Selamat datang di pelatihan SCBA
Oleh : Sahiruddin
1
REFERENSI :
• ESSENTIAL SIXTH EDITION
(IFSTA)
• SCBA SAFETY MANUAL
2
Objektifitas
• Setelah pelatihan peserta dapat mengenal daerah-daerah
yang berbahaya dimana diperlukan penggunaan SCBA
• Peserta pelatihan mengenal komponen-komponen,
jenis-jenis cara kerja, dan keterbatasan dalam penggunaan
SCBA beserta mengatasi/meminimalkan kondisi tersebut
• Peserta dapat melakukan pemeriksaan, pengisian dan
penggunaan SCBA dengan baik dan benar sehingga
dapat mengoptimalkan alat pelindung pernafasan tersebut
dalam kasus-kasus kedaruratan
3
Materi training :
Bahaya-bahaya pernafasan
Keterbatasan alat
Jenis-jenis peralatan
Dasar-dasar komponen alat
Cara pemakaian
Cara melepas
Pemeliharaan dan pemeriksaan
Melakukan pengisian ulang
Menggunakan
Penggantian Tabung
Perhitungan lama pemakaian
4
SELF-CONTAINED BREATHING APPARATUS
Adalah alat pelindung pernapasan yang praktis.
Yang sangat penting untuk digunakan dalam kegiatan ruang
terbatas (Confined Space)
kegagalan pemakaian alat ini akan berakibat kegagalan
usaha penyelamatan, serta cedera bahkan sampaikan kematian
Pekerja ruang terbatas
Dan petugas penyelamat
menggunakan SCBA/BA line
5
BAHAYA-BAHAYA PERNAFASAN
Empat bahaya yang umumnya berhubungan dengan keadaan
gawat darurat atau kebakaran antara lain :
• Kekurangan oksigen
• Suhu tinggi
• Asap
• Udara beracun (baik dengan maupun tanpa api)
6
Kekurangan Oksigen
Dapat terjadi pada lokasi dibawah tanah, tangki-tangki
peyimpanan bahan kimia, tempat-tempat tertutup lainnya
juga pada daerah yang dilindungi sistem pemadam api
dalam ruangan-ruangan tertentu lainnya
Nitrogen
79%
Oxygen
21%
Carbon
Other
Nilai normal perbandingan Gases
0.07%
Dioxide
0.03%
atmosfir bebas 7
Kekurangan Oksigen
Efek-efek fisiologis kekurangan oksigen
Oksigen dalam udara Gejala-gejala
(persen)
Above 23.5 Material dpt mudah menyalah &terbakar
23.5 OSHA mengartikan oksigen kaya
21 Kondisi normal
19.5 OSHA Menyebutkan kekurangan Oksigen
17 Timbul gangguan pada koordinasi otot
Peningkatan laju pernafasan
12 Pusing, sakit kepala, cepat lelah
9 Pingsan
6 Kematian terjadi dalam beberapa menit
Note :
Data ini tidak dapat dianggap mutlak karena tidak
memperhitungkan perbedaan laju pernafasan serta lama
waktuketika berada dalam kondisi tersebut “Hanya dapat terjadi
karena kekurangan Oksigen, jika tercemar gas-gas racun gejala-
gejla lain dapat juga muncul”
8
Asap
Asap kebakaran merupakan himpunan partikel-partikel kecil
karbon, ter dan debu yang mengapung dalam gabungan gas2
panas pertikel tersebut mempermudah pengembunan produk2
pembakaran yg berupa gas. Terutama aldehid dan asam
organik yang terbentuk dari karbon. Beberpa partikel yang
tertahan dalam asap bukan hanya menyebabkan iritasi akan
tetapi juga mematikan. besar-kecilnya partikal menentukan
seberapa dalam dapat di hirup ke dalam paru-paru yang tidak
terlindung
10
Udara beracun vs kebakaran
Gas-gas beracun yang terdapat dalam kebakaran bervariasi
sesuai dengan empat faktor :
• Sifat dari zat-za bakar
• Tingkat pemanasan
• Suhu dari gas-gas yang mengembang
• Konsentrasi oksigen
Kerusakan yang ditimbulkan dalam tubuh ada yang secara
langsung maupun yang tidak secara langsung
12
Udara beracun vs ruang terbatas
Beberapa tempat umum yang kemungkinan timbulnya
gas-gas beracun :
• Saluran buangan air
• Saluran bawah tanah
• Gua
• Parit
• Tangki peyimpanan
• Mobil2 Tangki
• Tempat2 sampah
• Lobang2 got
• Saluran - saluran
tertutup lannya
17
KETERBATASAN SCBA
Petugas pemadam kebakaran harus menyadari keterbatasan
peralatan pelindung pernafasan meliputi keterbatasan
pemakai, perlengkapan dan persediaan oksigen
Keterbatasan pemakai
Keterbatasan fisik
• Kondisi fisik - harus prima agar dapat memaksimalkan
kinerjanya sehingga pemakaian oksigen lebih irit
• Kegesitan - Penggunaan SCBA membatasi gerakan,
mempengaruhi keseimbangan kegesitan yang baik akan
membantu mengatasi hambatan-hambatan ini.
• Bentuk waja - bentuk dan lekukan wajah mempengaruhi
kemampuan pemakainya utk dapat memasang penutup
wajah secara pas
18
KETERBATASAN SCBA
Keterbatasan pemakai
Keterbatasan Medis
• Fungsi syaraf - kondisi syaraf yg baik merupakan hal penting
saat menggunakan [Link] harus memiliki pikiran yang
sehat agar dapat menangani situasi darurat yg mungkin muncul
• Kondisi Otot - petugas PMK harus memiliki kekuatan dan
ukuran fisik yang sesuai agar dapat mengenakan perlengkapan
pelindung dan melaksanakan tugas-tugas seperlunya.
• Kondisi kardiovaskuler - jantung yang buruk dapat
mengakibatkan serangan jantung, stroke atau masalah2 jenis
lainnya selama kegiatan-kegiata berat.
• Fungsi organ pernafasan- fungsi paru yang baikakan
memaksimalkan waktu operasi peralatan pernafasan SCBA
19
KETERBATASAN SCBA
Keterbatasan pemakai
Keterbatasan mental
• Pelatihan yang memadai dalam penggunaan peralatan -
petugas PMK harus mempunyai wawasan yang memadai
tentang segala aspek penggunaan peralatan pelindung
pernafasan (SCBA).
• Rasa percaya diri - Keyakinan petugas PMK terhadap
kemampuan diri sendiri akan mempunyai pengaruh yang
sangat positif terhadap keseluruhan tindakan yang akan
diambilnya.
• Kestabilan emosi - kemmapuan untuk mengendalikan diri-
dalam situasi yang mendebarkan atau situasi stress berat
akan mengurangi kesalahan fatal yang dilakukan
20
KETERBATASAN SCBA
Keterbatasan perlengkapan
• Keterbatasan pandangan - pelindung muka mengurangi
pandangan keliling pamakai, dan pengembunan pelindung
muka mengurangi pandangan secara keseluruhan.
• Keterbatasan komunikasi - pelindung muka menghalangi
komunikasi suara.
• Bertambahnya beban - Peralatan pelindung pernafasan
menambah beban kisaran 25-35 pons tergantung modelnya
• Berkurang mobilitas - Penambahan beban dan efek balutan
pada tali-tali pengikat mengurangi mobilitas petugas PMK
21
KETERBATASAN SCBA
Keterbatasan persediaan oksigen
• Kondisi fisik - Semakin lemah kondisi fisik petugas pemadam
semakin cepat mengkomsumsi persediaan oksigen
• Tingkat curahan fisik - semakin besar tenaga yang digunakan
semakin cepat oksigen habis
• Stabilisasi emosi - petugas PMK yang tegang akan
mengkomsumsi oksigen lebih banyak dari yang tenang
• Kondisi peralatan - Kebocoran alat yang kecil dapat
mengakibatkan kehingan oksigen secar berlebihan
• Tekanan tabung sebelum penggunaan - jika isi tabung
tidak penuh sesuai kapasitas maka akan berkurang kinarjannya.
• Pelatihan dan pengalaman pemakai - Petugas yang
berpengalaman dan terlatih dengan baik akan dapat
memanfaatkan oksigen secara maksimal
22
JENIS-JENIS PERALATAN SCBA
SCBA berdasarkan cara kerjanya terbagi atas dua yaitu :
Open circuit dan closed circuit
SCBA sircuit terbuka
SCBA sirkuit terbuka menggunakan udara bertekanan pada
saat penggunaannya setelah dihirup langsung dibuang
ke udara bebas (lebih sering digunakan dalam service fire)
SCBA sircuit tertutup
SCBA sirkuit tertutup menggunakan udara bertekanan atau
oksigen cair, juga dikenal sebagai peralatan pernafasan
ulang (Rebreather apparatus) karena udara yang digunakan
berada dalam sistem untuk digunakan kembali
23
JENIS-JENIS PERALATAN SCBA
BERDASARKAN CARA KERJA
Closed Circuit Open Circuit
Beberapa pabrik pembuat dengan ciri rangan yang berbeda tetapi ada
bagian yang bisa saling berganti “menurut standard NIOSH dan MSHA
di dibenarkan untuk keselamatan pemakai
24
DASAR-DASAR KOMPONEN SCBA
Ada empat dasar kompenen SCBA:
• Back pack/harness - Penahan tabung BA
• Cylinder - termasuk tabung, valve, pengukur tekanan
(pressure gauge).
• Perangkat alat penatur (Regulator) - termasuk selang
bertekanan tinggi dan alarm tekanan rendah (Warning whistle)
• Penutup Wajah(face mask) - Termasuk lensa penutup wajah
katup penghembus udara dan selangtekanan rendah bila
alat pengaturnya terpisa, tali pengikat kepala
25
DASAR-DASAR KOMPONEN SCBA
Sistem pengaman pribadi / PASS:
Penggunaan PASS (personal alert safety system) atau DSU
(distress signal unit).Menurut standart NFPA 1500 semua
pemadam kebakaran / penyelamat diwajibkan menggunakan
alat ini akan berfungsi jika petugas tidak bergerak kisaran
30 detik
26
CARA PEMAKAIAN SCBA
Beberapa cara memasang SCBA :
Memasang dari atas kepala
• Dari saku mantel/metode jacket
• Memakai dari tempat duduk kendaraan (fix bracket)
• Memasang dari tempat belakang kendaraan atau ruangan
Karena begitu banyak produk
yang berbeda maka sebaiknya
mengikuti instruksi-instruksi dari
pabrik pembuatnya serta
mengikuti SOP setempat
mengenai cara pemakaiannya
28
CARA PEMAKAIAN SCBA
Menggunakan Penutup wajah /facepiece :
Pertimbangan umum penggunaan penutup waja :
• Jangan ada rambut diantara kulit & permukaan penutup wajah
• Dagu berada di tengah penopang dan harness kepala tepat
• Tali pengikat harus ditarik bersamaan kebelakang, mulai dari
bagian bawah, pelipis kemudian bagian atas
• Penutup wajah harus diperiksa agar melekat
rapat dan berfungsi dengan baik
• Tekanan positif harus diperiksa dengan
membuka pelan-pelan segel wajah,
hal ini bisa dilakukan dengan menyelipkan
2 jari dibelakang sisi pinggir penutup
29
CARA PEMAKAIAN SCBA
Menggunakan Penutup wajah /facepiece :
Pertimbangan umum penggunaan penutup wajah :
• Semua kulit yang tampak harus ditutup. penutup kepala
dipakai di atas harness atau tali penutup wajah
• Topi pengaman harus digunakan dengan semua tali
terikat kencang
Penggantian penutup wajah atua bagian lain SCBA dengan
pebrik pembuat yang berbeda akan membatalkan garansi
keselamatan dan validasi alat
30
CARA MELEPAS SCBA
Langka-langka melepas SCBA :
• Pastikan berada di lokasi yang tidak tercemar/aman
• Matikan aliran udara dari regulator ke penutup wajah
• Lepaskan selang tekanan rendah dari pentup wajah atau
regulator tergantung jenis SCBA-nya
• Tanggalkan penutup wajah
• Tanggalkan backpack sambil melindungi regulator
• Tutup katup tabung
• Buang tekanan dari regulator sesuai dgn instruksi pabrik
• Rentangkan semua tali pengikat
• Isi ulang dan ganti tabung
• Bersikan dan strerilkan penutup wajah
31
PEMELIHARAAN DAN PEMERIKSAAN SCBA
NFPA 1404 dan NFPA1500 mewajibkan semua alat SCBA
diperiksa kali selesai digunakan, minggu, bulan dan tahun
Pemeriksaan harian dan mingguan :
Beberapa daftar bagian alat yg harus diperiksa
•Tabung dalam keadaan penuh
• Semua pengukur berfungsi “gauge”
• Alarm tekanan renda berfungsi “saat tutup tabung
diaktipkan dan bila tekanan dilepaskan”
• Semua sambungan selang terikat kenjang dan bersih
• Facepiece bersi dan dalam keadaan baik
• Sistem harness dalam keadaan kondisi baik dan
tali -tali pengikat dalam posisi terentang penuh
Pembersihan penutup wajah dengan air hangat dan
pembasmi kuman ringan
32
PEMELIHARAAN DAN PEMERIKSAAN SCBA
Pemeriksaan dan pemeliharaan Bulanan :
Mengafkir peralatan yang rusak dan memeriksa hal-hal
sebagai berikut :
• semua komponen yang telah mulai rusak
• Kebocoran di sekitar katup dan sambungan SCBA
• Mengoperasikan semua pengukur, katup-katup, regulator,
katup penghembus nafas dan alarm udara bertekanan renda
33
PEMELIHARAAN DAN PEMERIKSAAN SCBA
Pemeriksaan dan pemeliharaan tahunan :
Pemeliharaan pada tingkat ini memerlukan tecknisi resmi
dari pabrik pembuatnya dan memerluka pelatihan khusus.
Tabung baja dan aluminium harus dites hidrostatic setiap
5 tahun sedangkan tabung yang terbuat dari komposite/
campuran logam lainnya setiap 3 tahun sekali
Tabung harus diberi label
tanggal pelaksaan test
hidrostatic terakhir.
34
MELAKUKAN SERVIS ULANG SCBA
Pengisian ulang SCBA :
Cylinder SCBA dapat diisi dengan menggunakan sistem alir
“cascade” rangkaian tabung sedikitnya 3 berukuran 300 kaki
kubik (8480L) atau langsung dari purifikasi kompressor.
Terlepas dari itu keamanan yang sama tetap berlaku tabung
dimasukkan ke dalam stasion pengisian cegah agar tabung
jangan terlalu panas
35
MENGGUNAKAN SCBA
Tindakan aman penggunaan SCBA :
Petugas pemadam kebakaran harus dalam kendisi fisik yang
prima. Meskipun SCBA di rancang untuk melindungim petugas
pada waktu yang sama juga dapat mengancam keselamatan jiwa
dengan hal tersebut beberapa hal yang harus diingat dan cermati
demi keselamatan dan kerja maksimal
• Semua petugas yang menggunakan SCBA dinyatakan sehat
fisik sesuai dengan kriteria PMK yang ditetapkan
• Petugas PMK harus selalu peka terhadap yang mereka rasakan
ketika menggunakan SCBA istirahat ketika mengalami kelelahan
36
MENGGUNAKAN SCBA
Tindakan aman penggunaan SCBA :
• Durasi persediaan oksigen bervariasi sebagai berikut :
1. Kondisi petugas pemadam kebakaran
2. Tugas yang dikerjakan
3. Tingkat pelatihan
4. Lingkungan pelatihan
5. Tingkat kegesitan
6. Variable-variable lain
• Setelah memasuki areal yang tercemar dilarang melepas BA
kejelasan penglihatan tidak menjamin lokasi tersebut
tidak tercemar.
• Ketika mengenakan SCBA harus bekerja berkelompok
terdiri dari dua atau lebih.
37
LAMA PEMAKAIAN
Istilah-Istilah dalam pemakaian :
• Full duration : Lama pemakaian sampai botol benar-2 kosong
• Working Duration : Waktu pemakaian sampai tanda whistle
warning berbunyi dimana harus segera keluar dari daerah
pekerjaan menuju tempat yang aman.
• Safety Margin : Lamanya warning whistle berbunyi sampai saat
seluruh isi botol habis. Untuk jenis SCBA Drager dan Sabre
Coppressed air, tekanan 30 - 60 bar dengan kisaran 10 menit
isi botol habis
Rumus durasi pemakaian
Full duration = Cylinder press x Volume cylinder
Consumption rate liter / minutes
Warning Alarm x Volume cylinder
Safety Margin = Consumption rate liter / minutes
Working Duration = Full Duration - Safety Margin
38
TABEL KOMSUMSI UDARA/MENIT
TABEL KISARAN KOMSUMSI UDARA PER MENIT
No. Tingkat pekerjaan Pemakaian udara
1. Istirahat / tidur 8-12 L / menit
2. Kerja ringan 12-20 L / menit
3. Kerja sedang 20-40 L / menit
4. Kerja Berat 40-60 L / menit
Nitrogen
79.00%
Note : Oxygen
Komposisi udara yang dihirup Carbon 17.00%
Dioxide 39
4.00%
GAMBAR PEMAKAIAN SCBA
3
1 4
40
GAMBAR PEMAKAIAN SCBA
Note :
Pada beberapa jenis
SCBA tertentu,
alarm tidak berbunyi
ketika katup tabung
5 terbuka setiap petugas
PMK harus
mengetahui cara kerja
peralatanyang dipakai
7 6
41
42