
malfungsi, "Engine
Speed" sekitar 0 atau
· 50 sampai 400 sangat bervariasi dari
Min.: 0 rpm: Cranking puataran mesin yang
Output sensor rpm, · 700 sampai sebenarnya.
Engine Speed Putaran mesin (crankshaft Maks.: 800 rpm: Idling Penyebab dari Keluar
position sensor) 6000 dengan mesin Range
rpm panas · Crankshaft
position sensor
· Sirkuit
crankshaft
position sensor
· Berdasarkan
· Idling: 6 pada MAF, ECM
sampai 15 mengontrol fuel
gm/s injection
· Putaran tanpa volume,
Min.: 0 beban (2000 injection timing,
Tingkat aliran
Sensor output gm/s, rpm): 25 EGR, dll.
udara dari
MAF (mass air flow Maks.: sampai 35 · Bila nilainya
mass air flow
meter) 400 gm/s selalu berkisar 0
meter
gm/s gm/s:
PETUNJUK: · Sirkuit mass
Tergantung pada air flow
EGR rate meter power
source
terjadi open.
Tampilan Item
Tipe Kisaran Kondisi Normal Catatan Diagnosis
Tester Pengukuran
· Sirkuit VG
terjadi open
atau short.
· Bila nilainya
selalu 167.5
gm/s atau lebih:
· Sirkuit EVG
terjadi open.
· Dengan ignition
switch ke ON,
ketika
perbedaan
atmospheric
pressure sensor
dan tekanan
absolut intake
manifold berada
10 kPa atau
lebih, maka
terdapat
malfungsi di
Output sensor salah satu
Min.: 0
(atmospheric sensor.
Atmosphere Nilai tekanan kPa, Tekanan atmosfir
pressure sensor · Dengan ignition
Pressure atmosfer Maks.: aktual
[menyatu dalam switch ke ON,
255 kPa
ECM]) ketika tekanan
atmosfir berada
0 kPa atau 140
kPa, maka
terdapat
malfungsi dalam
sirkuit sensor.
· Standard
atmospheric
pressure: 101
kPa.
Untuk setiap
kenaikan 100 m
di ketinggian,
·
Tampilan Item
Tipe Kisaran Kondisi Normal Catatan Diagnosis
Tester Pengukuran
penurunan
tekanan sebesar
1 kPa.
Variasi
disebabkan oleh
cuaca (Tekanan
atmosfir tinggi,
Tekanan
atmosfir
rendah).
Tampilan Item
Tipe Kisaran Kondisi Normal Catatan Diagnosis
Tester Pengukuran
atau short pada
sirkuit sensor.
· Setelah lama
direndam,
temperatur
coolant,
temperatur
udara intake dan
temperatur
udara sekitar
kira-kira sama.
· Setelah lama
direndam,
temperatur
coolant,
temperatur
udara intake dan
temperatur
udara sekitar
Output sensor kira-kira sama.
(intake air Min.: - Setara untuk · Bila nilainya
Temperatur temperature 40°C, temperatur pada lokasi adalah -40°C (
Intake Air
udara intake sensor [menyatu Maks.: dari mass air flow 40°F) atau 140°
dalam mass air 140°C meter C (284°F), open
flow meter]) atau short pada
sirkuit sensor.
Tampilan Item
Tipe Kisaran Kondisi Normal Catatan Diagnosis
Tester Pengukuran
Min.: - Penyebab dari Keluar
Output sensor Temperatur udara
Initial Intake Temperatur 40°C, Range
ketika mesain intake saat mesin
Air Temp intake air awal Maks.: -
hidup dihidupkan
120°C
Bila 11 V atau kurang,
karakteristik beberapa
komponen listrik
berubah.
Gejala ketika keluar
Min.: 0 dari range
Voltase V, Jika 5 V atau
Battery Voltage - 11 sampai 14 V
baterai Maks.: kurang, start
15 V menjadi sulit
· Output ini
alternator
generation duty
dan digunakan
untuk
menentukan
beban
kelistrikan.
· Dapat digunakan
untuk
menentukan
apakah lebih
tinggi dari
injection volume
pada idle, dll.,
adalah karena
beban listrik
atau dari
beberapa
sumber lain.
Misalnya, ketika
· Tidak ada duty tidak tinggi
beban listrik tetapi idling
pada idle: injection volume
Min.: menjadi tinggi,
Alternator 20 sampai 60%
Alternate Duty Duty value dari 0%, terdapat injector
generation · Beban tinggi
Ratio ALT terminal Maks.: volume yang
duty ratio listrik pada
100% buruk atau
idle:
100% mesin bergesek.
Dapat digunakan
untuk
menentukan iya
· atau tidak
terjadi malfungsi
komponen
dalam sistem
kelistrikan yang
permintaan
membangkitkan
secara terus-
menerus
(misalnya,
kerusakan
baterai
menyebabkan
permintaan isi
ulang tanpa
akhir penuh,
dll). Terlepas
dari iya atau
tidak perangkat
tambahan
Tampilan Item
Tipe Kisaran Kondisi Normal Catatan Diagnosis
Tester Pengukuran
seperti A / C
atau heater
yang aktif, jika
alternator duty
selalu pada nilai
maksimum,
terdapat sistem
listrik abnormal,
seperti
kerusakan
baterai.
· "Posisi Accel"
adalah
membuka
jumlah (%)
accelerator
untuk digunakan
mesin kontrol.
· Posisi · Ketika
terbuka accelerator
dari pedal position
accelerator sensor meng-
pedal output (Posisi
position Accelerator 1,
sensor Posisi
· Posisi · Accelerator Accelerator 2)
terbuka pedal adalah dalam
dari Min.: dibebaskan: range voltase
Status posisi permintaan 0%, 0% yang normal,
Accel Position ETC · Accelerator actuator lainnya
accelerator Maks.:
· Posisi 100% pedal ditekan telah
terbuka penuh menyebabkan
dari 100% malfungsi pada
permintaan fungsi fail-safe
cruise untuk
· Posisi membatasi
terbuka accelerator.
dari Tanpa
permintaan permintaan
VSC cruise, ETC atai
· VSC, dan tanpa
membatasi
accelerator
dengan fungsi
fail-safe,
penyesuaian ini
secara
proporsional
Tampilan Item
Tipe Kisaran Kondisi Normal Catatan Diagnosis
Tester Pengukuran
dengan jumlah
accelerator
pedal saat
ditekan oleh
pengemudi.
· Accelerator
pedal
dibebaskan: 0%
· Accelerator
pedal ditekan
penuh 100%
Tampilan Item
Tipe Kisaran Kondisi Normal Catatan Diagnosis
Tester Pengukuran
atau shorted ke
ground
· ON tidak bekerja
(ignition switch
[STA] mati
tetapi sinya di
ON dan starter
tidak
beroperasi):
Wire harness
terjadi shorted
ke +B
· Pengoperasian
malfungsi:
ignition switch
malfungsi,
starter relay
malfungsi,
starter
malfungsi,
battery atau
battery cable
rusak, atau wire
harness terjadi
open atau
shorted
Ketika menampilkan
item "OFF" dengan
clutch pedal ditekan,
goncangkan saat
mengakselerasi dan
deselerasi kendaraan
menjadi lebih besar dan
pilot quality learning
tidak dapat dilakukan.
Gejala ketika keluar
dari range
Cruise control,
Output switch ON atau ON: Clutch pedal
Clutch Switch Clutch switch pilot quantity
(clutch switch) OFF ditekan
learning, dll.,
mungkin tidak
berfungsi
dengan benar
atau mungkin
tidak berfungsi
untuk semua.
Tampilan Item
Tipe Kisaran Kondisi Normal Catatan Diagnosis
Tester Pengukuran
Stop light switch
malfungsi DTC
P0504 disimpan
· ON: Normal
Penyebab dari Keluar
· OFF: Mesin
Range
tidak dapat
· Menggunakan
dihidupkan
Immobiliser Komunikasi ON atau kunci yang tidak
- karena
Communication Immobiliser OFF ter-registrasi
malfungsi
· Baterai kunci
dalam
kosong
immobilizer
sepenuhnya
communication.
Tampilan Item
Tipe Kisaran Kondisi Normal Catatan Diagnosis
Tester Pengukuran
SPD Test Result: Hasil
check mode dari speed
Hasil check sensor kendaraan.
Compl
SPD Test mode untuk
- or - Penyebab dari Keluar
Result speed sensor
Incompl Range
kendaraan
-
· Jarak
pengendaraan
setelah DTC
dihapus.
· (Data List "Jarak
dari DTC
dihapus") -
Min.: 0 (Freeze frame
Jarak
km, data "Jarak dari
Jarak dari DTC pengendaraan Jarak pengendaraan
- Maks.: DTC dihapus") =
dihapus setelah DTC setelah DTC dihapus
65535 Jarak
dihapus
km pengendaraan
terjadi
abnormal.
· Jumlah
pemanasan
mesin sejak DTC
dihapus.
· (Data Daftar
"Siklus
Pemanasan DTC
Dihapus") -
(Freeze frame
Siklus
Min.: 0, data "Siklus
Warmup Cycle pemanasan
- Maks.: - Pemanasan DTC
Cleared DTC setelah DTC
255 Dihapus") =
dihapus
Siklus
pemanasan
sejak terjadi
abnormal.
Tampilan Item
Tipe Kisaran Kondisi Normal Catatan Diagnosis
Tester Pengukuran
PETUNJUK:
Accel Sens. Volt No.1 % dan Accel Sen. Volt % No.2 mengungkapkan nilai yang diperoleh dengan
membagi voltase output dari accelerator pedal position sensor dengan 5. Ini hanya digunakan untuk
mendiagnosa malfungsi dalam accelerator pedal position sensor. Dalam kondisi normal, hal itu sudah
cukup hanya untuk memeriksa pembukaan akselerator sudut nilai akhir "Accel Position".
Kompresi
· Output hanya
bila "Check
the Cylinder
Compression"
dilakukan
Active Test
Indikasi
kecepatan
Putaran dari setiap
· cylinder
Putaran Min.: 0 rpm, mesin dari
Engine Speed ketika
mesin untuk - Maks.: 6000 semua
of Cyl #1 cranking.
cylinder No. 1 rpm cylinder
hampir sama Contoh -
Normal:
Putaran
mesin dari
semua
cylinder kira-
kira sama.
Ketika
kompresi
cylinder No.
Gejala ketika
keluar dari range
Bila putaran
mesin dari
semua
cylinder tidak
sama, idling
akan menjadi
kasar.
Penyebab dari
Keluar Range
Cyl #1
kompresi
menurun
· Output hanya
bila "Check
the Cylinder
Compression"
dilakukan
Active Test
· Indikasi
kecepatan
dari setiap
cylinder
ketika
cranking.
Contoh -
Normal:
Putaran
mesin dari
semua
cylinder kira-
kira sama.
Putaran Ketika
Putaran Min.: 0 rpm, mesin dari kompresi
Engine Speed
mesin untuk - Maks.: 6000 semua cylinder No.
of Cyl #2
cylinder No. 2 rpm cylinder 1 rendah,
hampir sama "Engine
Speed of Cyl
#1" sekitar
300 rpm, dan
"Engine
Speed of Cyl
#2 to #4"
sekitar 200
rpm.
Gejala ketika
keluar dari range
Bila putaran
mesin dari
semua
cylinder tidak
sama, idling
akan menjadi
kasar.
· Output hanya
bila "Check
the Cylinder
Compression"
dilakukan
Active Test
· Indikasi
kecepatan
dari setiap
cylinder
ketika
cranking.
Contoh -
Normal:
Putaran
mesin dari
semua
cylinder kira-
kira sama.
Ketika
kompresi
cylinder No.
Putaran 1 rendah,
Putaran Min.: 0 rpm, mesin dari "Engine
Engine Speed Speed of Cyl
mesin untuk - Maks.: 6000 semua
of Cyl #3 #1" sekitar
cylinder No. 3 rpm cylinder
hampir sama 300 rpm, dan
"Engine
Speed of Cyl
#2 to #4"
sekitar 200
rpm.
Gejala ketika
keluar dari range
Bila putaran
mesin dari
semua
cylinder tidak
sama, idling
akan menjadi
kasar.
Penyebab dari
Keluar Range
Cyl #1
kompresi
menurun
· Output hanya
bila "Check
the Cylinder
Compression"
dilakukan
Putaran Active Test
Putaran Min.: 0 rpm, mesin dari Indikasi
Engine Speed
mesin untuk - Maks.: 6000 semua kecepatan
of Cyl #4
cylinder No. 4 rpm cylinder dari setiap
hampir sama · cylinder
ketika
cranking.
Contoh -
Normal:
Putaran
Gejala ketika
keluar dari range
Bila putaran
mesin dari
semua
cylinder tidak
sama, idling
akan menjadi
kasar.
Penyebab dari
Keluar Range
Cyl #1
kompresi
menurun
· Output hanya
bila "Check
the Cylinder
Compression"
dilakukan
Active Test
· Menunjukkan
putaran
Putaran
Av Engine Min.: 0 rpm, mesin rata-
mesin untuk
Speed of All - Maks.: 6000 - rata pada
semua
Cyl rpm semua
cylinder
cylinder
selama
crank.
Penyebab dari
Keluar Range
-
Informasi Kendaraan
Penyebab dari
Keluar Range
-
Penyebab dari
Model Code Kode model - - - Keluar Range
-
Identifikasi tipe
mesin: 2KDFTV
Engine Type Tipe mesin - - - Penyebab dari
Keluar Range
-
Identifikasi nomor
cylinder: 4
Cylinder Nomor Min.: 0, Penyebab dari
- -
Number cylinder Maks.: 255 Keluar Range
-
Identifikasi tipe
transmission:
· MT (Manual
transmission)
· ECT 4th
Transmission Tipe MT atau ECT (Automatic
- -
Type transmission 4th transmission)
Penyebab dari
Keluar Range
-
Destination Destination - - - -
Identifikasi tahun
model: 20##
Min.: 1900, Penyebab dari
Model Year Tahun model - -
Maks.: 2155 Keluar Range
-
Identifikasi tipe
mesin: Diesel
System Identifikasi Penyebab dari
- - -
Identification sistem Keluar Range
-
Diesel Injection
Min.: -10
Injection Penyebab dari Keluar
Inj Vol mm3/st,
volume Range
Feedback - Max.: -
feedback -
Learning 9.92
learning value
mm3/st
Min.: 0
Pilot 2 Idling: 310 Periksa untuk melihat apakah
Priode pilot 2 Nilai µs,
Injection sampai 410 "Pilot 2 Injection Period" tidak
injection kalkulasi Maks.:
Period µs nol ketika gejala terjadi.
65535 µs
· Pemeriksaan tekanan
bahan bakar (aktual),
membandingkannya
dengan nilai target
common rail.
· Dianggap normal
ketika tekanan bahan
Tekanan 30000
Min.: 0 bakar yang sebenarnya
Target target sampai
Target kPa, dalam + / - 5000 kPa
Common common rail 160000
tekanan Maks.: dari target tekanan
Rail (nilai kPa ketikan
common rail 250000 bahan bakar dalam
Pressure kalkulasi mesin
kPa kondisi stabil ketika
ECU) berputar
idle setelah
memanaskan mesin.
EGR System
· Terbuka penuh:
100%.
· Tertutup penuh:
0%.
· Digunakan
untuk
perbandingan
"Actual EGR
Nilai Valve Pos.".
kalkulasi ECU
berdasarkan
pada sensor Gejala ketika keluar
(mass air dari range
flow meter, · Bila nilai berada
Target manifold Idle setelah diluar range dan
Target EGR jumlah EGR absolute Min.: 0%, pemanasan mendekati 0%:
Position valve pressure Maks.: 100% mesin: 0 mass air flow
membuka sensor, sampai 98% meter
temperatur memburuk,
udara intake sistem intake
[menyatu atau exhaust
dalam mass tersumbat
air flow · Bila nilai berada
meter], dll.) diluar range dan
mendekati
100%: EGR pipe
tersumbat
· Terbuka penuh:
100%.
· Tertutup penuh:
0%.
· Memeriksa
dengan
membandingkan
Kalkulai dari Idle setelah pada "Target
Actual EGR Posisi EGR EGR valve Min.: 0%, pemanasan EGR Valve
Valve Pos. valve position Maks.: 100% mesin: 0 Position".
sensor sampai 98% · Periksa valve
movement
melalui Active
Test.
Kadang-kadang
malfungsi hanya
terjadi pada
· temperatur
tertentu,
· "OK" OK berarti
learning pada
posisi tertutup
sepenuhnya
telah
diselesaikan
secara normal.
· Bila NG, learned
posisi tertutup
sepenuhnya
mungkin diluar
range normal.
Ketika NG,
mungkin
Status terdapat benda
learning asing yang
EGR Close posisi EGR menempel di
- OK atau NG OK
Lrn. Status valve valve.
tertutup
sepenuhnya
PETUNJUK:
Setelah melepas dan
memasang hubungan
kabel baterai, jika
ignition switch tidak
mati dalam sekali
putar, learning
mungkin tidak
selesai.
Persentase tertutup
dari throttle valve.
· Tertutup
penuh:
100%.
· Terbuka
penuh: 0%.
PETUNJUK:
Tidak ada
hubungan
dengan
accelerator
pedal.
Namun, di
Idle setelah bawah
Actual Posisi aktual
Min.: -20%, pemanasan beban
Throttle diesel -
Maks.: 120% mesin: 55 penuh,
Position throttle
sampai 90% throttle
biasanya
terbuka
penuh
(0%).
Penyebab dari
Keluar Range
-
Gejala ketika
keluar dari range
Stuck closed:
Mesin mati,
· Ketika ignition
switch diputar
dari ON ke
OFF dan 5
detik berlalu,
learning dari
"Throttle
Close
Learning Val."
akan lengkap.
· Ketika
"Throttle
Close
Learning Val."
berada di luar
range normal,
mungkin
Nilai learned terdapat
Min.: 0
Throttle pada posisi benda asing
derajat, 11 sampai 21
Close throttle - dalam throttle
Maks.: 84 deg
Learning Val. tertutup valve.
derajat
sepenuhnya Jika nilai
berada pada
upper limit
·
21.25 deg,
ada
kemungkinan
bahwa
terjadinya
malfungsi.
Namun,
sebagai nilai
awal untuk
nilai learned
adalah 21.25
deg, maka
perlu untuk
memeriksa
nilai setelah
Penyebab dari
Keluar Range
-
· Jika sistem
berfungsi
dengan baik,
learning akan
dilakukan
ketika ignition
switch diputar
dari ON ke
OFF.
· NG
menunjukkan
bahwa
History dari terdapat
Diesel
diesel benda asing
Throttle - OK atau NG OK
throttle menempel di
Learn Status
learning katup throttle
atau
komponen
actuator, atau
sinyal
terputus/short
exists dalam
kabel.
Penyebab dari
Keluar Range
-
Diesel Starting
Jumlah banyaknya
starter dihidupkan dari
waktu ignition switch
Starter Menghitung Min.: 0, diputar ke ON.
- -
Count starter Maks.: 255 Penyebab dari Keluar
Range
-
Diesel Rough
Diharapkan
peningkatan
volume injeksi
setelah A/C
A/C Duty Min.: 0 diputar dari
Nilai feedback 0 sampai 10 OFF ke ON.
Feedback - mm3/st, Max.:
beban A/C 3 mm3/st
Value 39.8 mm /st Penyebab
dari Keluar
Range
-
Diharapkan
peningkatan
volume injeksi
setelah power
steering
PS Duty Nilai feedback Min.: 0 berubah dari
0 sampai 10
Feedback beban power - mm3/st, Max.: OFF ke ON.
mm3/st
Value steering 39.8 mm3/st
Penyebab
dari Keluar
Range
-
Penyebab
MIL diterima Status MIL dari dari Keluar
- ON atau OFF ON: MIL ON Range
dari ECT ECT
-
Penyebab
1st, 2nd, 3rd, dari Keluar
Shift Position Sinyal posisi
- 4th, 5th atau - Range
Sig from ECT shift dari ECT
6th -
Penyebab
ON: Lock-up dari Keluar
ECT Lock Up Lock-up - ON atau OFF Range
bekerja
-
ACTIVE TEST
PETUNJUK:
Menggunakan intelligent tester untuk melakukan Active Test untuk memungkinkan relay, VSV, aktuator
dan item lain dioperasikan tanpa melepas part apapun. Pemeriksaan fungsi non-intrusive ini dapat
sangat berguna karena pengoperasian secara terputus-putus (intermittent) mungkin tercakup sebelum
part atau kabel-kabel diutak-atik. Melakukan Active Test sebelum melakukan troubleshooting adalah
salah satu cara untuk menghemat waktu diagnosa. Informasi Data List dapat ditampilkan selama
melakukan Active Test.
d. Masuk ke menu berikut ini: Powertrain / Engine and ECT / Active Test.
· Tekanan
bahan bakar
di dalam
common rail
bertekanan
pada nilai
tertentu dan
putaran mesin
meningkat
Menekan interior menjadi 2000
Tes Kobocoran common rail dan rpm saat
Stop/Start
Bahan Bakar periksa kebocoran memilih ON
bahan bakar · Kondisi diatas
diawetkan
sementara tes
adalah ON
PETUNJUK:
Jika ini melakukan
Active Test saat
mesin dingin,
pembakaran dapat
Aktifkan kelistrikan
Pastikan kendaraan
Activate the EGR pada vacuum
ON/OFF berhenti dan mesin
Valve Close regulating valve
idle
assembly
Fuel injection
dihentikan sementara
dan test ON.
· Pastikan
kendaraan
berhenti dan
mesin idle.
· Jika kondisi
menghidupkan
Silinder yang dipilih mesin tidak
Control the Cylinder
(cylinder #1 sampai ON/OFF memburuk
Fuel Cut
#4) injector fuel cut meskipun
injeksi
cylinder
menunjukkan
berhenti,
cylinder dapat
ditentukan
terjadi
malfungsi.
PETUNJUK:
Periksa Kompresi Cylinder: Ketika mesin cranking, Active Test mengukur kecepatan masing-
masing cylinder. Dalam Active Test, bahan bakar dihentikan dari semua cylinder ketika
menghidupkan mesin selama sekitar 10 detik.
Pada saat ini, kecepatan masing-masing cylinder diukur. Jika kecepatan satu cylinder lebih dari cylinder
yang lain, dapat ditentukan bahwa tekanan kompresi pada cylinder yang lebih rendah dari cylinder
lainnya.
1. Panaskan mesin.
2. Putar ignition switch ke off.
3. Hubungkan intelligent tester ke DLC3.
4. Putar ignition switch ke ON dan hidupkan tester.
5. Masuk ke menu berikut ini: Powertrain / Engine and ECT / Active Test / Check the Cylinder
Compression.
PETUNJUK:
Jika hasilnya tidak ditampilkan secara normal, pilih item tampilan dari Data List sebelum
melakukan Active Test. Masuk ke menu berikut ini: Powertrain / Engine and ECT / Data List /
Compression / Engine Speed of Cyl #1, Engine Speed of Cyl #2, Engine Speed of Cyl #3,
Engine Speed of Cyl #4 and Av Engine Speed of All Cyl.
Sementara mesin tidak berjalan, tekan tombol RIGHT atau LEFT untuk mengubah Check the
Cylinder Compression ke ON.
6.
PETUNJUK:
Setelah melakukan procedur di atas, Active Test "Check the Cylinder Compression" akan
dimulai. Fuel injection untuk semua cylinder dilarang dan pengukuran putaran mesin masing-
masing cylinder masuk mode standby.
PERHATIAN:
· Setelah Active Test "Check the Cylinder Compression" dihidupkan, maka secara otomatis
akan mati setelah 255 detik.
· Ketika tes "Check the Cylinder Compression" menjadi OFF dan mesin diputar, mesin
akan hidup.
· Jika tes "Check the Cylinder Compression" perlu dilakukan setelah dihidupkan dan
dilakukan sekali, tekan "EXIT" untuk kembali ke layar menu Active Test. Kemudian
lakukan pengujian "Check the Cylinder Compression" kembali.
· Gunakan baterai yang terisi penuh.
Execute
PEMERIKSAAN SISTEM
iv. Masuk ke menu berikut ini: Powertrain / Engine and ECT / Utility / Pressure Discharge Valve
Check.
Tampilan Tester
Pressure Discharge Valve Check
a.
Execute
v. Tekan "Next".
ix.
PETUNJUK:
· Selama "Close to Open Check", jika tidak ada perubahan besar pada tekanan bahan
bakar ketika pressure discharge valve ditutup sementara mesin sedang berputar dan
setelah mesin dihentikan, dan jika nilai adalah 0 kPa bila pressure discharge valve
terbuka, maka sistem adalah normal.
· Lakukan "Always Closed Check" jika nilainya tidak 0 kPa ketika pressure discharge
valve terbuka selama "Close to Open Check". Jika hasilnya adalah sama selama
"Close to Open Check", terdapat pengoperasian pressure discharge valve yang
malfungsi.
· Jika temperatur bahan bakar tinggi, lakukan "Pressure Discharge Valve Check"
setelah bahan bakar telah didinginkan ke temperatur udara luar.
· Jika sejumlah besar bahan bakar bocor, tekanan bahan bakar menurun ketika mesin
dihentikan. Namun, kondisi pressure discharge valve masih dapat ditentukan dengan
membandingkan hasil pengukuran dari "Close to Open Check" dan "Always Closed
Check".
Fuel Press
(Always Closed Check)
0 kPa
Fuel Press
(Close to Open Check)
0 kPa
Engine Speed
0 rpm
On
Fuel Cut Operation Signal
Off
Closed (on)
Pressure Discharge Valve Operation
(Always Closed Check)
Off
Open (on)
Pressure Discharge Valve Operation
(Close to Open Check) Closed (on)
Off