STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
ARSITEKTUR Tanpa Batas
ARSITEKTUR Nusantara Tanpa Batas
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
FUNGSI
Dalam sebuah kegiatan perancangan bangunan, tentu tidaklah lepas dari
pembahasan mengenai fungsi bangunan serta segala hal yang berkaitan dengannya.
Fungsi secara umum dapat diartikan sebagai kegunaan, sedangkan dalam dunia
arsitektur, fungsi lebih diartikan sebagai kegunaan dari sebuah bangunan yang dibuat
untuk memenuhi kebutuhan para pelaku aktivitas di dalamnya.
Pada mata kuliah Studio Perancangan Arsitektur 5 kali ini fungsi yang akan diterapkan
pada perancangan bangunan yaitu berupa mixed use building. Mixed building dapat
diartikan sebagai bangunan multifungsi yang terdiri dari satu atau beberapa massa
bangunan yang terpadu serta saling berhubungan secara langsung dengan
peruntukan yang berbeda.
Menurut Endy Marlina dalam bukunya Perancangan Bangunan Komersial, Mixed-use
building adalah salah satu upaya pendekatan perancangan yang berusaha
menyatukan berbagai aktivitas dari fungsi yang berbeda pada suatu area kota
dikarenakan luas area terbatas, harga tanah mahal, letak strategis serta nilai ekonomi
yang tinggi sehingga terjadi struktur kompleks dimana semua kegunaan dan fasilitas
saling berhubungan pada sebuah bangunan.
Apartment Office
Shopping
Center
Berkaitan dengan fungsi mixed use atau bangunan yang mengakomodasi beberapa
fungsi sekaligus, maka fungsi utama yang akan diterapkan pada perancangan
bangunan kali ini antara lain dengan menggabungkan tiga fasilitas berbeda antara lain
fasilitas hunian (apartment), fasilitas bisnis (office) serta fasilitas komersil (shopping
center). Penggabungan dari beberapa beberapa fasilitas dan aktivitas dalam sebuah
bangunan pada suatu kawasan arsitektur tersebut disusun secara vertical guna
memanfaatkan lahan secara maksimal serta keuntungan lainnya.
Selain itu terdapat beberapa fungsi penunjang lainnya yang akan diaplikaskan pada
bangunan antara lain yaitu service, basement parking, serta fasilitas rekreasi.
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
GAGASAN IDE
Kota Palu yang merupakan ibu kota dari provinsi Sulawesi Tengah memiliki begitu
banyak potensi yang didukung dengan keindahan alamnya. Hal ini merupakan salah
satu factor meningkatnya perkembangan Kota Palu baik dalam segi kependudukan,
ekonomi maupun dalam segi pembangunan. Namun, pasca dilanda bencana pada 28
September 2018, banyak dari bangunan-bangunan komersil seperti perkantoran,
hotel, perumahan, mall serta bangunan lain di Kota Palu hancur sehingga sampai saat
ini belum berfungsi bahkan sebagian besar tidak dapat digunakan kembali.
Oleh karena itu, diperlukan bangunan baru untuk mengganti bangunan-bangunan
lama yang telah hancur dikarenakan bencana alam yang terjadi sebelumnya untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat kota Palu terutama sebagai hunian, perkantoran
maupun tempat rekreasi.
Selain daripada itu, Kota Palu dikenal dengan keanekaragaman budaya maupun ciri
khas yang sangat kental. Sayangnya masih banyak orang-orang diluar sana yang
belum mengenal kekayaan dan keanekaragaman budaya yang dimiliki oleh Kota Palu
itu sendiri. Berkaitan dengan hal ini, diperlukan sebuah ikon kota yang dapat dijadikan
sebagai sarana pengenalan budaya atau potensi kota Palu kepada masyarakat luas.
Dari permasalahan yang ada, perancangan bangunan dengan fungsi-fungsi diatas
lebih difokuskan untuk memberi kemudahan serta kenyamanan kepada masyarakat
terutama pasca terjadinya bencana dalam rangka pemulihan dan pembangunan
kembali kota Palu. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan mixed use building
dengan fasilitas hunian (apartment), fasilitas bisnis (office) serta fasilitas komersil
(shopping center) diharapkan dapat memulihkan kota Palu seperti sedia kala serta
dapat lebih memajukan kota Palu dari segi pembangunan maupun ekonomi melalui
perencanaan bangunan yang juga berfungsi sebagai ikon kota dalam pengenalan
budaya dan potensi Kota Palu kepada masyarakat luas.
Mengganti
Bangunan
Hancur
Memperk MIXED-
Rebuild
enalkan USE Kota Palu
Kota Palu BUILDING
Ikon
Kota
Palu
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
HIGH RISE BUILDING
High rise building atau bangunan tinggi merupakan istilah yang sering digunakan
merujuk kepada bangunan yang memiliki struktur menjulang tinggi atau bangunan
dengan jumlah tingkat yang banyak.
Sejatinya penambahan ketinggian sebuah bangunan dilakukan untuk memperluas
ruang fungsi dari bangunan tersebut. Beberapa tipologi bangunan tinggi diantaranya
adalah bangunan apartemen dan perkantoran. Hal ini karena dengan penambahan
jumlah lantai maka akan mengurangi luas bangunan tersebut sehingga lebih sedikit
memakan lahan.
Tinggi bangunan : Jika dianggap tinggi floor to floor adalah kurang lebih 3.75 m
(standart), maka suatu gedung dapat dikategorikan high rise building apabila memiliki
jumlah lantai di atas 20 lantai.
Luas per lantai : Tujuan gedung high rise building adalah menambah ruang
dengan keterbatasan lahan. Sehingga bangunan ini cenderung memiliki luas tapak
bangunan yang kecil. Umumnya memiliki luas per lantai berkisar pada 750 m2 – 1500
m2.
Keterbatasan lahan : Gedung high rise building umumnya menghadapi masalah
keterbatasan lahan baik dalam rangka perencanaan parking area dan landscape.
Resiko angin dan gempa : Biasanya bangunan tinggi memiliki bentuk yang
langsing dan tinggi. Secara fisika maka bangunan ini akan sangat dipengaruhi oleh
adanya gempa maupun tekanan angin dari sekeliling bangunan. Untuk itu biasanya
bangunan tinggi memiliki sistem aerodinamika yang baik serta struktur yang dapat
bertahan dalam goncangan.
Tipikal : Umumnya denah lantai bangunan tinggi memiliki bentuk yang tipikal
lurus ke [Link] membuat lantai yang tipikal ke atas maka akan memudahkan
dalam perencanaan dan pelaksanaannya terutama dari segi struktur. Biasanya ukuran
lantai akan mengecil keatas untuk menekan moment akibat ketinggian bangunan.
Kompleksitas Tinggi : Pembangunan sebuah high rise building merupakan
pekerjaan yang kompleks karena selain melibatkan banyak pihak, durasi pelaksanaan
yang panjang, melibatkan disiplin ilmu yang banyak, berdampak besar kepada
lingkungan, dan memiliki risiko yang sangat tinggi dari segi keselamatan. Sehingga
dari berbagai jenis bangunan, jenis high rise building merupakan jenis bangunan yang
paling kompleks.
Kebutuhan Energi : Bangunan tinggi memiliki jumlah lantai yang banyak otomatis
jumlah penghuninya juga banyak. Hal ini menimbulkan kebutuhan akan energi yang
sangat besar. Selain energi listrik juga energi dari bahan makanan bagi para penghuni
bangunan. Sehingga tak jarang banyak tempat makan yang berdiri untuk meladeni
penghuni bangunan tinggi.
Nilai Arsitektural : Sebuah bangunan tinggi merupakan benda besar yang berdiri
diantara jutaan pasang mata di sekitarnya. Sehingga seringkali bangunan tinggi
memiliki nilai iconic dari sebuah kawasan. Untuk itu diperlukan desain arsitektural
yang baik sehingga bangunan terlihat menawan dari segi estetika.
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
High Rise Building di Indonesia
1. Binus Alam Sutera - Universitas Bina Nusantara
Gedung Kampus Bina Nusantara setinggi 22 lantai ini, memiliki konsep dan bentuk yang
tidak kalah unik. Zonasi teratur, ramah lingkungan, dan hemat energi menjadi konsep
yang digagas Budiman Hendropurnomo, sang arsiteknya. Gagasan ini dituangkan lewat
desain kotak-kotak pada gedung dengan banyak jendela besar untuk memaksimalkan
pencahayaan alami. Kampus ini juga memiliki sistem penampungan air hujan yang bisa
dimanfaatkan untuk pengairan lanskap, toilet, dan sebagai kontribusi dalam mengatasi
krisis air tanah.
2. Bakrie Tower
Bakrie Tower menghadirkan gedung perkantoran grade A+ dengan arsitektur twist style yang
unik, asimetris, dan artistik. Penggunaan kaca berwarna biru gelap menyerupai sisik membuat
fasade gedung ini terlihat sangat eksotis, dengan tampak depan yang lebar, tetapi ramping di
sampingnya.
Bakrie Tower sengaja didesain untuk menjadi sebuah ikon unik di pusat Kota Jakarta. Bangunan
48 lantai setinggi 216 meter ini, sengaja dipuntir 3 kali sehingga
membentuk silhouette bangunan yang sangat unik dari tiap sudut yang berbeda.
3. Pakubuwono Signature
STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
Pakubuwono Signature merupakan salah satu hunian dengan konsep glamor alias luxurious
living yang terletak di kawasan premium residensial, yaitu Jalan Pakubuwono VI nomor 72,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Bangunan ini memiliki tinggi 250 meter dengan total lantai
sekitar 50 lantai. Bangunan seluas 4,2 hektar ini dirampungkan pada tahun 2014 lalu.