Program Kerja Laboratorium RSUD Waluyo Jati
Program Kerja Laboratorium RSUD Waluyo Jati
KRAKSAAN PROBOLINGGO-67282
1. PENDAHULUAN
Citra rumah sakit yang baik merupakan sarana marketing yang paling efektif. Oleh karena
itu untuk mengembangkan Rumah Sakit, salah satu upaya yang harus menjadi prioritas adalah
menumbuhkan kepercayaan konsumen bahwa dengan berobat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan
akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima sesuai dengan standar pelayanan terkini,
tanpa ada beban biaya yang tidak perlu akibat prosedur diagnostik atau terapi yang berlebihan.
Agar pelayanan yang baik tersebut dapat tercapai dan bertahan lama, maka Rumah Sakit
harus membangun sistem pelayanan yang baik dan tidak bergantung pada salah satu unit/dokter
tertentu saja. Pelayanan kesehatan yang diberikan harus diupayakan agar bersifat komprehensif
dengan melibatkan tim dokter dari berbagai bidang spesialisasi, ditunjang oleh sarana diagnostik
yang baik serta unit pendukungnya.
Instalasi Laboratorium Rumah Sakit adalah suatu bagian/unit/divisi atau fasilitas di rumah
sakit, tempat penyelenggara semua kegiatan pekerjaan laboratorium klinis yang ditujukan untuk
keperluan rumah sakit itu sendiri. Sebagai salah satu komponen penting dalam pelayanan
kesehatan, hasil pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan dalam hal penetapan diagnosis,
pemberian pengobatan, pemantauan hasil pengobatan dan penentuan prognosis. Oleh karena itu
hasil pemeriksaan laboratorium harus selalu terjamin mutunya.
Agar mutu pelayanan Instalasi laboratorium semakin baik, maka perlu di dukung dengan
adanya Program Pemantapan Mutu Eksternal (PME) dan Pemantapan Mutu Internal (PMI),
Program Keselamatan Kerja Program Kalibrasi dan Program Pengelolaan Peralatan laboratorium
yang tersedia di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
2. LATAR BELAKANG
Hasil pemeriksaan laboratorium harus akurat dan tepat waktu agar dapat membantu dokter
dalam menegakkan diagnosis penyakit atau mengetahui perkembangan penyakit pasien. Untuk
mencapai tujuan tersebut maka Laboratorium harus melakukan pemantapan mutu secara rutin,
yang hasilnya harus dievaluasi dan ditindaklanjuti bila diperlukan. Ada tiga faktor yang
mempengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium yaitu pra-analitik, analitik dan pasca-analitik. Pra-
analitik meliputi : persiapan pasien, kelayakan sampel, kecocokan sampel dan pekerjaan
administrasi. Analitik adalah ketepatan alat pemeriksaan sampel, sedangkan pasca-analitik adalah
meliputi kegiatan administrasi.
Terjadinya kecelakaan kerja dapat disebabkan karena: kurangnya pengetahuan dan
pemahaman tentang bahan-bahan kimia, kurang jelasnya petunjuk kegiatan, kurangnya
bimbingan, tidak mengikuti petunjuk atau aturan-aturan yang semestinya, tidak menggunakan Alat
Pelindung Diri (APD) dan tidak bersifat hati-hati dalam melakukan pekerjaan. Untuk mencegah
bahaya akibat pekerjaan di laboratorium, maka setiap pekerja laboratorium harus menjalankan
Pedoman Keamanan Laboratorium yang baik dan benar.
1
Kebutuhan akan peralatan laboratorium diselaraskan dengan kemampuan laboratorium
serta hasil yang diharapkan, untuk itu pada saat pengadaan peralatan harus dilakukan seleksi dan
pengetesan agar alat yang dibutuhkan sesuai dengan hasil yang diharapkan. Untuk memudahkan
dalam hal pemantauan, maka peralatan laboratorium harus dilakukan inventarisasi per tahun.
Untuk peralatan laboratorium juga harus dilakukan kalibrasi, kontrol kualitas dan pemeliharaan
secara berkala.
Agar semua hal tersebut diatas dapat terlaksana, maka perlu disusun suatu Program Kerja
Instalasi Laboratorium RSUD Waluyo Jati Kraksaan Tahun 2019 yang mencakup program mutu
laboratorium, program keselamatan laboratorium serta program pengelolaan peralatan
laboratorium.
3. TUJUAN
Tujuan Umum
1. Menciptakan pelayanan laboratorium yang berkualitas dengan menerapkan praktek
laboratorium yang baik (good laboratory practice).
2. Memenuhi standar akreditasi Rumah Sakit khususnya dalam hal pelayanan Laboratorium.
Tujuan Khusus
1. Meningkatkan kualitas pemeriksaan laboratorium di RSUD Waluyo Jati Kraksaan agar
dapat menunjang upaya peningkatan kualitas pelayanan medik.
2. Memastikan semua karyawan laboratorium mengetahui praktek laboratorium yang
baik (good laboratory practice), sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi
nosokomial dan terhindar dari bahaya kecelakaan kerja.
3. Memastikan agar peralatan laboratorium dapat berhasil guna dan berdaya guna untuk
melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan laboratorium.
2
Orientasi Membekal Informasikan ke Non Saat Laborat Pelaksana: Ka
karyawan i staf laboratorium 2 hari budgetin ada orium instalasi dan
karyawan sebelumnya tentang g karyaw staf
baru waktu orientasi. an baru laboratorium
Siapkan materi yang ditunjuk.
termasuk daftar hadir,
pre test dan post test, 1 Peserta:
hari sebelumnya. karyawan baru
Lakukan orientasi. laboratorium.
Buat arsip untuk berkas
orientasi.
pelatihan.
Pelatihan Memastik Informasikan ke staf Non Setiap Laborat Pelaksana: Ka
Etika an Analis laboratorium, 1 minggu budgetin bulan orium instalasi
Profesi berpraktek sebelumnya tentang g Agutus
Analis sesuai waktu traning. Peserta:
etika seluruh analis
profesi daftar hadir dan form
notulen rapat.
pelatihan.
3
Pelatihan Meningkat Informasikan ke staf Sesuai Sesuai Sesuai Peserta dipilih
Eksternal / kan Laboratorium bahwa ada dengan dengan dengan secara bergilir
Seminar pemahama seminar laboratorium. biaya jadwal acara dari semua
n ilmu seminar seminar seminar analis
laboratori seminar. tersebut yang
um Satu bulan sebelum ada
pelaksanaan seminar,
ajukan permohonan izin
untuk diikutsertakan
seminar tersebut.
Ajukan permohonan
dana yang dibutuhkan.
mengikuti seminar
selama hari yang telah
ditentukan.
Evaluasi Meningkat Tetapkan kriteria Sesuai Setiap 3 laborat Pelaksana: Ka
kinerja kan evaluasi dan tunjuk kebijaka bulan orium instalalsi dan
Kinerja petugas evaluator n RS Kabid
SDM Lakukan evaluasi Penunjang
Susun laporan Medis
evaluasi kinerja
pengajuan
permohonan servis
ke bagian tekhnisi (
IPSRS )
4
Kalibrasi Memastik Lakukan Sesuai Dilakuk Laboratoriu Staf
Alat an alat pengawasan jadwal dengan an sesuai m laboratorium
terkalibras kalibrasi dan QC kebijakan jadwal Staf IPS
i dengan harian alat. Rumah atau bila Staf
tepat Lakukan Sakit QC tidak outsourching
kalibrasi sesuai masuk.
jadwal kalibrasi
atau bila QC harian
alat tidak masuk,
atau terjadi suatu
hal yang dapat
mengganggu
kalibrasi alat.
Lakukan
pengawasan jadwal
kalibrasi alat
penunjang
laboratorium
bekerja sama
dengan Instalasi
Pemeliharaan
Sarana dan
Prasarana (IPS) .
5
Fasilitas Memenuhi - Lakukan Sesuai Tribulan Laboratoriu Ka instalasi
sampling standar pengajuan kebijakan III tahun m dan
yang akreditasi kepada direktur Rumah 2019 Managemen
memadai KAN ISO melalui kepala Sakit RS
sesuai 15189 dan bidang
standar standar penunjang
akreditasi keselamat
KAN ISO an pasien
15189
6
lakukan proses
pemeriksaan.
7
dan Lakukan
keakuratanny kajian dan evaluasi
a. bukti kontrol mutu
lab luar
9
4.5 Keselamatan Kerja
Tabel 5. Rincian Kegiatan Keselamatan Kerja Laboratorium
Kegiatan Tujuan Langkah-langkah Rencana Target Tempat Pelaksana
kerja anggaran waktu pelaksanaa dan
n peserta
Pemeriksa Mengetah - Pembuatan Sesuai Setiap tahun Klinik Seluruh
an ui status proposal dengan sekali Penyakit staf
kesehatan kesehatan pengajuan kebijakan Dalam laboratoria
semua staf petugas pemeriksaan Rumah Laboratoriu l
Laboratori laboratori kesehatan Sakit m
um um dan - Pemeriksaan Klinik THT
mengetah kesehatan Radiologi
ui adanya meliputi:
penyakit - Pemeriksaan
akibat fisik
kerja yang - Pemeriksaan
terjadi Thorax rontgen
- Pemeriksaan
Laboratorium
DL, UL, HIV,
BUN.
Creatinine,
HBsAg dan
HBsAb
- Pemeriksaan
Audiometri
Pemakaia Memastik Lakukan Sesuai Pelatihan Laboratoriu Seluruh
n Alat an pelatihan dengan saat m staf
Pelindung keselamat keselamatan dan kebijakan orientasi laboratoria
Diri an kerja di keamanan kerja Rumah karyawan l
(APD) laboratori Sediakan Sakit baru dan
um alat pelindung diri review
dan fasilitas untuk setiap 1
keselamatan kerja bulan untuk
Pantau karyawan
praktek lama saat
keselamatan dan rapat rutin
keamanan kerja
Lakukan
evaluasi
Pengenala Memastik Lakukan Sesuai Pelatihan laboratoriu Seluruh
n dan an pelatihan dengan saat m staf
orientasi keselamat keselamatan dan kebijakan orientasi laboratori
terhadap an kerja di keamanan kerja Rumah karyawan um
bahan laboratori MSDS Sakit baru dan
reagen B3 um untuk masing- review
Laboratori masing reagen setiap 1
um Sediakan spill kit bulan untuk
untuk tumpahan karyawan
reagen B3 dan lama saat
fasilitas untuk rapat rutin
keselamatan kerja
Pantau praktek
keselamatan dan
keamanan kerja
Lakukan evaluasi
10
4.6 Data dan Analisis Data Pengukuran Indikator Mutu Kuci Laboratorium
Indikator mutu rumah sakit Waluyo Jati Kraksaan Kabupaten Probolinggo terdiri dari
indikator area klinis (IAK), indikator area manajerial (IAM) dan indikator Sasaran
Keselamatan Pasien (SKP). Adapun indikator mutu Laboratorium Klinik yang dilaporkan
sebagai indikator kunci dan area pengukurannya sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal
(SPM) adalah sebagai berikut:
evaluasi
Monitorin Memastika Sesuai Pelatihan laboratoriu Seluruh staf
g Petugas n praktek pelatihan PPI dengan saat m laboratoriu
pencegahan kebijakan orientasi m
11
Tertusuk dan yang baik dan Rumah karyawan
Jarum pengendali benar Sakit baru dan
an infeksi review
di pelindung diri dan setiap 1
laboratoriu fasilitas untuk bulan sekali
m. keselamatan kerja untuk
karyawan
mengumpulkan lama.
data praktek PPI.
evaluasi
Monitorin Memastika Sesuai Pelatihan laboratoriu Seluruh staf
g limbah n praktek pelatihan PPI dengan saat m laboratoriu
laboratoria pencegahan yang baik dan kebijakan orientasi m
l meliputi dan benar Rumah karyawan
limbah pengendali Sakit baru dan
non medis an infeksi pelindung diri dan review
dan medis di fasilitas untuk setiap 1
(padat, laboratoriu keselamatan kerja bulan sekali
cair dan m secara Pantau dan untuk
benda baik dan mengumpulkan karyawan
tajam) benar data praktek PPI. lama.
evaluasi
5. SASARAN
Tabel 9. Sasaran kegiatan Program Kerja Laboratorium
No Kegiatan Indikator Target
1 SDM
Seluruh
Jumlah karyawan baru yang mengikuti
Orientasi karyawan karyawan
orientasi
baru (100%)
Pelatihan flebotomi Jumlah analis dan perawat/bidan yang 60 orang per
internal mengikuti pelatihan tahun
Seluruh analis
Pelatihan Teknik Lab Jumlah analis yang mengikuti pelatihan
(100%)
Seluruh analis
Pelatihan Etika profesi Jumlah analis yang mengikuti pelatihan
(100%)
Pelatihan flebotomi 4 orang per
Jumlah analis yang mengikuti pelatihan
eksternal tahun
Seluruh analis
Evaluasi kinerja Jumlah karyawan lab dengan KPI > 75
(100%)
2 Fasilitas
Pemeliharaan alat Prosentase alat berfungsi sesuai spesifikasi 95%
12
No Kegiatan Indikator Target
Kontrol mutu Lab luar Jumlah QC yang tidak dapat diterima <5%
Perbandingan hasil pemeriksaan parameter
Laboratorium dengan Laboratoium uji
Uji Profisiensi <8
profisiensi sesuai dengan CV masing-masing
parameter
Akreditasi KAN ISO
Terlaksana 100%
15189
Jumlah kejadian kesalahan identifikasi pasien
4 Keselamatan pasien 0 (nihil)
di laboratorium.
Jumlah kejadian tertusuk jarum di
5 Keselamatan kerja 0 (nihil)
laboratorium.
Angka ketidakpatuhan cuci tangan petugas
Pencegahan dan Pengendalian
laboratorium. 0%
6 Infeksi (PPI)
Angka tertusuk jarum suntik
Waktu Tunggu Pemeriksaan Laboratorium >140 menit
Pelaksana ekspertisi hasil pemeriksaan 100% DSPK
7 Indikator SPM Tidak adanya kesalahan penyerahan hasil 100%
pemeriksaan laboratorium
Kepuasan pelanggan 85%
Waktu tunggu hasil pemeriksaan laboratorium Tercapai >/=
cito 90%
Hematologi
</= 30 menit
Kimia Klinik
</= 60 menit
0%
Indikator Mutu dan keselamatan Insiden Tertusuk Jarum suntik
8.
Pasien
85%
Kepatuhan cuci tangan
<30 menit
Respon time pelaporan nilai kritis
Laboratorium
13
Tahun 2019 Keterangan
No Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pelatihan
x x
Etika Profesi
Sesuai jadwal
Pelatihan
seminar yang
Eksternal
ada
Evaluasi
x x x x
kinerja
2 Fasilitas
Pemeliharaan
x x x x X x x X x x x x
alat
Kalibrasi alat x
Penggantian/ Sesuai
x x x x X x x X x x x x
penambahan kebutuhan
3 Mutu
Kontrol mutu
x x x x X x x X x x x x
internal
Tes
x x
keahlian/PME
PME
x x X x x X x x x x
International
Kontrol
x x
POCT
Kontrol mutu
Laboratorium x x
luar
Uji Profisiensi X X
Bibingan
Akreditasi X X X X
KAN
Survey
Akreditasi X
KAN
Keselamatan
4 x x x x X x x X x x X x
Pasien
Keselamatan
5 x x x x X x x X x x X x
Kerja
14
Tahun 2019 Keterangan
No Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pemeriksan
6 X
Kesehatan Petugas
7 PPI x x x x X x X X x x X x
8 Indikator PMKP x x x x X x X X x x X x
Evaluasi program ini dilakukan setiap satu bulan sekali dengan melihat pencapaian
kegiatan yang dilaksanakan bulan sebelumnya. Untuk menunjang kegiatan tersebut perlu
dilakukan pelaporan kepada Kepala Bidang Penunjang Medis untuk disampaikan kepada
Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan setiap bulannya.
9. PENUTUP
Dengan adanya program kerja Instalasi Laboratorium tahun 2019 diharapkan dapat
menjadi acuan atau pedoman untuk melakukan perbaikan dalam rangka peningkatan mutu
dan keselamatan pasien dalam hal pelayanan Laboratorium di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Mengetahui,
Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan Kepala Instalasi Laboratorium Klinik
15