0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
139 tayangan11 halaman

Konfigurasi Remote Server dengan Telnet dan SSH

Remote Server memungkinkan admin melakukan konfigurasi server dari jarak jauh dengan aman melalui Telnet atau SSH. Telnet menyediakan akses login remote tetapi tidak aman karena tidak dienkripsi, sementara SSH menyediakan akses login remote yang aman karena mengenkripsi trafik jaringan. Konfigurasi Telnet dan SSH mencakup instalasi paket, pengaturan port, serta otentikasi untuk mengamankan akses remote ke server.

Diunggah oleh

KELOMPOK IT SIMDIG
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
139 tayangan11 halaman

Konfigurasi Remote Server dengan Telnet dan SSH

Remote Server memungkinkan admin melakukan konfigurasi server dari jarak jauh dengan aman melalui Telnet atau SSH. Telnet menyediakan akses login remote tetapi tidak aman karena tidak dienkripsi, sementara SSH menyediakan akses login remote yang aman karena mengenkripsi trafik jaringan. Konfigurasi Telnet dan SSH mencakup instalasi paket, pengaturan port, serta otentikasi untuk mengamankan akses remote ke server.

Diunggah oleh

KELOMPOK IT SIMDIG
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Remote Server ialah salah satu cara seorang admin server melakukan konfigurasi server dari

jarak jauh. Ini merupakan salah satu kelebihan dari remote server karena apabila server kita
sedang ada gangguan kita bisa akses dari jarak jauh untuk maintenance nya dengan syarat kita
berada didalam satu network. Salah satu contoh fitur remote server [Link] SSH

Telnet (Telecommunication Network) adalah protokol client-server yang


memungkinkan adanya akses remote login komputer tujuan dalam sebuah jaringan. Telnet juga
dapat diartikan sebagai virtual/emulasi terminal yang menggunakan protokol telnet untuk dapat
mengakses komputer tujuan secara remote. Telnet digunakan untuk login ke komputer lain di
Internet dan mengakses berbagai macam pelayanan umum, termasuk katalog perpustakaan dan
berbagai macam database.

Telnet menyediakan akses langsung ke beragam layanan di Internet. Komputer host anda
memang menyediakan beragam layanan, namun jika layanan tersebut tidak ada, anda bisa
menggunakannya melalui Telnet.

Telnet menggunakan 2 program, yang satu adalah client dan server. Yang terjadi adalah ada dua
program yang berjalan, yaitu software client yang dijalankan pada komputer yang meminta
pelayanan tersebut dan software server yang dijalankan oleh computer yang menghasilkan
pelayanan.

Tugas dari client

1. Membuat koneksi network TCP (Transfer Control Protocol) dengan server.


2. Menerima inputan dari user.
3. Menformat kembali inputan dari user kemudian mengubah dalam bentuk format standar dan
dikirim ke server.
4. Menerima output dari server dalam format standard.
5. Mengubah format output tadi untuk ditampilkan pada layar.

SMK Negeri 1 Kedungwuni


Tugas dari server

1. Menginformasikan software jaringan bahwa komputer itu siap menerima koneksi.


2. Menunggu permintaan dalam bentuk format standard.
3. Melaksanakan permintaan tersebut.
4. Mengirim kembali hasil ke client dalam bentuk format standard.
5. Menunggu permintaan selanjutnya.

Telnet :

 Salah satu fitur remote server secara virtual terminal

 Tidak Secure

 Data dikirim dalam bentuk clear text

 Port default 23

Persiapan :

 Pastikan Server dan Client berada dalam satu network (saling terkoneksi)

 Software Putty

KONFIGURASI TELNET:

Install Paket Telnet

SMK Negeri 1 Kedungwuni


Sebelumnya kita harus install paket telnet di server kita

root@iseng:~# apt-get install telnetd

Mengaktifkan Fitur Telnet di Client (Windows)

Untuk di windows sendiri kita bisa meremote server mengguanakan cmd. Defaultnya di versi
windows 7 keatas, fitur telnet perlu kita aktifkan terlebih dahulu. Control Panel – Programs
and Features – Turn Windows features on or off – Ceklis pada Telnet Client

SMK Negeri 1 Kedungwuni


Buka cmd, dan ketikan di command line : telnet (IP server)

Login sebagai user. Dikarenakan kita tidak bisa login sebagai root, ini merupakan salah satu
kelemahan dari fitur telnet. Sekarang kita bisa akses ke server kita via telnet

SMK Negeri 1 Kedungwuni


PENGERTIAN SSH
SSH adalah aplikasi pengganti remote login seperti telnet, rsh, dan rlogin, yang jauh lebih aman.
Dikembangkan pertamakali oleh OpenBSD project dan kemudian versi rilis p (port) di-manage
oleh team porting ke sistem operasi lainnya, termasuk sistem operasi Linux. Fungsi utama
aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Bentuk akses remote yang bisa
diperoleh adalah akses pada mode teks maupun mode grafis/X apabila konfigurasinya
mengijinkan. scp yang merupakan anggota keluarga ssh adalah aplikasi pengganti rcp yang
aman, keluarga lainnya adalah sftp yang dapat digunakan sebagai pengganti ftp.

Dengan SSH, semua percakapan antara server dan klien di-enkripsi. Artinya, apabila percakapan
tersebut disadap, penyadap tidak mungkin memahami isinya. Bayangkan seandainya admin
sedang melakukan maintenance server dari jauh, tentunya dengan account yang punya hak
khusus, tanpa setahu admin, account dan password tersebut disadap orang lain, kemudian server
diobrak-abrik setelahnya.
Ubuntu Server memperkenalkan koleksi yang kuat alat untuk remote control dari komputer
jaringan dan transfer data antara komputer jaringan, yang disebut OpenSSH.

OpenSSH adalah versi bebas tersedia dari keluarga (SSH) protokol Secure Shell alat untuk jauh
mengendalikan komputer atau mentransfer file antara komputer. Alat tradisional yang digunakan
untuk mencapai fungsi-fungsi, seperti telnet atau rcp, merasa tidak aman dan mengirimkan
password user dalam teks-jelas saat digunakan. OpenSSH menyediakan daemon server dan alat
klien untuk memfasilitasi aman, remote control dienkripsi dan operasi file transfer, efektif
menggantikan alat warisan.

Komponen server OpenSSH, sshd, mendengarkan terus menerus selama koneksi klien dari salah
satu alat klien. Ketika permintaan koneksi terjadi, sshd mendirikan sambungan yang benar
tergantung pada jenis alat menghubungkan klien. Sebagai contoh, jika komputer remote
menghubungkan dengan aplikasi ssh klien, server OpenSSH membuat sebuah sesi remote control
setelah otentikasi. Jika remote user terhubung ke server OpenSSH dengan scp, daemon
OpenSSH server memulai salinan aman file antara server dan klien setelah otentikasi. OpenSSH
dapat menggunakan metode otentikasi, termasuk kata sandi polos, kunci public.

SMK Negeri 1 Kedungwuni


PENGUNAAN SSH

SSH adalah sebuah protokol yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi. Beberapa aplikasi di
bawah ini mungkin membutuhkan fitur-fitur yang hanya tersedia atau yang kompatibel dengan
klien atau server SSH yang spesifik. Sebagai contoh, menggunakan protokol SSH untuk
mengimplementasikan VPN adalah dimungkinkan, tapi sekarang hanya dapat dengan
implementasi server dan klien OpenSSH.

 untuk login ke shell pada remote host (menggantikan Telnet dan rlogin)
 untuk mengeksekusi satu perintah pada remote host (menggantikan rsh)
 untuk menyalin file dari server lokal ke remote host. Lihat SCP, sebagai alternatif untuk
rcp
 dalam kombinasi dengan SFTP, sebagai alternatif yang aman untuk FTP transfer file
 dalam kombinasi dengan rsync untuk mem-backup, menyalin dan me-mirror file secara
efisien dan aman
 untuk port forwarding atau tunneling port (jangan dikelirukan dengan VPN yang rute
paket antara jaringan yang berbeda atau menyambung dua wilayah broadcast menjadi
satu)
 untuk digunakan sebagai VPN yang terenkripsi penuh. Perhatikan bahwa hanya OpenSSH
server dan klien yang mendukung fitur ini
 untuk meneruskan X11 melalui beberapa host
 untuk browsing web melalui koneksi proxy yang dienkripsi dengan klien SSH yang
mendukung protokol SOCKS
 untuk mengamankan mounting direktori di server remote sebagai sebuah sistem file di
komputer lokal dengan menggunakan SSHFS
 untuk mengotomasi remote monitoring dan pengelolaan server melalui satu atau lebih
dari mekanisme seperti yang dibahas di atas

Cara kerja SSH


Public/private key yang masing-masing menjadi identitas SSH bagi keduanya.
Langkah-langkah koneksinya adalah sebagai berikut :

SMK Negeri 1 Kedungwuni


 Langkah 1
Client bind pada local port nomor besar dan melakukan koneksi ke port 22 pada server.
 Langkah 2
Client dan server setuju untuk menggunakan sesi SSH tertentu. Hal ini penting karena SSH
v.1 dan v.2 tidak kompatibel.
 Langkah 3
Client meminta public key dan host key milik server.
 Langkah 4
Client dan server menyetujui algoritma enkripsi yang akan dipakai (misalnya TripleDES atau
IDEA).
 Langkah 5
Client membentuk suatu session key yang didapat dari client dan mengenkripsinya
menggunakan public key milik server.
 Langkah 6
Server men-decrypt session ky yang didapat dari client, meng-re-encrypt-nya dengan public
key milik client, dan mengirimkannya kembali ke client untuk verifikasi.
 Langkah 7
Pemakai mengotentikasi dirinya ke server di dalam aliran data terenkripsi dalam session key
tersebut. Sampai disini koneksi telah terbentuk, dan client dapat selanjutnya bekerja secara
interaktif pada server atau mentransfer file ke atau dari server. Langkah ketujuh diatas dapat
dilaksanakan dengan berbagai cara (username/password, kerberos, RSA dan lain-lain).

Konfigurasi SSH

Cara instal SSH Server di linux debian

Setelah dipastikan sumber instalasi dvd1 sudah terdaftar di repository debian, maka langkah
selanjutnya anda bisa menginstal ssh server untuk remote server.

Langkah-langkah untuk instalasi ssh server di debian adalah sebagai berikut:

1. Masukan sumber dvd untuk instalasi ssh server

SMK Negeri 1 Kedungwuni


2. ketikan perintah instal berikut:

apt-get install open-ssh-server


Tunggu hingga proses instalasi selesai, hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja.

Secara default ssh server yang sudah terinstal biasanya menggunakan port 22, namun untuk
keamanan anda juga bisa mengubahnya dengan cara melakukan konfigurasi ssh server.

Cara Konfigurasi SSH Server di debian

Setelah ssh server di instal langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi ssh-server dengan
langkah-langkah sebagai berikut:

1. Ketikan perintah berikut untuk mengedit file konfigurasi ssh server:

nano /etc/ssh/sshd_config
Akan muncul tampilan kurang lebih seperti gambar berikut:

Lalu cari tulisan port 22, kemudian ganti angka 22 dengan nomor port yang anda inginkan,
misalnya 1447, seperti gambar di atas. lalu simpan dengan menekan tombol CTRL + X lalu Y
kemudian enter.

SMK Negeri 1 Kedungwuni


2. Restart SSH Server dengan mengetikan perintah

/etc/init.d/ssh restart

3. Selanjutnya silahkan lalukan Test / Pengujian SSH Server

Pengujian harus dilakukan untuk memastikan bahwa ssh server sudah aktif dan berjalan dengan
baik. Pengujian SSH Server bisa dilakukan di komputer server maupun komputer clinet yang
menggunakan sistem operasi windows.

a. Pengujian SSH Menggungkan komputer server

Untuk melakukan pengujian di komputer server (komputer yang bersangkutan dimana sistem
operasi debian digunakan), ketikan saja dengan format perintah

ssh username@localhost -p noport

Misal kita ingin akses ssh dengan super user, misal nama super user = root, kemudian port
yang digunakan untuk ssh adalah 1447, maka untuk mengecek ssh di komputer server
perintahnya adalah:

ssh root@localhost -p 1447


Jika portnya masih bawaan (port 22) alias belum dirumah, maka cukup mengetikan perintah

ssh root@localhost

Jika anda diminta untuk login, itu artinya pengujian ssh dikomputer client sudah berhasil.

b. Pengujian SSH Menggunakan komputer client.

Untuk menguji ssh di komputer client bersistem operasi windows, harus menggunakan aplikasi

SMK Negeri 1 Kedungwuni


ssh client. beberapa aplikasi ssh client yang dapat anda gunakan diantaranya adalah:

 Putty (ssh client berbasis CLI)


 WinSCP (SSH Client berbasis windows, tampilannya seperti windows ekplorer).
 dll
Syarat agar bisa menguji ssh server melalui komputer client adalah:

 harus tahu nama hostname atau ip address komputer server, silahkan konfigurasi dulu ip
address server agar bisa menggunakan ip statis.
 Anda harus tau port dari ssh server, contoh di atas menggunakan port 1447, jika port
tidak di konfigurasi maka yang digunakan adalah port bawaan yaitu 22.
 Di komputer client harus sudah terinstal ssh client, baik itu putty, winscp dll.

1. Remote Access menggunakan putty


Putty adalah salah satu aplikasi remote client yang bisa berjalan di komputer windows berbasis
CLI atau perintah. aplikasi ini merupakan aplikasi yang bisa digunakan untuk remote access
server linux.

Langkah-langkah untuk akses ssh server menggunakan putty

a. Instalkan putty di komputer client


b. Buka putty, tampilannya kurang lebih seperti gambar di bawah ini:

SMK Negeri 1 Kedungwuni


3. Lalu silahkan masukan data:

 hostname (or IP address): isi dengan ip address komputer server atau nama hostname
server debian.
 port: silahkan isi dengan nomor port yang anda konfigurasi di ssh server, default adalah 22.
 Tekan tombol Open, jika ada alert pilih Yes saja.

SMK Negeri 1 Kedungwuni

Anda mungkin juga menyukai