WELLWORK
PENGETAHUAN DASAR WELLWORK
Sebelum mempelajari Wellwork Operation, kita
Sasaran
perlu mengetahui beberapa fase seperti telah
Dengan mempelajari bab VI
wellwork - Pengetahuan
disingggung dalam bab III Dasar Geologi dan
dasar well work operation, Ekplorasi seperti berikut ini:
saudara dapat mengerti 3
(tiga) hal: 1. Fase pengumpulan data
Peranan wellwork Geological method
team dalam operasi Geophysical method
lapangan
Tujuan wellwork 2. Fase pengeboran
operation
Wild cat (exploratory) drilling
Potential hazard
Development drilling
Ringkasan
3. Fase produksi
3 (tiga) fase pada
industri perminyakan Pada fase ini sumur mulai berproduksi setelah
Wellwork operation diuji dan dipersiapkan oleh wellwork team.
Jenis pekerjaan Untuk pemeliharaan serta pengujian berkala
wellwork
selanjutnya dikerjakan oleh production team.
Metoda/teknik
pengangkatan minyak
WELLWORK OPERATION
Keselamatan di rig
Rig dan peralatn Suatu aktivitas persiapan, pemeliharaan dan
perbaikan sumur meliputi pengujian produksi dan
pemasangan pompa serta perubahan karakteristik
sumur; yang bertujuan untuk mempertahankan
atau meningkatkan produksi sumur.
1. Persiapan sumur baru (initial completion)
Setiap sumur baru mempunyai kondisi yang
berbeda-beda (kedalaman, zona yang akan
diproduksi, jenis rangkaian casing/tubing,
dan jenis kepala sumur) yang disesuaikan
dengan sumur yang akan disiapkan:
Oil producer well
Gas producer well
Water source well
Water injection well
Tahapan pekerjaan yang dilakukan adalah:
a. Pelubangan dinding sumur (perforation) dilakukan oleh “service
company” dengan alat:
Casing gun
Tubing gun
b. Pengujian produksi
Swabbing test
Flowing test
Injection rate test
c. Penentuan jenis dan ukuran artificial lift atau down hole
equipment serta pemasangannya.
2. Pemeliharaan sumur (well service)
Pemeliharaan rutin dengan waktu yang relatif singkat untuk merawat
sumur agar tetap memproduksi minyak dengan normal tanpa mengubah
kondisi dari sumur.
Pemeliharaan rutin adalah:
Pump stuck (sanded up)
Low production
Reda failure (zero megger, high/low ampere)
Size up/down pump
Not pumping
3. Perbaikan sumur (workover)
Pekerjaan ulang/perbaikan sumur bertujuan untuk mempertahankan
atau menaikkan produksi dengan mengubah kondisi sumur tersebut,
diantaranya adalah:
Penambahan perforasi (add perforation/re-perforation)
Swabbing job
Stimulation (fracturing, acidizing, chemical/ball sealer pumping)
Zone isolation (cup packer/bridge plug/squeeze cementing)
Revise liner
Convert to production well
Convert to injection well
Jenis wellwork
1. Pengujian sumur (swabbing job)
Swabbing job adalah suatu aktifitas pengangkatan atau pemindahan
sejumlah fluida dari dalam sumur ke permukaan (swab/test tank), melalui
rangkaian pipa dengan memakai sand line, swab tool dan down hole tool
dengan berbagai tujuan.
2. Pembersihan pasir (clean out sand job)
a. Bailling job
Adalah suatu pekerjaan untuk membersihkan endapan pasir atau lumpur
di dasar sumur yang keluar dari formasi bersama dengan fluida. Alat
yang dipakai disebut bailer atau sand pump yang dimasukkan dengan
sand line.
b. Foaming job
Adalah suatu pekerjaan mengeluarkan pasir dengan cara memompakan
chemical (foamer) ke dalam sumur.
3. Stimulasi sumur (stimulation job)
Adalah suatu pekerjaan untuk menstimulasi suatu sumur untuk
berproduksi kembali dengan membersihkan perforasi melalui
pemompaan chemical, diesel fuel, dan slurry (bubur) dengan metode
fracture dan squeeze.
4. Pengisolasian zona (zone isolation job)
Apabila suatu zona/lapisan pada sebuah sumur produksi dianggap tidak
produktif (karena tingginya kandungan air atau penyebab lain), maka
dilakukan zone isolation supaya zona yang masih produktif tidak terganggu.
Alat Pengisolasi (zone isolator): Cup packer, bridge plug (temporary dan
permanen), dan cement squeeze
Potential hazard sewaktu operasi wellwork
1. Pipa bertekanan
2. Temperatur fluida
3. Komponen rig yang selalu bergerak (turun/naik, berputar)
4. Kebisingan
5. Lantai kerja yang licin
6. Sumur bertekanan
7. Kondisi udara yang tercemar (H2S, flammable gas)
8. Radio active
9. Zat kimia
10. Peralatan kerja yang licin
11. Peralatan kerja yang dapat menimbulkan bunga api
12. Wind guy line terhadap kendaraan yang keluar/masuk lokasi
13. Gelombang listrik (radio komunikasi) vs prime cord/ explosion (perforating
gun)
14. Kondisi alam (hujan, petir, dan panas terik)
15. Kabel listrik (di permukaan/bawah tanah)
16. Peletakan barang (equipment lay out)
17. Kondisi fisik pekerja
METODE/TEKNIK PENGANGKATAN MINYAK
1. Flowing well
Adalah sebuah sumur yang mem-
punyai tekanan formasi (reservoir)
yang mampu mengangkat fluida ke
permukaan dan terus ke stasiun
pengumpul.
2. Artificial lift
Adalah alat yang dipergunakan untuk
mengangkat fluida ke permukaan
ketika tekanan formasi/reservoir
dari sebuah sumur hanya mampu
mendorong fluida ke dalam well
bore saja. Yang termasuk Artificial
lift diantaranya adalah:
Electric Submergible Pump (ESP)
Tubing pump/rod pump
Progressive Cavity Pump (PCP)
Gas Lift
Gbr. 6.1
Artificial lift menggunakan
electric submergible pump
1
1
1
2 2
2
4 3
3
4
6
5
5 6
7 8
Keterangan :
1 = Horse Head
2 = Polished Rod
9
3 = Stuffing Box
4 = Pumping Tee
5 = Well Head
6 = Casing
7 = Sucker Rod
8 = Tubing
9 = Fluid Level
10 = Pump
1 = Horse Head
Gbr. 6.2 Pumping unit dan rangkaian sucker rod pump
2 = Polished Rod
3 = Stuffing Box
4 = Pumping Tee
5 = Well Head
6 = Casing
7 = Sucker Rod
Gbr. 6.3 Progresive cavity pump Gbr. 6.4 Gas lift
3. Secondary recovery
Pada saat tekanan formasi/reservoir sudah sangat rendah dan tidak
sanggup mendorong fluida memasuki wellbore, maka diperlukan metode
lain untuk mendorongnya yang disebut dengan secondary recovery,
dengan mempergunakan :
Injeksi air (water injection) untuk light oil
Injeksi uap (steam injection) untuk heavy oil
KESELAMATAN DI RIG
Keselamatan di rig dibagi menjadi tiga kelompok:
Keselamatan manusia
Keselamatan alat
Keselamatan lingkungan
Untuk mencapai 3 (tiga) hal tersebut di atas ada beberapa hal yang harus
dipatuhi/diikuti:
1. Mempergunakan peralatan keselamatan (pakaian kerja, sepatu
keselamatan, topi, sarung tangan, safety eyewear, dan ear plug)
2. Mematuhi larangan yang berlaku
3. Mengikuti SOP/JSA
4. Tidak melakukan pekerjaan yang belum dimengerti/diketahui
5. Melakukan pekerjaan sesuai dengan tanggung jawab
6. Mengenali dan memahami alat yang akan dipergunakan
7. Dapat mengidentifikasi potential hazard dan mengetahui jalan keluar
apabila terjadi hal yang tidak diinginkan
8. Mengerti akan arti pemasangan ”LOTO”
9. Team work
10. Berbadan sehat
11. Berperilaku selamat
Pertemuan keselamatan
1. Pre job meeting
Pertemuan yang diadakan di rig setiap shift (aplusan) dengan topik:
Pekerjaan yang akan dilakukan
Kondisi sumur
Kemungkinan bahaya yang akan terjadi
2. Tail gate meeting
Pertemuan yang diadakan secara periodik dengan topik:
Pesan keselamatan mengenai kecelakaan yang terjadi dan
langkah pencegahannya
Usulan keselamatan
Peralatan Keselamatan
Alat Pelindung Diri/ Personal Protective Equipment (PPE)
1. Work clothes
2. Safety hat + chin strap
3. Safety shoes
4. Hand gloves
5. Safety glass
6. Masker
7. Safety belt
8. Tail rope
9. Ear plug
Alat Keselamatan Rig
1. Fire extinguisher
2. Ground cable
3. Spark arrestor
4. Safety valves
5. First aid kit
6. Breathing apparatus
7. Gas detector
8. Non sparking tools
9. Anti fall device
10. Climbing device
11. Escape chair/line
12. Eye wash
13. Warning signs
14. Material Safety Data Sheet (MSDS)
RIG & KOMPONEN
Definisi Rig
Rig adalah suatu alat yang sangat vital pada 3
operasi WELLWORK dan DRILLING untuk melakukan
aktifitas cabut/masuk dan memutar rangkaian pipa 2
pada pekerjaan initial completion, well service,
Workover,dan drilling.
Keterangan:
5
1. Crown block sheaves 4
2. Upper mast
6
3. Wind guy lines
4. Outsite load guy lines
5. Rod basket hanger
7
6. Rod basket
7. Monkeyboard hanger
8. Monkeyboard /racking
platform 8
9. Stabilizing guy lines
10. Locking pawl
10
11. Midle mast
12. Telescoping ram 9
13. Base mast
14. Operator console
21
15. Working platform
16. Leveling jack
11
17. Rig cabin 20
18. Engine & transmission
12
19. Drawwork
20. Erection ram
21. Insite load guy lines 19 13
17 18
14
15
16
Gbr. 6.5 Rig dan komponen
Gbr. 6.6 workover rig & equipment lay out
Komponen Rig
1. Power sources (sumber tenaga)
Tenaga mekanis
Tenaga hydraulic
Tenaga angin (pneumatic)
Tenaga listrik
Tenaga manusia
2. Mast
Crown block
Upper mast
Middle mast
Lower/bottom mast
3. Drawwork dan carrier
Tubing drum
Sand drum
Cat head
Winch
Operator console
Engine dan transmission
4. Frame/chassis
Front tandem dan driving axle
Cabin
Mast support (Head rest dan samson post)
Leveling jack
Tenaga Mekanis Tenaga Manusia
Tenaga Hydraulic
Tenaga Angin Tenaga Listrik
Gbr. 6.7 Sumber tenaga rig
Peralatan Rig
1. Rig Pump
Duplex pump
Triplex pump
2. Tank
Storage tank
Circulating tank
Mud tank
Swab/test tank
3. Power swivel, substructure/rotary table
4. Accumulator
5. Generator
6. Pipe rack
Tubing
Drill pipe
Drill collar
Casing
Port a camp/dog house
Radio/telepon
Personal computer
Contingency plan
Kill sheet
Safety equipment
Safety bulletin board
Crew rest house
Wellwork guidline book
Stretcher
Power slip Rod elevator dan rod hook
Closed head tubing tong Open head tubing tong
Sucker rod tong Tubing elevator
Gbr. 6.8 Peralatan Rig
128
Visco Meter Weight Indicator
Depthometer
Gas Detector
Mud Balance Measuring Tape
Gbr. 6.9 Peralatan ukur
Power Swivel Ram Type BOP
Anular Type BOP Mud Pump
Generator Set
BOP Accumulator
Gbr. 6.10 Rig dan peralatannya
130
Checkpoint 601
Topik Tiga fase pada industri perminyakan
Sasaran Saudara mampu menjelaskan 3 (tiga) fase pada
industri perminyakan
Prosedur
Saudara menjelaskan seperti berikut ini.
Tiga fase yang dilalui pada industri perminyakan:
1. Fase pengumpulan data bertujuan untuk mencari kemungkinan
adanya kandungan minyak mentah di dalam perut bumi
2. Fase pengeboran bertujuan untuk membuat sumur dengan
mempergunakan drilling rig pada lapangan baru
3. Fase produksi dimana sebuah sumur mulai berproduksi setelah diuji
dan dipersiapkan oleh wellwork team, selanjutnya untuk pengujian
dan perawatan dikerjakan oleh production team
Checkpoint 602
Topik Sumur baru
Sasaran Saudara mampu menjelaskan 3 (tiga) hal yang
harus dilakukan agar sumur baru dapat berproduksi
Prosedur
Saudara menjelaskan seperti berikut ini.
Tiga hal yang dilakukan agar sumur baru dapat berproduksi:
1. Pelubangan dinding sumur (perforation)
2. Pengujian sumur (well test)
3. Penentuan jenis dan ukuran pompa (pump design) serta pemasangannya
132
Checkpoint 603
Topik Artificial lift
Sasaran Saudara mampu menyebutkan 4 (empat) jenis
artificial lift yang biasa dipakai di PT CPI
Prosedur
Saudara menjelaskan seperti berikut ini.
Empat jenis artificial lift:
1. Electric Submersible Pump (ESP)
2. Tubing Pump & Rod Pump
3. Progressive Cavity Pump (PCP)
4. Gas Lift
Checkpoint 604
Topik Rig unit
Sasaran Saudara mampu menjelaskan definisi rig unit
Prosedur
Saudara menjelaskan seperti berikut ini.
Definisi rig unit:
Rig unit adalah suatu alat utama pada operasi wellwork dan drilling untuk
melakukan aktifitas cabut/masuk dan memutar rangkaian pipa sewaktu
melakukan pekerjaan initial completion, well service, workover, dan
drilling.
134
Checkpoint 605
Topik Potential hazard
Sasaran Saudara mampu menjelaskan potential hazard di
wellwork
Prosedur
Saudara menjelaskan seperti berikut ini.
10 (sepuluh) potential hazard di wellwork:
1. Pipa bertekanan
2. Temperatur fluida
3. Komponen rig yang selalu bergerak (turun/naik, berputar)
4. Kebisingan
5. Lantai kerja yang licin
6. Sumur bertekanan
7. Kondisi udara yang tercemar (H2S, flammable gas)
8. Radio active
9. Zat kimia
10. Peralatan kerja yang licin
136