PENUTUP
Demikianlah Tugas Perencanaan Pondasi 2 yang kami buat ini, semoga
bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.
Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam penulisan kata dan
kalimat yang kurang jelas,susah dimengerti, dan kurang [Link] kami
hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Dan kami juga sangat
mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca demi kesempurnaan Tugas
Perencanaan ini. Sekian penutup dari kami semoga dapat diterima di hati dan
kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Kesimpulan
1. Penulis merencanakan pondasi tiang pancang dengan diameter pondasi
tiang pancang yang berbeda dengan kedalama berada pada tanah keras dengan
lapisan tanah lempung.
2. Dari beberapa teori yang dipakai untuk perhitungan pondasi tiang tunggal
memberikan hasil yang bervariatif & nilai yang berdekatan akan dirataratakan
untuk selanjutnya akan dipakai untuk perhitungan pondasi tiang kelompok
3. Pada perencanaan selanjutnya berdasarkan hasil yang telah diperoleh
sebelumnya, maka penulis memutuskan hanya menggunakan tiang pancang. Hal
ini dikarenakan untuk memudahkan pelaksanaan di lapangan.
4. Dari beberapa titik kolom yang ditinjau untuk perencanaan memperlihatkan
bahwa semakin besar gaya aksial pada kolom semakin banyak pula tiang pancang
yang dibutuhkan untuk menahan gaya aksial tersebut. Dari perhitungan tiang
kelompok yang terjadi pada tanah lempung, hasil perhitungan kapasitas kelompok
tiang yaitu total tiang pancang x daya dukung tiang tunggal cenderung lebih kecil
jika dibandingkan dengan daya dukung blok.
5. Untuk perkiraan dimensi pile cap didapat nilai ketebalan yang berbeda ditiap
tipenya.
6. Untuk perhitungan harga dihitung berdasarkan banyaknya jumlah tiang
pancang yang digunakan. Pada perhitungan harga desain alternatif menghasilkan
nilai harga yang lebih murah dibandingkan dengan desain awal. Hal ini berarti
desain alternatif memberikan hasil perancangan yang cukup efisien dari segi
kekuatan dan harga dibandingkan dengan desain awal .
Saran
1. Penggunaan faktor korelasi dapat digunakan sebagai alternatif yang cukup
bagus dalam perancangan, dikarenakan setiap data yang diperoleh tidak selalu
sempurna atau lengkap sesuai dengan keperluan dalam perencanaan.
2. untuk mendapatkan hasil yang lebih baik maka data yang diperlukan haruslah
lebih lengkap sehingga didapat lebih banyak perbandingan.
3. Perlu studi lanjut untuk mengkaji masalah dari berbagai macam metode yang
digunakan dalam perancangan pondasi
4. Perlu diperhatikan dalam merancang pondasi memiliki nilai ketidakpastian
yang sangat tinggi pada setiap perancangan.
DAFTAR PUSTAKA
Bowles, J.E.: Foundation Analysis and Design, 4th ed., Mc-Graw-
Hill,New York,1998.
Das,B.M.: Principles of Foundation Engineering,PWS
Publisher,Boston,1984.
Rowe, P.W.: Anchored sheet pile walls, Proceendings, Institute of Civil
Engineers, London, Vol. 1 Part 1, pp.27-70,1952.
Rowe, P.W.: Sheet pile walls in clay,Proceendings, Institute of Civil
Engineers, London, Vol.7, pp.629-654, 1957.
Ismael, N.F., and Vesic, A.S. : Compressibility and bearing capacity,
Journal of the Geotechnical Engineering Division,ASCE,Vol.107, No.GT12,
pp.1657-1676,1981.
Vesic, A.S.: Bearing Capacity of deep foundations in sand, Highway
Research Record No. 39, National Academy of Sciences, pp.112-153,1963.
Vesic, A.S.: Analysis of ultimate loads of shallow foundations, Journal of
the Soil Mechanics and Foundations Division, ASCE,Vol.99, No. SM1, pp.45-
73,1973.