0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
878 tayangan16 halaman

Pemberdayaan Pemuda Desa Sekar

Program ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda dan remaja pengangguran di Desa Sekar melalui pelatihan mengrajin botol plastik bekas menjadi usaha mandiri. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dan menciptakan pengrajin handal serta unit usaha mandiri untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi pengangguran.

Diunggah oleh

Maulidyah Azizatul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
878 tayangan16 halaman

Pemberdayaan Pemuda Desa Sekar

Program ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda dan remaja pengangguran di Desa Sekar melalui pelatihan mengrajin botol plastik bekas menjadi usaha mandiri. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dan menciptakan pengrajin handal serta unit usaha mandiri untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi pengangguran.

Diunggah oleh

Maulidyah Azizatul
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL

“PEMBERDAYAAN PEMUDA DAN REMAJA PENGANGGURAN PADA DESA


SEKAR SEBAGAI PENGRAJIN BERBASIS USAHA MANDIRI MELALUI
KEGIATAN MENGRAJIN BOTOL PLASTIK BEKAS”.

BIDANG KEGIATAN
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Disusun Oleh:
MAULIDYAH AZIZATUL MUNAWARAH

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


PRODI BAHASA INGGRIS
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUNAN GIRI
BOJONEGORO
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...............................................................................................................i

DAFTAR ISI............................................................................................................................ii

ABSTRAK................................................................................................................................iii

A. Judul Program..............................................................................................................1
B. Latar Belakang.............................................................................................................1
C. Rumusan Masalah.......................................................................................................1
D. Tujuan Penulisan.........................................................................................................2
E. Luaran Progam.............................................................................................................2
F. Kegunaan Program......................................................................................................3
G. Gambaran Umum Rencana Usaha.........................................................................4
H. Metode Pelaksanaan...................................................................................................5
I. Jadwal Kegiatan...........................................................................................................6
J. Biaya................................................................................................................................7
K. Penutup...........................................................................................................................8

ii
ABSTRAK

Di indonesia tingkat pengangguran pertahun semakin meningkat dimana


penumpukan pengangguran terdapat pada desa – desa yang belum berkembang
hal ini tentu berdampak negatif terhadap perkembangan perekonomian
masyarakat dan juga negara dimana pendapatan perkapita rumah tangga
semakin menurun hal ini disebabkan karena kurangnya keterampilan masyarakat
dan perhatian yang lebih dari pemerintah untuk mengembangkan usaha – usaha
mandiri dengan sistem pelatihan keterampilan yang nantinya akan mendorong
masyrakat untuk berwirausaha. Oleh karena itu saya mengajukan proposal
kepada Dosen Mata kuliah PAR sebagai bentuk kepedulian terhadap
perkembangan perekonomian yang nantinya. Dan akan membentuk Sebuah balai
pelatihan keterampilan didesa Sekar apabila nantinya Kegiatan ini disetujui,
balai pelatihan merupakan balai pelatihan pertama yang akan ada didesa
tersebut dimana lokasi yang di pilih merupakan wilayah tertinggal dan jauh dari
keramaian. Dan telah melakukan sebuah sosialisasi kepada pemerintah setempat
dan balai pelatihan ini mendapat respon positif dari kepala desa yang kemudian
menjadi mitra dari Kegiatan ini. Desa Sekar merupakan desa yang masih kaya
akan hasil hutan dalam hal ini BOTOL PLASTIK BEKAS, balai pelatihan ini.
Dengan menggunakan jasa pengajar dari pengrajin – pengrajin handal, alasan
kami memili untuk mengembangkan kerajinan BOTOL PLASTIK BEKAS karena
selain bahan dasar mudah didapat juga harga dari kerajinan ini cukup tinggi dan
diharapkan nantinya menjadi produk keunggulan dari Desa ini. Selain harga jual
dari kerajinan BOTOL PLASTIK BEKAS ini yang mahal tapi juga jenis kerajinan
ini sangat diminati oleh masyarakat kota untuk dijadikan furnitur / hiasan rumah.
Dengan masyarakat yang terampil tentu dapat membantuh pemerintah untuk
mengurangi pengannguran karena lulusan dari pelatihan ini akan dibimbing
untuk mendirikan sebuah unit usaha mandiri yang dapat secara langsung
membuat dan memasarkan hasil karyanya.

Kata Kunci : Masyarakat-Terampil-Ulet-Mandiri

iii
A. Judul Program

“PEMBERDAYAAN PEMUDA DAN REMAJA PENGANGGURAN


PADA DESA SEKAR SEBAGAI PENGRAJIN BERBASIS USAHA
MANDIRI MELALUI PELATIHAN MENGRAJIN BOTOL PLASTIK
BEKAS”.

B. Latar Belakang Masalah


Pengangguran saat ini merupakan sesuatu masalah yang paling sering
diperbincang oleh pemerintah terutama pengangguran pada pedesaan , hampir
semua semua anak remaja yang putus sekolah tinggal sebagai pengangguran
dan bahkan pemuda – pemudahnya pun juga sebagian besar pengangguran
hal ini disebabkan karena tidak adanya skill yang dipunyai. Oleh karena itu
kami bertekad untuk memanfaatkan sebuah peluang usaha yang menjanjikan
dan rencananya nanti akan menjadi sasaran usaha bagi pemuda dan remaja
pengangguran melalui sebuah sistem Pelatihan Mengrajin BOTOL
PLASTIK BEKAS menjadi sebuah usaha yang mandiri dengan bertujuan
untuk meningkatkan pengetahuan dan perekonomian masyarakat Desa Sekar.

Dengan melihat kondisi pedesaan saat ini yang masuk dalam kategori
jumlah pengangguran terbanyak khususnya di wilayah Kabupaten
Bojonegoro, dengan pengamatan dari ketua kelompok yang juga berasal dari
desa Sekar hal ini membuat perekonomian didesa tersebut tertinggal karena
kurangnya pengetahuan dan skil dari masyarakatnya untuk membuat sebuah
usaha dengan memanfaatkan potensi alamnya. Sehingga tingkat
pengangguran didesa ini semakin meningkat.

Desa Mojokampung merupakan wilayah yang jauh dari perkotaan dan


dominan penduduknya berprofesi sebagai petani dan hal ini pun yang
diajarkan secara turun temurun namun pertanian didesa ini tidaklah begitu
bagus dimana desa ini merupakan desa yang rawan banjir sehingga hasil
pertanian dari Desa ini Sering mengalami kegaalan. didesa ini pun masih
sangat kurang dan beloh dikata tidak ada penduduknya yang menggeluti
usaha kerajinan padahal
2

didesa ini terdapat banyak pengrajin BOTOL PLASTIK BEKAS namun


hanya membuat kerajinan untuk pribadi dan tidak menjadikan kerajinan
sebagai sebuah usaha.

Oleh karena itu kami selaku pelaksana program ingin mengajak


masyarakat untuk menjadi usaha kerajinan sebagai alternatif untuk
mengurangi pengangguran dan juga dapat menambah pundi – pundi
perekonomian masyarakat dan tentunya dapat membuat desa Sekar sebagai
penghasil kerajinan BOTOL PLASTIK BEKAS karena potensi alamnya
yakni BOTOL PLASTIK BEKAS masih banyak didesa tersebut.

Dengan melihat kondisi yang ada tim pelaksana program mengajukan


kerja sama dengan pemerintah setempat untuk membuat sebuah Balai
pelatihan usaha mandiri yang bergerak dibidang kerajinan sebagai bentuk
kepedulian kami selaku mahasiswa untuk mendukung pemerintah dalam
menangani masalah pengangguran dan untuk memajukan perekonomian desa
tertinggal sekaligus melestarikan kreasi – kreasi anak bangsa.

C. Rumusan Masalah
Dalam pelaksanaan program ini nantinya, maka kami selaku tim
pelaksana program merumuskan beberapa masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat desa tentang
potensi dari usaha kerajinan ?
2. Bagaimana meyakinkan masyarakat tentang manfaat dari Pelatihan usaha
mandiri ini ?
3. Bagaimana mengolah Balai pelatihan usaha mandiri dengan prospek
kerajinan ini agar berjalan baik ?
4. Bagaimana membina mental masyarakat untuk melakukan suatu sebuah
usaha mandiri ?

D. Tujuan Program
Tujuan yang ingin dicapai sebagai berikut :
1. Dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk melakukan
usaha mandiri dengan cara sosialisasi.
3

2. Untuk menyediakan Balai pelatihan usaha mandiri agar masyarakat


kedepannya dapat membentuk usaha mandiri .
3. Membantu memberikan konstribusi positif terhadap masyarakat dan
pemerintah
4. Membina mental msyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki
masyaralkat untuk menciptakan unit usaha mandiri.

E. Luaran Yang Diharapkan

Pelatihan Usaha Mandiri pada diharapkan dapat meningkatan


keterampilan masyarakat dalam berwira usaha khususnya dalam usaha
mengrajin BOTOL PLASTIK BEKAS, dan dapat menciptakan pengrjinyang
berkompeten bukan hanya sekedar pengrajin tapi juga menciptakan usaha
yang nantinya dapat meningkatkan pendapatan masyarkat. Dengan
bimbingan dari dosen diharapkan mahasiswa dapat lebih kreatif dalam
membuat bahan presentasi dan dapat mempresentasikannya dengan baik, baik
dari segi tampilan presentasi maupun dari cara mempresentasikannya. Disisi
lain pelaku program ini diharapkan menjadi tim yang dapat men–tune–up
kinerja para pengguna jasanya, dan pengguna jasa diharapkan dapat
menggunakan semua alat presentasi dengan baik dan tidak kaku dalam
melakukan presentasi.

F. Kegunaan program

Program kreativitas mahasiswa pengabdian kepada masyarakat ini


merupakan bentuk keprihatinan dan kepedulian mahasiswa kepada
masyarakat pedesaan, maka program ini diharapkan dapat benilai dan
bermanfaat bagi pelaksana program dan mahasiswa lainnya sebagai berikut :

1. Bagi Mahasiswa
- Dapat mengembangkan mental mahasiswa pada umumnya dan
mahasiswa pelaksana program KKN pada khususnya
- Meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam membantu dan
memajukan masyarakat.
4

- Program kreativitas ini nantinya dapat memberikan pengalaman


terhadap mahasiswa pelaksana program KKN
- Sebagai media pengembangan diri terhadap mahasiswa
- Sebagai wadah untuk mengeksplor diri mahasiswa dari apa yang telah
didapatkan

2. Bagi Masyarakat
- Program ini dapat menjadi motor dalam menggerakan masyarakat
yang mandiri melalui usaha kerajianan.
- Dapat membantu menambah pengetahuan dan skil pada masyarakat
pedesan khususnya pada Desa Sekar
- Dapat memberi konstribusi positif untuk membantu masyarakat dalam
mengembangkan aset pendapatan bulanan

3. Bagi Pemerintah
Dengan adanya usaha mandiri ini, pemerintah dapat memberikan
konstribusi untuk membina mentalitas dan pengembangan skil
masyarakat yang mandiri dan tidak tergantung dari lowongan kerja yang
ada tetapi dapat membuat sebuah usaha dengan berwira usaha dan
membantu pemerintah mengatasi masalah pengangguran.

G. Gambaran Umum Rencana program

1. Ide Progam
Saat ini, pemerintah giat dalam membantu masyarakat untuk berusaha
namun dengan skil yang ada maka sekalipun pemerintah memberikan
peluang ini tetapi tidak disertai dengan pembinaan dan pelatihan usaha ini
akan sia – sia. Ide pembuatan balai pelatihan usaha mandiri ini berasal
dari keprihatinan kami melihat banyaknya pengangguran dipedesaan dan
tidak atau harus berbuat dan ini berikat patal bagi masyarakat karena
dengan penumpukan pengangguran tidak sesuai dengan perekonomian
yang ada pada desa Sekar, maka kami sebagai pelaksana program turut
berpartisipasi untuk memajukan wilayah pada pedesaan, pelatihan ini
dipilih karena membutuhkan modal yang tidak terlalu banyak dan
5

menguntungkan banyak kalangan seperti mahasiswa, masyarakat, dan


pemerintah. Dengan melihat situasi tersebut dan pengamatan tim terhadap
masyarakat pedesaan dimana mereka tinggal merupakan beban moral
sebagai mahasiswa untuk kembali memajukan kampung halaman sebagai
pengabdian kepada pemerintah dan masyrakat.

2. Deskripsi program
Balai pelatihan usaha mandiri merupakan suatu kreativitas yang
baru dan pertama kali diadakan di Desa Sekar, program mempunyai
potensi yang sangat besar bagi pelaku maupun pengguna jasa, karena balai
pelatihan presentation ini merukan suatu wadah yang nantinya akan sangat
membantu bagi masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan dengan
membuka unit usaha mandiri maupun usaha kerajinan tangan dengan
metode sistem order. Balai pelatihan dikembangkan dengan melihat
peluang yang sangat besar untuk membentuk sebuah balai pelatihan.
Dimana wadah yang akan dijalankan ini merupakan kerja sama dengan
pemrintah yang nantinya fasilitas tempat akan disediakan oleh pemerintah
setempat.

Menurut survei yang dilakukan oleh tim KKN bahwa wadah


pelatihan uasaha mandiri ini mendapat respon yang sangat baik dari
banyak kalangan seperti masyarakat, pemerintah dan bahkan mahasiswa
itu sendiri.

H. Metode Pelaksanaan
Dalam metode pelaksanaannya dilakukan penyediaan peralatan
yang dibutuhkan untuk kelengkapan dari balai pelatihan usaha mandiri ini
yang membentuk masyarakat yang kreatif melalui kerajinan tangan ,
peralatan tersebut antara lain :

- LCD Proyektor
- Notebook
- LCD
6

- Kabel Roll
- Mesin Praktek
- Meja
- Kursi

Setelah peralatan yang dibutuhkan sudah lengkap tim mulai


mendesain ruang presentasi tersebut menjadi ruangan yang menarik dan
nyaman sehingga meningkatkan semangat masyarakat untuk mengikuti
semua arahan yang diberikan melalui pelatihan dan mempraktek secara
langsung .
Namun didalam pelaksanaan balai pelatihan usaha mandiri ini
tentunya diperlukan juga skala prioritas yang tinggi, melihat sasaran
program ini antara lain:

a. Sasaran utamanya adalah pemuda dan remaja yang putus sekolah


karena program ini beroriontasi pada mengatasi pengangguran.
b. Adapun sasaran lain program ini adalah Masyarakat umum yang
ingin menggunakan jasa pelatihan usaha mandiri ini.
Dari beberapa sasaran inilah yang mendorong tim pelaksana untuk
menyediakan balai pelatihan usaha ini, mudah - mudahan kedepannya
balai pelatihan ini dapat dikembangkan sebagai wadah multi sumber yakni
bukan hanya sebagai wadah pelatihan untuk menjadi seorang pengrajin
tapi juga dapat menjadi seorang pengusaha.

I. Jadwal Program
Program Kreativitas Mahasiswa ini direncanakan pelaksanaannya
selama 2 bulan dengan mengadakan dua gelombang dengan perincian
kegiatan diuraikan sebagai berikut:
7

 Alokasi Waktu

Tabel1. Alokasi Waktu

Bulan I Bulan II Bulan III


Uraian
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Persiapan

Survey Lokasi

Penentuan lokasi
Penyediaan alat dan
bahan

Pelaksanaan

Pelaksanaan program

Bimbingan / konsultasi

Realisasi usaha

Evaluasi
Pembutan laporan
perkembangan usaha

 Keterangan :
- Agenda ini dilaksanakan setelah Program Kreatifitas Mahasiswa ini
disetujui
- Waktu pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dalam waktu yang tidak
ditentukan tergantung dari keluarnya izin pelaksanaan program.

J. Rincian Biaya Pelaksanaan Program

Adapun alokasi dana yang dibutuhkan dalam menjalankan program


ini seperti yang ada dibawa ini :
8

Tabel2 Rincian Biaya Pelaksaanan Program

Uraian Jumlah Harga satuan Besarnya (rp)


Pembelian perlengkapan
Noteboook 1 Buah Rp. 500.000,- Rp. 500.000,-
LCD Proyektor 1 Buah Rp. ,- Rp. ,-
LCD 1 Buah Rp. ,- Rp. ,-
Kabel Roll 1 Buah Rp. 150.000,- Rp. 150.000,-
Narasumber bantu 1 Orang Rp. 500.000,- Rp. 500.000,-
Meja 3 Buah Rp. 50.000,- Rp. 150.000,-
Kursi 20 Gulung Rp. 25.000,- Rp. 500.000,-
Total Rp 1.800.000,-

Terbilang
( Satu juta delapan ratus ribu rupiah )

Total Biaya Penyelenggaraan = Total Pembelian Perlengkapan (1.800.000,-)

Anda mungkin juga menyukai