2016-DRM-RI.00.
00 3
Nomor RM : ……………………………....................................
Nama : ……………………………....................................
PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO Tanggal Lahir : ……………………………...................................
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Jenis Kelamin
Alamat
:L/P
: .................................................................
[Link] 71 Sukoharjo Telp. 593118 /Fax. 593176 .................................................................
(Mohon diisi atau tempelkan stiker bila ada)
ASESMEN KHEMOTERAPI
Tgl : Jam : DPJP: PPJP :
Kemoterapi ke :………………………………..
Siklus ke :………………………………..
Diagnosa :…………………………………e.c……………
PENGKAJIAN KEPERAWATAN
TB : BB :
1. KELUHAN UTAMA :
2. RIWAYAT KHEMOTERAPI SEBELUMNYA
RIWAYAT OPERASI
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU (KELUARGA)
RIWAYAT ALERGI OBAT
3. PEMERIKSAAN FISIK
Keadaanumu Baik Sedang Buruk Lain – lain................
m
Tekanandarah ……………MMHg MAP :
Nadi Reguler Irreguler Frekw :.........x/m
Respirasi Normal Asidosis Dispnea Edema paru Frek:.....x/mnt
A. RISIKO JATUH
ASESMEN FAKTOR RISIKO DEWASA Nilai Skor
Riwayatjatuhtidaktermasukkecelakaan Tidak 0
kerjadanlalulintas Ya 25
Tidak 0
Diagnose Sekunder
Ya 15
Tidakada/Bedrest/Dibantuperawat 0
Menggunakanalatbantu Kruk/ tongkat 15
Alatsekitarmis : dinding, kursi, meja (perabot) 30
Normal/ Bedrest/ kursiroda 0
Gaya Berjalan Lemah 10
terganggu 20
Menyadarikemampuan 0
Status mental
Dimensia (lupa)/agitasi/konfius (gelisah) 20
Menggunakan infuse/heparin Tidak 0
(pengencerdarah) Ya 20
Sedative 10
Medikasi
Post anestesiumumatau regional dalam 24 jam terakhir 20
TOTAL SKOR 170
Katagori Rendah, skore : 0-24 Sedang, skore :25-44 Tinggi, skore :≥ 45
ASESMEN FAKTOR RISIKO ANAK ( Usia 0 – 14 Tahun ) Nilai Skor
Kurang 3 tahun 4
3 – 7 tahun 3
Usia
7 – 13 tahun 2
Lebih 13 tahun 1
Laki - laki 2
Janis kelamin
Perempuan 1
Diagnosaneurolaogi 4
Perubahanoksigenasi (respiratorik, dehidrasi, anemia,
3
Diagnosa anoreksia, sinkop, pusing )
Gangguanperilaku/psikiatri 2
Diagnosa lain 1
Tidakmenyadariketerbatasandirinya 3
Gangguankoknitif Lupaakanketerbatasan 2
Orientasibaikterhadapdirisendiri 1
Riwayatjatuhdaritempattidur 4
Alat bantu/diletakkanditempattidur (perabot) 3
Factor Lingkungan
Diletakkan di tempattidur 2
Area di luarrumahsakit 1
Dalam 24 jam 3
Responterhadappembedahan/sedasi/ane
Dalam 48 jam 2
stesi
Kurang 48 jam atautidakmenjalanipembedahan 1
Multiple : sedative,barbiturate, fenotiasin, antidepresan,
3
pencahar, diuretic , narkotik
Penggunaanmedikamentosa
Penggunaansalahsatudiatas 2
Medikasi lain/ tidakadamedikasi 1
TOTAL SKOR
Katagori Low Humpty Dumpty Skore:7-11 High Risk Humpty Dumpty skore:≥12
B. ASESMEN NYERI
Nyeri : tidak ya, Bila ya, :
Deskripsi nyeri : P :............................................................. Karakteristik nyeri
Q :................................................................ Tidak nyeri Skor : 0
R :................................................................ Nyeri ringan Skor : 1-3
S :................................................................ Nyeri sedang Skor : 4-6
T :................................................................ Nyeri berat Skor : 7-10
Skala nyeri untuk pasien dewasa dan pasien sadar menggunakan numeric skale, untuk pasien dengan penurunan
kesadaran dan anak < 9 tahun menggunakan Wong Baker Skale
C. ASESMEN NUTRISI
a. Assesmen Nutrisi Pasien Dewasa (Malnutrition Universal Scoring Treatment )
PENILAIAN SKOR Risiko malnutrisi :
IMT Risiko rendah Skor : 0
Presentase Kehilangan BB yang tidak diharapkan Risiko sedangSkor : 1
Efek dari penyakit yang diderita Risiko tinggiSkor : ≥2
Total Skor
b. Assesmen Nutrisi Pasien anak
Umur 0 – 60 bulan Umur 61 bulan – 18 tahun
GiziburukSkore<-3 SD Sangatkurus Skore : < -3 SD
GizikurangSkore -3 SD s/d< -2S SD Kurus Skore : -3 SD s/d <-2 SD
Gizibaikskore – 2 SD s/d 2SD Normal Skore : -2 SD s/d 1 Sd
GizilebihSkore> 2 SD Gemuk Skore : > 1 SD s/d 2 SD
Obesitas Skore : > 2 SD
4. PENGKAJIAN KHUSUS KEMOTERAPI
a. Tampilan Menurut Skala Karnofsky
NILAI SKALA KARNOFSKY KETERANGAN
90-100 Aktifiti normal
70-80 Ada keluhan tetapi masih aktif dan dapat mengurus diri sendiri
50-60 Cukup aktif, namun kadang memerlukan bantuan
30-40 Kurang aktif, perlu rawatan
10-20 Tidak dapat meninggalkan tempat tidur, perlu rawat di rumah
sakit
0-10 Tidak sadar
PasiendapatdilakukankhemoterapibilaSkalaKarnofsky> 60
b. Sistem Integumen
Bengkak Pigmentasi kulit
Flebitis Perdarahan gusi
Ulkus Stomatitis
Kemerahan Gatal
c. Sistem Gastrointestinal
Mual dan muntah Frekuensi ..................... mulai : Durasi : Berat /Ringan *
Diare Jaundice
Konstipasi Nyeri abdomen kuadran atas kanan Anorexia
Anorexia
d. Sistem hematopoeic
Infeksi Batuk produktif Trombositopenia
Anemia : Pucat Kapileri melambat Lemah
Vertigo
e. Sistem Respiratorik dan Cardiovaskuler
Oedem
Dispneu Ronkhi
Hasil ECG :
f. Sistem Neuromuskular
Parestesia Gangguan pendengaran
Lemah Gangguan mobilitas
Menyeret kaki
g. Sistem Genitourinari
BAK Frekuensi : Bau : Warna : Kekeruhan :
Hematuri
Oliguri Anuri
h. Psikologis
Takut terhadap terapi/ tindakan / lingkungan Cemas Marah / tegang
Sedih Menangis Senag Tidak mampu menahan diri
Rendah diri Gelisah Tenang Mudah tersinggung
5. PEMERIKSAAN PENUNJANG(Lab, radiologi,lain- lain):
6. DIAGNOSA KEPERAWATAN
Kecemasan
Resiko terjadi infeksi berhubungan dengan neutropenia
Resiko perlukaan berhubungan dengan trombositopenia
Resiko cedera vaskuler
Resiko gangguan perfusi jaringan
Resiko gangguan keseimbangan cairan
Resiko gangguan integritas mukosa mulut
Resiko gangguan rasa nyaman akibat stomatitis
Resiko gangguan komunikasi verbal akibat nyeri di mulut
Resiko gangguan integritas kulit perineum akibat diare
Resiko gangguan citra diri akibat alopesia
Resiko disfungsi seksual akibat kemoterapi
Resiko ekstravasasi
7. INTERVENSI KEPERAWATAN(Rekapitulasi pre, intra dan post khemoterapi)
Observasi tanda-tanda infeksi
Kaji pengetahuan pasien tentang infeksi
Kaji penyebab mual dan muntah
Jaga kebersihan klien
Berikan perawatan oral
Kaji tingkat kecemasan
Kaji penyebab kecemasan
Kaji persepsi klien
Beri informasi tentang diagnosis, tindakan, dan prognosis
Libatkan keluarga untuk menemani
Lakukan perawatan luka
Pertahankan lingkungan aseptik
Anjurkan klien untuk melaporkan nyeri yang dialami (lokasi, intensitas, kualitas, skala, waktu)
Anjurkan klien untuk melakukan manajemen nyeri konvensional
Kolaborasi dengan dokter untuk pengobatan nyeri
Observasi tanda-tanda ekstravasasi
AksesVaskuleroleh : Nama&TandatanganPerawat yang bertugas: