SOAL TO UKAI CBT 1
1. Suatu industri ingin membuat sediaan untuk anak-anak balita, dimana zat aktif
sediaan tersebut tidak larut air. Sediaan apa yang cocok untuk zat aktif
tersebut?
a. Larutan
b. Emulsi
c. Suspensi
d. Eliksir
e. Mikroemulsi
Kunci Jawaban C
Alasan Sediaan yang cocok untuk balita dengan usia < 5
tahun dengan zat aktif yang tidak larut air adalah
suspensi.
Suspensi adalah sediaan cair yang mengandung
partikel padat tidak larut yang terdispersi dalam fase
cair.
Pustaka Farmakope Indonesia V hlm 56
2. Bagian R&D Industri X akan mengembangkan suatu tablet dengan formula
baru. Akan dilakukan uji stabilitas dipercepat. Bagaimana suhu pengujian yang
diperlukan?
a. 20±2oC, RH 75±5%
b. 30±2oC, RH 75±5%
c. 35±2oC, RH 75±5%
d. 40±2oC, RH 75±5%
e. 45±2oC, RH 75±5%
Kunci Jawaban D
Alasan Uji Stabilitas Dipercepat dilakukan pada suhu 40±2 oC,
RH 75±5%
Pustaka [Link]
ducts/Guidelines/Quality/Q1F/Stability_Guideline_WH
[Link]
3. Proses sterilisasi sediaan steril yang bisa disterilkan pada wadahnya langsung
dilakukan dengan ….
A. Filtrasi dengan membran filter 0,45
B. Filtrasi dengan membran filter 0,22
C. Oven
D. Autoklaft
E. Radiasi Gamma
Kunci Jawaban D
Alasan Proses sterilisasi sediaan steril yang bisa disterilkan
pada wadahnya langsung dilakukan dengan autoklaft
pada suhu 121oC selama 15 menit.
Pustaka Farmakope Indonesia V halaman 1661-1665
4. RnD membuat tablet dengan bobot zat aktif 25 mg dan bobot tablet 250 mg.
Uji apakah yang harus dilakukan?
A. Uji keseragaman kandungan
B. Uji keragaman bobot
C. Uji keragaman kandungan
D. Uji keseragaman bobot
E. Uji penetapan kadar
Kunci Jawaban A
Alasan Uji Keseragaman sediaan:
Uji keragaman bobot: mengandung zat aktif ≥ 25 mg
yang merupakan ≥ 25% terhadap bobot
Uji keseragaman kandungan: mengandung zat aktif <
25 mg atau <25% terhadap bobot
Karena pada soal mengandung zat aktif 25 mg dan
presentase zat aktif terhadap bobot 10% maka
dilakukan uji keseragaman kandungan
Pustaka Farmakope Indonesia V hlm 1526
5. Ketidakstabilan emulsi dimana globul globul bergabung sehingga terjadi
flokulasi. Globul-globul yang lebih besar ini bergabung dan membentuk barrier
film dan bisa direhomogenisasi kembali. Proses ini disebut….
A. Creaming
B. Breaking
C. Koalesens
D. Inversi Fasa
E. Deflokulasi
Kunci Jawaban C
Alasan Koalesens adalah bentuk ketidakstabilan emulsi
dimana globul globul yang lebih besar bergabung
membentuk barrier film namun bisa direhomogenisasi
kembali.
Pustaka [Link]
_films_and_stability_to_coalescence
6. Industri ITB-Farma sedang mengembangkan tablet Y, setelah ditrial oleh R&D
tablet Y ini menempel dan lengket pada punch. Apa penyebab dari kasus ini?
A. Kadar air terlalu tinggi
B. Kurangnya lubrikan
C. Kurangnya glidan
D. Ukuran partikel tidak homogen
E. Kekuatan kompres terlalu tinggi
Kunci Jawaban B
Alasan Penyebab lengketnya serbuk pada punch/ die adalah
kurangnya lubrikan sedangkan glidan berfungsi untuk
memperbaiki sifat alir granul.
Contoh lubrikan: Mg Stearat
Contoh glidan: Talk
Pustaka -
7. Suatu tablet x 500 mg dilakukan uji disolusi I dengan nilai Q = 80%. Diperoleh
hasil disolusi 88%, 87%, 90%, 91%, 85%,86%. Apa keputusan yang diambil?
A. Tidak lulus, ditambah 6 sampel
B. Tidak lulus, ditambah 12 sampel
C. Lulus, karena tiap unit sediaan >Q
D. Lulus karena tiap unit sediaan ≥ Q+5%
E. Lulus karena tiap unit sediaan ≥ Q + 2,5%
Kunci Jawaban D
Alasan Kriteria penerimaan uji disolusi tahap 1 adalah tiap unit
sediaan tidak kurang dari Q+5%
Pustaka Farmakope Indonesia V 1605-1612 (Uji Disolusi)
8. Industri ITB-Farma akan mengembangkan suatu formula larutan X. Untuk
mencegah kristalisasi gula pada leher botol maka dalam formula dapat
ditambahkan….
A. Xantham Gum
B. Natrium Benzoat
C. Na CMC
D. Gliserol
E. Natrium metabisulfit
Kunci Jawaban D
Alasan Untuk mencegah terjadi kristalisasi gula pada pada
leher botol dapat ditambahkan anticaplocking agent
contohnya : Sorbitol, gliserol, propilenglikol
-Na benzoat berfungsi sebagai pengawet
-Xantham Gum dan Na CMC merupakan suspending
agent
-Natrium metabisulfit berfungsi sebagai antioksidan
Pustaka HOPE (Handbook of Pharmaceutical Excipient)
9. Pembuatan produk steril secara aseptis dilakukan pada ruangan kelas…
A. Kelas A
B. Kelas B
C. Kelas C
D. Kelas D
E. Kelas E
Kunci Jawaban A
Alasan Pembuatan produk steril secara aseptis dilakukan pada
ruangan Kelas A dengan background B
Pustaka CPOB 2012
10. Berapa jumlah tablet yang dibutuhkan untuk pengujian disolusi tahap kedua
jika tahap pertama pengujian tidak memenuhi syarat dari kriteria penerimaan?
A. 3
B. 5
C. 6
D. 10
E. 12
Kunci Jawaban C
Alasan Jumlah yang diuji untuk uji disolusi tahap 1=6
Jumlah yang diuji untuk uji disolusi tahap 2=6
Jumlah yang diuji untuk uji disolusi tahap 3=12
Pustaka Farmakope Indonesia V halaman 1611
11. Sebuah apotek akan memusnahkan obat kadaluarsa, salah satunya adalah
amitriptilin. Siapa saksi yang harus hadir saat pemusnahan tersebut?
A. Kementerian Kesehatan
B. BPOM RI
C. Dinas Kesehatan Provinsi dan/atau BPOM
D. Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten dan/atau Balai POM
E. PBF pusat
Kunci Jawaban D
Alasan Pemusnahan narkotika, psikotropika, dan prekursor
farmasi bagi apotek, IFRS, instalasi farmasi klinik,
instalasi farmasi pemerintah kabupaten/kota, dokter,
atau toko obat harus menyampaikan surat
pemberitahuan dan permohonan saksi kepada Dinas
Kesehatan Kota/Kabupaten dan/atau Balai Besar/
Balai POM setempat
Pustaka PMK No.3 tahun 2015 tentang Peredaran,
Penyimpanan dan Pelaporan Narkotika, Psikotropika,
dan Prekursor Farmasi; pasal 40 huruf a
12. Seorang pasien pria berusia 45 tahun datang ke apotek Anda dan ingin
menebus salinan resep berisi codikaf (kodein 20 mg) sebanyak 10 tablet dari
sebuah RSUD. Sebagai apoteker, keputusan mana yang paling tepat Anda
lakukan terhadap kasus tersebut?
A. Melayani salinan resep tersebut sesuai jumlah yang belum ditebus
B. Menyarankan pasien untuk mengganti obatnya dengan obat generik
yang sama kandungannya
C. Menolak melayani salinan resep tersebut
D. Menyarankan pasien untuk menebusnya di apotek lain yang memiliki
izin khusus
E. Menolak resep dan menyampaikan bahwa pasien harus menebus obat
tersebut di rumah sakit yang membuat salinan resep tersebut.
Kunci Jawaban E
Alasan Apotek dilarang melayani salinan resep yang
mengandung narkotika. Salinan resep hanya boleh
dilayani di fasilitas pelayanan kefarmasian yang
menyimpan resep aslinya.
Dokter tidak boleh menambahkan tulisan iter pada
resep yang mengandung narkotika. Resep narkotika
dengan tulisan iter tidak boleh dilayani sama sekali.
Pustaka ○ Surat Edaran DirJen Pengawasan Obat Dan
Makanan No. 336/E/SE/77 tahun 1977 tentang
Salinan Resep Narkotika.
○ UU No. 9 tahun 1976 tentang Narkotika; pasal 7
ayat 2
13. Pencabutan STRA dapat dilakukan apabila, kecuali...
A. Tidak bekerja di fasilitas pelayanan kefarmasian
B. Pemilik STRA tidak lagi memenuhi persyaratan fisik dan mental
C. Melakukan pelanggaran disiplin tenaga kefarmasian
D. Melakukan pelanggaran hukum di bidang kefarmasian
E. Pemilik STRA memohon pencabutan
Kunci Jawaban A
Alasan -
Pustaka PP No. 51 tahun 2009 Tentang Pekerjaan
Kefarmasian
14. Anda adalah APA di sebuah apotek dan akan melakukan pengadaan
beberapa obat. Berikut adalah pernyataan yang benar terkait pengadaan obat
keras, kecuali...
A. Industri Farmasi dapat langsung menyalurkan obat keras ke apotek
B. Surat pemesanan harus ditandatangan oleh seorang apoteker atau
TTK
C. Pemesanan boleh dilakukan kepada apotek lainnya jika terjadi
kelangkaan obat
D. Surat pemesanan obat keras harus terpisah dari obat lainnya
E. Pemesanan obat keras dapat dilakukan melalui PBF
Kunci Jawaban D
Alasan -
Pustaka ○ Ordonansi Obat Keras (Sterkwekende
Geneesmiddlent Ordonnantie, Staatsblad
1949:419)
○ PMK No. 9 tahun 2017 tentang Tata Cara
Perizinan Apotek
○ PMK No. 1799 tahun 2010 tentang Industri
Farmasi, pasal 20
15. Anda akan mengajukan perizinan industri farmasi baru, berikut adalah
beberapa pernyataan yang benar mengenai perizinan industri farmasi,
kecuali...
A. Harus memberikan surat pernyataan komisaris dan direksi tidak pernah
terlibat pelanggaran perundang-undangan di bidang kefarmasian
B. Permohonan izin diajukan kepada Dirjen BinFarmalkes dengan
tembusan kepada Kepala BPOM dan Kepala Dinkes Kota/Kabupaten
C. Wajib memiliki apoteker penanggung jawab di bagian QA, QC, dan
Produksi
D. Memiliki sertifikasi CPOB
E. Izin industri farmasi berlaku selama industri tersebut masih beroperasi
Kunci Jawaban B
Alasan Seharusnya izin diajukan kepada Dirjen BinFarmalkes
dengan tembusan kepada Kepala BPOM dan Kepala
Dinkes Provinsi
Pustaka PMK No. 1799 tahun 2010 tentang Industri Farmasi
16. Seorang bapak datang ke apotek untuk membeli omeprazole tanpa resep,
berapa maksimal tablet yang diberikan?
A. 10
B. 5
C. 7
D. 20
E. 15
Kunci Jawaban C
Alasan -
Pustaka KMK No. 924 tahun 1993 tentang Daftar Obat Wajib
Apotek (DOWA) No. 2
17. Pasien mengeluh obat yang diresepkan terlalu mahal, maka Anda sebagai
apoteker dapat mengganti obat dengan merek dagang dengan obat generik
yang kandungannya sama. Hal tersebut sesuai dengan...
A. UU 36/2009
B. PP 51/2009
C. PMK 36/2016
D. PMK 74/2016
E. PMK 73/2016
Kunci Jawaban B
Alasan -
Pustaka PP No. 51 tahun 2009 tentang Pekerjaan
Kefarmasian
18. Produk obat loratadine memiliki Nomor Izin Edar (NIE): DKL3017364926189.
Huruf L menunjukkan....
A. Produk lokal
B. Produk luar negeri
C. Produk berlisensi
D. Produk untuk pemakaian luar
E. Produk obat keras
Kunci Jawaban A
Alasan Digit ke-3 menunjukkan tujuan produksi obat,
I: Impor
E: Ekspor
L: Lokal
X: Keperluan khusus
Pustaka PMK No. 920 tahun 1995
19. Anda akan mengajukan izin usaha kecil obat tradisional (UKOT) yang akan
memproduksi kapsul herbal. Berikut ini adalah pernyataan yang benar tentang
pengajuan izin usaha, kecuali...
A. Wajib memiliki minimal seorang apoteker penanggung jawab
B. Tidak wajib memiliki sertifikat CPOTB
C. Mengajukan permohonan izin kepada Kepala Dinkes Provinsi dengan
tembusan kepada Kepala Dinkes Kota/Kabupaten dan Kepala Balai
POM setempat
D. Izin tidak dapat dipakai untuk produksi bentuk sediaan tablet
E. Wajib memiliki surat persetujuan lokasi dari pemerintah daerah
Kabupaten/Kota
Kunci Jawaban B
Alasan Bagi UKOT yang memproduksi bentuk sediaan kapsul
dan/atau cairan obat dalam, perlu juga memiliki
apoteker penanggung jawab dan sertifikat CPOTB
Pustaka PMK No. 6 tahun 2012 tentang Industri dan Usaha
Obat Tradisional, pasal 27 ayat 1
20. Berdasarkan PMK No. 3 tahun 2015, PBF wajib melaporkan pemasukan dan
penyaluran obat narkotika, psikotropika, atau prekursor farmasi kepada
Kepala Dinkes Provinsi dan tembusan Kepala BPOM atau Balai POM
setempat dalam periode...
A. Setahun sekali
B. 12 bulan sekali
C. 6 bulan sekali
D. 3 bulan sekali
E. 1 bulan sekali
Kunci Jawaban E
Alasan -
Pustaka PMK No. 3 tahun 2015, pasal 45 ayat 2
21. Seorang pasien laki-laki berusia 50 tahun melakukan pemeriksaan kesehatan
di suatu RS dengan keluhan sakit perut 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan
endoskopi ditemukan ulkus dan hasil pemeriksaan dengan Urea Breathing
Test didapatkan hasil positif. Dokter menyimpulkan pasien mengalami peptic
ulcer akibat infeksi H. pylori. Apakah terapi yang tepat untuk pasien tersebut?
A. Amoxicilin, Metronidazole, Omeprazole
B. Bismuth, Metronidazole, Amoxicilin
C. Levofloxacin, Amoxicilin, Omeprazole
D. Amoxicilin, Klaritromisin, Omeprazole
E. Bismuth, Amoxicilin, Tetrasiklin, Omeprazole
Kunci Jawaban D
Alasan Penangan lini pertama untuk tukak peptik akibat H.
pylori adalah PPI-based triple therapy yaitu:
● PPI 1 sampai 2 kali sekali
● Klaritromisin 500 mg sehari dua kali
● Amoksisilin 1 g 2 kali sehari atau Metronidazol
500 mg 2 kali sehari apabila resisten
amoksisilin.
Tidak terdapat riwayat resistensi amoksisilin pasien
maka jawaban yang tepat adalah pililhan D
Pustaka Chey WD, Wong BC. American College of
Gastroenterology guideline on the management of
Helicobacter
pylori infection. Am J Gastroenterol.
2007;102(8):1808–1825.
22. Seorang pasien perempuan penderita TBC datang ke apotek untuk menebus
resep yang berisi antibiotik INH dan Rifampisin untuk digunakan selama 1
bulan. Pasien juga hendak membeli pil KB untuk kontrasepsi. Apakah interaksi
obat yang mungkin terjadi pada pasien?
A. Rifampisin mengurangi efek pil KB
B. INH mengurangi efek pil KB
C. Pil KB meningkatkan toksisitas rifampisin
D. Pil KB meningkatkan toksisitas INH
E. Rifampisin meningkatkan toksisitas pil KB
Kunci Jawaban A
Alasan Rifampisin meningkatkan metabolisme estrogen dan
progesteron sehingga menurunkan efikasi kontrasepsi
oral (Pil KB)
Pustaka [Link]
26/
23. Seorang Pasien usia 28 tahun, ibu menyusui datang ke apotek untuk
menebus resep berupa kodein. Pasien mengalami batuk kering parah tidak
kunjung sembuh dengan antitusif lainnya. Kodein memiliki waktu paruh 3-4
jam dan disekresikan melalui ASI. Sebagai apoteker apakah yang akan anda
sarankan kepada pasien?
A. Pasien harus mengurangi frekuensi menyusui
B. Pasien menyusui bayinya sebelum meminum kodein
C. Pasien menyusui bayinya setelah minum kodein
D. Pasien mengganti ASI dengan susu formula
E. Pasien memompa ASI untuk keperluan sehari sebelum minum kodein
Kunci Jawaban E
Alasan Solusi terbaik adalah pasien memompa asi untuk
kebutuhan sehari sebelum meminum kodein agar
kodein tidak terkonsumsi melalui ASI.
Pustaka -
24. Seorang Apoteker melakukan visite bersama dokter ke ruang rawat inap untuk
memonitor efek samping obat yang diberikan kepada pasien laki-laki, usia 45
tahun dengan riwayat penyakit hipertiroid. Pasien baru saja menjalani terapi
dengan salbutamol nebulizer 2,5 mg. Apoteker menyarankan bahwa pasien ini
harus dikontrol secara ketat untuk mencegah efek samping salbutamol.
Parameter laboratorium yang harus dimonitor pada pasien tersebut adalah?
A. Kadar ion natrium
B. Kadar ion kalium
C. Kadar ion kalsium
D. Kadar ion magnesium
E. Kadar O2 darah
Kunci Jawaban B
Alasan Salbutamol mengurangi kadar kalium serum dengan
memindahkan kalium ekstraseluler ke ruang
intraseluler
Pustaka [Link]
.asp?DrugID=61
25. Seorang Pasien 25 tahun mengeluhkan susah BAB. Setiap kali merasakan
serangan defekasi, tidak ada feses yang dapat dikeluarkan. Obat apa yang
dapat diberikan?
A. Loperamid
B. Oralit
C. Karbon Aktif
D. Oleum ricini
E. Bisakodil
Kunci Jawaban E
Alasan Bisakodil merupakan agen laksatif yang bekerja di
usus besar dan meningkatkan motilitasnya, sehingga
akan memperlancar BAB.
Pustaka -
26. Seseorang dibawa ke UGD mengalami depresi pernapasan. Di sekitar pasien
tersebut ditemukan psikotropika. Diketahui pasien tersebut menderita
keracunan benzodiazepin. Antidotum yang diberikan adalah:
A. Cairan resusitasi
B. Nalokson
C. Atropin Sulfat
D. Asetilsistein
E. Fenilbutazon
Kunci Jawaban B
Alasan Nalokson dan flumazenil merupakan antidote yang
tepat untuk overdosis benzodiazepin
Pustaka [Link]
0/
27. Seorang bapak yang memiliki anak berusia 6 bulan datang ke apotek
mengenai keluhan diare anaknya. Frekuensi diare sudah 5 kali sejak pagi hari.
Diare dengan bentuk cairan dengan sedikit ampas tanpa lendir atau darah.
Bayi tidak mengalami demam. Penanganan swamedikasi yang sudah
diberikan adalah suspensi Kaolin-Pectin. Si bapak meminta oralit dari apotek
untuk diberikan ke anaknya.
Bagaimanakah tindakan apoteker tentang hal ini?
A. Tidak memberikan Oralit
B. Menyarankan pemberian Loperamide
C. Oralit dapat diberikan
D. Memberikan rehidrasi parenteral
E. Memberikan antibiotika
Kunci Jawaban C
Alasan Frekuensi diare berupa cairan sehingga diasumsikan
pasien bayi mengalami dehidrasi sehingga perlu
dilakukan penambahan cairan dengan memberikan
oralit setiap setelah buang air. Pada cairan tidak
terdapat darah dan pasien tidak mengalami demam,
diduga pasien tidak mengalami infeksi akibat mikroba
sehingga tidak perlu diberikan antibiotik
Pustaka Depkes RI. 2011. Buku Saku Petugas Kesehatan
Lintas Diare. Jakarta: Penerbit Depkes RI
28. Seorang dokter di Rumah Sakit akan memberikan sediaan salbutamol untuk
seorang pasien laki-laki 17 tahun penderita asma akut parah dengan nilai PEF
28%. Dokter meminta saran kepada apoteker mengenai bentuk sediaan yang
tepat diresepkan untuk meredakan serangan akut. Apakah bentuk salbutamol
yang tepat disarankan?
A. Tablet MR
B. Injeksi
C. Inhalasi
D. Nebulizer
E. Kapsul
Kunci Jawaban C
Alasan Pada saat serangan akut, pasien harus mendapatkan
penanganan dengan pemberian SABA secara cepat.
Pemberian dalam bentuk inhalasi akan mempercepat
administrasi obat pada pasien
Pustaka -
29. Seorang wanita hamil datang ke klinik untuk memeriksakan kondisi asma yang
dialami. Dokter ingin memberikan pengontrol asma yang aman untuk ibu hamil
diantaranya adalah
A. Budesonid
B. Fumetason
C. Prednison
D. Salbutamol
E. Terbutalin
Kunci Jawaban A
Alasan Pengontrol asma yang tepat untuk ibu hamil adalah
kortikosteroid inhalasi yaitu budesonide. Pada dosis
yang tepat, budesonide aman digunakan pada saat
kehamilan
Pustaka [Link]
prescriber/articles/asthma-drugs-in-pregnancy-and-
lactation
30. Seorang laki-laki berumur 76 tahun di diagnosis BPH dengan keluhan retensi
air kencing. Pasien kemudian diberi terapi tamsulosin. Bagaimana cara kerja
tamsulosin?
A. Menghambat enzim DPH
B. Menghambat pertumbuhan kelenjar
C. Menyempitkan pembuluh darah prostat
D. Meningkatkan produksi urin
E. Merelaksasi jaringan prostat
Kunci Jawaban E
Alasan Tamsulosin menghambat reseptor alfa-1-adrenergik
yang menyebabkan terjadinya relaksasi pada otot
polos kandung kemih yang akan merelaksasi jaringan
prostat sehingga meningkatkan laju aliran urin dan
mengurangi gejala BPH
Pustaka [Link]
31. Ibu S mengalami hipertensi dan diresepkan beberapa obat untuk menjaga
tekanan darahnya. Suatu hari Ibu S menghentikan tiba-tiba penggunaan obat
hipertensi karena merasa bosan meminum obat dan tidak merasa gejala yang
dialami berarti. Setelah itu, Ibu S mengalami lonjakan tekanan darah tinggi
(rebound hypertension). Obat apakah yang menyebabkan peristiwa ini ?
a. Aliskiren
b. Metoprolol
c. Valsartan
d. Diltiazem
e. Amilorid
Kunci Jawaban B
Alasan Efek samping rebound hypertension merupakan ES
khas dari beta blocker yang dihentikan secara tiba-
tiba.
Obat lain yang dapat menyebabkan rebound
hypertension : metildopa
Pustaka [Link]
2/
32. Wanita hamil mengalami eklamsia, dibawa ke IGD dan mengalami kejang/
Dokter meminta saran apoteker obat apa yang sebaiknya digunakan :
a. Karbamazepin
b. Atenolol
c. Metildopa
d. MgSO4
e. Diazepam
Kunci Jawaban D
Alasan MgSO4 diberikan secara intravena kepada wanita
hamil dengan eklamsia sebagai tatalaksana kejang
dan preeklamsi berat sebagai pencegahan kejang
Pustaka [Link]
33. Laki-laki usia 55 tahun dengan keluhan sesak nafas mempunyai riwayat
hipertensi. Obat antihipertensi apa yang dikontraiindikasikan..
a. Captopril
b. Amlodipine
c. Propranolol
d. Metildopa
e. Furosemid
Kunci Jawaban C
Alasan Betablocker nonselektif dapat menghambat reseptor
Beta 1 dan beta 2. Hambatan pada reseptor beta 2
dapat menyebabkan konstriksi dari saluran nafas
yang dapat menyebabkan sesak nafas.
Contoh beta blocker nonselektif : propranolol, nadolol,
pindolol, carvedilol, labetolol, timolol, dll.
Pustaka
34. Seorang ibu hamil menderita TB, dokter meresepkan obat rifampisin,
etambutol, pirazinamid, isoniazid, dan streptomisin. Apoteker menyadari obat
yang tidak tepat untuk ibu hamil, yaitu..
a. Rifampisin
b. Etambutol
c. Pirazinamid
d. Isoniazid
e. Streptomisin
Kunci Jawaban E
Alasan Streptomisin dikontraiindikasikan untuk ibu hamil
karena dapat menembus sawar plasenta dan
menyebabkan ototoksisitas pada bayi
Pustaka
35. Pria berusia 40 tahun mengalami pemeriksaan lengkap, dokter mendiagnosis
pasien mengalami ulkus peptik karena infeksi H. pylori. Terapi apa yang
sebaiknya diberikan?
a. Esomeprazol, metronidazol, amoksisilin
b. Omeprazole, klaritromisin, amoksisilin
c. Pantoprazol, amoksisilin, azitromisin
d. Ranitidin , amoksisilin, metronidazol
e. Rabeprazol, klaritromisin, metronidazol
Kunci Jawaban B
Alasan Pengobatan ulkus dengan infeksi H. pylori, first line
therapynya adalah :
- PPI
- Amoksisilin
- klaritromisin/metronidazol
Pustaka
36. Perkembangan penyakit TB sudah semakin memburuk, untuk itu diperlukan
vaksin TB, yaitu..
a. MMR
b. DPT
c. PCV
d. BCG
e. HiB
Kunci Jawaban D
Alasan MMR : mumps, measles, rubella
DPT : difteri, pertusis, tetanus
PCV : pneumokokus
BCG : TBC
HiB : meningitis
Pustaka
37. Seorang pasien memerlukan terapi antibiotik, namun mempunyai riwayat
gagal ginjal. Antibiotik apa yang dikontraindikasikan untuk pasien tersebut ?
a. Amikasin
b. Ofloxacin
c. Azitromisin
d. Levofloxacin
e. Spiramisin
Kunci Jawaban A
Alasan Antibiotik yang bersifat nefrotoksik :
- Golongan aminoglikosida (amikasin,
streptomisin, neomisin, gentamisin,
tobramisin)
- Gol sulfonamid (sulfadiazin, klotrimoxazol)
- Amfoterisin B
- Rifampisin
- Asiklovir
- Gol penisilin, sefalospoin, betalaktam
(metisilin, penisilin G, ampisilin, sefalodrin)
- Vankomisin
Pustaka
38. Pasien dengan kadar kolesterol total tinggi, namun nilai LDL, HDL, dan TG
normal. Dokter mendiagnosis dia mengalami dislipidemia. Obat apa yang
direkomendasikan untuk pasien tersebut :
a. Simvastatin
b. Fibrart
c. Nikotinat
d. Ezetimib
e. kolestiramin
Kunci Jawaban E
Alasan TG tinggi : fibrat
Total kolesterol tinggi : BARS (koles-)
LDL tinggi : statin
Pustaka
39. Seorang wanita didiagnosis DM tipe 2. Pasien menggunakan obat
antidiabetes dan mengeluhkan lemas, ingin pingsan, pandangan mata kabur.
Setelah dilakukan pemeriksaan, kadar gula darah diketahui di bawah batas
normal. Obat apakah yang dapat menyebabkan hal tersebut…
a. Akarbosa
b. Metformin
c. Glipizid
d. Pioglitazon
e. Linagliptin
Kunci Jawaban C
Alasan Efek samping khas dari sulfonilurea adalah
hipoglilkemia
Pustaka
40. Pasien mendapatkan terapi simvastatin untuk pertama kalinya. Apakah
informasi yang harus disampaikan pada pasien terkait cara minum obat?
a. Pagi hari setelah makan
b. Malam hari setelah makan
c. Pagi hari sebelum makan
d. Siang hari sebelum kana
e. Siang hari sesudah makan
Kunci Jawaban B
Alasan Obat statin bekerja dengan menghambat enzim HMG
CoA reductase yang mengontrol sintesis kolesterol di
hati. Statin disarankan untuk digunakan pada malam
hari, karena studi menunjukkan sebagian besar
kolesterol disintesis saat dietary intake paling rendah
(malam hari).
Pustaka [Link]
6/
41. Seorang wanita berusia 21 tahun datang ke apotek mengeluhkan sakit
perutnya setelah mengonsumsi tablet jamu pelangsing. Apoteker
menyarankan untuk menghentikan pemakaian jamu yang dikonsumsinya
karena tidak memiliki nomor registrasi dan dikhawatirkan jamu mengandung
Bahan Kimia Obat. Bahan Kimia Obat apakah yang biasa ditambahkan ke
dalam jamu pelangsing?
a. Parasetamol
b. Deksametason
c. Sildenafil sitrat
d. Vitamin B Kompleks
e. Sibutramin HCl
Kunci Jawaban E
Alasan Sibutramin hidroklorida adalah SNRI (serotonin-
norepinephrine reuptake inhibitor) yang secara cepat
termetabolisme menghasilkan metabolit yang dapat
mengsupresi nafsu makan dan penggunaan kalori
dalam tubuh, sehingga banyak digunakan dalam
jamu pelangsing. Deksametason biasanya sengaja
ditambahkan untuk meningkatkan nafsu makan.
Sildenafil sitrat biasanya sengaja ditambahkan untuk
meningkatkan vitalitas pria. Parasetamol biasanya
sengaja ditambahkan untuk menurunkan demam.
Pustaka Mullin, E.G. et. al. 2014. Integrative Weight
Management : A Guide for Clinicians. New York :
Springer Science. pp. 263
42. Seorang wanita datang ke dokter mata dengan keluhan mata yang merah dan
perih. Pasien tersebut mendapatkan resep dari dokter sebagai berikut :
R/ Chloramphenicol TM No. I
s.t.d.d. gtt 1 [Link] et sin
Berdasarkan resep tersebut, bagaimana aturan pemakaiannya?
a. 3x sehari 1 tetes setiap jam pada mata yang sakit
b. 3x sehari 1 tetes untuk mata kiri dan kanan
c. 3x sehari 1 tetes untuk mata kanan
d. 3x sehari 1 tetes untuk mata kanan dan kiri
e. 3x sehari 1 tetes untuk mata kiri
Kunci Jawaban D
Alasan · s = sumat, sumendus = hendaknya dipakai
· t.d.d. = ter de die = 3x sehari
· gtt = guttae = tetes
· o dex et sin = ocul dex et sin = pada mata
kanan dan kiri
Pustaka -
43. Ondansetron biasanya digunakan bersamaan dengan cisplatin pada terapi
anti-neoplastik karena ondansetron ...
a. Menginhibisi pembentukan metabolit yang tidak diinginkan dari
cisplatin
b. Meningkatkan afinitas cisplatin pada peristiwa DNA binding
c. Menginhibisi mual yang diakibatkan cisplatin
d. Mempunyai aktivitas antitumor yang sinergis dengan efek terapeutik
cisplatin
e. Jawaban di atas salah semua
Kunci Jawaban C
Alasan Ondansetron adalah obat golongan antagonis reseptor
5-HT3 yang berefikasi melindungi pasien terhadap efek
samping mual dan muntah dari cisplatin pada pasien
kanker.
Pustaka
Cheirsilpa, A. et. al. (1994). Ondansetron: Prevention
Of Nausea & Vomiting In Cisplatin Based
Chemotherapy. J Med Assoc Thai, 77, (4), pp. 201-
206.
44. Pernyataan di bawah ini yang benar mengenai LMWH (Low Molecular Weight
Heparin) adalah ...
a. LMWH bisa digunakan sebagai terapi antikoagulan pada wanita hamil
b. LMWH membantu antitrombin III untuk menginhibisi faktor Xa
c. LMWH membantu antitrombin III untuk mengihibisi faktor IIa (trombin)
d. A dan B benar
e. A, B, dan C benar
Kunci Jawaban D
Alasan LMWH masih dikategorikan sebagai obat golongan B
sehingga masih bisa digunakan sebagai terapi
antikoagulan, walaupun dokter lebih banyak
menggunakan heparin. Mekanisme LMWH adalah
menempel pada antitrombin III dan penempelan tersebut
akan mempercepat mekanismenya untuk menginhibisi
faktor Xa.
Pustaka
Brunton, L. et. al. 2011. Goodman and Gilman’s The
Pharmacological Basis of Therapeutics, 12th Edition.
New York : McGraw Hill. pp. 855.
Jeske, W. et. al. (2008). Differentiating Between the Low-
Molecular-Weight-Heparin used for VTE Treatment and
Prophylaxis. Thromb Clin, 2, (3).
45. Toksisitas yang umumnya diasosiasikan dengan penggunakan agen
kemoterapeutik untuk kanker adalah, kecuali ...
a. Depresi sumsum tulang belakang
b. Gejala gastrointestinal
c. Sedasi
d. Mual dan muntah
e. Lesi mukokutan
Kunci C
Jawaban
Alasan
1. Depresi sumsum tulang belakang termasuk dalam
myelosupression
2. Gejala gastrointestinal termasuk dalam diarrhea,
constipation
3. Mual dan muntah termasuk dalam nausea, vomiting
4. Lesi mukokutan termasuk dalah mucositis
Pustaka
[Link].
46. W.J., seorang pria berumur 26 tahun, dilarikan ke UGD oleh teman-temannya.
Teman-temannya menyatakan bahwa W.J. baru saja mengonsumsi obat-
obatan psikoaktif. Gejala yang ditunjukkan oleh W.J. antara lain adalah tidak
tenang (peningkatan iritabilitas), tremor, banyak berbicara, agresif, dan
berhalusinasi. Tanda-tanda vital antara lainnya adalah tekanan darah 160/110
mmHg dan detak jantung 160 bpm. Anda sedang menunggu hasil analisis
screening obat dari pasien W.J. Obat manakah di bawah ini yang
kemungkinan dikonsumsi oleh pasien W.J?
a. Heroin
b. Valium
c. Amfetamin
d. Fenobarbital
e. Nitro oksida
Kunci C
Jawaban
Alasan Berikut merupakan efek dari beberapa obat psikoaktif :
a. Heroin : euforia, tidak peka dengan rangsangan sakit,
depresi
b. Valium : sedasi, hipnosis, penurunan kecemasan,
relaksasi otot, amnesia anterograde, dan penurunan
kejang
c. Amfetamin : euforia, peningkatan tenaga dan
kewaspadaan, peningkatan iritabilitas, insomnia,
hipertensi, kejang
d. Fenobarbital : sedasi (penurunan iritabilitas),
nistagmus (pergerakan mata di luar kesadaran), dan
ataksia (pergerakan otot tungkai di luar kesadaran)
e. Nitro oksida : mual, muntah, hipoksia
Pustaka
Brunton, L. et. al. 2011. Goodman and Gilman’s The
Pharmacological Basis of Therapeutics, 12th Edition. New
York : McGraw Hill. pp. 459, 560, 595
Myers, David G. Psychology, Ninth Edition. New York: Worth
Publishers, 2010
47. Seorang wanita 25 tahun datang ke apotek Anda dan mengeluh tentang
hidungnya yang tersumbat setiap cuaca bertambah dingin. Pasien tidak
memiliki sejarah hipertensi. Obat apa yang bisa digunakan untuk kondisi ini?
a. Antiinflamasi
b. Dekongestan
c. Antipiretik
d. Analgesik
e. Antitusif
Kunci Jawaban B
Alasan Berikut merupakan penjelasan mengenai golongan obat
di atas :
a. Antiinflamasi : meredakan radang
b. Dekongestan : melegakan saluran pernafasan
c. Antipiretik : meredakan demam
d. Analgesik : mengurangi rasa nyeri somatik
e. Antitusif : meredakan gejala batuk kering
Pustaka
48. Siklosporin adalah suatu immunomodulator yang biasanya diresepkan untuk
pasien yang baru saja mengalami transplantasi sumsum tulang belakang. Dari
hasil penemuan di bawah ini, manakah yang harus menjadi perhatian utama
ketika pasien sedang mengonsumsi siklosporin?
a. Peningkatan serum potassium dalam jumlah kecil
b. Penurunan angka neutrofil dalam jumlah kecil
c. Peningkatan BUN (blood urea nitrogen) dalam jumlah besar
d. Tidak ada yang perlu diperhatikan karena ketiga hal di atas adalah
penemuan yang normal
Kunci Jawaban C
Alasan Siklosporin bersifat nefrotoksik sehingga mampu
menghambat mekanisme kerja ginjal secara reversibel,
sehingga dapat meningkatkan nilai BUN pasien dan hal
tersebut harus menjadi perhatian utama dalam
penggunaannya. Namun, fungsi reabsorpsi sodium tetap
normal.
Pustaka
Laskow, D.A. et. al. (1990). Cyclosporine-Induced
Changes In Glomerular Filtration Rate And Urea
Excretion. Am J Med, 88, (5), pp. 497-502.
49. Seorang pasien yang sedang mengonsumsi interferon alfa 2-a harus secara
teratur diperiksa terhadap tanda-tanda ...
a. Hipertensi
b. Hipoglikemia
c. Depresi
d. Ketidakseimbangan elektrolit
Kunci Jawaban C
Alasan Penggunaan IFN-alfa eksogen dapat memicu terjadinya
MDD (major depression disorder) yang bersifat idiopatik.
Pustaka
Francis, E.L. et. al. (2008). Depression Following
Pegylated Interferon-Alpha: Characteristics And
Vulnerability. J Psychosom Res, 63, (2), pp. 131-135.
50. Seorang pasien menderita reumatoid artritis, namun tidak efektif lagi
menggunakan obat DMARD (Disease Modifying Antirheumatic Drugs) dan
dokter menggantinya dengan obat anti TNF. Obat di bawah ini yang
digolongkan menjadi anti TNF adalah ...
a. Aspirin
b. Hidroksiklorokuin
c. Metotreksat
d. Infliximab
e. Sulfasalazine
Kunci Jawaban D
Alasan Infliximab menetralkan aktivitas biologi dari TNF-alfa
melalui mekanisme binding/pengikatan.
Pustaka
51. Sebuah vitamin untuk anak-anak mengandung 1500 unit vitamin A/mL.
Vitamin ini diberikan dengan pipet tetes yang terkalibrasi 20 tetes untuk 1 mL
vitamin. Jika pasien memperoleh 2 tetes vitamin, berapa unit vitamin A yang
diperoleh pasien?
a. 1500 unit
b. 300 unit
c. 150 unit
d. 3000 unit
Kunci C
Jawaban
Alasan (i) 1 mL = 20 tetes; 1 mL vitamin mengandung 1500
unit vitamin A.
Maka dalam 20 tetes vitamin, terkandung 1500
unit vitamin A
(ii) Dalam 2 tetes vitamin terkandung vitamin A
sebanyak
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 1 𝑃𝑜𝑡𝑒𝑛𝑠𝑖 1
=
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 2 𝑃𝑜𝑡𝑒𝑛𝑠𝑖 2
2 𝑚𝐿 𝑃𝑜𝑡𝑒𝑛𝑠𝑖 1
=
20 𝑡𝑒𝑡𝑒𝑠 1500 𝑢𝑛𝑖𝑡
𝑃𝑜𝑡𝑒𝑛𝑠𝑖 1 = 150 𝑢𝑛𝑖𝑡
Pustaka Ansel,C.H.,2010, Pharmaceutical Calculation 13th Edition,
China: Wolters Kluwer Health
52. Sebuah larutan intravena mengandung 123 mg senyawa A dalam 250 mL
sediaan. Senyawa A harus diberikan dalam dosis 200 µg per menit. Berapa
volume sediaan tsb. yang harus diberikan dalam waktu 1 jam?
a. 24,39 mL
b. 0,41 mL
c. 24,39 L
d. 2439 mL
Kunci A
Jawaban
Alasan (i) Volume sediaan yang harus diberikan tiap menit
untuk mencapai dosis 200µg/min :
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝐴 1 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 1
=
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝐴 2 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 2
200µ𝑔 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 1
=
123 𝑚𝑔 250 𝑚𝐿
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 1 = 0,4065 𝑚𝐿
(ii) Volume sediaan yang harus diberikan tiap jam
untuk mencapai dosis 200µg/min :
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑝𝑒𝑟 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡 𝑥 60 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡
= 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑝𝑒𝑟 𝑗𝑎𝑚
0,4065 𝑚𝐿 𝑥 60 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡 = 24,39 𝑚𝐿
Pustaka Ansel,C.H.,2010, Pharmaceutical Calculation 13th Edition,
China: Wolters Kluwer Health
53. Konsentrasi obat yang harus ditambahkan ke dalam pakan ternak adalah
sebanyak 12,5 ppm. Berapa jumlah obat yang harus ditambahkan ke dalam
5,2 kg pakan?
a. 65 gram
b. 65 mg
c. 0,065 mg
d. 6,5 gram
Kunci B
Jawaban
Alasan (i) 12,5 ppm berarti 12,5 gram obat dalam
1.000.000 gram pakan
(ii) Volume sediaan yang harus diberikan tiap
jam untuk mencapai dosis 200µg/min :
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑜𝑏𝑎𝑡 1 𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑝𝑎𝑘𝑎𝑛 1
=
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑜𝑏𝑎𝑡 2 𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑝𝑎𝑘𝑎𝑛 2
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑜𝑏𝑎𝑡 1 5,2 𝑘𝑔
=
12,5 𝑔𝑟𝑎𝑚 1000000 𝑔𝑟𝑎𝑚
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑜𝑏𝑎𝑡 1 = 0,065 𝑔𝑟𝑎𝑚 ~ 65 𝑚𝑔
Pustaka Ansel,C.H.,2010, Pharmaceutical Calculation 13th
Edition, China: Wolters Kluwer Health
54. Sebuah infus 1000 mL harus diberikan pada pasien dalam durasi 8 jam. Infus
diberikan secara IV dengan alat yang terkalibrasi 10 tetes/mL. Berapa tetes
infus per menit yang harus diberikan pada pasien?
a. 1250
b. 1000
c. 20,83
d. 25
Kunci C
Jawaban
Alasan (i) Kecepatan pemberian infus per menit pada
pasien adalah :
𝐾𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑓𝑢𝑠
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚 𝑖𝑛𝑓𝑢𝑠 𝑥 𝑑𝑟𝑖𝑝 𝑠𝑒𝑡
=
𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢
𝐾𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑓𝑢𝑠
1000 𝑚𝐿 𝑥 10 𝑡𝑒𝑡𝑒𝑠/𝑚𝐿
=
8 𝑗𝑎𝑚
𝑡𝑒𝑡𝑒𝑠
𝐾𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑓𝑢𝑠 = 1250
𝑗𝑎𝑚
= 20,83 𝑡𝑒𝑡𝑒𝑠/𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡
Pustaka Ansel,C.H.,2010, Pharmaceutical Calculation 13th
Edition, China: Wolters Kluwer Health
55. Berapa banyak air harus ditambahkan ke 4000 mL alkohol 90% untuk
membuat alkohol 40%?
a. 13000 mL
b. 4000 mL
c. 9000 mL
d. 5000 mL
Kunci D
Jawaban
Alasan (i) Jumlah air yang harus ditambahkan :
𝑉1 . 𝑀1 = 𝑉2. 𝑀2
𝑉1.40% = 4000 . 90%
𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚 1 = 9000 𝑚𝐿
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑎𝑖𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑑𝑖𝑡𝑎𝑚𝑏𝑎ℎ𝑘𝑎𝑛
= 9000 − 4000 = 5000 𝑚𝐿
Pustaka Ansel,C.H.,2010, Pharmaceutical Calculation 13th
Edition, China: Wolters Kluwer Health
56. Dilakukan pengujian farmakokinetik dengan metode KCKT yang menghasilkan
nilai AUC sebagai nilai konsentrasi obat dalam plasma darah. Jika pada rute
pemberian obat oral diperoleh AUC sebesar 4,5 µg/mL dan pada rute
pemberian obat intravena diperoleh AUC sebesar 11,2 µg/mL, maka
berapakah nilai bioavailabilitas (F) dari obat tersebut?
a. 0,4
b. 2,5
c. 50,4
d. 0,8
Kunci A
Jawaban
Alasan 𝐴𝑈𝐶 𝑜𝑟𝑎𝑙 4,5
(i) 𝐹= = = 0,4
𝐴𝑈𝐶 𝐼𝑉 11,2
Pustaka Ansel,C.H.,2010, Pharmaceutical Calculation 13th
Edition, China: Wolters Kluwer Health
57. Seorang pasien memperoleh injeksi intravena dosis tunggal 300 mg dan
setelah diinjeksikan, diperoleh konsentrasi obat tersebut dalam plasma darah
adalah 8,2 µg/mL. Berapakah volume distribusi obat tersebut?
a. 36,6 mL
b. 36,6 L
c. 24,6 L
d. 2,46 mL
Kunci B
Jawaban
Alasan (i)
𝐷 300 𝑚𝑔
𝑉𝑑 = = = 36,6 𝐿
𝐶𝑝 8,2 µg/mL
Pustaka Ansel,C.H.,2010, Pharmaceutical Calculation 13th
Edition, China: Wolters Kluwer Health
58. Berapa persentase obat tersisa di dalam tubuh setelah 3 kali waktu paruh
terlewati sejak pemberian obat secara intravena
a. 12,5%
b. 25%
c. 50%
d. 0%
Kunci A
Jawaban
Alasan (i) Persentase obat tersisa = (50%)3 x 100% =
12,5%
Pustaka Ansel,C.H.,2010, Pharmaceutical Calculation 13th
Edition, China: Wolters Kluwer Health
59. Berapa mg zat A dibutuhkan untuk membuat 120 mL larutan A yang
mengandung 3 mg zat A dalam pemberian 1 sendok teh?
a. 12,5
b. 7,2
c. 72
d. 0,125
Kunci C
Jawaban
Alasan (i) 1 sendok teh = 5 mL
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 1 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 1
=
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 2 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 2
3 𝑚𝑔 5 𝑚𝐿
=
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 2 120 𝑚𝐿
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 2 = 72 𝑚𝑔
Pustaka Ansel,C.H.,2010, Pharmaceutical Calculation 13th
Edition, China: Wolters Kluwer Health
60. Formula suatu sediaan oral memerlukan 27,4 gram asam sitrat anhidrat untuk
membuat 350 mL larutan. Jika akan dibuat sediaan dengan volume yang
sama dan hanya tersedia asam sitrat monohidrat, berapa massa asam sitrat
monohidrat yang harus ditambahkan ke dalam larutan? (BM asam sitrat
anhidrat = 192, BM asam sitrat monohidrat = 210)
a. 250,5 mg
b. 25,05 mg
c. 299,7 mg
d. 29,97 mg
Kunci D
Jawaban
Alasan
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑎𝑠. 𝑠𝑖𝑡𝑟𝑎𝑡 𝑎𝑛ℎ𝑖𝑑𝑟𝑎𝑡
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑎𝑠. 𝑠𝑖𝑡𝑟𝑎𝑡 𝑚𝑜𝑛𝑜ℎ𝑖𝑑𝑟𝑎𝑡
𝐵𝑀 𝑎𝑠. 𝑠𝑖𝑡𝑟𝑎𝑡 𝑎𝑛ℎ𝑖𝑑𝑟𝑎𝑡
=
𝐵𝑀 𝑎𝑠. 𝑠𝑖𝑡𝑟𝑎𝑡 𝑚𝑜𝑛𝑜ℎ𝑖𝑑𝑟𝑎𝑡
27,4 𝑚𝑔 192 𝑚𝐿
=
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑎𝑠. 𝑠𝑖𝑡𝑟𝑎𝑡 𝑚𝑜𝑛𝑜ℎ𝑖𝑑𝑟𝑎𝑡 210 𝑚𝐿
𝑀𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑎𝑠. 𝑠𝑖𝑡𝑟𝑎𝑡 𝑚𝑜𝑛𝑜ℎ𝑖𝑑𝑟𝑎𝑡 = 29,97 𝑚𝑔
Pustaka Ansel,C.H.,2010, Pharmaceutical Calculation 13th
Edition, China: Wolters Kluwer Health
61. Seorang ibu hamil menderita epilepsi, dan hendak mengganti obat epilepsi
yang biasa ia gunakan, yaitu fenitoin. Obat apa yang anda usulkan?
a. Asam Valproat
b. Lamotrigin
c. Klonazepam
d. Diazepam
e. Fenobarbital
Kunci Jawaban B
Alasan Lamotrigin dan karbamazepin merupakan obat
antiepilepsi dengan resiko paling rendah untuk ibu
hamil.
Pustaka [Link]
nes/green-top-guidelines/gtg68_epilepsy.pdf dan buku
soal UKAI
62. Ny. A mengeluh sulit tidur pada malam hari sampai menjelang dini hari.
Setelah diperiksa, Ny.A mengalami insomnia. Obat apa yang tepat untuk
mengatasi insomnia?
a. Sertraline
b. Nalorfin
c. Zolpidem
d. Triheksifenidil
e. Lithium
Kunci C
Jawaban
Alasan Setraline : antidepresan, mengatasi panic disorder
Nalorfin : antagonis reseptor opioid
Zolpidem : pengobatan insomnia jangka pendek (hingga 4
minggu)
Triheksifenidil : untuk mengatasi gejala Parkinson’s Disease
atau pergerakan involunter karena obat psikiatrik
(haloperidol atau klorpromazin)
Lithium : terapi untuk mania (bagian dari bipolar disorder)
Pustaka Buku soal UKAI
63. Seorang pasien datang dengan keluhan susah tidur, nyeri, tidak bersemangat
dan berenergi, serta rasa frustasi berkepanjangan mengenai pekerjaan dan
hidupnya. Obat apa yang anda usulkan untuk kasus pasien tersebut?
a. Diazepam
b. Amitriptilin
c. Benzokain
d. Amantadin
e. Domperidon
Kunci B
Jawaban
Alasan Kemungkinan pasien tersebut mengalami depresi, dan lini
pertama untuk penganganan depresi adalah:
TCA: sedatif (amitriptilin, klomipramin) dan kurang sedatif
(imipramin, nortriptilin)
SSRI: citalopram, fluoksetin
SNRI:venlafaksin, duloksetin
Pustaka Buku soal UKAI
64. Pasien berusia 55 tahun menderita rheumatoid arthritis, kemudian diberikan
obat metotreksat, sulfasalazin, asam folat, metil prednison, dan vitamin B6.
Hasil lab mengindikasikan bahwa pasien mengalami osteopenia. Obat apa
yang menyebabkan kondisi tersebut?
a. Metotreksat
b. Sulfasalazin
c. Asam folat
d. Metil prednison
e. Vitamin B6
Kunci D
Jawaban
Alasan Salah satu efek samping dari obat golongan kortikosteroid
adalah permasalahan terkait tulang, seperti osteoporosis.
Selain itu, efek sampingnya adalah sindrom Cushing dan
gejala moon face.
Pustaka Buku soal UKAI
65. Seorang perempuan berusia 60 tahun memiliki T score < -2,5. Dokter
merekomendasikan obat untuk menghambat perombakan sel tulang. Obat
apakah yang menjadi lini pertama, dan bagaimana cara yang tepat untuk
mengonsumsinya?
a. Kalsitonin, diminum dengan air putih sambil berdiri (posisi tegak)
b. Alendronat, diminum dengan air putih sambil berdiri (posisi tegak)
c. Raloksifen, diminum dengan air putih sambil berdiri (posisi tegak)
d. Kalsitonin, diminum dengan air putih sambil berbaring (posisi
telentang)
e. Alendronat, diminum dengan air putih sambil berbaring (posisi
telentang)
Kunci B
Jawaban
Alasan Lini pertama untuk pengobatan osteoporosis adalah obat
golongan bifosfonat (contoh yang paling umum adalah
alendronat). Obat golongan bifosfonat harus ditelan utuh
dengan air putih dengan posisi tegak karena berpotensi
mengiritasi esofagus
Pustaka Buku soal UKAI
66. Seorang pasien mengalami osteoporosis dan mendapat pengobatan berupa
vitamin B kompleks dan ferro sulfat. Efek samping apa yang mungkin dialami
pasien dan perlu disampaikan lewat konseling?
a. Feses hitam
b. Urtikaria
c. Konstipasi
d. Diare
e. Udem
Kunci A
Jawaban
Alasan Konsumsi ferro sulfat dapat menyebabkan warna feses
berubah
Pustaka Buku soal UKAI
67. Obat di bawah ini yang memiliki mekanisme meningkatkan aliran darah di
sekitar folikel rambut untuk allopecia adalah?
a. Minoksidil
b. Selenium
c. Infliximab
d. Takrolimus
e. Metotreksat
Kunci A
Jawaban
Alasan Minoksidil memiliki efek reverse-baldness
Pustaka Buku soal UKAI,
[Link]
70/[Link]
68. Bapak X memiliki keluhan gatal, kemerahan di sela kaki, kemudian didiagnosis
terkena infeksi jamur. Obat apa yang anda usulkan?
a. Gentamisin - Betametason
b. Mikonazol - ZnO
c. Mikonazol - Gentamisin
d. Gentamisin - ZnO
e. Betametason - ZnO
Kunci B
Jawaban
Alasan Gentamisin : antibiotik untuk infeksi kulit akibat bakteri
Mikonazol : untuk infeksi jamur pada kulit seperti kurap dan
panu
Betametason : kortikosteroid untuk radang kulit
ZnO : untuk iritasi kulit ringan
Pustaka Buku soal UKAI
69. Seorang pasien membawa resep dari dokter kulit yang berisi:
R/ Loratadine tab 10 mg
S1dd1 tab
Informasi apa yang harus diberitahukan apoteker?
a. Konsumsi obat dalam keadaan perut kosong
b. Konsumsi obat setelah makan
c. Hindari berkendara setelah minum obat ini
d. Setelah minum obat ini, minum air putih dalam jumlah banyak
e. Hindari makan setelah minum obat ini
Kunci C
Jawaban
Alasan Loratadine dapat menyebabkan kantuk (Somnolence level
8%)
Pustaka Buku soal UKAI, Micromedex
70. Seorang ibu berusia 75 tahun telah mengonsumsi alendronat selama 1 bulan.
Kemudian ia melakukan pengecekan darah dan memperoleh hasil nilai GDP
sebesar 260 mg/dL, sehingga dokter perlu meresepkan obat antidiabetes.
Obat apa yang penggunaannya perlu dipertimbangkan ulang apabila hendak
dikonsumsi oleh ibu ini?
a. Akarbose
b. Pioglitazon
c. Metformin
d. Sitagliptin
e. Glimepirid
Kunci B
Jawaban
Alasan Obat golongan thiazolidinedione seperti pioglitazon dan
rosiglitazon berdasarkan penelitian dapat menginduksi
fraktur dan menyebabkan hilangnya massa tulang
Pustaka Buku soal UKAI,
[Link]
[Link]