PENYULUHAN DEMAM
BERDARAH DENGUE (DBD)
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :
UPTD PKM Yatmi,SKM
Cigondewah NIPK.2018.11.12.050
[Link] Penyakit Demam berdarah Dengue ( DBD ) adalah penyakit
endemis di Indonesia dan sampai saat ini masih merupakan
masalah utama kesehatan masyarakat. Penyakit demam
berdarah disebabkan oleh infeksi virus dengue yang akut
dan ditandai dengan panas mendadak 2-7 hari tanpa sebab
yang jelas disertai dengan manifestasi perdarahan,seperti
petekie,epitaxis kadang disetai muntah darah, kesadaran
menurun dan syock.
2. Tujuan Sebagai acuan dalam melaksanakan penyuluhan mengenai
DBD di wilayah kerja Puskesmas Cigondewah untuk
meningkatkan kesadaran, kemauan, kemampuan dan
peran serta masyarakat atau keluarga dalam
Pemberantasan Penyakit DBD
3. Referensi Buku Pedoman Penanggulangan Demam Berdarah tahun
2002
4. Petugas Pengelola Program Surveilans
5. Prosedur Alat Tulis dan Buku Panduan
6. Langkah – langkah 1. Petugas membuat surat undangan yang memuat hari,
tanggal, jam dan tempat pelaksanaan.
2. Petugas meminta persetujuan surat pemberitahuan
kegiatan penyuluhan DBD pada Kepala Puskesmas.
3. Petugas mendistribusikan surat pemberitahuan kegiatan
penyuluhan DBD pada Kepala Desa melalui kader.
4. Petugas menyiapkan materi penyuluhan DBD
5. Petugas melakukan persiapan pelaksanaan kegiatan
penyuluhan DBD
6. Petugas/narasumber melaksanakan kegiatan
penyuluhan DBD dilanjutkan Tanya jawab.
7. Petugas membuat daftar hadir dan menyusun notulen
pelaksanaan kegiatan penyuluhan.
8. Bagan Alir
Menyusun rencana kegiatan, jadwal
penyuluhan,[Link] media
penyuluhan yang dipakai berdasarkan
masukan dari lintas program danlintas
sektor.
Meminta persetujuan Kepala Puskesmas
Melakukan persiapan pelaksanaan kegiatan
penyuluhan.
Melaksanakan penyuluhan sesuai jadwal dan
kebutuhan
Menyusun notulen dan laporan pelaksanaan kegiatan
penyuluhan.
Mencatat pelaksanaan penyuluhan melaporkan setiap
bulan kedinas kesehatan
Petugas
mendokumentasikan hasil
kegiatan
9. Unit terkait - Kepala Puskesmas
- Penanggung jawab Surveilans
- Kepala Desa
- Kader
- Masyarakat/ Tokoh masyarakat