RUMAH SAKIT GRAHA HERMINE
PROGRAM KERJA KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
K3 RS GRAHA HERMINE TAHUN 2019
EDISI 1
RUMAH SAKIT GRAHA HERMINE
Komplek Asih Raya No. 06 – 15 Batu Aji, Batam
Telp : (0778) 363318. Fax : (0778) 363164 Email : graha_hermine@[Link]
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Tuhan semesta alam yang telah
memberikan taufik serta hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita masih di beri kesempatan untuk
menghirup udara, Sekaligus berkarya dan beraktivitas untuk negara tercinta kita Republik
Indonesia umumnya dan RS. Graha Hermine pada khususnya. Semoga setiap gerak dan langkah
yang kita laksanakan, merupakan suatu ibadah yang akan memperoleh ridho dan rahmat dari Allah
SWT. Aamiin.
Penyusunan Program ini di jadikan sebagai acuan dalam menentukan langkah dan arah
kegiatan ini yang tertib dan tertur serta bertujuan memberikan pelayanan yang maksimal pada
masyarakat RS. Graha Hermine khususnya pasien dan keluarga pasien.
Untuk mewujudkan semua itu kami mengharapkan dukungan dari semua pihak baik dari
Direktur, Manager, Kepala Bagian, serta semua pelaksana yang ada di RS. Graha Hermine ini.
Kami menyadari Program kerja ini masih banyak kelemahan dan kekurangannya. Hal ini
dikarenakan kemampuan kami yang masih minim. Oleh karena itu kritik dan saran yang sifatnya
membangun sangat kami harapkan guna perbaikan di masa mendatang.
Akhirnya kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu
dalam mensukseskan jalannya Program kerja ini.
Batam, Januari 2019
Penyusun
ii
RUMAH SAKIT GRAHA HERMINE
Komplek Ruko Asih Raya No. 06-15 Batu Aji, Batam
Telp : (0778)363 318,363127. Fax :(0778) 363164. Email :graha_Hermine@[Link]
SURAT KEPUTUSAN
DIREKTUR RUMAH SAKIT GRAHA HERMINE
NOMOR: 183/DIR/SK/RSGH/I/2019
TENTANG
PROGRAM KERJA K3RS
DIREKTUR RUMAH SAKIT GRAHA HERMINE
Menimbang : a. Bahwa pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan
kesadaran, keamanan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap
orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal di
Rumah Sakit Graha Hermine dipandang perlu adanya pembentukan
dan pemberlakuan tentang program K3RS di Rumah Sakit Graha
Hermine
b. Bahwa pembentukan tentang program K3RS Rumah Sakit Graha
Hermine pada huruf a di atas, perlu ditetapkan dengan keputusan
Direktur Rumah Sakit Graha Hermine
Mengingat : 1. Undang-undang nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok
Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041);
2. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 100 tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 3495);
3. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor
159b/MenKes/SK/II/1988 tentang Rumah Sakit;
4. Keputusan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor
436/MenKes/SK/IV/1993 tentang Berlakunya Standar Pelayanan
Rumah Sakit dan Standar Pelayanan Medis Rumah Sakit;
iii
MEMUTUSKAN
Menetapkan
Pertama : Membentuk dan memberlakukan tentang program K3RS di Rumah Sakit
Graha Hermine
Kedua : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan
Ketiga Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan
:
ditinjau kembali dan diperbaiki sebagaimana mestinya
Ditetapkan di : Batam
Pada tanggal : 19 Januari 2019
Direktur
RS. Graha Hermine
dr. Fajri Israq, MARS
iv
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR i
SKDIREKTUR NO : NOMOR: 185/DIR/SK/RSGH/I/2019 ii
TENTANG PROGRAM KERJA K3RS
BAB I PENDAHULUAN 1
A. LATAR BELAKANG 1
B. TUJUAN UMUM 2
C. TUJUAN KHUSUS 2
D. SASARAN 2
E. RUANG LINGKUP 3
F. PELAPORAN ATAS PELAKSANAAN KEGIATAN 3
PROGRAM DISAMPAIKAN 3
G. PENUTUP 3
H. KEGIATAN POKOK 3
I. KEGIATAN 4
J. SASARAN 7
K. JADWAL KEGIATAN 7
L. PENCATATAN DAN PELAPORAN 12
M. EVALUASI 12
N. PENUTUP 12
v
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Rumah Sakit Graha Hermine dalam rangka meningkatkan pelayanan
kesehatan terhadap masyarakat, selalu berusaha melakukan peningkatan mutu dan
keselamatan pasien,yang harus didukung oleh pemenuhan sarana prasarana dan
lingkungan yang aman,dan nyaman.
Dengan meningkatnya pemanfaatan fasilitas pelayaanan kesehatan oleh
masyarakat maka tutntutan pengolahan program Kesehatan dan Keselamtan Kerja di
rumah sakit semakin tinggi karena sumber daya manusia rumah sakit,
pengunjung/pengantar pasien, pasien dan masyarakat sekitar rumah sakit ingin
mendapatkan perlindungan dari gangguan kesehatan dan kecelakaan kerja, baik sebagai
dampak proses kegiatan pemberian pelayanan maupun karena kondis sarana dan
prasarana yang ada di rumah sakit
Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan
karateristik tersendiri yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan,
kemajuan teknologi, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap mampu
meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau oleh masyarakat agar
terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Selain dituntut mampu memberikan
pelayanan dan pengobatan yang bermutu, rumah sakit juga dituntut harus melaksanankan
dan mengembangkan program K3 di rumah sakit dan terdapat dalam instrumen akreditasi
rumah sakit.
Dalam undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan khususnya pasal 165
“ pengelola tempat kerja wajib melakukan segala upaya kesehatan melalui upaya
pencegahan, peningkatan, pengobatan dan pemulihan bagi tenaga kerja”. Berdasarkan
pasal diatas maka pengelola tempat kerja di rumah sakit mempunyai kewajiban untuk
menyehatkan para tenaga kerjanya. Salah satunya adalah melalui apaya kesehatan kerja
di samping keselamatan kerja. Rumah sakit harus menjamin kesehatan dan keselamatan
kerja baik terhadap pasien, penyedia layanan atau pekerja maupun masyarakat sekitar
dari berbagai potensi bahaya di rumah sakit. Oleh karena itu, rumah sakit dituntut untuk
melaksanakan upaya kesehtan dan keselamatan kerja yang dilaksanakan secara
terintergrasi dan menyeluruh sehingga risiko terjadinya penyakit akibat kerja (PAK) dan
kecelakaan akibat kerja di rumah sakit dapat dihindari.
K3RS merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah
sakit, khususnya dalam hal kesehatan dan keselamatan bagi sumber daya rumah sakit,
1
pasien, pengunjung/pengantar pasien, masyarakat sekitar rumah sakit. Hal ini secara tegas
di nyatakan dalam undang-undang No. 44 tahun 2009 tentang rumah sakit, pasal 40 ayat
1 yakni “dalam upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit wajib dilakukan
akreditasi secara berkala minimal 3 tahun sekali”. K3 termasuk sebagai salah satu
pelayanan yang dinilai di dalam akreditasi. Dalam akreditasi terbaru tahun 2012 terdapat
dalam Bab MFK/Manajemen Fasilitas dan Keselamatan
Selain itu seperti yang tercantum dalam pasal 7 ayat 1 undang-undang N0. 44 tahun 2009
tentang rumah sakit bahwa “ Rumah sakit harus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan,
prasarana, sumber daya manusia. Kefarmasian dan peralatan “ yang mana persyatan-
persyaratan tersebut salah satunya harus memenuhi unsur K3 didalamnya.
B. Tujuan Umum
Terciptanya lingkungan kerja di RS. Graha Hermine yang aman, sehat dan produktif
untuk sumber daya rumah sakit, aman dan sehat bagi pasien, pengunjung/pengantar
pasien, masyarakat dan lingkungan sekitar rumah sakit sehingga proses pelayanan rumah
sakit berjalan baik dan lancar.
C. Tujuan Khusus
a. Terwujudnya organisasi kerja yang menunjang tercapainya kesehatan dan
keselamatan kerja rumah sakit (K3RS)
b. Meningkatkan profesionalisme dalam hal kesehatan keselamatan kerja bagi
manajemen, pelaksanan dan pendukung program
c. Terpenuhi syarat-syarat K3 disetiap unit kerja
d. Terlindungi pekerja dan mencegah terjadinya penyakit akibat kerja dan kecelakaan
akibat kerja
e. Pasien, pengantar/pengunjung pasien, staff dan pekerja lain dilingkungan rumah
sakit merasa aman dan nyaman dlingkungan rumah sakit
f. Terselenggaranya program K3RS secara optimal dan menyeluruh
g. Peningkatan mutu, citra dan produktivitas rumah sakit
D. Sasaran
a. Pengelola rumah sakit
Komitmen yang kuat demi terwujudnya kesehatan dan keselamatan kerja
rumah sakit
Kebijakan yang mendukung program
b. SDM rumah sakit
Paham dan mengerti tentang kesehatan dan keselamatan kerja
Bekerja sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan untuk keselamatan dan
keamanan
Terlatih dan dapat menerapkan prosedur emergency bila terjadi bencana
Pekerja sehat, aman, nyaman dan terlindungi
c. Pasien, pengunjung/pengantar pasien
Aman, nyaman berada dilingkungan rumah sakit
2
Mutu layanan
d. Rekanan usaha dalam lingkungan rumah sakit
Aman, nyaman berada dilingkungan rumah sakit
Terlatih dan dapat menerapkan prosedur emergency bila terjadi bencana
E. Ruang Lingkup
Standar K3RS mencangkup prinsip, program dan kebijakan pelaksanaan K3RS,
standar sarana, prasarana dan peralatan K3RS, pengelolaan barang berbahaya, standar
sumber daya manusia K3RS, pembinaan, pengawasan, pencatatan dan pelaporan
F. Pelaporan atas pelaksanaan kegiatan program disampaikan berupa :
a. Laporan Bulanan, sebagai laporan internal yang merupakan rekapitulasi hasil
kerja Paniti K3 yang dilaporkan kepada Direktur Rumah Sakit
b. Laporan Semester, sebagai laporan internal yang merupakan rekapitulasi hasil
kerja Panitia K3yang dilaporkan kepada Direktur Rumah Sakit
c. Laporan Tahunan, sebagai laporan internal yang merupakan rekapitulasi hasil
kerja Panitia K3 yang dilaporkan kepada Direktur Rumah Sakit
G. Penutup
Program kerja unit adalah merupakan suatu instrumen yang dibuat untuk mencapai
tujuan. Dengan adanya program kerja Panitia K3 tahun 2019 diharapkan dapat menjadi
acuan dalam pelaksanaan kegiatan.
H. KEGIATAN POKOK
Membantu pelaksanaan, mengkoordinasikan, memantau dan mengevaluasi
pelaksanaan kegiatan teknis dan administrasi dengan unit kerja terkait ( Bagian Rumah
Tangga, Bagian Perencanaan, Instalasi Pemeliharaan Sarana, Instalasi Sanitasi, Instalasi
Laboratorium, Radiologi, Farmasi dan lain – lain ) terhadap hal – hal yang berkaitan
dengan keamanan pasien, keluarga pasien, pengunjung dan petugas Rumah Sakit.
I. KEGIATAN
1. Disaster Program
a. Membuat Juklak tentang pencegahan dan penanggulangan bencana.
b. Melakukan pelatihan Disaster Program ( Jadwal pelatihan, peserta, pelaporan ),
yang melibatkan semua unsur di Rumah Sakit.
c. Menyediakan fasilitas : rambu – rambu penunjuk arah lokasi pelayanan, jalan
keluar, jalan masuk, arah evakuasi bencana, pintu emergency, denah dan
gambar arah evakuasi di setiap gedung.
3
2. Pencegahan, Pengendalian Kebakaran
a. Menyediakan APAR yang mencukupi kwalitas dan kwantitasnya, terutama di
ruang khusus.
b. Melakukan uji coba sistem alarm yang sudah ada di Rumah Sakit.
c. Mengusulkan alat deteksi asap/ api pada tempat – tempat yang rawan
kebakaran, misalnya laboratorium, Instalasi Gizi, Radiologi dan tempat
perawatan Intensif.
d. Pemeliharaan Hidran secara rutin.
e. Pemasangan arah dan denah evakuasi bencana kebakaran, banjir dan gempa.
f. Melakukan sosialisasi mengenai pencegahan, pengendalian kebakaran.
g. Membentuk Tim di masing – masing ruangan untuk pencegahan. Pengendalian
Kebakaran.
h. Melakukan pelatihan untuk tim yang sudah dibentuk.
3. Keamanan Pasien, Pengunjung dan Petugas
a. Melakukan sosialisasi pedoman K3 dan distribusikan keseluruh ruangan.
b. Melakukan koordinasi pembuatan prosedur kerja di seluruh unit kerja yang
berkaitan dengan K3.
c. Melakukan sosialisasi tempat – tempat beresiko.
d. Membuat denah rumah sakit tentang tempat – tempat beresiko.
e. Memberi tanda pada tempat yang beresiko.
f. Melakukan data ulang mengenai kebutuhan keselamatan pasien ( mis :
pegangan di setiap tangga dan diniding termasuk kamar mandi, tempat tidur
dengan penahan pada tepinya dll ).
g. Melengkapi sumber listrik dengan penutup.
h. Memantau berfungsinya genset dan UPS sebagai pengganti cadangan listrik.
i. Memantau ketersediaan air bagi pasien, pengunjung dan petugas.
j. Melakukan pengecekan jalur evakuasi dan jalur emergency.
k. Melakukan sosialisasi K3 pada pengunjung.
l. Menyediakan rol hole pada ram/ jalan miring.
4. Keselamatan dan Kesehatan Pegawai
a. Melakukan koordinasi mengenai pelaksanaan pemeriksaan pegawai, terutama
di bagian – bagian yang rawan ( mis : Laboratorium, Radiologi, Radioterapi,
bangsal perawatan dll ).
4
b. Membuat draf laporan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
c. Adanya data mengenai hasil pemeriksaan kesehatan pegawai.
d. Melakukan pemasangan gambar larangan merokok di masing – masing
ruangan dan melakukan evaluasi kepatuhan pegawai tentang larangan
merokok.
e. Melakukan monitoring kepatuhan pemakaian APD dan evaluasinya pada
masing – masing unit kerja.
f. Penyuluhan K3 dengan melihat kemungkinan bencana apa yang terjadi disana
terutama di tempat – tempat yang rawan, misalnya Laboratorium, Radiologi,
Gizi, ruang Intensif dll.
5. Pengelolaan Bahan dan Barang Berbahaya
a. Melakukan koordinasi dengan panitia pengadaan jasa dan barang berbahaya
dalam pelaksanaan pengadaan barang yang mengacu pada MSDS.
b. Sosialisasi mengenai prosedur penyimpanan barang berbahaya ke ruangan –
ruangan.
c. Melakukan pengawasan kepatuhan penggunaan tempat penyimpanan bahan
berbahaya.
d. Menentukan dan membuat denah mengenai tempat – tempat yang banyak
terdapat bahan berbahaya dan beracun.
e. Melakukan sosialisasi mengenai cara penanggulangan kontaminasi B3.
f. Membuat rencana pelatihan penanganan apabila terjadi kontaminasi B3.
g. Melaksanakan dokumentasi, evaluasi dan tindak lanjut pelatihan mengenai
kontaminasi B3.
6. Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit
a. Melakukan koordinasi dengan pihak terkait di Rumah Sakit untuk menyusun
ketentuan mengenai pemantauan lingkungan kerja.
b. Membuat jadwal pemantauan, hasil pemantauan dan laporan berkala.
c. Mendokumentasikan bukti pelaksanaan kegiatan, evaluasi dan tindak lanjut dari
program penyehatan lingkungan.
d. Melakukan monitoring dan evaluasi Renovasi dan Pembangunan Gedung di
Rumah Sakit.
7. Sanitasi Rumah Sakit
5
a. Melakukan koordinasi dengan pihak terkait masalah kelengkapan fasilitas
sanitasi.
b. Melakukan koordinasi dalam pembuatan program pemeliharaan fasilitas
sanitasi, baik dalam pembuangan limbah padat, cair dan gas.
c. Melakukan koordinasi dengan pihak sanitasi dalam upaya pengendalian
serangga dan tikus.
d. Melakukan monitoring dan evaluasi mengenai program yang dikerjakan dalam
rangka sanitasi Rumah Sakit.
8. Pengelolaan, Pemeliharaan dan Serttifikasi Sarana dan Prasarana.
a. Melakukan koordinasi dalam pembuatan jadwal pemeliharaan dan sertifikasi
kelaikan peralatan.
b. Melakukan koordinasi dalam penyusunan program pemeliharaan
c. Melakukan upaya adanya ijin mengenai sarana prasarana yang sesuai dengan
ketentuan yang berlaku ( mis ijin penggunaan Diesel, ijin Penggunaan
Radiasi ).
d. Melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan, pemeliharaan
dan sertifikasi sarana dan prasarana.
e. Melakukan monitor dan avaluasi terhadap sarana dan prasarana.
f. Mengupayakan adanya sistem komunikasi yang sesuai kebutuhan.
g. Membuat dan mensosialisasikan prosedur cara penggunaan sarana komunikasi.
h. Mengupayakan adanya daftar nomer telpun internal maupun eksternal yang
terkait dengan K3.
i. Adanya ketentuan tertulis mengenai kewenangan penggunaan sarana
komunikasi.
9. Pengelolaan Limbah Padat, Cair dan Gas.
a. Melakukan koordinasi dengan Sanitasi dalam hal menyusun program
pemeliharaan terhadap fasilitas penanganan limbah padat, cair dan gas.
b. Melakukan koordinasi dalam hal evaluasi berkala penanganan limbah.
10. Pelatihan dan Pendidikan K3
a. Menyusun program tertulis mengenai pendidikan dan pelatihan pegawai untuk
meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang K3.
b. Menyusun jadwal pelaksanaan pelatihan.
c. Mengirim staf K3 atau tenaga pendukung di unit kerja dalam pelatihan K3.
6
d. Mengupayakan tersedianya tenaga untuk K3.
e. Menyusun kebutuhan tenaga untuk K3.
f. Mendokumentasikan kegiatan pelatihan, avaluasi dan tindak lanjut.
g. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan pelatihan.
11. Pengumpulan, Pengolahan dan Pelaporan Data.
a. Menyusun ketentuan tentang sistem pencatatan dan pelaporan K3
b. Menyusun prosedur tentang pelaksanaan evaluasi K3.
c. Mengupayakan koordinasi antar unit kerja dalam pengelolaan data tentang K3.
J. SASARAN
Terlindunginya pasien, penunggu pasien, pengunjung dan petugas di lingkungan
Rumah Sakit dari bahaya kebakaran, kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
K. JADWAL KEGIATAN
NO PROGRAM KERJA RENCANA KEGIATAN WAKTU
Menyusun juklak tentang
Februari -
1 Disaster Program pencegahan dan penanggulangan
Maret
bencana
Pelatihan Disaster Program Maret
Bukti Kegiatan, evaluasi,
Mei
rekomendasi, dan tindak lanjut
Menyediakan fasilitas : rambu –
rambu penunjuk arah lokasi
Februari –
pelayanan, jalan keluar, jalan
Maret
masuk, arah evakuasi bencana, pintu
emergency.
Pencegahan, Menyediakan APAR yang
Februari –
2 Pengendalian mencukupi kwantitas dan
Maret
Kebakaran kwalitasnya
1 Bulan
Melakukan Uji coba sistem Alarm
Sekali
Mengusulkan alat Deteksi asap/api April -
7
Pemeliharaan Hidran 3 bulan sekali
Membuat rambu – rambu arah Februari -
evakuasi bencana kebakaran Januari
Melakukan Sosialisai Pencegahan,
Februari -
pengendalian dan penanggulangan
April
Kebakaran
Membentuk Tim Pencegahan,
Pengendalian dan Penanggulangan Februari –
Kebakaran dan Melakukan Mei
Pelatihan
Keamanan Pasien,
Membuat Pedoman K3 dan Februari –
3 Pengunjung dan
didistribusikan keseluruh unit Keja Januari
Petugas
Mengkoordinasikan pembuatan Maret –
prosedur kerja diseluruh unit kerja Januari
yang berkaitan dengan K3
Sosialisasi tempat – tempat beresiko Februari –
April
Membuat denah rumah sakit yang Februari –
berisi tempat berisiko April
Memberi tanda/peringatan khusus Februari –
pada tempat beresiko Agustus
Melakukan Data Ulang Mengenai Februari –
Kebutuhan Keselamatan Pasien Agustus
Melengkapi Sumber Listrik dengan Februari –
Penutup Januari
Memantau fungsi Genset dan UPS Februari –
Januari
Memantau Ketersediaan Air Februari –
Januari
Pengecekan Jalur Evakuasi dan Setiap 3
Emergency bulan
Sosialisasi K3 pada pengunjung Maret –
8
September
4 Keselamatan dan Menyusun ketentuan prosedur Februari –
Kesehatan Pegawai pemeriksaan kesehatan berkala Januari
Menyusun ketentuan laporan Februari –
kecelakaan kerja dan penyakit Januari
akibat kerja
Menyusun Kebijakan dan Edaran Februari –
larangan merokok Maret
Menyusun kebijakan tentang Februari –
penggunaan APD dan evaluasinya Januari
Penyuluhan K3 Februari –
Januari
5 Pengelolaan Bahan dan Menyusun Prosedur pengadaan April -
Barang Berbahaya barang berbahaya antara pengguna Desember
barang dan panitia pengadaan
Sosialisasi cara menyimpan barang April -
berbahaya Desember
Membuat Denah tempat yang Mei -
banyak B3 Desember
Pelatihan Penanggulangan dan Agustus -
Penanganan Kontaminasi B3 Desember
Mrlakukan Dokumentasi, Evaluasi Agustus –
dan Tindak Lanjut Pelatihan Desember
6 Kesehatan Lingkungan Menyusun Protap tentang Februari –
Rumah Sakit pemantauan lingkungan kerja Januari
Membuat jadwal pemantauan, hasil Februari –
pemantauan dan laporan berkala Januari
Mendokumentasikan bukti Februari –
pelaksanaan kegiatan, evaluasi dan Januari
tindak lanjut dari program
penyehatan lingkungan
Melakukan Monev Renovasi dan Februari –
Pembangunan Gedung Rumah Sakit Januari
9
7 Februari –
Sanitasi Rumah Sakit Melengkapi fasilitas sanitasi
Januari
Menyusun Program Pemeliharaan Februari –
Fasilitas Sanitasi Januari
Mengupayakan pengendalian Februari –
serangga dan tikus Januari
8 Pengelolaan, Februari –
pemeliharaan dan Januari
Menyusun program pemeliharaan
sertifikasi sarana dan
prasarana
Menyusun laporan kegiatan Februari –
pemeliharaan peralatan Januari
Menyusun protap pemeliharaan, Maret -
sertifikasi sarana dan prasarana Desember
Melakukan evaluasi berkala April -
terhadap sarana dan prasarana Desember
Mengupayakan tersedianya cara Februari –
penggunaan sarana komunikasi Januari
Menyusun protap tentang Februari –
kewenangan penggunaan sarana Januari
komunikasi
9 Menyusun program pemeliharaan Februari –
Pengelolaan Limbah Januari
terhadap fasilitas penanganan
Padat, Cair dan Gas
limbah padat, cair dan gas
Melakukan evaluasi berkala Februari –
penanganan limbah Januari
10 Pelatihan dan Menyusun program pelatihan K3 April -
Pendidikan K3 untuk seluruh karyawan RS Desember
Membuat program untuk mengikuti April -
pelatihan K3 di luar RS Desember
Februari –
Mengusulkan tenaga khusus K3
Januari
Mendokumentasikan kegiatan April -
10
pelatihan, evaluasi dan tindak lanjut Desember
K3
April -
Menyusun laporan pelatihan K3
Desember
11 Pengumpulan, Februari –
Membuat protap sistem pencatatan Januari
pengolahan dan
dan pelaporan K3
pelaporan data
Menyusun prosedur tentang Februari –
pelaksanaan evaluasi K3 Januari
Mengupayakan koordinasi antar unit Februari –
kerja dalam pengolahan data tentang Januari
K3
L. PENCATATAN DAN PELAPORAN
Pencatatan akan dilaksanakan berdasarkan rencana kegiatan dari hasil kegiatan
yang sudah dilakukan. Surat laporan ditujukan kepada Bapak Direktur dengan tembusan
Unit kerja terkait dengan hasil kegiatan.
M. EVALUASI
Evaluasi akan dilaksanakan terhadap pelaksanaan kegiatan keamanan pasien,
pengunjung dan petugas dilakukan oleh ketua dan Tim P2k3.
Sebagian sarana dan prasarana alat keamanan pasien yang belum ada akan
diupayakan secara terus menerus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Memprogramkan kembali sosialisasi tentang ketentuan / prosedur / denah dan
lain-lain yang dilakukan terus menerus.
N. PENUTUP
Demikian Program Kerja Kesehatan dan Keselamatan Kerja ini dibuat, sebagai
kerangka acuan dalam pelaksanaan program keselamatan kerja, kebakaran dan
kewaspadaan bencana untuk pegawai rumah sakit, pasien dan pengunjung di Graha
Hermine
11
12