0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan19 halaman

Proposal Kerajinan Bross Kain Perca

Proposal ini membahas rencana usaha kerajinan tangan berupa toples hias dan celengan dari barang bekas. Produk akan dibuat dari toples, busa boneka, dan kain perca bekas yang dihias dengan berbagai gambar. Strategi pemasaran mencakup diferensiasi produk, harga terjangkau, dan promosi melalui catalog dan sosmed. Target pasar adalah semua kalangan di Ngawi.

Diunggah oleh

Chartens Pratama P
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan19 halaman

Proposal Kerajinan Bross Kain Perca

Proposal ini membahas rencana usaha kerajinan tangan berupa toples hias dan celengan dari barang bekas. Produk akan dibuat dari toples, busa boneka, dan kain perca bekas yang dihias dengan berbagai gambar. Strategi pemasaran mencakup diferensiasi produk, harga terjangkau, dan promosi melalui catalog dan sosmed. Target pasar adalah semua kalangan di Ngawi.

Diunggah oleh

Chartens Pratama P
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL KERAJINAN TANGAN

“Bross dari Kain Perca”

DOSEN PEMBIMBING :

IR. CORVIS L RANTERERUNG M.T

DISUSUN OLEH :

FRANSISCUS RIO MASE

6160515170078

JURUSAN TEKNIK MESIN

UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA PAULUS

2019
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan


hidayahNya kerena penuli dapat menyelesaikan penyusunan proposal ini.
Adapun dalam penulisan proposal ini, produk yang akan ditawarkan adalah
“Kerajinan Tangan Untuk Toples Hias Dan Celengan Dari Barang Bekas’’

penulis menyadari sepenuhnya bahwa ini dalam penulisan proposal ini


banyak terdapat terdapat kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan
adanya kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan penulisan
proposal ini. Tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih pada semua pihak
yang telah membantu penyusunan proposal ini , khususnya kepada dosen
pembimbing mata kuliah kewirausahaan.

Akhir kata semoga proposal ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan
dapat menambah wawasan kita dalam mempelajari “kewirausahaan” serta dapat
digunakan sebagaimana mestinya.

Makassar, 10 April 2019

Penyusun

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................... 2

DAFTAR ISI.................................................................................................. 3

BAB I PENDAHULUAN.............................................................................. 5

A. Latar Belakang.................................................................................... 5

B. Visi...................................................................................................... 6

C. Misi...................................................................................................... 6

D. Tujuan kegiatan.................................................................................. 6

E. Maksud kegiatan................................................................................. 6

BAB II PRA PRODUKSI............................................................................. 7

A. Profil.................................................................................................. 7

B. Strategi Pasar..................................................................................... 7

C. Analisa SWOT................................................................................... 7

BAB III PROSES PRODUKSI.................................................................... 8

A. Cara pembuatan................................................................................. 8

B. Bahan Baku........................................................................................ 8

C. Peralatan dan Perlengkapan............................................................... 9

D. Cara pembuatan toples....................................................................... 12

3
BAB IV RENCANA ANGGARAN......................................................... 16

A. Modal/ pemasukan......................................................................... 16

B. Penentuan harga jual...................................................................... 17

BAB V PENUTUP................................................................................... 18

A. Kesimpulan.................................................................................... 18

B. Saran.............................................................................................. 18

4
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Usaha adalah suatu bentuk kegiatan yg dapat menghasilkan uang & dapat
meningkatkan taraf hidup seseorang untuk menjadi lebih baik. Suatu usaha
yg kita jalani dapat menghasilkan laba semaksimal mungkin jika kita
tekun dan kreatif dalam menjalani usaha tersebut.

Banyak cara yg dilakukan oleh seseorang dalam memulai atau menjalani


kegiatan usaha seperti sistem retail atau membuat sendiri produk yg dijual.
Kegiatan usaha dengan cara membuat sendiri, produk yg dijual akan lebih
banyak kelebihannya dibandingkan sistem atau kegiatan usaha lain. Selain
produk yg dijual menarik minat , tentu cara ini lebih mudah dalam
menafsirkan atau menargetkan laba dengan total produk yg akan dijual ke
konsumen.

Dari penjelasan latar belakang diatas, maka saya tertarik untuk melakukan
kegiatan usaha dengan menggunakan cara memproduksi sendiri produk yg
akan saya tawarkan berupa kerajinan tangan “ Toples hias dari toples
bekas, busa boneka bekas& kain perca serta kain faneldan celengan kece
dari toples bekas ”.

B . Visi

Menjadikan barang bekas memiliki nilai jual.

Kepuasaan konsumen atas produk merupakan hal yang saya utamakan.

5
C. Misi

1. Memperkenalkan Toples hias dan celengan kece khususnya yg terbuat


dari barang bekas ke masyarakat.
2. Menciptakan hiasan yg lucu, cantik, dan menarik dengan harga yg
terjangkau’

D. Tujuan Kegiatan Usaha

Tujuan saya memilih jenis usaha ini yaitu :

1. Mendapatkan keuntungan.
2. Menarik minat konsumen untuk merasakan produk yang saya buat, agar
mencapai target penjualan.
3. Dapat membuka lapangan pekerjaan baru.
4. Memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai.

E. Maksud Kegiatan Usaha

Dari hal membuka usaha ini saya bermaksud ingin menyalurkan ilmu yang
saya miliki yaitu Kemampuan di bidang kerajinan tangan, di dunia usaha
bentuk dari pengalaman dan menambah wawasan atas ilmu yang telah
saya ketahui dari sekolah saya dulu dan orang –orang terdekat dan ingin
berinovasi dengan barang yang tidak terpakai sehingga bisa di gunakan
kembali dan di manfaatkan dengan memiliki nilai jual dengan menggunakan
toples bekas dan kain perca serta busa bekas boneka buat bahan utamanya
dalam usaha membuat kerajian tangan ini memiliki kesabaran untuk proses
pembuatannya dan keuletan dalam membuat usaha ini.

6
BAB II

PRA PRODUKSI

A. Profil

Kerajinan tangan dari untuk toples hias dan celengan kece dari barang bekas
yaitu usaha yang sangat menggiyurkan bagi pengraji kerjinan tangan,
Disekitar kita barang-barang bekas seperti kaleng-kaleng bekas sudah tidak
asing lagi bagi kita. Sehingga kita menuangkan ide untuk membuat kreasi
dengan bahan dasar dari kaleng bekas menjadi sebuah tempat tabungan atau
dengan istilah celengan yang menarik dan toples hias untuk wadah tempat
menyimpan kue dan makanan ringan dengan dihiasi berbagai lukisan flora
fauna ,tokoh kartun, dan sebagainya,sehingga bisa menjadi suatu yang
bernilai lebih dan mempunyai nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan
dengan celengan dari plastik atau tanah liat.

Melihat potensi lingkungan sekitar Ngawi masih sangat jarang yang


mengkreasikan daur ulang barang-barang bekas menjadi sebuah benda yang
bermanfaat dan mempunyai nilai jual yang [Link] ulang celengan
maupun toples hias ini disajikan dengan berbagai macam hiasan yang
dilukiskan di celengan itu seperti gambar flora,fauna,berbagai tokoh kartun
seperti doraemon,spongebob,dora,shon the sheep dan sebagainya serta ada
juga lukisan yang sesuai dengan pesanan yang mempunyai ciri khas
[Link] ini saya mengharapkan dapat menggaet atau menarik
pelanggan untuk mencoba membelinya.

Oleh karena itu peluang usaha dibisnis ini bisa dikatakan cukup menjanjikan
karena masih jarang pesaing dalam bisnis ini khususnya dikota Ngawi .

7
B. Strategi pemasaran yang akan diterapkan

a. Deferensiasi

saya mencoba menghadirkan suatu produk yang unik dan mempunyai nilai
jual yang tinggi, yang dalam pembuatannya menggunakan barang-barang
bekas yang dirubah menjadi suatu produk yang masih dapat dimanfaatkan
[Link] dari celengan dan toples hias ini saya buat semenarik
mungkin dan unik sehingga membuat konsumen menjadi tertarik.

b. Strategi produk

 Memberikan diskon produk bagi pemesanan yang cukup banyak


 Melayani pesanan melalui telepon, sms,facebook dan twitter.
 Membuat tampilan celengan dan toples hias semenarik mungkin.

c. Strategi tempat

Memilih tempat strategis, ramai dikunjungi orang, serta tempat yang sering
dilewati dan mudah terjangkau oleh manusia.

d. Biaya terjangkau

Strategi ini dilakukan dengan memberikan harga yang terjangkau oleh


semua kalangan yang berkisar Rp 10.000 sampai dengan Rp 50.000.

C. Potensi dan Segmentasi Pasar

a) Potensi Pasar

Kecenderungan masyaraaakat Ngawi akan sesuatu yang unik dan


baru menyebabkan daya beli produk ini meningkat,sehingga permintaan
akan kreasi toples hias dan celengan kece ini selalu terus bertambah.

8
b) Segmentasi Pasar

Target pasar yang dituju adalah semua kalangan baik dari kalangan
menengah ke bawah sampai menengah ke atas,mulai dari lingkungan
sekolah,kampus,pusat perbelanjaan,dan juga tempat-tempat hiburan dan
rekreasi baik kalangan ibu-ibu maupun remaja hingga anak kecil.

c). Media Promosi yang akan di gunakan

Media media promosi yang akan digunakan yaitu melalui :

 Catalog Dan Sosmed

Membuat catalog dan promosi di sosmed yang berisi semua jenis produk
barang yang didesain dengan menarik dan enak dipandang.

 Manusia

Menggunakan tehnik word of mouth (mulut ke mulut), pemberitahuan dari


teman ke teman yang lain mengenai usaha yang dijalankannya,serta minta
reverensi dari pelanggan,siapa yang pernah mencoba memanfaatkan
celengan dari kaleng bekas.

D. Analisis SWOT

a) Strength ( Kekuatan )

 Harga produk ekonomi


 Kerapihan produk terjamin
 Produk yang saya tawarkan menggunakan bahan yg aman dan bersih
 Produk yang saya tawarkan berbeda dgn produk lain yg sejenis.

b) Weakness ( Kelemahan )

9
 Terbatasnya bahan produksi ( toples bekas & kain perca )
 Lama waktu produksi untuk menghasilkan produk dengan detail yg
rapi.

c) Oppurtunity ( Peluang )

Banyak penjual lain yg menjual toples hias dan celengan kece menggunakan
hiasan biasa sedangkan saya memanfaatkan kain perca. Keunikan produk
saya tidak kalah dengan produsen lain.

d) Threat ( Hambatan )

Produk yg diperdagangkan berupa Toples Hias celengan kece dari barang


bekas semakin tersingkir dengan adanya Toples hias yg biasa pada
umumnya.

D. STRATEGI BISNIS

Dalam pemasaran harus pandai dalam mengatur harga, tempat penjualan,


melakukan promosi produk. Salah satu promosi adalah dengan menawarkan
Harga miring untuk tiap bentuk Toples Hias dan celengan kece. Inovasi yg
bagus terhadap produk yg diproduksi, seperti bagaimana bentuk yg unik dan
bagaimana membuat kain perca memiliki keistimewaan tersendiri.

10
BAB III

PROSES PRODUKSI

A. Pembuatan produk celengan kece dari barang-barang bekas :

1. Keterkaitan dengan bahan lain termasuk perolehan bahan [Link]


membuat produk ini membutuhkan barang-barang antara lain :
a. Kaleng bekas susu
b. Koran (untuk alas)
c. Spidol snowman paint
d. Cat pilox (untuk cat dasar)
e. Cutter
2. Identifikasi sumber tempat membeli barang-barang tersebut :
a. Lingkungan sekitar
b. Pengepul
3. Tata cara pembuatan produk celengan
a. Kaleng bekas dibersihkan terlebih dahulu (bisa dicuci dan dijemur
hingga kering)
b. Kaleng yang sudah bersih lalu di cat menggunakan cat pilox.
Sebelum menyemprotkan cat pilox, kaleng cat pilox dikocok
beberapa kali agar cairan cat di dalam kaleng rata. Semprotkan cat
secukupnya saja, (tidak perlu tebal) tapi rata ke semua permukaan
kaleng.
c. Lalu kaleng yang sudah dicat tadi jemur di bawah sinar matahari
hingga kering beralaskan koran.
d. Setelah kering kaleng tadi siap di lukis /digambar dengan
menggunakan spidol snowman paint. Caranya kocok terlebih

11
dahulu spidol sebelum digunakan untuk menggambar. Lalu buatlah
gambar yang menarik sesuai tema yang anda inginkan.
e. Setelah selesai dilukis / digambar, lalu tutup kaleng dilubangi
dengan “LURUS” sepanjang +/- 4 cm , lebar 0,5 cm dgn
menggunakan cutter untuk lubang masuk uang kertas / logam (Utk
celengan),
f. Setelah selesai dilukis / digambar, lalu tutup kaleng dilubangi
dengan diameter +/- 4 cm dgn menggunakan cutter untuk lubang
tisu (Utk Celengan)
g. Pasang tutup yang sudah dilubangi tadi sebagai penutup kaleng.
h. Selesai.

B. Pembuatan Produk Toples Hias Dari Barang Bekas

1. Keterkaitan dengan bahan lain termasuk perolehan bahan [Link]


membuat produk ini membutuhkan barang-barang antara lain :

a. Analisis produksi dari bahan toples bekas

Bahan-bahan yg kami butuhkan sebagai berikut:

 Toples bekas 1 buah

12
 Busa boneka bekas

 Kain Flanel 4 potong

 Peralatan jahit

13
 Glue Gun 2 batang

 Kain perca

b. Cara membuat toples hias


1. Pertama toples di bersihkandahulu (di cuci lalu di jemur hingga
kering)
2. Busa boneka bekas di masukan ke dalam kain perca kemudian di jait
di bentuk dengan ukuran toples tersebut sehingga bisa menutupi
bagian tubuh tuples
3. Kain fanelnya sebagai pelengkap hiasan di bentuk dengan sesuai
pilihan misalnya di buat bentuk bunga atau cartun saound the
seep,doraemon,dll

14
4. Bagian toples di olesi glue gun kemudin kain perca yang sudah di
jahit sama busaya tadi di tempelkan ke bagian yang di beri glu gun
5. Setelah itu kain fanel yang sudah di bentuk lalu di tempelkan di
toples yang sudah di baluti oleh kain perca
6. Bagian tutupnya yang atas dasarnya di beri kain perca yang sudah di
jahit tadi dengan menggunakan glugun sebagai perekat di kasih pita
berbentuk kupu-kupu di atasnya.
7. selesai

2. Identitas sumber dapat membeli barang-barang tersebut :

a. Lingkungan sekitar

b. Tukang jahit/ konfeksi

c. Pengepul

15
BAB IV

RENCANA ANGGARAN

A. Bahan Baku

Dalam proses produksi saya menggunakan bahan baku rincian sebagai berikut:

NO Nama Bahan Banyaknya Harga satuan Total harga

1 Kaleng bekas 10 Rp.250 Rp.2500

2 Toples bekas 10 Rp.250 Rp.2500

3 Busa boneka 1kg Rp.3000 Rp.3000


bekas

4 Kain fanel 5 Rp.1000 Rp.5000

5 Kain perca 1kg Rp.3000 Rp.3000

6 Glue Gan 10 RP.1000 Rp.10.000

7 Pita 5 Rp.1000 Rp.5000

8 Cat pilok 1 Rp.25000 Rp.25000

9 Peralatan jahit 1paket Rp.8000 Rp.8000

10 Spedol 1 Rp.1000 RP.1000

JUMLAH - Rp.65.000

16
[Link] / Pemasukkan

Modal yang saya keluarkan dalam produks ialah sebesar Rp.65.000 dan Harga
jual sekitar Rp10,000an sampaii Rp50,000 an tergantung rumitnya model hias
dan motifnya yang akan di buat.

1. kalau di rata-rata dalam 1minggu dan perbulan memproduksi 20 buah


kalau harga yang di jual Rp10,000an perbuah. Per minggu maka
hasilnya
Rp10.000 X 20 produksi = Rp200,000

Rp200.000 – Rp65000 (modal) = Rp 135.000 (keuntungan perminggu)

Per bulan maka hasilnya Rp10.000 X 80produksi( 20 X 4mingguu) =Rp


800,000

Rp800.000 – ( Rp65000 X 4minggu ) = Rp540.000 (keuntungan


perbulan)

2. di hitung dengan harga 15000 perbuah dengan memproduksi 20


perminggu maka hasilnya yaitu

per minggu maka hasilnya Rp15000 X 20 produksi = Rp300.000-Rp


65000 =Rp235000 (untung permininggu) .Perbulan maka hasilnya
Rp15.000 X 80 = Rp1.200.000 – 260.000 = Rp9400.000 (keuntungan
perbulan )

17
BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Menurut kami usaha ini dapat berkembang dan akan mancapai


keberhasilan. Kami sangat yakin bahwa usaha ini akan maju terus dan
berkembang karena dilakukan oleh SDM yg memiliki kualitas dalam
menjalankan pekerjaan. Produk yang ka jual juga sangat unit dalam segi bentuk,
hiasan, warna dan motifnya. Kami yakin pasar akan menerima dengan baik
produk dengan kualitas dan harga terjangkau yg kami produksi.

B. Saran

Kami menyadari bahwa proposal ini jauh dari kesempurnaan, oleh


karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi
penyempurnaan prososal ini. Demikian proposal ini, semoga kegiatan keinginan
usaha kami ini sehingga dapat berjalan dengan baik dan kami berharap dalam
mengembangkan kreatifitas dapat bermanfaat bagi saya dan masyarakat.

Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu


dalam penyusunan proposal ini sehingga dapat terselesaikan dengan baik dan
tepat pada waktunya, sekian terimakasih.

18
DAFTAR PUSTAKA

Anonim, Berbagi makalah bertemakan kain bekas, Diunduh dari :


http>77databerman&[Link].com7')*17)27berbagi-makalah-bertemakan-
kain-pe [Link] ( Online, diakses tanggal 10 April 2019)

19

Anda mungkin juga menyukai