0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
230 tayangan5 halaman

Terapi Arus Interferensi untuk Nyeri

Interferensi arus adalah penggabungan dua arus bolak-balik dengan frekuensi berbeda untuk menghasilkan arus baru yang digunakan dalam terapi fisik untuk mengurangi nyeri, edema, dan spasme otot serta meningkatkan sirkulasi darah. Arus ini diterapkan menggunakan empat elektroda selama 10-15 menit untuk setiap area yang diobati.

Diunggah oleh

Mariana ulfah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
230 tayangan5 halaman

Terapi Arus Interferensi untuk Nyeri

Interferensi arus adalah penggabungan dua arus bolak-balik dengan frekuensi berbeda untuk menghasilkan arus baru yang digunakan dalam terapi fisik untuk mengurangi nyeri, edema, dan spasme otot serta meningkatkan sirkulasi darah. Arus ini diterapkan menggunakan empat elektroda selama 10-15 menit untuk setiap area yang diobati.

Diunggah oleh

Mariana ulfah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Interferential Currents (IFC)

2.1. TEORI DASAR

Interferential current merupakan suatu jenis arus frekuensi menengah (middle frecuency current)
yang merupakan penggabungan 2 buah arus dengan frekuensi berbeda. Sifat dari arus interferential adalah
sinusoidal biphasic simetris sehingga arus interferential tidak menimbulkan reaksi elektrokimiawi pada
jaringan dibawah elektroda.

Dalam aplikasi klinis sering digunakan frekeunsi 2000 dan 10.000 Hz tergantung pada tujuan
yang diinginkan. Perbedaan arus menghasilkan amplitudo modulasi. Besarnya frekeunsi amplitudo
modulasi (AMF) ditentukan oleh selisih antara kedua arus dan merupakan frekeunsi treatment. Modifikasi
amplitudo modulasi dilakukan melalui pengaturan spektrum sehingga arus dapat diatur sempit/ lebar dan
melonjak tajam/ datar. Ini sangat penting karena berkaitan dengan aplikasi pada kondisi yang diterapi.
Perbedaan AMF akan membedakan sensasi yang dirasakan pasien.

2.2. PENGERTIAN

Konsep Interferensi adalah suatu fenomena yang terjadi jika dua atau lebih osilasi bertemu secara
bersamaan dalam satu medium. Sehingga pengertian arus interferensi adalah penggabungan 2 arus bolak-
balik yang berfrekwensi 3000-5000 Hz dengan frekuensi efektif 4000 Hz.

Dengan cara menggabungkan 2 arus bolak-balik frekuensi menengah dengan menggunakan 4


electrode dalam waktu bersamaan diaplikasikan frekuensi tersebut, maka terjadi interaksi arus dalam
bentuk super posisi dan terbentuklah arus yang baru. Akhirnya berkembang dan di kenal dengan istilah
terapi arus interferensi yang saat ini di gunakan sebagai modalitas (alat) fisioterapi.

2.3. GELOMBANG

Praktis Aplikasi dari IFC: f1 adalah tetap pada mesin, biasanya pada 4000 Hz (2000Hz dan
6000Hz juga tersedia), f2 dapat memiliki nilai dari 4001 Hz sampai 4150 Hz (umumnya perbedaan antara
dua arus adalah 100/150 Hz). Metode tradisional menerapkan IFC adalah dengan 4 elektroda disuplai
oleh dua saluran, dan di antara mereka adalah daerah yang akan diobati.

2.4. TUJUAN PEMAKAIAN

Penanganan nyeri, mengurangi edema (penimbunan cairan secara berlebihan di antara sel-sel
tubuh atau di dalam berbagai rongga tubuh), mengurangi spasme (kejang/kram/ketegangan otot),
penguatan otot.

2.5. FREKUENSI

IFC harus diterapkan selama 10-15 menit/ sesi, pada intensitas normal tidak harus diterapkan
pada satu wilayah selama lebih dari 20 menit,, Jika kita harus mengobati lebih dari satu wilayah dalam
kasus total waktu aplikasi saat ini tidak boleh melebihi 30 menit.

2.6. PENEMPATAN ELEKTRODA

Elektroda dari saluran-saluran tersebut disusun dalam pola bersilangan, sehingga masing-masing
saluran secara potensial interference keluar dari saluran electrode yang lain.

Penempatan electrode antara lain :

- painful area (86.4%)


- spinal nerve root (53%)
- peripheral nerve (26%)
- trigger point (10%)
- acupuncture point (5%)

2.7. DOSIS

Pada kebanyakan kasus, pengobatan setiap hari (3 kali seminggu), biasanya 12 sesi aplikasi
dilakukan secara berurutan. Pencegahan: Kurang dari 2 minggu perawatan biasanya akan membuang-
buang waktu.

2.8. INDIKASI

- Low back pain (nyeri pinggang)


- Postsurgical knee pain (nyeri pasca operasi lutut)
- Shoulder pain (nyeri bahu)
- Pain reduction
- Increased circulation (meningkatkan sirkulasi).
- Mengurangi kejang otot dan relaksasi otot
- Mengurangi peradangan

2.9. KONTRAINDIKASI

- Arterial disease
Efek stimulasi dari arus dapat menghasilkan emboli
- Deep Vein Thrombosis
Pada fase akut, adalah mungkin untuk mengusir trombi atau meningkatkan peradangan
flebitis
- kondisi infektif
Bisa menyebarkan infeksi atau memperburuk akibat efek stimulasi dari arus
- Pregnant Uterus
Tidak aman untuk janin
- Bahaya perdarahan
Efek stimulasi dapat menyebabkan perdarahan
- Tumorganas
Stimulasi langsung di tumor CI, tapi rasa sakit dirujuk karena kanker atau metastasis dapat
diobati
- Buatan alat pacu jantung
Unit permintaan harus merasakan aktivitas listrik jantung, sehingga menghindari listrik perangkat
yang dapat mengganggu
- luka terbuka Besar
Ini akan menyebabkan konsentrasi arus dan distorsi bidang interferensi
- kondisi dermatologis
IFC dapat memperburuk kondisi dermatologi di daerah yang dirawat

2.10. EFEK SAMPING

- Luka bakar
- Peningkatan sakit
- Umum malaise
- Mual
- Muntah
- Pusing / pingsan
- Migrain / Sakit Kepala
- Neurologis efek

Anda mungkin juga menyukai