NKV (Nomor Kontrol Veteriner)
Ditulis Oleh: Dimas Tri Nugroho
Pengertian
NKV (Nomor Kontrol Veteriner) adalah sertifikat sebagai bukti tertulis yang sah telah
dipenuhinya persyaratan higiene-sanitasi sebagai kelayakan dasar jaminan keamanan
pangan asal hewan pada unit usaha pangan asal hewan.
Veteriner mengenai penyakit hewan (kedokteran hewan)
Tujuan
1. Terlaksananya tertib hukum dan tertib administrasi dalam pengelolaan usaha
produk pangan asal hewan.
2. Memastikan bahwa unit usaha telah memenuhi persyaratan higiene-sanitasi dan
menerapkan cara produksi yang baik.
3. Mempermudah penelusuran kembali apabila terjadi kasus keracunan pangan
asal hewan.
Sasaran
1. Memberi jaminan dan perlindungan kepada masyarakat bahwa pangan asal
hewan yang dibeli/dikonsumsi adalah ASUH dan berasal dari sarana usaha yang
telah memenuhi persyaratan kesmavet yang diawasi pemerintah.
2. Mendukung terwujudnya kesehatan dan ketentraman batin masyarakat.
3. Meningkatkan daya saing produk pangan hewan Indonesia di pasar
internasional.
Unit Usaha yang Wajib memiliki NKV
1. Pelaku usaha pangan asal hewan yang dilakukan perorangan atau badan hukum
Indonesia yang berusaha di bidang:
Rumah Pemotongan Hewan
Rumah Pemotongan Unggas
Rumah Pemotongan Babi
Usaha budidaya unggas petelur
Usaha pemasukan, usaha pengeluaran
Usaha distribusi
Usaha ritel dan atau
Usaha pengolahan pangan asal hewan.
2. Pelaku usaha distribusi dan atau usaha ritel pangan asal hewan meliputi:
Pelaku usaha yang mengelola gudang pendingin (cool storage), dan toko/kios
daging (meet shop).
Pelaku usaha yang mengelola unit pendingin susu (milk cooling centre) dan
gudang pendingin susu.
Pelaku usaha yang mengemas dan melabel telur.
Persyaratan Memperoleh NKV
1. Persyaratan administrasi
Memiliki Kartu Tanda Penduduk/Akte Pendirian
Memiliki Surat Keterangan Domisili
Memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
Memiliki Nomor Pokok wajib Pajak (NPWP)
Memiliki Surat Izin HO (Hinder Ordonnantie)
Mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Provinsi dengan tembusan
kepada Direktur Jendral Peternakan dengan melampirkan persyaratan
administrasi dan persyaratan teknis serta surat rekomendasi permohonan NKV
dari Kepala Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan
masyarakat veteriner di kab/kota.
2. Persyaratan teknis
Memiliki dokumen Upaya Pengolahan Lingkungan (UKL)/ Upaya Pengendalian
Lingkungan (UPL) yang khusus diresyaratkan bagi unit usaha RPH, RPU, dan
Unit Pengolahan Pangan Asal Hewan.
Memililki bangunan, prasarana dan sarana usaha yang memenuhi persyaratan
teknis higiene-sanitasi
Memiliki tenaga kerja teknis dan atau penanggung jawab teknis yang mempunyai
keahlian/keterampilan di bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner
Menerapkan proses penanganan dan atau pengolahan yang higienis (Good
Hygienic Practices)
Menerapkan cara budidaya unggas peterlur yang baik (Good Farming Practices)
Untuk Rumah Pemotongan Hewan, Rumah Pemotongan Unggas dan Rumah
Pemotongan Babi yang akan melakukan kegiatan pengeluaran daging dan atau
produk olahan wajib memenuhi persyaratan teknis sesuai ketentuan SNI RPH
(SNI 016159-1999) dan SNI RPU (SNI 01-6160-1999)
Masa Berlaku
Berlaku selama tidak ditemukan adanya penyimpangan (monitoring dan surveilans).
Surveilans dan Verifikasi Tim Inspektorat Pusat
1. Dilakukan sewaktu-waktu
2. Apabila terjadi penyimpangan atau adanya hal khusus (misal; praaudit dalam
rangka audit oleh inspektorat Negara pengimpor)
3. Konsekuensi: dapat diperpanjang, diperpanjang dengan catatan atau dicabut.
NKV dapat Dicabut Oleh Kepala Dinas Provinsi dalam Hal
1. Permintaan pemohon
2. Tidak lagi memenuhi persyaratan administrasi dan teknis
3. Ditemukan penyimpangan dalam pelaksanaan proses produksi, penanganan dan
atau pengolahan
4. Unit usaha tidak lagi melakukan kegiatan usahanya selama 6 (enam) bulan
berturut-turut
5. Unit usaha dinyatakan pailit
6. Berpindah lokasi unit usaha ke wilayah provinsi yang berbeda
7. Adanya rekomendasi dari Direktur Jenderal Peternakan berdasarkan hasil
verifikasi dan surveilans Tim Auditor Direktorat Jenderal Peternakan
SUMBER:Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 381/Kpts/OT.140/10/2005 tentang
Pedoman Sertifikasi Kontrol Veteriner Unit Usaha Pangan Asal Hewan
Seksi Keswan dan Kesmavet, Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Pemprov DIY.
Tentang NKV 2009.