SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pokok Bahasan : Persiapan pre operasi
Sub Pokok Bahasan : Menyiapkan mental dan fisik pasien anak pre operasi
Sasaran : Pasien anak pre op & keluarga
Waktu : 20 Menit
Tempat : Ruang Anggrek RSUD Soewondo Pati
Tanggal : 22 Januari 2019
I. Tujuan Instruksional Umum ( TIU )
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 20 menit, pasien diharapkan tidak lagi
cemas/takut untuk masuk ruang operasi dan menghadapi operasinya begitu pula dengan
keluarganya.
II. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )
Setelah diberikan penyuluhan diharapkan dapat :
1. Pasien kooperatif sebelum dan sesudah operasi
2. Pesiapan mental dan fisik anak yang optimal
3. Menjelaskan tentang apa yang dimaksut dengan operasi
4. Menyebutkan 3 dari 6 persiapan operasi
5. Menjelaskan hal apa saja yang harus diperhatikan pada masa prabedah
6. Menyebutkan beberapa persiapan hari operasi
III. Pokok Materi
1. Menjelaskan pengertian tentang persiapan pre operasi.
2. Menjelaskan tentang persiapan pre operasi meliputi:
- Persiapan administrasi
- Persiapan fisik
- Persiapan mental
- Pemeriksaan penunjang
- Konsul
- Persiapan darah
3. Menjelaskan Hal – hal yang harus diperhatikan pada masa pra bedah.
4. Menjelaskan persiapan hari operasi.
IV. Kegiatan Belajar Mengajar
a. Metode : Ceramah dan Tanya jawab
b. Media : Ppt dan leaflet
c. Sumber : [Link]
penyuluhanpersiapan-pre-operasi/
Brunner & Sudarth.2002. keperawatan Medikal [Link] : Jakarta
Craven, Ruth F & Constance J Hirnle. 2000. Fundamental of nursing. Philadelphia.
Lippincot
d. Strategi Pelaksanaan
Uraian Kegiatan
No Kegiatan
Tahapan Kegiatan Respon
1. Membuka/memulai kegiatan dengan
1. Klien menjawab salam.
mengucapkan salam.
2. Klien mendengarkan.
1 2. Memperkenalkan diri.
Pembukaan 3. Klien mendengarkan.
3. Menjelaskan tujuan dari penyuluhan.
7 Menit 4. Klien mendengarkan dan
4. Menyebutkan materi dari penyuluhan.
memperhatikan
5. Bertanya pada peserta apakah sudah
5. Klien menjawab pertanyaan.
mengetahui tentang persiapan operasi.
Pelaksanaan
Menyampaikan materi
5. Menjelaskan pengertian tentang persiapan
pre operasi.
6. Menjelaskan tentang persiapan pre operasi
meliputi:
Persiapan administrasi 1. Klien menyimak penjelasan
2 Persiapan fisik 2. Klien mendengarkan
Penyuluhan
Persiapan mental
15 Menit
Pemeriksaan penunjang
Konsul
Persiapan darah
7. Menjelaskan Hal – hal yang harus 1. Klien menyimak
diperhatikan pada masa pra bedah. 2. Klien menyimak
8. Menjelaskan persiapan hari operasi. 3. Klien bertanya
9. Memberi kesempatan pada klien dan
keluarga untuk bertanya.
Evaluasi
1. Menanyakan kepada peserta tentang materi
1. Klien menjawab pertanyaan
yang telah diberikan dan reinforcement
Penutup
3 kepada peserta yang dapat menjawab.
5 menit
2. Mengucapkan terima kasih atas peran
2. Klien mendengarkan
sertanya dalam penyukuhan kesehatan.
3. Klien menjawab salam
1. Mengucapkan salam penutup
V Evaluasi
1. Menjelaskan kembali tentang apa yang dimaksut dengan operasi
2. Menyebutkan 3 dari 6 persiapan operasi
3. Menjelaskan kembali hal apa saja yang harus diperhatikan pada masa prabedah
4. Menyebutkan kembali beberapa persiapan hari operasi
VI. Materi
Terlampir
LAMPIRAN MATERI
A. Pengertian Pre Operatif
Operasi merupakan tindakan pembedahan pada suatu bagian tubuh (Smeltzer and
Bare, 2002).
Preoperatif adalah fase dimulai ketika keputusan untuk menjalani operasi atau
pembedahan dibuat dan berakhir ketika pasien dipindahkan ke meja operasi ( Smeltzer
and Bare, 2002 ).
B. Tujuan Pembedahan
Untuk mengoptimalkan persiapandan memberikan informasi yang kurat pada
keluarga dan ana,mendukung reaksi emosional untuk mengekspresikan
ketakutan,mengajarkan strategi koping dengan meminimalkan stress dan nyeri
C. Checklist Pre Operasi
D. Persiapan Pre Operatif
Ketika anak dianjurkan untuk dilakukan pembedahan maka persiapannya harus
memuaskan anak dan keluarga,biasanya anak harus disiapkan untuk prosedur dengan
berbicara,melalui audio dan gambar gambar yang sesuai tingkat pemahaman anak.
a. Persiapan administrasi
Daftar kelengkapan data pasien pra bedah
Surat jaminan pembiayaan
Slip formulir tindakan
Surat izin pembedahan
Bagi pasien usia > 21 tahun atau < 21 tahun tapi sudah menikah,yang tandatangan
adalah pasien sendiri.
Bagi pasien yang usia < 21 tahun, yang tandatangan adalah orangtua atau
keluarga terdekat.
b. Persiapan psikolog/ Mental
Tujuan utama menjelaskan pre pembedahan adalah untuk
mengurangi/menurunkan perasaan takut akan sesuatu yang tidak diketahui dan
menurunkan stress serta kecemasan,dan dijelaskan sesuai dengan
perkembangan anak.
Gunakan radio,boneka,gambar,dan model yang diajarkan pada anak tentang
prosedur pembedahan misalnya bermain stetoskop atau suntikan tanpa jarum
akan membantu perasaan [Link] dapat mendampingi anak untuk pergi
ke ruangan pembedahan.
c. Persiapan fisik
Persiapan untuk anestesi dan operasi anak harus memperhatikan keadaan
fisiknya, yang biasanya berkaitan pula dengan keadaan emosionalnya yang
mana hal ini sering kurang mendapat perhatian. Seringkali yang diukur dan
diterapi adalah kualitas fisik, jarang yang memperhatikan keadaan fisik atau
emosional sehingga jarang ditemukan alat ukur bagi kondisi tersebut. Karena
persiapan emosi harus dilakukan sebelum masuk ke rumah sakit maka hali ini
yang menjadi bahasan lebih dahulu.
d. Pemeriksaan Penunjang
Laboratorium (Hematologi lengkap, koagulasi, fungsi hati, fungsi ginjal,
elektrolit,analisa gas darah,gula darah,enzim jantung,
HBSAg,antiHBS,anti HCV)
Rontgent dada
Echocardiografi
EKG
e. Konsul
Sebelum dilakukan operasi pada anak tentunya ada tahap pre operasi pada
anak yang dimana dilakukan pendekatan terlebih dahulu pada anak baik
pendekatan secara psikologi dan [Link] dokter yang berwenang kan
menjelaskan jalannya tidakan operasi pada keluarga dan anak dengan jelas dan
mudah dipahami oleh anak.
f. Persiapan darah
Permintaan darah biasanya 1000cc PRC,1000cc FFP,5 unit TC,atau sesuai
order dokter bisa lebih 2x dan persiapan donor darah dari keluarga.
E. Hal Hal Yang Perlu Diperhatikan
Obat antikoagulan dihentikan 1 minggu sebelum operasi, seperti : aspirin,/
sintrom, simarc, plavik (clorpidodgrel).
Obat digitalis dihentikan 12 jam sebelum operasi,seperti : digoksin
Obat calcium bloker/beta bloker, nitrat diberikan sampai hari operasi sesuai
anjuran dokter
Obat – obat tradisional/obat china di stop.
Persiapan hari operasi
Observasi tanda vital
Cek pengosongan gastrointestinal
Mandi dan keramas dengan sabun betadin/chlorheksidine
Ganti pakaian bersih
EKG lengkap
Cek obat-obatan yang dihentikan dan diminum sampai hari operasi
Cek obat-obatan yang disertakan seperti Antibiotik
Cek apakah pasien ada alergi terhadap obat-obatan, atau makanan
Cek apakah pasien masih memakai perhiasan,gigi palsu, kacamata, kontak lens
Sediakan waktu berdoa bersama dengan keluarga
Siap ke kamar operasi diantar oleh perawat.