0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
601 tayangan2 halaman

Teks Editorial Kesehatan dan Isu Terkini

Teks editorial memberikan pendapat penulis tentang perlunya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan kompetensi dokter di rumah sakit Indonesia. Penulis menyebutkan adanya banyak pengaduan pasien atas minimnya pelayanan kesehatan dan kesalahan diagnosis oleh dokter yang menyebabkan pemberian obat yang tidak tepat. Oleh karena itu, pemerintah perlu meningkatkan mutu para dokter secara berkala agar pelayanan kesehatan masy

Diunggah oleh

Evira R Ayasofia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
601 tayangan2 halaman

Teks Editorial Kesehatan dan Isu Terkini

Teks editorial memberikan pendapat penulis tentang perlunya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan kompetensi dokter di rumah sakit Indonesia. Penulis menyebutkan adanya banyak pengaduan pasien atas minimnya pelayanan kesehatan dan kesalahan diagnosis oleh dokter yang menyebabkan pemberian obat yang tidak tepat. Oleh karena itu, pemerintah perlu meningkatkan mutu para dokter secara berkala agar pelayanan kesehatan masy

Diunggah oleh

Evira R Ayasofia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TEKS EDITORIAL

1. Pengertian Teks Editorial

Teks editorial merupakan teks yang berisi pendapat pribadi seseorang terhadap suatu
isu/masalah aktual. Isu tersebut meliputi masalah politik, sosial atau pun masalah ekonomi yang
memiliki hubungan secara signifikan dengan politik.

Teks editorial/opini rutin ada di koran atau majalah, yang pengungkapan teks ini harus
dilengkapi dengan bukti, fakta maupun alasan yang logis supaya pembaca atyau pendengar bisa
menerimanya.

2. Tujuan Teks Editorial/Opini

Adapun tujuan teks editorial/opini yang diantaranya yaitu:

 Mengajak pembaca untuk ikut berpikir dalam masalah (isu/topik) yang sedang hangat
terjadi di kehidupan sekitar.
 Memberikan pandangan kepada pembaca terhadap isu yang sedang berkembang.

3. Manfaat Teks Editorial/Opini

Teks editorial memberi informasi kepada pembaca, untuk merangsang pemikiran dan
terkadang mampu menggerakkan pemnaca untuk bertindak.

4. Fungsi Teks Editorial/Opini

Adapun fungsi teks editorial yang diantaranya yaitu:

 Fungsi tajuk rencana umumnya menjelaskan berita dan akibatnya pada masyarakat.
 Mengisi latar belakang dari kaitan berita tersebut dengan kenyataan sosial dan faktor
yang mempengaruhi dengan lebih menyeluruh.

 Terkadang ada analisis kondisi yang berfungsi untuk mempersiapkan masyarakat akan
kemungkinan yang bisa terjadi.

 Meneruskan penilaian moral mengenai berita tersebut.

5. Ciri-Ciri Teks Editorial/Opini

Adapun ciri-ciri teks editorial/opini yang diantaranya yaitu:

 Tema tulisannya selalu hangat (sedang berkembang dibicarakan secara luas oleh
masyarakat), aktual dan faktual.
 Bersifat sistematis dan logis.
 Tajuk rencana merupakan opini/pendapat yang bersifat argumentative.
 Menarik untuk dibaca karna penggunaan kalimatnya yang singkat, padat dan jelas.

6. Struktur Teks Editorial

Struktur yang menyusun teks editorial/opini sama dengan struktur yang telah membangun
teks eksposisi, 3 struktur teks editorial/opini:

 Pernyataan pendapat (tesis), bagian berisi sudut pandang penulis mengenai masalah yang
dibahas, biasanya sebuah teori yang akan diperkuat oleh argumen.
 Argumentasi, alasan atau bukti yang digunakan guna memperkuat pernyataan dalam
tesis, walau secara umum argumentasi diartikan untuk menolak suatu pendapat. Argumen
bisa berbentuk pertanyaan umum/data hasil penelitian, pernyataan para ahli, maupun
fakta-fakta berdasarkan referensi yang bisa dipercaya.

 Penyataan/Penegasan ulang pendapat (Reiteration), bagian berisi penegasan ulang


pendapat yang didorong oleh fakta di bagian argumentasi guna memperkuat/menegaskan,
ada di bagian akhir teks.

7. Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

Tidak jauh berbeda dengan kaidah kebahasaan yang dipakai di teks prosedur kompleks,
di ciri kebahasaan teks editorial juga menggunakan verba material, berikut kaidah kebahasaan
teks editorial:

 Adverbia yakni ditujukan agar pembaca meyakini teks yang dibahas, dengan menegaskan
menggunakan kata keterangan (adverbia frekuentatif), kata yang biasa digunakan yaitu,
selalu, biasanya, sering, kadang-kadang, sebagian besar waktu, jarang dan lainnya.
 Konjungsi yakni kata penghubung pada teks, contohnya, bahkan.
 Verba material yakni verba yang menunjukkan perbuatan fisik/peristiwa.
 Verba Relasional yakni verba yang menunjukkan hubungan intensitas (pengertian A
adalah B) dan milik (mengandung pengertian A mempunyai B).

 Verba Mental yaitu verba yang menerangkan persepsi (misalnya melihat, merasa), afeksi
(misalnya suka, khawatir) dan kognisi (misalnya berpikir, mengerti), pada verba mental
terdapat partisipan pengindra (senser) dan fenomena.

8. Contoh Singkat Teks Editorial/Opini

Pelayanan Rumah Sakit Dan Mutu Kesehatan Harus Ditingkatkan

Di tahun lalu, ada sekitar 269 pengaduan tentang minimnya pelayanan kesehatan
diberbagai rumah sakit di Indonesia, jumlah itupun yang dilaporkan dan diterima di Kemenkes.

Yang belum dilaporkan tentunya lebih banyak lagi, salah satu hal yang menjadikan mutu
pelayanan dokter kurang memuaskan ialah soal penanganan terhadap pasien. Dokter banyak yang
belum bisa mengetahui penyakit pasien yang sebenarnya sehingga kadang obat yang diberikan
tidak tepat.

Seharusnya pemerintah terutama bidang kesehatan selalu memperbaharui/meningkatkan


mutu para dokter di seluruh Indonesia secara berkala, hal itu bertujuan agar pelayanan kesehatan
masyarakat dapat berhubungan dengan baik.

Anda mungkin juga menyukai