0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
743 tayangan6 halaman

Proposal Usaha Hiasan Dinding Limbah Kertas

Proposal usaha membuat hiasan dinding dari limbah kertas di Jombang, Jawa Timur. Usaha ini memberdayakan masyarakat sekitar dan mengatasi limbah kertas. Produknya berupa figura, pot bunga, dan hiasan lainnya yang dijual di pulau Jawa dan sekitarnya. Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan dan masyarakat serta menjadi solusi daur ulang sampah kertas.

Diunggah oleh

Diska Amalia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
743 tayangan6 halaman

Proposal Usaha Hiasan Dinding Limbah Kertas

Proposal usaha membuat hiasan dinding dari limbah kertas di Jombang, Jawa Timur. Usaha ini memberdayakan masyarakat sekitar dan mengatasi limbah kertas. Produknya berupa figura, pot bunga, dan hiasan lainnya yang dijual di pulau Jawa dan sekitarnya. Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan dan masyarakat serta menjadi solusi daur ulang sampah kertas.

Diunggah oleh

Diska Amalia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL USAHA

KERAJINAN DARI LIMBAH KERTAS


A. Latar Belakang Sesuatu

Usaha pembuatan buket bunga dari bahan limbah kertas merupakan industri yang bergeak di bidang
hiasan [Link] ini terletak di dusun Pajaran, kecamatan Peterongan,Kabupaten
Jombang.

Dalam menjalankan usaha saya menggunakan cetakan untuk mencetak bubur kertas menjadi
papan. Perusahaan ini didirikan karena adanya peluang yang cukup besar untuk menjual furnitur /
hiasan dinding di pasaran, dan sebagai solusi dalam mengatasi banyaknya sampah kertas.

Karena untuk memberdayakan masyarakat sekitar dalam beusaha, maka perusahan saya merekut
masyarakat sekitar sebagai rekan kerja. Produk kami ini nantinya akan dipasarkan di pulau Jawa, dan
selanjunya akan dipasarkan di luar pulau Jawa, seperti Sumatra dan Kalimantan.

B. Alasan Memilih Usaha

Berdasarkan latar belakang di atas, alasan saya memilih usaha ini, yaitu :

1. Peluag pasar yang terbuka lebar.

2. Memiliki peluang penjualan yang besar.

3. Sebagai salah satu solusi mengatasi limbah kertas.

4. Memverikan pengalaman baru kepada masyarakat mengenai sara membuat hiasan dinding dari
limbah kertas.

C. Aspek Perencanaan Usaha

1. Bahan Baku
Bahan yang digunakan dalam pembuatan hiasan dinding / figura dari limbah kertas adalah kertas
bekas, lem, lidi, dan kardus.

Alat dan Bahan

a) Alat yang diperlukan antara lain :

Gunting, untuk mengguning kertas.

Ember, sebagai wadah tempat perendaman kertas koran.

Kain, untuk menyaring bubur kertas yang telah direndam.

b) Bahan yang diperlukan antara lain :

1. Bahan Utama : kertas bekas.

2. Bahan tambahan : tali tampar, lidi.


3. Bahan penghias : kertas koran
4. Proses Produksi :
- Membuat daun dan bunga
 Pertama kita membuat tangkai bunga dari lidi yang dililit kertas berwarna hijau lalu di lem.
 Lalu kita membuat bunga dengan bahan baku kertas yang digulung / quillling paper, yang
hasilnya berbentuk bulat dan dibentuk seperti bunga, dan daun yang berukuran kecil dan besar.

- Membuat pola pot


 Sebelum membuat pot, kita siapkan alasnya berupa kardus yang atasnya dilapisi kertas
berwarna putih..
 Lalu kita buat potnya dengan bahan baku tali tampar, caranya dengan membuat bentuk pot dari
tali tampar lalu di lem di atas alas yang telah dibuat

- Membuat Figura
 Cara membuat figura yang pertama adalah dengan memotong kardus berbentuk bingkai.
 Lalu kita buat gulungan kertas panjang yang berasal dari koran, potong koran menjadi 4 bagian,
lalu digulung menggunakan lidi dari sisi samping.
 Setelah gulungan koran telah jadi potong gulungan pola sesuai dengan model yang telah dibuat.
 Setelah dipotong sesuai model, tempelkan potongan tersebut di kardus yang berbentuk bingkai.

- Finishing
 Tempelkan batang di alas kardus.
 Lalu tempelkan pula daun dan bunga.
 Setelah itu tempelkan bingkainya.

D. Aspek Pemasaran
1. Produk yang dihasilkan
Produk yang saya hasilkan berupa hiasan dinding yeng bertemakan bunga. Saya menerima pesanan
sesuai selera pelanggan, terus memberikan hal yang baru, dan menjual produk dengan harga yang
terjangkau, agar masyarakat umum dapat membeli dan menikmatinya, selain itu tujuan saya
melakukan usaha ini karena untuk mencoba di dunia wirausaha.

2. Keunggulan Produk
a. Unik
Keunikan dari penghias dinding / furniature adalah karena bahan yang digunkan hampir semuanya
daur ulang, mulai dari papan, bunga, pot, hanya ada beberapa tambahan bahan khusus untuk
menunjang kualitas dari produk yang kami hasilkan. Kami juga akan mebuat hal – hal yang baru
untuk menambah variasi dari produk kami dan menghilangkan kejenuhan masyarakat dalam
membeli.
b. Harga sesuai kualiatas
Harga produk yang saya saya edarkan di pasaran terjangkau untuk berbegai kalangan masyarakat,
selain terjangkau harga yang saya edarkan juga sesuai dengan kualitas dan tipe produk yang dijual.
3. Persaingan
Persaingan yang sejenis produk kami masih jarang, dan kemungkinan belum ada. Namun walaupun
belum banyak / belum ada kami tetap mewasdai persaingan tersebut dengan memikat minat
masyarakat akan produk kami, agar jiak ada produk sejenis dari perusahaan lain maka masyarakat
tidak akan meninggalkan produk dari perusahaan kami. Berikut analisa yang saya lakukan melalui
analisa SWOT, yaitu :
a. STRENGTH ( kekuatan )
1. Produk yang kami buat mempunyai keunikan.
2. Produk berkualitas dan memiki harga terjangkau.
3. Ramah lingkungan.

b. WEAKNESS ( kelemahan )
1. Modal yang dimiliki terbatas.
2. Kurangnya karyawan tetap.

c. OPPORTUNITY ( kesempatan )
Karena banyaknya limbah sampah kertas dilingkungan sekitar, memunculkan kesempatan bagi kami
untuk memproduksi produk hiasan dinding / figura jauh lebih banyak dan variatif, ditambah lagi
peluang pasar yang terbuka lebar bagi kami.

d. THREAT ( ancaman )
1. Jika produk tidak memproduksi ha yang baru atau mengikuti trend maka produk tidak akan
digemari masyarakat.

4. Strategi Pemasaran
Produk dipasarkan dengan cara :
a. Membuka toko di rumah.
b. Bekerjasama dengan para pedagang furnitur di beberapa daerah.
c. Dengan pasar maya ( online )

5. Promosi
a. Pembuatan papan nama di jalan menuju perusahaan.
b. Mebuat iklan di media online.

6. Wilayah Pemasaan
Wilayah pemasaran produk ini di daerah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Surabaya.

E. Aspek Keuangan

Dihitung per bulan ( 30 hari ), dengan memproduksi 100 buah

No Nama Barang Banyaknya Harga@ Jumlah (Rp)

1 Steples 5 buah 7.000 35.000

2 Guntig 5 buah 5.000 25.000

3 Penggaris 5 buah 2.000 10.000

4 Pensil 5 buah 2.500 12.500

JUMLAH 82.500
1. Peralatan

No Nama Bahan Banyaknya Harga@ Jumlah (Rp)

1 Tali tambang 40 m 3000 120.000

2 Lidi 2 ikat 2000 4.000

3 Plester besar 3 plaster 3.500 10.500

4 Lem 5 buah 5000 25.000

5 Double tape 5 buah 3.500 10.500

JUMLAH 170.000

2. Bahan

3. Tenaga Kerja

No Nama Pekerja Tugas/Jabatan Upah/Hari Upah/Bulan

1 Andi Membuat alas 30.000 900.000

2 Dono Membuat alas 30.000 900.000

3 Dimas Mencetak bingkai 20.000 600.000

4 Andre Mencetak bingkai 20.000 600.000


5 Siti Membuat hiasan 35.000 1.050.000
6 Dinar Membuat hiasan 35.000 1.050.000
7 Diah Membuat hiasan 35.000 1.050.000
JUMLAH KESELURUHAN 6.150.000

4. Penetapan harga jual


 Biaya bahan baku : Rp 170.000
 Biaya tenaga kerja : Rp 6.150.000
 Biaya transportasi : Rp 450.000
 Biaya konsumsi : Rp 2.000.000
 Biaya listrik : Rp 250.000
 Biaya pengepakan : Rp 1.000.000
 Biaya pemasaran : Rp 300.000
 Biaya tenaga kerja tidak tetap : Rp 500.000
 Pemimpin perusahaan : Rp 2.200.000
 Biaya penyusutan peralatan : Rp 100.000 +
Jumlah Biaya = Rp 13.120.000
 Laba yang diharapkan 20 % = Rp 2.624.000+
 Harga jual keseluruuhan = Rp 15.744.000
 Harga jual per potong = Rp 15.744
(Pembulatan harga jual per tas) = Rp 16.000
5. Penghitungan BEP (Break Even Point/ Titik Peluang pokok)
= Rp 13.120.000,00-
Rp 16.000,00
= 820 buah
F. Aspek Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang kami butuhkan yaitu tenaga kerja yang ulet, jujur, bertanggung jawab, dan
disiplin. Jumlah keseluruhan karyawan adalah 7 orang, yang memiliki tiga tugas yaitu :
a. Pembuat alas
b. Pembuat figura
c. Menghias
G. Aspek Pengembangan Usaha

Saat ini usaha sedang fokus dengan pembuatan figura. Setelah pembuatan figura kami mungkin akan
membuat buku dari kertas bekas dan kerajinan lainya yang terbuat dari bahan bekas. Dan akan terus
berkembang dan berinovasi sesuai dengan berjalanya waktu dan perkembanagan jaman

H. Penutup

Produk yang kami hasilkan mengedepankan kualitas, selera, dan kepuasan pelanggan agar produk
yang kami hasilkan dapat bersaing di pasaran. Berbagai model kami buat dengan adaptasi trend
pasaran masa kini. Kami membuat usaha ini dengan tujuan sebagai solusi mendaur ulang sampah
kertas menjadi barang yang berguna kembali. Usaha ini diharapkan dapat menambah kesejahteraan
karyawan perusahaan.

Anda mungkin juga menyukai