LAPORAN PRAKTIKUM SURVEI PERTAMBANGAN
“PROSES DIGITASI DAN CLOSE SEGMEN”
Dosen Pembimbing : M. Iqbal Taftazani, S.T., [Link].
Oleh :
Galuh Qori’ah Fahmah Suratno
17/416847/SV/14585
PRODI D-III TEKNIK GEOMATIKA
DEPARTEMEN TEKNOLOGI KEBUMIAN
SEKOLAH VOKASI
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2019
I. JUDUL
Proses Digitasi dan Close Segmen
II. TUJUAN
Mahasiswa dapat melakukan proses digitasi dan melakukan editing close segmen.
III. WAKTU PELAKSANAAN
Hari : Selasa, 19 Maret 2019
Waktu : 07.30 - 10.50 WIB
Tempat : Laboratorium Komputer 236-a, Teknik Geomatika, Sekolah Vokasi,
Universitas Gadjah Mada
IV. ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM
Alat :
1. Seperangkat Laptop/ Komputer
Bahan :
1. Software Surpac
2. Data [Link]
3. Data close_segmen1.str
V. LANGKAH KERJA
A. Pembuatan Poligon dan Reverse Point
1. Mengaktifkan mode Snap Mode dengan No Snap.
2. Melakukan digitasi secara bebas dengan tools Create New Point Using Mouse.
Buatlah poligon tertutup dengan bentuk bebas jumlah segmen 6. Gunakan bantuan
Close the Current Segment untuk membantu menutup poligon tersebut.
3. Cek kondisi poligon apakah close atau tidak, dengan menggunakan segmen
properties. Akan muncul informasi clockwise atau anticlockwise.
4. Buka file [Link]. Klik icon segmen properties.
5. Apabila “status = anti-clockwise”, maka gunakan icon reverse the order of point.
Sehingga, pada display information akan muncil informasi String 2 Segment 1 is
now Clockwise.
B. Joint Segmen
1. Membuka file close_segmen1.str.
2. Identifikasikan ada berapa segmen dalam file tersebut. Gunakan perintah Move
Segmen untuk mengetahui banyaknya segmen, kemudian lakukan undo.
3. Mengidentifikasi kepala dan buntut dalam sebuah segmen yang ada pada file close
[Link].
4. Mengetikkan DRWS pada jendela Command Prompt, kemudian ENTER. Akan
muncul jendela Drawing kemudian langsung klik APPLY. Akan muncul angka pada
tiap segmen.
5. Memperbesar angka dengan toolbar menu customize > display properties > string
and points. Akan muncul jendela set drawing styles. Pada kolom custom styles klik
pada kolom text, baris 1 kemudian klik properties. Akan muncul jendela edit
properties, pada unit size ganti ukuran font 0,02 menjadi 0,05 atau lebih besar lagi.
6. Dari proses di atas kita bisa mengetahui mana segmen yang kepala atau buntut. Untuk
langkah selanjutnya kepala dan buntut akan dihubungkan, apabila dalam file
tersebut masih ada salah-satu segmen yang menghubungkan kepala-kepala, maka
lakukan reverse an order points of a segmen.
7. Melakukan move point sehingga semua ujung segmen terhubung dengan ujung yang
lain. Zoom pada salah satu kepala yang akan di-move kemudian move point salah
satu ujung dan hubungkan dengan ujung yang lain (sebelumnya set pointer ke mode
“point").
8. Melakukan joint segmen dengan menggunakan join of the end of the segment with
the beginning one. Sebelumnya, aktifkan dulu mode No Snap. Joint segmen
dilakukan dengan arah joint buntut ke kepala, bukan kepala-kepala, dan bukan
kepala-buntut.
9. Klik icon join of the end of the segment with the beginning one kemudian klik
bagian buntut sebagai first segment, lalu kepala sebagai second segment.
10. Melakukan proses joint untuk semua titik, sehingga file close_segmen_hub1.str
sudah terclose dan ter-joint-kan. Simpan menjadi close_segmen_hub_joint1.str.
11. Apabila sudah ter-joint, ketikkan DRWS di Command Prompt, maka akan muncul 1
buah kepala saja.
VI. HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Pembuatan Poligon
2. Membuat digitasi tertutup (close segmen), dengan menggunakan tools close the
current segment being digitized.
Segmen tersebut masih memiliki status= anti-clockwise. Maksud dari anti-clockwise
tersebut adalah antara kepala dan buntut dari tiap-tiap segmen terhubung berlawanan
arah jarum jam. Sehingga, dalam proses ini kita harus membuatnya clockwise
(searah jarum jam).
Dengan menggunakan tool reverse kita bisa membuat status anti-clockwise tersebut
menjadi clockwise. Sehingga, pada display information akan muncul seperti berikut:
3. Untuk hasil pada file [Link].
4. Joint Segmen
Dengan melakukan Move Segmen, kita bisa mengidentifikasi banyaknya segmen
pada file close_segmen1.str. dengan lebih mudah.
Hasil tresbeut menunjukkan, terdapat 5 segmen yang saling terpisah (belum ter-joint-
kan).
Untuk mengetahui bagian mana yang merupakan kepala dan buntut kita gunakan
menu DRWS pada command prompt.
Gambar di atas menunjukkan bagian kepala-kepala pada 2 segmen. Segmen tersebut
harus melalui proses reverse terlebih dahulu sebelum dilakukan joint, karena apabila
kepala-kepala, maka segmen tersebut tidak bisa tergabung.
Setelah me-reverse setiap segmen yang mempertemukan kepala-kepala, maka
lakukan move dengan menggunakan mode snap “point”. Mode snap “point” dipilih
karena mode tersebut digunakan untuk mendigitasi tepat pada suatu titik.
Setelah melakukan move segmen, lalu lakukan Joint segmen tersebut dengan
menghubungkan buntut dan kepala. Buntut digunakan sebagai first segmen dan
kepala digunakan untuk second segmen. Apabila semua segmen tersebut sudah
terhubung, maka hanya akan ada satu kepala saja.
VII. KESIMPULAN
Dari praktikum di atas, dapat disimpulkan bahwa, “proses digitasi dan close segmen”,
kita dapat melakukan digitasi poligon terbuka dan tertutup, pengubahan anti-clockwise
ke clockwise, move segment, dan joint segment.