0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan39 halaman

Buku Rekayasa Perangkat Lunak PDF

Dokumen tersebut membahas tentang rekayasa perangkat lunak yang mencakup referensi buku dan materi pelajaran rekayasa perangkat lunak seperti siklus hidup perangkat lunak, teknik analisis, permodelan, dan pengembangan perangkat lunak.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
27 tayangan39 halaman

Buku Rekayasa Perangkat Lunak PDF

Dokumen tersebut membahas tentang rekayasa perangkat lunak yang mencakup referensi buku dan materi pelajaran rekayasa perangkat lunak seperti siklus hidup perangkat lunak, teknik analisis, permodelan, dan pengembangan perangkat lunak.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REKAYASA

PERANGKAT LUNAK
Referensi
• Rekayasa Perangkat Lunak – Pendekatan
Praktisi, Roger S. Pressman, Ph.D, Andi
Jogyakarta, 2012 – Buku 1
• Rekayasa Perangkat Lunak – Pendekatan
Praktisi, Roger S. Pressman, Ph.D, Andi
Jogyakarta, 2012 – Buku 2
• Rekayasa Perangkat Lunak – Analisa
Kebutuhan Dalam, Daniel Siahaan, Andi
Jogyakarta, 2012
Materi
• Perancangan, pembuatan, pengujian dan
perawatan perangkat lunak serta pemrograman
dengan bahasa tingkat tinggi.
• Siklus hidup perangkat lunak, Waterfall model, V
model, Spiral model, Prototyping, prinsip dasar
analisis kebutuhan, alur data, struktur data DSSD,
Sistem Jackson, perangkat pembantu.
• Computer Aided Software Engineering (CASE) tools.
• Perancangan real time system.
• Analisis berorientasi objek, Pemodelan data, Metode
formal, Pengantar perancangan dan implementasi
PERANGKAT LUNAK DAN
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
Perbedaan Perangkat Lunak vs
Rekayasa Perangkat Lunak
• PERANG perangka • REKAYAS n
KAT t lunak A perkakas
yang
LUNAK PERANG
memung
KAT kinkan
LUNAK para
• Merupak profesion
an • Merupak al
produk an suatu mengem
yang proses bangkan
dibuat suatu perangka
oleh kumpula t lunak
para n kompute
profesio metode- r
nal metode
dan
sederata
DEFINISI PERANGKAT LUNAK
1. Instruksi-instruksi (program komputer) yang ketika
dijalankan meneyediakan fitur-fitur, fungsi-fungsi
dan kinerja-kinerja yang dikehendali
2. Struktur data yang memungkinkan
program-program memanipulasi informasi
3. Informasi deskriptif pada hasil cetakan dan bentuk-
bentuk maya yang menggambarkan pengoperasian
dan penggunaan program-program
DEFINISI
PERANGKAT LUNAK
1. Pembuatan dan penggunaan prinsip-prinsip
penting rekayasa agar pengguna dapat
memperoleh perangkat lunak secara murah yang
dapat diandalkan dan bekerja secara efisien pada
mesin-mesin yang sesungguhnya
KARAKTERISTIK
PERANGKAT LUNAK
1. Dapat dikembangkan, bukan diproduksi dalam konteks
manufaktur
– Kualitas tinggi dicapai melalui perancangan yang bagus, namun fase produksi
pada suatu produk perangkat keras dapat menunjukkan masalah kualitas yang
lebih kelihatan
2. Tidak mengalami kelelahan
– Perangkat lunak tidak mengenal suku cadang, setiap terjadi kegagalan pada
perangkat lunak akan diidentifikasi dan diterjemahkan kedalam kode-kode
yang dapat dijalankan pada aras mesin
3. Dibuat berdasarkan spesifikasi yang diminta pengguna
– Struktur data dan pemoresan rinci dibutuhkan untuk membuat suatu
antarmuka yang sesuai dengan keinginan pengguna
RANAH APLIKASI
PERANGKAT LUNAK
1. Perangkat Lunak Sistem
– Contoh : Sistem Operasi
2. Perangkat Lunak Aplikasi
– Contoh : Pemrosesan  transaksi penjualan, produksi pada pabrik
3. Perangkat Lunak Rekayasa / Ilmiah
– Contoh : Aplikasi algoritma untuk kebutuhan astronomi, vulkanologi, dll
4. Perangkat Lunak Yang tertanam
– Contoh : Fungsi digital dalam mobil, sistem pengereman
5. Perangkat Lunak Lini Produk
– Contoh : Pengolah kata, pengolah angka, pengolah data
6. Aplikasi WEB
– Perangkat lunak yang berpusat pada jaringan komputer
7. Perangkat Kecerdasan Buatan
– Contoh : Robitika, sistem pakar, dll
PERKEMBANGAN RPL
Tahun Kejadian
1940an Komputer pertama yang membolehkan pengguna menulis kode program
langsung

1950an Generasi awal interpreter dan bahasa macro Generasi pertama compiler
1960an Generasi kedua compiler Komputer mainframe mulai dikomersialkan
Pengembangan perangkat lunak pesanan
Konsep Software Engineering mulai digunakan

1970an Perangkat pengembang perangkat lunak Perangkat minicomputer komersial


1980an Perangkat Komputer Personal (PC) komersial Peningkatan permintaan perangkat
lunak

1990an Pemrograman berorientasi obyek (OOP) Agile Process dan Extreme


Programming Peningkatan drastis kapasitas memori Peningkatan penggunaan
internet

2000an Platform interpreter modern (Java, .Net, PHP, dll) Outsourcing


DEFINISI
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
1. Aplikasi dari suatu pendekatan yang sistematik,
disiplin dan dapat diukur pada pengembangan,
operasi dan perawatan perangkat lunak, yaitu:
penerapan rekayasa pada perangkat lunak
2. Studi pendekatan-pendekatan seperti pada point
(1)
LAPISAN
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
• Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
merupakan teknologi yang berlapis
Rekayasa Peranglat Lunak

Perkakas
Metode
Proses
Fokus Pada Kualitas
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
• Membutuhkan aktifitas-aktifitas kerangka kerja
yang diterapkan secara berulang-ulang saat
suatu proyek berjalan
• Aktifitas tersebut merupakan suatu proses
rekayasa perangkat lunak
• Aktifitas tersebut : komunikasi  perencanaan
pemodelankonstruksipengo
perasian /penyerahan perangkat lunak
• Aktifitas-aktifitas kerangka kerja proses
rekayasa perangkat lunak disempurnakan oleh
sejumlah aktifitas-aktifitas yang bertindak
KEGIATAN-KEGIATAN
PENYANGGA PADA UMUMNYA
1. Penelusuran dan kendali proyek perangkat lunak
– Melakukan penilaian terhadap kemajuan proyek
perangkat lunak yang sedang berjalan
2. Manajemen risiko
– Menilai risiko-risiko yang mungkin berpengaruh
pada hasil akhir proyek perangkat lunak
3. Penjaminan kualitas perangkat lunak
– Memperjelas untuk memastikan kualitas perangkat
lunak
4. Ulasan / tinjauan teknis
– Menilai produk-produk hsil karya rekayasa
KEGIATAN-KEGIATAN
PENYANGGA PADA UMUMNYA
5. Pengukuran
– Menjelaskan dan mengumpulkan tolok ukur dalam
menyampaikan perangkat lunak yang memeunhi
kebutuhan pengguna
6. Manajemen konfigurasi perangkat lunak
– Mengatur efek perubahan di seluruh perangkat
lunak
7. Manajemen penggunaan ulang
– Memperjelas kriteria bagi penggunaan ulang
8. Persiapan produk kerja dan produksi
– Aktifitas-aktifitas yang diperlukan dalam
PRAKTIK
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
1. Pahami permasalahannya (komunikasi dan analisa)
2. Rancang solusinya (pemodelan dan rancangan
perangkat lunak)
3. Laksanakan rancangannya (pengaktifan kegiatan penulisan
kode)
4. Periksa ketetapan hasilnya (pengujian dan penjaminan
kualitas)
PRINSIP-PRINSIP UMUM
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
1. Alasan keberadaan perangkat lunak
2. Tetap sederhana
3. Pertahankan Visi
4. Apa yang anda buat, akan digunakan oleh
konsumen/ pelanggan
5. Membuka diri terhadap masa depan
6. Rancanglah selangkah ke depan, sehingga
dapat digunakan kembali
7. Pikirlah!
MODEL-MODEL PROSES
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
MODEL PROSES GENERIK
• Proses rekayasa perangkat lunak merupakan
sejumlah aktifitas-aktifitas kerja, tindakan-
tindakan, serta pekerjaan-pekerjaan yang harus
dilaksanakan saat produk kerja dibuat
• Masing-masing aktifitas berada dalam kerangka
kerja / model yang mendefinisikan hubungan
antara suatu proses dengan proses lainnya
• Masing-masing tindakan perangkat lunak
didefinisikan menggunakan himpunan
pekerjaan /kerangka kerja
KERANGKA KERJA PROSES PERANGKAT LUNAK
Proses Perangkat Lunak
Proses Kerangka Kerja
Aktifitas-Aktifitas Penyangga
Aktifitas Kerangka Kerja #1
Tindakan-tindakan Rekayasa Perangkat Lunak # 1.1.

Pekerjaan, produk-produk kerja titik


Satuan pekerjaan
jaminan kualitas proyek

Tindakan-tindakan Rekayasa Perangkat Lunak # 1.t.

Pekerjaan, produk-produk kerja titik


Satuan pekerjaan
jaminan kualitas proyek

Aktifitas Kerangka Kerja #n


Tindakan-tindakan Rekayasa Perangkat Lunak # n.1.

Satuan pekerjaan

Tindakan-tindakan Rekayasa Perangkat Lunak # n.s.

Pekerjaan, produk-produk kerja titik


Satuan pekerjaan
jaminan kualitas proyek
MACAM-MACAM ALIRAN PROSES
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
1. Aliran proses linier
2. Aliran proses iteratif
3. Aliran proses evolusioner
4. Aliran proses paralel
1. ALIRAN PROSES LINIER

KOMUNIKASI PERENCANAAN PEMODELAN

PENYERAHAN KE
PELANGGAN / KONSTRUKSI
PENGGUNA
2. ALIRAN PROSES ITERATIF

KOMUNIKASI PERENCANAAN PEMODELAN

PENYERAHAN KE
PELANGGAN / KONSTRUKSI
PENGGUNA
3. ALIRAN PROSES EVOLUSIONER
PERENCANAAN

PEMODELAN

KOMUNIKASI

PENYERAHAN KE
PELANGGAN / KONSTRUKSI
PENGGUNA
4. ALIRAN PROSES PARALEL
KOMUNIKASI PERENCANAAN

PEMODELAN

PENYERAHAN KE
KONSTRUKSI PELANGGAN /
PENGGUNA
TIPE POLA-POLA MENURUT AMBER PROSES
REKAYASA PERANGKAT LUNAK (RPL)
1. Pola Tahapan
– Mendefinisikan suatu permasalahan yang
berhubungan dengan aktifitas kerangka kerja
tertentu untuk suatu proses
2. Pola Pekerjaan
– Mendefinisikan suatu permasalahan yang
berhubungan dengan suatu aksi RPL atau tugas-
tugas kerja dan relevan dengan RPL
3. Pola Fase
– Mendefinisikan urutan kerangka kerja yang terjadi di
dalam suatu proses, meskipun saat aliran aktifitas
secara keseluruhan secara alamiah bersifat iteratif.
PENDEKATAN PENILAIAN PROSES RPL DAN
PERBAIKAN USULAN, MENGGUNAKAN
1. SCAMPI (Standard CMMI Assesment Method for
Process Improvement)
– Menyediakan model penilaian dengan proses lima (5) langkah, yaitu :
pemberian nilai-nilai awal (initiating)  melakukan diagnosa
(diagnosing)  penetapan (establishing)  bertindak (acting)  belajar
(learning)
2. CBA API (CMM-Based Appraisal for Internal
Process Improvement)
– Menyediakan teknik diagnosa untuk melakukan penilaian
3. SPICE (ISO/IEC15504)
– Suatu standar yang mendefinisikan sejumlah spesifikasi kebutuhan
untuk penilaian proses perangkat lunak
4. ISO 9001:2000 for Software
– Suatu standar generik yang diterapkan untuk setiap organisasi
MODEL PROSES RPL
1. Model Air Terjun (Waterfall)
2. Model Proses Inkremental
3. Model Prototipe (Prototyping)
4. Model Proses Evolusioner
5. Model Spiral
6. Model RAD (Rapid Application Development)
7. Model-Model Konkuren
8. Model Metode Formal
1. Metode Air Terjun / Waterfall
• Model Sekuensial Linier sering disebut Model
Air Terjun merupakan paradigma rekayasa
perangkat lunak yang paling tua dan paling
banyak dipakai.
• Model ini mengusulkan sebuah pendekatan
perkembangan perangkat lunak yang
sistematik dan sekuensial.
• Variasi dari model waterfall/air terjun
dinamkan sebagai Model V (V-Model)
1. Metode Air Terjun / Waterfall
• Inti dari metode waterfall adalah pengerjaan
dari suatu sistem dilakukan secara berurutan
atau secara linear.
• Jadi jika langkah satu belum dikerjakan maka
tidak akan bisa melakukan pengerjaan langkah
2, 3 dan seterusnya.
• Secara otomatis tahapan ke-3 akan bisa
dilakukan jika tahap ke-1 dan ke-2 sudah
dilakukan
1. MODEL WATERFALL
TR g
P
UK e

SI
K
P
O PE P
M M M e
n
U O u
N DE l
I LA i
K s
N
a
A n
S P A
I P
k
P o
d
P e
P
U -
k
o
d
e

KO p
r
NS o
1. MODEL V
Teknik untuk men-
dapatkan spesifikasi Pengujian oleh para
kebutuhan pengguna pengguna/pelanggan

Perancangan Pengujian secara


arsitektur sistem keseluruhan

Pengujian setelah
Perancangan
unit-unit
komponen
diintegrasikan

Penulisan kode-kode Pengujian unit


program
Perangkat Lunak Yang Dapat Digunakan Oleh Pelanggan/Pengguna
1. Kelebihan Waterfall
• Kelebihan :
– Kualitas dari sistem yang dihasilkan akan baik.
– Document pengembangan sistem sangat
terorganisir, karena setiap fase harus
terselesaikan dengan lengkap sebelum melangkah
ke fase berikutnya.
– Mudah diaplikasikan.
1. Kekurangan Waterfall
• Kekurangan :
– Diperlukan majemen yang baik, karena proses
pengembangan tidak dapat dilakukan secara
berulang sebelum terjadinya suatu produk.
– Kesalahan kecil akan menjadi masalah besar jika
tidak diketahui sejak awal pengembangan.
– Pengguna sulit menyatakan kebutuhan secara
eksplisit sehingga tidak dapat mengakomodasi
ketidakpastian pada saat awal pengembangan.

Anda mungkin juga menyukai