Nama : Muhammad Yogi Ekasaputra
NIM : 217341018
Kelas : 2AEA
VIRTUAL REALITY (VR)
Virtual reality atau yang disebut dengan realitas
maya adalah teknologi yang memungkinkan pengguna bisa
berinteraksi terhadap objek nyata yang disimulasikan
menggunakan komputer. Virtual memory sebenarnya
adalah lingkungan/ objek yang hanya ada dalam imajinasi
yang mempu membangkitkan suasana 3 dimensi sehingga
membuat pengguna seolah-olah terlibat secara fisik.
Contoh: simulasi penerbangan.
Pilot bisa menggunakan sistem virtual reality untuk melakukan simulasi penerbangan
sebelum melakukan penerbangan yang sebenarnya.
Komponen Pembentuk VR:
- Display / HD Display, monitor untuk menampilkan proyeksi gambar 3D. Di perangkat
Samsung VR Gear dan Google Cardboard, monitor yang digunakan adalah smartphone
dengan aplikasi penunjang Virtual Reality. Sementara itu, Oculus Rift, menggunakan layar
HD ( High Definition ) dengan sudut 100 derajat.
- Cover, penutup display pada Headset. Di dalamnya terdapat sensor tracking seperti head
tracking, motion tracking, dan eye tracking. Jika display perangkat dalam keadaan terpisah,
cover ini tidak diperlukan.
- Spons / Foam Padding, bantalan untuk kepala agar dalam penggunaannya tidak cepat
merasa pusing dan akan terasa nyaman untuk diapakai bagi penggunanya.
- Lensa / Lenses, berupa lensa khusus yang sifatnya bikonveks atau cembung-cembung.
Lensa akan memfokuskan dan membentuk gambar agar terlihat lebih nyata. Lalu, dibuat
view 3D dengan memposisikan dua gambar sama seperti saat mata kita menangkap cahaya
atau pemandangan.
- Dial, Pengatur jarak penglihatan pengguna, dari visualisasi 3D dan Virtual Reality.
- Papan Sirkuit / Circuit Board, pada Oculus Rift, motherboard-nya berisi ARM processor
dan chip pengontrol LED. Rift juga dilengkapi Adjacent Reality Tracker, dengan fitur
magnetometer, gyroscope dan accelerometer.
Piranti Virtual Reality:
- Glove: piranti masukan yang dapat menangkap gerakan tangan dan mengirim informasi ke
sistem.
- Headset: piranti yang berfungsi untuk memonitor gerakan kepala.
- Walker: piranti yang digunakan untuk memantau gerakan kaki.
Cara Kerja Virtual Reality:
Cara kerja sistem virtual reality adalah Pengguna memperhatikan suatu dunia semu, yang
sebetulnya berbentuk gambar-gambar yang bersifat dinamis. Dengan media perangkat
headphone atau speaker, pengguna bisa mendengar suara yang realistis. Dengan media headset,
glove dan walker, semua gerakan pengguna dipantau oleh sistem kemudian sistem memberikan
reaksi yang sesuai. Sehingga seolah-olah pengguna merasakan sedang berada pada situasi yang
nyata, dan dapat dirasakan baik secara fisik maupun psikologis.