9.
1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
Nama Proyek /
Divisi :
Pollux Meisterstadt Batam Doc. No.: 028/WMS/PP/PMB/G1/IX/2018
Tanggal Dokumen : 4 September 2018 Rev. No.: 0
Kontraktor : PT PP (Persero) Tbk No. of Pages: 22
WORK METHOD STATEMENT
JOE PANEL
Dokumen Rujukan
Nomer Dokumen Deskripsi
Sejarah Revisi
03
02
01
00 Approval
Revisi No. Tanggal Deskripsi
Disusun Oleh Direview Oleh Diperiksa Oleh
SEM SOM QC Coord HSE Coord
Tanda
tangan
Nama Petrich M Made Twinta Heru Andri Didi Suryabakti
Tanggal
Disetujui Oleh
PM MK / Owner
Tanda
tangan
Nama Dian Adi Cahyono [Link] Group
Tanggal
Page 1 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
LEMBAR KONSULTASI WORK METHOD STATEMENT
Proyek : Pollux Meistertadt Batam
Divisi : G1
Tanggal / Tandatangan
No. Uraian
Jam / Nama
Page 2 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
DAFTAR ISI
1. PENDAHULUAN ........................................................................................ 4
2. LINGKUP KERJA ...................................................................................... 4
3. DEFINISI PROYEK .................................................................................... 4
4. DEFINISI ISTILAH ..................................................................................... 5
5. STRUKTUR ORGANISASI PEKERJAAN ................................................. 5
6. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB .......................................................... 5
7. PLANNING ................................................................................................. 7
8. METODA PELAKSANAAN ....................................................................... 8
9. SURVEY PLAN ........................................................................................ 14
10. RESOURCES ........................................................................................... 14
10.1 Alat........................................................................................................... 14
10.2 Material .................................................................................................... 14
10.3 Man Power .............................................................................................. 14
11. DAFTAR PROSEDUR, WI DAN BDE ...................................................... 15
12. MANAJEMEN KUALITAS ....................................................................... 15
13. MANAJEMEN K3 ..................................................................................... 16
14. MANAJEMEN ALAT ................................................................................ 17
15. MANAJEMEN LALU LINTAS ........ ERROR! BOOKMARK NOT DEFINED.
16. RISK ASSESSMENT ............................................................................... 17
17. LAMPIRAN .................................... ERROR! BOOKMARK NOT DEFINED.
Page 3 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
1. PENDAHULUAN
Joe Panel adalah salah satu inovasi pengganti bata ringan dengan kualitas yang lebih baik dan
termasuk bebas dari [Link] dua jenis yaitu hollow core pracetak dan Precast beton ringan
yang dapat diinstal pada daerah basah dan kering. Joe panel terbuat dari hasil demolish bangunan
dengan system pressing dan sudah tersertifikasi Green Concrete Panel
2. LINGKUP KERJA
Lingkup kerja yang dibahas pada metode kerja ini adalah mengenai metode pekerjaan Joe Green
Panel, berdasarkan resiko bahaya yang ada, kita membagi pekerjaan ini menjadi 2 (dua) :
Area dengan resiko instalasi di daerah lift
Area dengan resiko di daerah tepian
3. DEFINISI PROYEK
Pemberi tugas : Pollux Meisterstadt Batam
Konsultan Pengawas : PT. Aesler Group International
Konsultan Perencana Struktur : PT. Kinematika
Konsultan Perencana Arsitektur : PT. Megatika
Konsultan Perencana MEP : PT. Metakom Pranata
Kontraktor Utama : PT PP (Persero) Tbk
Lokasi : Pollux Meisterstadt Batam
Jenis proyek : Gedung
Page 4 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
4. DEFINISI ISTILAH
Tabel 1. Definisi istilah
Istilah Penjelasan
L Bracket Bracket berbentuk L sebagai penguat Joe Green Panel
Joe Adhesive Bonding Material grouting joe panel
5. STRUKTUR ORGANISASI PEKERJAAN
a) Superintendent
b) Engineer
c) Supervisor
d) SHE Officer
e) QA/QC Officer
f) Vendor / Mandor
g) Supervisor Vendor / Mandor
h) Surveyor
i) Pekerja
6. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
a) Superitendent:
Mengatur dan mengawasi pekerjaan agar sesuai dengan Metoda Pelaksanaan dan
urutan pekerjaan yang telah ditentukan
Mempersiapkan pekerjaan agar dilaksanakan dalam kondisi yang aman sesuai standar
dan prosedur keselamatan kerja
Melakukan koordinasi dan komunikasi dengan General Superintendent sehubungan
dengan pekerjaan tersebut.
Memonitor pelaksanaan sistem keselamatan kerja dalam pelaksanaan pekerjaan
Membuat rencana kerja harian
Mengatur pembagian kerja antar supervisor
Page 5 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
b) Engineer:
Menyiapkan metoda kerja yang digunakan sebagai acuan di lapangan berupa alat, dan
material
Memeriksa tahapan pekerjaan di lapangan
Mempersiapkan gambar kerja
Mempersiapkan dokumen material
Bekerjasama dengan supervisor terkait melakukan monitoring dan pengadaan material.
Melakukan koordinasi teknis dengan pihak subkontraktor terkait
c) SHE:
SHE bersama team engineer akan membantu dan memastikan pekerjaan mengikuti
ketentuan dan peraturan keselamatan dan kesehatan kerja.
Memberikan Safety induksi kepada semua pekerja
Mengontrol dan mengadakan Pre start briefing / tool-box meeting secara rutin yang
dipimpin oleh supervisor
Menciptakan dan memonitor lingkungan kerja yang sehat dan aman
Memastikan semua peralatan layak dan aman digunakan
Memastikan semua pekerja mematuhi persyaratan safety untuk bekerja
Memastikan material ditempatkan, dipakai dan dibuang pada tempat yang tepat
Gunakan pelindung mata ( googles) saat melakukan pengeboran
- Gunakan platform yang benar saat bekerja di atas
- Gunakan body harness saat bekerja pada ketinggian
d) Surveyor:
Memastikan pekerjaan dilakukan dalam batas-batas yang ditentukan
Melakukan Marking
e) QA/QC Engineer:
Memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan Metode Pelaksanaan dengan
melakukan kontrol terhadap proses pelaksanaannya
Mengkoordinir Ijin Pelaksanaan Pekerjaan / Work Inspection Request (WIR)
Melaksanakan pemeriksaan hasil kerja sesuai dengan tahap-tahap yang tersebut dalam
ITP dan memastikan hasil pekerjaan dibuat dan disimpan dengan baik.
Membuat laporan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi [NCR] dan
menindaklanjutinya
Membuat laporan / map lokasi kerja
Page 6 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
7. PLANNING
7.1. Flow Chart Pekerjaan
Marking Posisi
Handling Panel
Transport Panel
Install Joe Green
Cek 1 Meliputi :
Verticality N
Joe Stopper
L Bracket Cek 1
Install Joe Crack Shield
Grouting
Finish
7.2. Schedule Pekerjaan
Page 7 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
8. METODE PELAKSANAAN
8.1. Melakukan Marking posisi Joe Green
Garis Marking
Joe Green Panel
Proses marking dilakukan oleh sruveyor sebelum pekerjaan dilaksanakan, hal ini dilakukan
agar saat instalasi joe green panel sesuai dengan Shop Drawing yang telah di Approve. Dan
juga pastikan area install sudah bersih dari sampah-sampah yang dapat menyulitkan proses
install.
8.2. Handling Joe Green Panel
Sebelum proses handling dilakukan dari stockyard ke Area install. Pastikan bahwa ikatan
bundle telah terikat sempurna. Periksa kondisi Loading Dock yang digunakan ; Perkuatan
pada loading dock. ( Kapasitas Loading Dock 2 Ton ). Setelah semua dalam kondisi baik
maka proses handling dapat dilakukan.
Page 8 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
8.3. Lepas Ikatan Bundle
Tulangan U- Bar
Saat melepas ikatan bundle perhatikan situasi sekitar, usahakan saat melepas ikatan
menggunakan U bar terlebih dahulu untuk mengikat panel agar tidak jatuh. Ilustrasi dapat
dilihat di atas.
8.4. Transporting Joe Green Panel
Trolley Joe
Green Panel
Proses handling joe green panel menggunakan alat trolley yang telah di fabrikasi sesuai
dengan dimensi joe green panel.
8.5. Masukkan Joe Stopper
Masukkan Joe Stopper di setiap lubang pada Joe Green, Penggunaan Joe Stopper sangat
penting untuk memastikan bahwa Mortar akan kontak langsung dan mengikat dengan
permukaan struktur.
Page 9 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
8.6. Pasang L-Bracket
Pasang L-Bracket pada sisi bawah joe panel. Saat memasang L-Bracket harus tetap
memasang Joe Stopper.
8.7. Campur Joint Bonding Adhesive
1 Sak = 40 Kg Mix 3-5 Menit
Air 10-11 Liter
Sebelum melakukan proses install joe green, maka bonding adhesive joint harus
di buat terlebih dahulu. Proses pencampuran menggunakan mixer listrik, Masukkan Joe
bonding dengan takaran 1 Sak ( 40 Kg ) dengan 10-11 liter air, aduk selama 3-5 menit.
Dan gunakan Joint bonding setelah 30 menit dari pencampuran.
Note : Jangan Tambahkan Apapun Selain Material di Atas
Page 10 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
8.8 Install Joe Green Panel
Install panel pertama, dan beri celah sekitar 25mm di bagian atas dan bawah
panel. Install Panel menggunakan trolley yang sudah dimodifikasi. Adjust panel
menggunakan linggis.
8.9 Kencangkan L Bracket
Ganjal Panel menggunakan kayu dan pastikan panel tersebut sudah level
menggunakan Waterpass. Setelah itu bor lubang pada posisi L-Bracket panel bagian atas
dan bawah. Ketok anchor menggunakan palu di lubang yang sudah di bor.
Note : Ganjalan kayu di lepas 24 jam setelah grouting adhesive dilakukan
Page 11 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
8.10 Patching Sisi Panel
Setelah panel pertama terinstall dengan baik lalu aplikasikan adhesive joint mortar ke sisi
yg akan di pasang panel kedua, usahakan pengaplikasian dapat merata dengan baik.
8.11 Pemberian Joint Bonding
Setelah1 joe panel terinstall, beri Joe Bonding Adhesive pada semua bagian atas
dan bawah panel menggunakan handheld pump.
8.12 Pemberian Joint Crack Shield
Berikan Joe Crack Shield pada pertemuan antar panel, hal ini dilakukan untuk mencegah
terjadinya retak pada sambungan panel. Lalu tutup menggunakan Joe Bonding Adhesive.
Page 12 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
8.13 Semua Panel Terinstall
Setelah semua selesai, maka joe panel dapat dilakukan finishing menggunakan skimcoat
Page 13 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
9. SURVEY PLAN
9.1. Cheklist Pekerjaan
10. RESOURCES
10.1 Alat
Tabel 5. Resources: Alat
Nr. Alat Spesifikasi QTY
1 Electric Hand Mixer 1 unit
2 Waterpass 1 unit
3 Inclined Trolley 1 unit
10.2 Material
Tabel 6. Resources: Material
Nr. Material Nomor Referensi Material
1 Joe Green Precast Panel
2 Joe Joint Bonding Adhesive
3 L-Bracket & M8 Sleeve Anchor
4 Joe Crack Shield
5 Timber Wedges
6 Stopper Cap
10.3 Man Power
Tabel 7. Resources: Man Power
Nr. Jenis Personil ( jabatan ) Quantity
1 GSP ( General Superintendent ) 2
2 SP ( Superintendent ) 2
Page 14 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
11. DAFTAR PROSEDUR, WI DAN BDE
BDE/SH/2015/002 – PROTEKSI
BDE/SH/2015/003 - BEKERJA DIATAS KETINGGIAN
BDE/SH/2015/005 - ALAT LISTRIK
BDE/SH/2015/008 – APD
BDE/SH/2015/014 - ALAT BERAT
BDE/SH/2015/022 - PENGANGKATAN MANUAL
BDE7/GDG/STR/KLM/2015/001 – PEKERJAAN PENGECORAN
PP/BIROPOB/W/007- BEKERJA DI KETINGGIAN
12. MANAJEMEN KUALITAS
12.1. Quality Assurance
1. Memastikan Metode Kerja yang telah disetujui tersedia dan pekerjaan dilaksanakan sesuai
dengan metode kerja, dokumen kontrak dan vendor dokumen.
2. Metoda kerja harus diketahui oleh setiap orang yang terlibat dalam pekerjaan
3. Memberikan Inspection Test Plan (ITP) dan memastikan ceklist internal persiapan
pekerjaan telah dipenuhi sebelum pekerjaan dilaksanakan
4. Melakukan identifikasi semua material, alat, prosedur, sumber daya dan manajemen agar
tercapai pekerjaan baik
12.2. Quality Control
1. Ijin pekerjaan telah disetujui sesuai dengan metoda, area, material dan peralatan.
2. Melakukan kontrol pada ITP dan menjamin dapat terlaksana
3. Melakukan update ITP guna meningkatkan mutu hasil pekerjaan
4. Mempersiapkan rencana, prosedur dan dokumen terkait pekerjaan
5. Urutan setiap pekerjaan mengikuti metoda kerja termasuk pengakhiran.
Page 15 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
12.3. Quality Target
Tabel 8. Quality Target Metode Pekerjaan Kumkang
QUALITY TARGET (MASTER)
PROYEK : POLLUX MEISTERSTADT BATAM
KODE : 417008
DIVISI : G1
NO. ITEM PEKERJAAN KRITERIA PENILAIAN SATUAN
1 Bekisting 1. Material sesuai dengan metode unit
Bekisting 2. Dimensi dan Pemasangan sesuai shop drawing unit
Bekisting 3. Dudukan bekisting kuat dan kokoh Unit
Bekisting 4. Joint bekisting rata dan tidak plin Unit
Bekisting 5. Pelumas/Minyak bekisting telah dioles rata Unit
Bekisting 5. Sambungan/joint rapat dan tidak berongga Unit
Bekisting 6. Stop cor kuat/kokoh dan tidak berongga Unit
2 Pembesian 1. Besi telah di test sesuai spesifikasi teknis Unit
Pembesian 2. Diameter besi sesuai shop drawing Unit
Pembesian 3. Bending besi sesuai dengan shop drawing Unit
Pembesian 4. Susunan dan spasi pemasangan besi sesuai shop drawing Unit
Pembesian 5. Ikatan besi kuat/kokoh dan merata Unit
Pembesian 6. Overlaping besi sesuai shop drawing dan spesifikasi teknis Unit
Pembesian 7. Cakar ayam di pasang sesuai shop drawing Unit
3 Pengecoran 1. Campuran Beton telah di trial mix Unit
Pengecoran 2. Mutu beton Sesuai spesifikasi teknik Unit
Pengecoran 3. Beton tidak boleh di tambah air Unit
Pengecoran 4. Elevasi sesuai shop drawing Unit
Pengecoran 5. Stop cor direncanakan sesuai spesifikasi teknik dan shop drawing Unit
Pengecoran 6. Beton deking terpasang sesuai dengan shop drawing Unit
Pengecoran 7. Jumlah dan kondisi Vibrator memenuhi Unit
Pengecoran 8. Lokasi pengecoran bersih dari sampah, serbuk, kawat, dll Unit
4 Struktur Beton
13. MANAJEMEN K3 Kolom 1. Tanpa plin pada sambungan Batang
Struktur Beton
2. Tidak Keropos Batang
Kolom
Struktur Beton
3. Lurus dan pada posisinya Batang
Kolom
1. Pengenalan keselamatan dan kesehatan kerja harus sudah diperkenalkan kepada setiap orang
Struktur Beton 4. Tidak retak Batang
yang terlibat di proyek sebelum pekerjaan konstruksi dimulai melalui induksi K3
Struktur Beton 5. Tidak bunting Batang
2. Urutan kerja,
Struktur Beton potensi-potensi
6. Tidak yang
gripis dapat menimbulkan kecelakaan kerja baik peralatan, material
Batang
maupun metoda kerja harus dijelaskan dalam tahap awal dan pada tool box meeting/pre start
meeting. Hal ini dituangkan secara detail dalam Job Safety Analysis (JSA)
3. Semua orang yang terlibat dalam pekerjaan harus memakai alat pelindung diri selama dalam
area proyek. Pemberian rambu-rambu keamanan dan kesehatan kerja selalu ditempatkan pada
lokasi yang sesuai.
Page 16 of 17
9.1 - PP/DIVSTRATEK/W/008
4. Petugas mekanik bersama safety harus selalu memeriksa peralatan yang sedang dipakai dan
yang akan dipakai dalam proses konstruksi secara berkala.
5. Hal-hal khusus yang memerlukan perhatian :
Penempatan material
Pemeriksaan akses transportasi
Alat angkat tidak mengalami overload
Gunakan sling dalam kondisi yang baik, panjang yang direncanakan, dan sesuai dengan
beban yg di angkat
Perhatian ditujukan secara khusus pada material kimia (admixture), berikan tempat khusus
dengan tanda khusus
Setiap material pendukung harus mempunyai MSDS
6. Peralatan perlindungan kerja yang harus dipergunakan adalah:
Helm
Safety shoe
Safety glove
Full body harness
Safety vest
Safety glasses
14. MANAJEMEN ALAT
Proses pemindahan joe panel menggunakan Tower Crane dan Trolley
15. RISK ASSESSMENT
16.1. IBPR ( sesuai Item Pekerjaan )
16.2. JSA ( sesuai Item Pekerjaan )
[ Terlampir ]
16.3. ITP ( sesuai Item Pekerjaan)
16.4. IPPAL
Page 17 of 17