0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
49 tayangan4 halaman

Panduan Penyakit Menular Seksual

Dokumen tersebut membahas tentang penyakit menular seksual yang meliputi vaginosis bakterial, trikomoniasis, kandidiasis, klamidiosis, gonore, sifilis, chancroid, herpes, dan koniloma akuminata. Untuk setiap penyakit dijelaskan etiologi, gejala klinis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, tata lakana, serta komplikasinya.

Diunggah oleh

berlian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
49 tayangan4 halaman

Panduan Penyakit Menular Seksual

Dokumen tersebut membahas tentang penyakit menular seksual yang meliputi vaginosis bakterial, trikomoniasis, kandidiasis, klamidiosis, gonore, sifilis, chancroid, herpes, dan koniloma akuminata. Untuk setiap penyakit dijelaskan etiologi, gejala klinis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, tata lakana, serta komplikasinya.

Diunggah oleh

berlian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENYAKIT MENULAR SEKSUAL

DUH TUBUH VAGINA DUH TUBUH SERVIKS


VAGINOSIS BAKTERIAL TRIKOMONIASIS KANDIDIASIS CHLAMYDIASIS GONORRHEA
(Non- Inflamatorik) (Inflamatorik) (Inflamatorik)
Etiologi: Etiologi: Etiologi: Etiologi: Etiologi:
Gardnerella vaginalis Trichomonas vaginalis Candida albican Chlamydia trachomatis L1- Neisseria gonorrheae
- Memiliki - Protozoa berflagel - Yeast L3
bakteriosin -> - Non-STD
menghambat
pertumbuhan
bakteri lainnya
- Gram (+)
Faktor resiko: Faktor resiko: Faktor resiko: Faktor resiko: Faktor resiko:
- Antibiotik janka - Seksual aktif - DM - Umur >21/25 th - Umur >21/25 th
panjang - Pasangan > 1 - Penggunaan - Belum menikah - Belum menikah
- Douching - tanpa kondom antibiotik - Pasangan seks > 1 - Pasangan seks > 1
- Pasangan sex yan - Pemakaian Dalam 3 bulan Dalam 3 bulan
baru/lebih dari 1 kontrasepsi -> - Pasangan (+) IMS - Pasangan (+) IMS
esterogen - (x) kondom - (x) kondom
meningkat
- Imunosupresi
Gejala & tanda: Gejala & tanda: Gejala & tanda: Gejala & tanda: Gejala & tanda:
- Keputihan - Burning (rasa - Dyspneuria - Dysuria - Urethritis,
berwarna putih terbakar) - Vulval intching - intermenstrual epididimisitis,
- Bau tidak sedap - Post coitus - Vulval erithema vaginal bleeding procitis,
- (x) dyspneuria bleeding - Vulval burning - Post-coital prostatitis
- Dispaneuria bleeding - intermenstrual
- Vulvalitis vaginal bleeding
- Itching
Px fisik: Px fisik: Px fisik: Px fisik: Px fisik:
- Warna: Putih-abu - Warna: kuning – - Warna: putih- - pH < 4.7 - Purulent
- Bau amis kehijauan kuning keju - Cervicitis -> discharge
- pH > 4.5 - Duh berbuih - Tekstur: Kental & kekakuan - Erythema pada
- Tekstur: cair, - Bau amis berumpal seperti adneksa & serviks cervix
homogen, tipis, - pH > 4.5 keju / dadih - Cervix erosi
PENYAKIT MENULAR SEKSUAL
melekat pada - strawberry serviks - Tidak berbau pada nyeri angkat - Pembesaran KGB
dinding vagina - Eritem satelit palpasi bimanual uni/bilateral
pada vagina - Mucopurulent
- Nyeri abdomen discharge
bawah
Px penunjang: Px penunjang: Px penunjang: Px penunjang: Px penunjang:
Swab vagina Swab vagina Swab vagina  Swab vagina Swab vagina
- Gram: (+) Ungu / - pH 5-6 - Px KOH: spora & - Gram/ wet mount: - Gram: neatif (-) /
biru; Clue cell - Tes amin: (+) pseudohifa 1. Mycella merah ; PMN
>20% positif 2. Sel jamur yang
- pH > 4.5 - Gram: positif, 3. Leukosit PMN > mengandung
- Whiff test: fishy PMN +++, 10/LPB diplococcus cell >
odor trofozoid  Nucleic acid 1
berflagel (motile) amplification test - Kultur dengan
(NAATs) Tayer- Martin
agar
Tata lakana: Tata lakana: Tata lakana: Tata lakana: Tata lakana:
R/ Metronidazol tab 2 R/ Metronidazol tab 2  Sudah pernah R/ Azithromosin tab 1 R/ Sefixim tab 400 mg
gram No.I gram No.I berhubungan gram No.I No.I
S.1.d.d tab I S.1.d.d tab I s.1.d.d tab I s.1.d.d tab I
R/ Klotrimazol tab 200 mg
Atau Atau [Link] Atau Atau
s.1.d.d tab I (intravagina)
R/ Metronidazol tab 500 R/ Metronidazol tab 500 R/ Doksisiklin tab 100 mg R/ Kanamisin 2 gram amp
m No. XIV m No. XIV Atau [Link] * No.I
s.2.d.d tab I s.2.d.d tab I s.2.d.d tab I s.i.m.m
R/ Klotrimazol tab 500 mg
Atau No.I atau Atau
s.1.d.d tab I (intravagina)
R/ Klindamisin tab 300 mg R/ Eritromisin tab 500 mg R/ Seftriakson 250 mg
No. XIV [Link] amp No.I
s.2.d.d tab I s.4.d.d tab I s.i.m.m
PENYAKIT MENULAR SEKSUAL
 Belum pernah
berhubungan

R/ Flukonazol* tab 150


mg No.I
s.1.d.d tab I

Atau

R/ Itrakonazol* tab 250


mg No.I
s.1.d.d tab I

*Tidak boleh diberikan


pada ibu hamil

Komplikasi:
- Pelvic inflammtory
disease (nyeri
abdomen bawah,
dengan/tanpa
demam)
- Ectopic pregnancy
- Salphingitis
- Lymphogranuloma
venerum
PENYAKIT MENULAR SEKSUAL
SIFILIS CHANCROID HERPES CONYLOMA ACUMINATA
Terapi: Terapi: Terapi: Terapi:
R/ Benzatin-penicillin 2,4 juta IU R/ Siprofloksasin* tab 500 mg R/ Asiklovir tab 200 mg [Link] R/ Podofilin tct 25% No.I
amp No.I [Link] s.5.d.d tab I s.2.d.d [Link]
s.i.m.m s.2.d.d tab I (Lindungi bagian yg sehat dengan
atau vaselin album. Kemudian dicuci
atau atau setelah 4 jam)
R/ Asiklovir tab 400 mg [Link]
R/ Penicillin – prokain 600.000 IU R/ Eritromisin tab 500 mg No. s.3.d.d tab I Atau
No.X XXVIII
s.i.m.m s.4.d.d tab I atau R/ Trichloroacetic acid 80% No.I
s.1x seminggu [Link]
 Alergi penicilin atau R/ Valasiklovir tab 500 m [Link]
R/ Doksisiklin tab 100 mg [Link] s.2.d.d tab I Atau
s.2.d.d tab I R/ Azitromosin tab 1 gram No.I
s.1.d.d tab I R/ Podofilotoxin 0.5 % No.I
atau (dosisnya belum tau)

R/ Eritromisin tab 500 mg [Link]


s.4.d.d tab I

Anda mungkin juga menyukai