0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
115 tayangan11 halaman

Optimalisasi Produksi Sepatu dan Pakan

Perusahaan sepatu harus memproduksi setidaknya 1 pasang sepatu logo dan 5 pasang sepatu sugu agar memperoleh keuntungan maksimal sebesar Rp. 275.000. Perusahaan pakan ternak harus mendistribusikan 350 ton ke kota A dari pabrik P, 250 ton ke kota B dari pabrik P, 100 ton ke kota A dari pabrik Q, dan 300 ton ke kota C dari pabrik Q untuk meminimalkan biaya transportasi sebesar Rp. 6.

Diunggah oleh

Wignar Dhea
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
115 tayangan11 halaman

Optimalisasi Produksi Sepatu dan Pakan

Perusahaan sepatu harus memproduksi setidaknya 1 pasang sepatu logo dan 5 pasang sepatu sugu agar memperoleh keuntungan maksimal sebesar Rp. 275.000. Perusahaan pakan ternak harus mendistribusikan 350 ton ke kota A dari pabrik P, 250 ton ke kota B dari pabrik P, 100 ton ke kota A dari pabrik Q, dan 300 ton ke kota C dari pabrik Q untuk meminimalkan biaya transportasi sebesar Rp. 6.

Diunggah oleh

Wignar Dhea
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1) Perusahaan sepatu membuat 2 macam sepatu.

Sepatu yang pertama merk logo dengan karet sol


karet dan merk sugu dengan sol kulit. Diperlukan 3 macam mesin. Mesin 1 membuat sol karet,
mesin 2 membuat sol kulit dan mesin 3 membuat bagian atas sepatu dengan melakukan
assembling bagian atas dengan sol. Setiap lusin sepatu merk sogo, mula-mula dikerjakan dimesin
1 selama 2 jam, kemudian tanpa melalui mesin 2 terus dikerjakan dimesin 3 selama 6 jam.
Sedangkan untuk sepatu merk sugu tidak diproses dimesin 1, tetapi pertama kali dikerjakan
dimesin 2 selama 3 jam kemudian dimesin 3 selama 5 jam. Jam kerja maksimum setiap hari
mesin 1 adalah 8 jam, mesin 2 adalah 15 jam dan mesin 3 adalah 30 jam. Laba untuk setiap lusin
sepatu merk logo = Rp. 30.000 dan sepatu merk sugu Rp. 50.000. Masalahnya adalah
menentukan berapa lusin sebaiknya sepatu merk logo dan sugu yang dibuat agar bias mencapai
keuntungan maksimal.
Penyelesaian:
1. Tentukan Variabel
X= Logo
Y= Sugu
1. Fungsi Tujuan
Zmax = 30.000X + 50.000Y

2. Fungsi Kendala/ Batasan


Mesin Logo Sugu Kapasitas
Max
1 2 0 8
2 0 3 15
3 6 5 30
a). 2 X ≤ 8
b). 3 Y ≤ 15
c). 6X + 5Y ≤ 30

d). Membuat Grafik

1. 2X = 8
X = 8/2
X=4
Maka titik 61 =(4,0)

2. 3Y = 15
Y = 15/3
Y =5
Maka titik 62 =(0.5)
3. 6x + 5y = 30
x=0 y =0
6(0)+5y=30 6x+5(0) = 30
5y=30 6x = 30
y=30/5 x = 30/6
y=6 x=5
maka titik 63 = (5,6)

Cara menepatkansolusi optimal dengan cara mencari nilai Z setiap titik ekstrim
Titik A

X=0,Y=5
Maka Zmax = 30.000x + 50.000y
=30.000(0) + 50.000(5)
=250.000

Titik B
Mencari titik potong 62 dan 63

3y = 15 x5
6x + 5y = 30 x3

15y =75
18x + 15 y = 90
18x = 15
X = 5/6 , Y=5
Maka Zmax = 30.000 x + 50.000 y
= 30.000(5/6) + 50.000 (5)
= 25.000 + 250.000
= 257.000

Titik C
Mencari titik potong 61 dan 63

2x = 8 x3
6x + 5y = 30 x1
6x = 24
6x + 5y = 30
5y= 6
y=6/5, x = 4
maka Zmax = 30.000x + 50.000y
=30.000(4) + 50.000(6/5)
= 120.000 + 60.000
=180.000

Titik D
X=4,Y=0
Maka Zmax = 30.000x + 50.000y
30.000(4) + 50.000 (0)
=120.000
Kesimpulan: untuk memperoleh keuntungan optimal, dengan X=5/6, dan Y = 5 akan
menghasilkan keuntungan sebesar 275.000 makan, perusahaan sepatu tersebut harus
memproduksi setidak-tidaknya 1 buah (pembulatan ke atas) sepatu merk logo dan 5 buah sepatu
merk sugu setiap harinya agar diperoleh hasil yang optimal.
2) Sebuah perusahaan pakan ternak memiliki 2 pabrik di 2 kota yaitu kota p dan kota q.
Kapasitas produksi masing-masing pabrik tersebut adalah 600 dan 400 ton/bulan. Untuk
keperluan pemasaran hasil produksi pabrik tersebut harus dikirim ketiga kota yaitu kota A,
kota B, kota C. Yang masing-masing mempunyai permintaan sebesar 450 ton, 250 ton, 300
ton. Biaya transportasi dari kedua pabrik ke-ketiga kota tersebut adalah:
Dari kota P ke kota A $8/ton, dari kota P ke kota B $5/ton,dari kota P ke kota C $8/ton.
Dari kota Q ke kota A $6/ton, dari kota Q ke kota B $4/ton, dari kota Q ke kota C $5/ton.
Buatlah perencanaan distribusi sedemikian rupa sehingga biaya transportasinya minimal?
Jawab:

Dari\Ke Kota A Kota B Kota C Kapasitas


Kota P X1 ⑧ X2 ⑤ 600 – x1 – x2 ⑧ 600
Kota Q 450 – x1 ⑥ 250 – x2 ④ X1 + x2 – 300 400

Kebutuhan 450 250 300 1000

TC = 8 x1 + 5 x2 + 8 (600 – x1 – x2) + 6 (450 – x1) + 4 (250 – x2) + 5 (x1 – x2 – 300)


= 8 x1 + 5 x2 + 4800 – 8 x1 – 8 x2 + 2700 – 6 x1 + 1000 – 4 x2 + 5 x1 + 5 x2 + 1500
= – x1 – 2 x2 + 7000
= 7000 – x1 – 2 x2
· Formulasi linier programing
Maksimalkan Z = 7000 – x1 – 2 x2
Dengan kendala = x1 + x2 ≤ 600
x1 ≤ 450
x2 ≤ 250
x1 + x2 ≥ 300 x1 ; x2 ≥0
· Menentukan titik potong

A ( 50 , 250 ) = 7000 – 50 – (2.250) = 6450


B ( 350 , 250 ) = 7000 – 350 – (2.250) = 6150
C ( 450 , 150 ) = 7000 – 450 – (2.150) = 6250
D ( 450 , 0 ) = 7000 – 450 – (2.0) = 6550
E ( 300 , 0 ) = 7000 – 300 – (2.0) = 6700
Kesimpulan
Untuk memperoleh biaya yang minimal sebesar $6150 maka rencana distribusi yang
harus dilakukan adalah:
Dari Kota P ke Kota A = 350 ton
Dari Kota P ke Kota B = 250 ton
Dari Kota Q ke Kota A = 100 ton
Dari Kota Q ke Kota C = 300 ton
3) Dengan metode grafik, tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan linear dua

variabel x + y = 4 dan x + 3y = 6 jika x, y variabel pada himpunan bilangan real.

Penyelesaian:

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Anda harus mencari koordinat titik potong di x dan y pada

persamaan x + y = 4 dan x + 3y = 6. Sekarang kita cari titik potong di x dan y persamaan x + y =

4, yakni:

jika x = 0, maka:

x+y=4

0+y=4

y = 4 => titik potong di y (0, 4)

jika y = 0, maka:

x+y=4

x+0=4

x = 4, => titik potong di x (4, 0)

Jadi titik potong persamaan x + y = 4 adalah (0,4) dan (4,0)

Kita cari titik potong di x dan y persamaan x + 3y = 6, yakni:

jika x = 0, maka:

x + 3y = 6

0 + 3y = 6

y = 2 => titik potong di y (0, 2)


jika y = 0, maka:

x + 2y = 6

x+0=6

x = 6, => titik potong di x (6, 0)

Jadi titik potong persamaan x + 2y = 6 adalah (0,2) dan (6,0)

Sekarang buat garis dari kedua persamaan tersebut berdasarkan titik potong, yakni seperti

gambar di bawah ini.

Berdasarkan gambar grafik sistem persamaan dari x + y = 4 dan x + 3y = 6 di atas tampak bahwa

koordinat titik potong kedua garis adalah (3, 1). Jadi, himpunan penyelesaian dari sistem

persamaan x + y = 4 dan x + 3y = 6 adalah {(3, 1)}.


4.) Seorang produsen memiliki 2 macam bahan, yaitu bahan I sebanyak 8 ton dan bahan II
sebanyak 5 ton berkeinginan untuk memproduksi 2 macam produk A dan B. Untuk 1 unit produk
A membutuhkan 2 unit bahan I dan 1 unit bahan II sedangkan untuk 1 unit produk B
membutuhkan 3 unit bahan I Dan 2 unit bahan II. Harga pasar untuk Produk A sebesar Rp.
15.000/unit dan Rp.10.000/unit

Berapakah produsen tersebut harus memproduksi produk A dan B untuk memproduksi hasil
penjualan yang maksimum?

Soal :

1. Buat table optimasinya


2. Buat fungsi tujuanya
3. Buat fungsi kendalanya
4. Buat fungsi dualnya
5. Selesaikan kasus tersebut dengan metode grafik

Jawaban :

 Tabel Optimasi

Bahan yg diperlukan untuk membuat


produk/unit Maksimum penyediaan
TABEL
bahan
A B
Bahan I 2 3 8
Bahan II 1 2 5
Harga pasar 15.000 10.000

 Fungsi Tujuan

Maksimumkan harga pasar : Z = 15.000X1 + 10.000X2

 Fungsi Kendala (batasan-batasan)

Bahan I 2X1 + 3X2 < 8


Bahan I X1 + 2X2 < 5
X1, X2 > 0

 Fungsi Dual

Minimumkan Y = 8Y1 + 5Y2

Batasan Batasan :
Bahan I 2Y1 + Y2 > 15.000
Bahan I 3Y1 + 2Y2 > 10.000
Y1, Y2 > 0

 Metode Grafik

Bahan I
Bahan II
2 X1 + 3X2 = 8
X1 + 2X2 = 5
X1 = 0 -> 2.0 + 3X2 = 8
X1 = 0 -> 0 + 2X2 = 5
3X2 = 8
2X2 = 5
X2 = 8/3 = 2,6 (0,2,6)
X2 = 5/2 = 2,5 (0,2,5)

X2 = 0 -> 2 X1 + 3.0 = 8
X2 = 0 -> X1 + 2.0 =5
2 X1 = 8
X1 = 5 (5,0)
X1 = 8/2 = 4 (4,0)
Diperoleh:
Titik A(0,0)
Titik C (4,0)
Titik E (0,2,5)
Titik D ?
Subtitusikan titik A, E, C, D Ke dalam fungsi tukuan Z = 15.000X1  10.000X2

Titik A (0,0) Z = 15.000 . 0 + 10.000 . 0 = 0


Titik E (0,2,5) Z = 15.000 . 0 + 10.000 . 2,5 = 25000
Titik C (4,0) Z = 15.000 . 4 + 10.000 . 0 = 60000
Titik D (1,2) Z = 15.000 . 1 + 10.000 . 2 = 35.000

KESIMPULAN
Titik C menghasilkan Penjualan maksimum sebesar Rp.60.000 jadi titik C adalah titik optimal
sehingga produk A dibuat 4 buah dan produk B 0 buah (4,0 )

Anda mungkin juga menyukai