Rencana Keselamatan Konstruksi Jalan
Rencana Keselamatan Konstruksi Jalan
PENAWAR :
DAFTAR ISI
dalam rangka pengadaan Pembangunan Jalan Lubuk Sikaping Talu (P.096) DAK , Kab. Pasaman
Barat , Pada Kelompok Kerja (Pokja) 7 UKPBJ Provinsi Sumatera Barat , berkomitmen melaksanakan
konstruksi berkeselamatan demi terciptanya Zero Accident, dengan memastikan bahwa seluruh
pelaksanaan konstruksi:
MAIHENDRI. BAE
Direktur
Lampiran B.1 IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, PENETAPAN PENGENDALIAN RISIKO K3
PENILAIAN RISIKO
SKALA
JENIS/TIPE IDENTIFIKASI PENETAPAN PENGENDALIAN
NO DAMPAK KEKE KEPA TINGKAT PRIO
PEKERJAAN BAHAYA RISIKO K3
RAPAN RAHAN RISIKO RITAS
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Mobilisasi Kecelakaan dan Gangguan Kesehatan tenaga Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
kerja Terjepitsaatmenaikkan dan APD yang sesuai
menurunkanalatdaritrado
2 Pasangan Batu dengan Mortar Tertimpa Batu Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
3 Galian Untuk Selokan Drainase dan Sal. Gangguan Kesehatan pekerja akibat Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
penyimpanan peralatan dan APD yang sesuai
4 Galian Biasa Terkena Alat galian , Terjatuh dalam daerah Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
Galian APD yang sesuai
6 Timb. Biasa dari Sumber Galian Terkena Tumpukan material Timbunan Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
7 [Link] dari Sumber Galian Terkena Tumpukan material Timbunan Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
8 Penyiapan Badan Jalan Terkena Alat Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
9 Lapis Fondasi Agregat Kelas A Terkena Tumpukan material Timbunan Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
10 Lapis Fondasi Agregat Kelas B Terkena Tumpukan material Timbunan Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
PENILAIAN RISIKO SKALA
JENIS/TIPE IDENTIFIKASI PENETAPAN PENGENDALIAN
NO DAMPAK PRIO
PEKERJAAN BAHAYA RISIKO K3
KEKE KEPA TINGKAT RITAS
RAPAN RAHAN RISIKO
1 2 3 4 5 6 7 8 9
11 Lapis Resap Pengikat Terkena Percikan Aspal Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
12 Lapis Pengikat Terkena Percikan Aspal Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
13 Laston Lapis Aus (AC-WC) Rawan Terkenan Aspal Panas Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
14 Laston LapisAntara (AC-BC) Rawan Terkenan Aspal Panas Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
15 Beton struktur, fc’20 Mpa Rawan Kecelakaan Akibat Materail , Alat Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
16 Baja TulanganPolos BjTS 280 Rawan Kecelakaan Akibat Materail , Alat Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
17 Marka Jalan Termoplastik Rawan Kecelakaan Akibat Materail , Alat Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
18 Pasangan Batu Tertimpa Batu Cedera ringan / sedang 3 9 (tinggi) 1 1 ==> Menggunakan peralatan kerja dan
APD yang sesuai
9 Lapis Fondasi Agregat Kelas A ==> Menggunakan peralatan kerja dan Tertib Checklist
Tersedianya Sesuai dengan Dokumen Petunjuk Sesuai jadwal Pengawas
APD yang sesuai melaksanakan
instruksi kerja instruksi kerja kerja pelaksanaan Lapangan
petunjuk kerja
10 Lapis Fondasi Agregat Kelas B ==> Menggunakan peralatan kerja dan Tertib Checklist
Tersedianya Sesuai dengan Dokumen Petunjuk Sesuai jadwal Pengawas
APD yang sesuai melaksanakan
instruksi kerja instruksi kerja kerja pelaksanaan Lapangan
petunjuk kerja
11 Lapis Resap Pengikat ==> Menggunakan peralatan kerja dan Tertib Checklist
Tersedianya Sesuai dengan Dokumen Petunjuk Sesuai jadwal Pengawas
APD yang sesuai melaksanakan
instruksi kerja instruksi kerja kerja pelaksanaan Lapangan
petunjuk kerja
SASARAN KHUSUS PROGRAM
TIPE/JENIS PENGENDALIAN
NO TOLOK SUMBER JANGKA INDIKATOR MONITORI PENANGGUNG
PEKERJAAN RISIKO URAIAN
UKUR DAYA WAKTU PENCAPAIAN NG JAWAB
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
DONI RAFKI. ST
Lampiran B.3 STANDAR DAN PERATURAN PERUNDANGAN
Keputusan Menteri Tenaga Kerja R.I No. : Kep-186/Men/1999 Tentang Unit Penanggulangan
9
Kebakaran di Tempat Kerja
1 Sumber Daya
ERWIN ISRIL. ST
PENANGGUNG JAWAB K3
6 Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan instruksi kerja K3
7 Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi
8 Mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
9 Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat
Nama : ……………………………..
Jabatan : Emergency / Kedaruratan
Tigas dan Tanggung Jawab
1 Menerapkan program emergency/kedaruratan
2 Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pelatihan keadaan darurat secara keseluruhan
3 Mendata seluruh personil dan menugaskan Tim P3K dalam pencarian orang yang hilang
4 Mengkoordinir pelaksanaan penanganan kondisi darurat, evakuasi dan evaluasi kondisi darurat secara keseluruhan
5 Melakukan pemantauan dan pengendalian dalam setiap kondisi keadaan darurat termasuk melakukan mitigasi apabila
Nama : ……………………………..
Jabatan : P3K
Tigas dan Tanggung Jawab
Menerapkan program P3K
Melaksanakan tindakan P3K di tempat kerja
Merawat fasilitas P3K di tempat kerja, meliputi:
a. Ruang P3K
b. Kotak P3K dan isinya
c. Alat evakuasi dan transportasi
d. Fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri (APD) dan/atau peralatan khusus di
tempat kerja yang memiliki potensi bahaya yang bersifat khusus
e. Mencatat setiap kegiatan P3K dalam buku kegiatan
f. Membuat laporan kegiatan P3K secara periodik
Nama : ……………………………..
Jabatan : P3K
Tigas dan Tanggung Jawab
a. Menerapkan program Kebakaran
b. Menyusun rencana kegiatan sesuai kebijakan
c. Menetapkan semua kegiatan unit manajemen keselamatan kebakaran pada pekerjaan konstruksi
d. Mengimplementasikan kebijakan operasi pemadam kebakaran konstruksi dan lingkungannya
e. Melaksanakan aktifitas unit manajemen keselamatan kebakaran di tempat kerja
f. Mengendalikan aktifitas terkait dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran
sesuai rencana kerja.
g. Melakukan koordinasi dengan pihak instansi pemadam kebakaran dan instansi terkait
2 Kompetensi
CV. INOCI berkomitmen dalam penerapan pelaksanaan keselamatan kontruksi di lingkungan kerja dengan mentaati ketentuan dan
perundangan K3 termasuk memberikan program pelatihan dan peningkatan kinerja karyawan melalui uji kompetensi terhadap seluruh
tenaga kerja sesuai dengan keahlian bidang masing-masing.
1 TUJUAN
Memberikan panduan dalam kegiatan peningkatan kompetensi pegawai pada CV. INOCI
2 RUANG LINGKUP
Prosedur ini dilaksanakan dalam lingkup kegiatan kompetensi pegawai pada CV. INOCI, meliputi : Usulan program
peningkatan kompetensi pegawai, Pembentukan tim, Penentuan peserta, Pelaksanaan kegiatan peningkatan Komptensi
Karyawan
3 REFERENSI
a. Pedoman Mutu
b. Prosedur Penerimaan Karyawan
4 FORM
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. Jadwal kegiatan
d. Form evaluasi
5 INSTRUKSI KERJA
6 REKAMAN MUTU
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. Jadwal kegiatan
d. Evaluasi pelaksanaan kegiatan
3 Kepedulian
Kepedulian merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan membuat rencana dan program kerja sebagai tindakan pencegahan
terhadap risiko kecelakaan kerja, sakit akibat pekerjaan dan pemulihan lingkungan yang tercemar akibat pekerjaan konstruksi. Program kepedulian
keselamatan konstruksi sebagai berikut:
BULAN KE :
NO URAIAN
1 2 3 4 5 6 7 8
TUJUAN
Memberikan pedoman untuk penyebarluasan atau mengkomunikasikan informasi-infomasi lingkungan hidup, keselamatan dan kesehatan kerja
kepada pihak internal dan eksternal perusahaan secara efektif.
RUANG LINGKUP
Prosedur ini berlaku untuk seluruh fasilitas operasi CV. INOCI dan semua pihak yang bekerja di area tersebut. Hal-hal yang diatur dalam prosedur ini
adalah cara untuk menyebarluaskan informasi-informasi terkait dengan lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan kepada pihak internal
maupun eksternal Perusahaan.
DEFINISI
Informasi K3 , yaitu informasi tentang lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja yang meliputi:
Peraturan perundangan K3 Indonesia dan Internasional o Standar Nasional Indonesia dan Internasional
Kebijakan terpadu dan EHS Management System Manual CV. INOCI
Kondisi bahaya, laporan inspeksi dan laporan & hasil investigasi kecelakaan kerja
Laporan internal / eksternal audit dan hasil rapat tinjauan ulang manajemen
Prosedur dan instruksi kerja K3
- Risalah rapat bulanan / khusus P2K3, pelatihan-pelatihan K3
- Tanda-tanda, peringatan bahaya dan tanda / peringatan K3 lainnya
- Dan informasi-informasi lainnya yang terkait dengan K3
Internal Perusahaan , yaitu semua karyawan (karyawan bulanan, harian tetap, harian borongan maupun harian musiman) yang terkait dengan
kegiatan operasi CV. INOCI
Eksternal Perusahaan, yaitu semua pihak-pihak yang terkait baik langsung maupun tidak langsung dengan operasi CV. INOCI , seperti dalam
penyediaan pasokan barang/ material maupun jasa ( supplier / pemasok barang, kontraktor / sub kontraktor, dll.), termasuk tamu-tamu yang akan
berkunjung ke lingkungan operasi CV. INOCI . maupun penyediaan informasi K3 kepada-kepada instansi-instansi pemerintah yang terkait dan
berwenang
Konsultasi K3 , adalah usaha atau kegiatan untuk mendapatkan solusi dari masalah yang dihadapai dan peluang untuk perbaikan penerapan,
pengembangan dan pemeliharaan sistem manajemen K3
PROSEDUR
Tanggung Jawab
EHS Department bertanggung jawab untuk senantiasa berkoordinasi baik secara internal maupun eksternal perusahaan (Kementerian Lingkungan
Hidup, Depnaker Propinsi / Kab. / Kodya., Bapedalda Propinsi / Kabupaten / Kotamadya, Depkes, Pemda dan instansi / institusi lain terkait berkaitan
dengan aspek K3) yang bertujuan untuk memastikan bahwa peraturan dan perundangan, standar, dan informasi K3 lainnya senantiasa up to date /
terbaru dan dikomunikasikan / diinformasikan pada departemen terkait di dalam lingkungan operasi CV. INOCI
Procurement Department bertanggung jawab untuk menginformasikan ketentuan-ketentuan K3 cv. Inoci . kepada supplier / pemasok dan kontraktor /
sub kontraktor yang akan memasok barang atau jasa / bekerja dilingkungan operasi CV. INOCI
Kepala Departemen / Safety Management Representatif / Environment Management Representatif Dept. bertanggung jawab untuk menyediakaan
sarana-sarana dan penyebarluasan informasi-informasi K3 kepada seluruh karyawan yang ada di Departemennya.
Komunikasi
Komunikasi Internal
Karyawan CV. INOCI diberikan atau mendapat informasi mengenai pedoman dan prosedur Sistem Manajemen Lingkungan, Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (SMK3) serta pelaksanaannya di lingkungan CV. INOCI , melalui kegiatan pelatihan dan pelaksanaannya dikoordinir oleh Technical
Training Department.
Karyawan CV. INOCI mendapatkan informasi mengenai kebijakan terpadu (kualitas, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja), manual SMK3,
hasil rapat-rapat P2K3, artikel-artikel K3, perubahan-perubahan pada prosedur / instruksi kerja, penyelesaian masalah / keluhan K3, program-
program dan kinerja K3 CV. INOCI
Informasi ini diberikan melalui pelatihan, penjelasan / briefing K3 harian / mingguan atau melalui papan pengumuman dan bulletin K3 (melalui media
cetak atau elektronik internal perusahaan).
Informasi mengenai peraturan perundangan K3 akan disediakan oleh EHS Manager kepada tiap Kepala Departemen / SMR-Safety Management
Representatif / EMR-Environment Management Representatif / SR-Safety Representatif / ER-Environment Representatif Departemen.
Untuk memudahkan penyebaran informasi yang berkaitan dengan K3 dalam lingkup CV. INOCI. maka dibuat daftar penyebarluasan informasi K3
(contoh dapat dilihat pada lampiran ).
Komunikasi Eksternal
Personil EHS Department menghubungi instansi-instansi terkait (misal: Kanwil Depnaker / Dinas Depnaker Kabupaten / Kotamadya, Bapedal,
Depkes dan sebagainya) untuk mendapatkan informasi terkini mengenai peraturan perundangan berkaitan dengan K3 di Indonesia
Pihak pemasok dan kontraktor / sub kontraktor yang terikat kontrak dengan CV. INOCI, untuk menyediakan barang atau jasa diinformasikan tentang
kebijakan dan ketentuan K3 , CV. INOCI . Informasi diberikan oleh Procurement Manager dan bila diperlukan CV. INOCI dapat memberikan
pelatihan awal atau penjelasan / briefing K3 kepada kontraktor yang akan bekerja di lingkungan
1 Perencanaan Operasi
Perencanaan operasional berupa prosedur kerja / petunjuk kerja, yang harus mencakup seluruh upaya pengendalian, diantaranya :
Hal-hal yang harus dilaporkan dalam laporan evaluasi dan kinerja K3 adalah :
Rekapitulasi kecelakaan kerja dengan mengacu pada pelaporan dan penyelidikan kecelakaan yang sudah dibuat.
2 Tinjauan manajemen
Hasil pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 pada bagian E. Diklasifikasikan dengan kategori sesuai dan tidak sesuai tolok ukur sebagaimana
dalam Perencananaan Keselamatan Konstruksi
Hal-hal yang tidak sesuai, termasuk bilamana terjadi kecelakaan kerja dilakukan peningjauan ulang untuk di ambil tindakan perbaikan
Demikian Penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi CV. INOCI disusun sebagai petunjuk dalam pelaksanaan Paket Pembangunan Jalan Lubuk
Sikaping Talu (P.096) DAK Kab. Pasaman Barat
Manajemen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) akan terus diperbarui demi efektivitas pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi secara
berkesinambungan.
MAIHENDRI. BAE
Direktur