0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
223 tayangan2 halaman

Intervensi Gizi untuk Balita Kurus

Klien berusia 4 tahun bernama Monika memiliki masalah gizi karena berat badan dan tinggi badannya rendah. Dia hanya makan sekali sehari dan sering tidak makan. Diagnosa menunjukkan klien kurus karena pola asuh makan yang kurang optimal. Intervensi yang diberikan adalah memberikan makanan tambahan pemulihan selama 90 hari, meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi, serta memantau perkembangan berat badan dan pengetahuan i

Diunggah oleh

Debby Irawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
223 tayangan2 halaman

Intervensi Gizi untuk Balita Kurus

Klien berusia 4 tahun bernama Monika memiliki masalah gizi karena berat badan dan tinggi badannya rendah. Dia hanya makan sekali sehari dan sering tidak makan. Diagnosa menunjukkan klien kurus karena pola asuh makan yang kurang optimal. Intervensi yang diberikan adalah memberikan makanan tambahan pemulihan selama 90 hari, meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi, serta memantau perkembangan berat badan dan pengetahuan i

Diunggah oleh

Debby Irawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KELOMPOK 4 :

1. ILENDRA YENTI ,AMG

2. DELVIANI, AMG

3. JARWATI, AMG

4. LILI LARANTIKA, [Link]

5. ROZA FITRI, AMG

Identitas Klien

Nama : Monika

Umur : 4 tahun

Jenis kelamin : Perempuan

Pengkajian
a. Antropometri
BB : 11 kg
TB : 97 cm
Status Gizi : BB/U <-2 SD (kurang), TB/U <-1 SD (normal), BB/TB -3 SD (kurus)
b. Laboratorium
-
c. Klinik /fisik
 Wajah tampak pucat
 Badan kurus
d. Riwayat makanan
 Tidak ada alergi makanan
 Makan lebih sering 1x dalam sehari, kadang tidak makan dalam sehari
 Klien dari kecil nafsu makannya kurang
 Klien menyukai telur
 Klien mengkonsumsi teh, biasanya 3-4x dalam seminggu
 Klien minum susu 2x dalam sehari, pagi dan malam
 Klien lebih sering mengkonsumsi jajanan seperti : ciki-ciki
 Klien mengkonsumsi PMT 2-3 keping dalam sehari
 Vitamin A lengkap
 Klien bergerak aktif
 Asupan terpenuhi 55% didapatkan dari hasil food recall
e. Riwayat personal
 Klien di asuh oleh ibu asuh (adik ayah klien)
 Ibu kandung klien stroke dan hipertensi sejak klien umur 1 thn 10 bln
 Klien BBLR (1800 gr) dan lahir prematur
 Orang tua klien seorang kuli bangunan
Diagnosa Gizi
Balita kurus ditandai dengan pola asuh kurang optimal berkaitan dengan makan lebih sering
1x dalam sehari, kadang tidak makan dalam sehari

Intervensi Gizi
a. Tujuan
 Meningkatkan asupan makan sesuai kebutuhan klien
 Mencapai status gizi normal
 Meningkatkan pengetahuan ibu klien tentang gizi seimbang
 Memantau kondisi klinis pasien
b. Pemberian makan
 Klien mendapatkan PMT pemulihan selama 90 hari

Monitoring dan Evaluasi


 Melihat perkembangan pengetahuan dan perilaku ibu klien
 Melihat perubahan jumlah asupan
 Pemantauan kenaikan BB

Anda mungkin juga menyukai