0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan19 halaman

Ii. Interpretasi Data Tanggal 29 Maret 2014 Pukul: 08.50 WIB

bab 2

Diunggah oleh

Hakameri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan19 halaman

Ii. Interpretasi Data Tanggal 29 Maret 2014 Pukul: 08.50 WIB

bab 2

Diunggah oleh

Hakameri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

II.

INTERPRETASI DATA

Tanggal 29 Maret 2014 Pukul : 08.50 WIB

a. Diagnosa Kebidanan

Ny. M P1A0 Umur 23 tahun 4 jam Post partum dengan anemia sedang

Data Dasar :

DS :

1) Ibu mengatakan melahirkan anak pertamanya pada tanggal 29 Maret 2014 pukul 04.00

WIB

2) Ibu mengatakan bernama Ny. M dan berumur 23 tahun

3) Ibu mengatakan melahirkan 1 kali dan tidak pernah keguguran

4) Ibu mengatakan merasa lemas, pusing dan mata berkunang-kunang

DO :

1) Keadaan Umum : sedang

2) Kesadaran : composmentis

3) TTV : TD : 100/60 mmhg

R : 24 x/menit

N : 80 x/menit

S : 36,60 C

4) Muka : Pucat
5) Conjungtiva : Pucat

6) TFU : 2 jari di bawah pusat

7) Lochea : Rubra ± 20 cc

8) Hb : 8,9gr %

b. Masalah

Ibu cemas dengan keadaanya karena merasa lemas dan pusing.

c. Kebutuhan

Informasi tentang keadaan ibu dan informasi makanan bergizi yang mengandung protein

dan zat besi.

III. DIAGNOSA POTENSIAL

Anemia berat

IV. TINDAKAN SEGERA

a. Pemberian terapi Fe 2 x 1 (200 mg) 16 tablet

b. Menganjurkan untuk makan-makanan yang mengandung banyak protein dan zat besi.

V. RENCANA TINDAKAN

Tanggal 29 Maret 2014 Pukul : 09.00 WIB

a. Beritahu keadaan yang sedang di alami oleh ibu

b. Observasi keadaan umum, TTV, perdarahan, kontraksi dan TFU tiap 12 jam

c. Berikan KIE pada ibu tentang nutrisi pada ibu nifas dengan anemia
d. Berikan KIE pada ibu tentang tanda bahaya pada masa nifas

e. Bantu ibu menyusui bayinya dan pantau proses laktasi

f. Berikan terapi obat

VI. IMPLEMENTASI / PELAKSANAAN

Tanggal 29 Maret 2014 Pukul : 09.10 WIB

a. Pukul 09.15 WIB memberitahu bahwa ibu mengalami anemia sedang

b. Pukul 09.20 WIB mengobservasi keadaan umum, TTV, perdarahan, kontraksi dan TFU

tiap 12 jam

c. Pukul 09.25 WIB memberikan KIE nutrisi ibu nifas menganjurkan ibu mengkonsumsi

makanan yang mengandung hewani seperti daging, ikan, hati dalam jumlah yang cukup

dan makanan yang mengandung zat besi seperti sayuran yang bewarna hijau seperti bayam

dan sawi

d. Pukul 09.30 WIB memberikan KIE pada ibu tentang tanda bahaya pada masa nifas

diantaranya perdarahan dari jalan lahir yang banyak, sakit kepala yang hebat dan

pandangan mata kabur

e. Pukul 09.35 WIB membantu ibu menyusui bayinya dan pantau proses laktasi yaitu

dengan cara meletakan kepala bayi di siku ibu, sebelum menyusui bayinya olesi putting

dengan ASI, perut bayi menempel pada perut ibu dan setelah menyusui putting di olesi ASI

kembali

f. Pukul 09.40 WIB Memberikan terapi obat


Asam mefenamat 3 x 1 500 mg ( 8 tablet ), Amoxilin 3 x 1 500 mg

(8 tablet), Vitamin C 1 x 100 mg (10 tablet), Vitamin A 200.000 IU

1 x 1, Fe 2 x 1 200 mg (16 tablet).

VII. EVALUASI

Tanggal 29 Maret 2014 Pukul : 09.45 WIB

a. Ibusudah mengetahui jika ibu mengalami anemia sedang

b. Ibu sudah dilakukan observasi

Keadaan Umum : sedang

Kesadaran : composmentis

TTV : TD : 100/60 mmhg

R : 24 x/menit

67

N : 80 x/menit

S : 36,60 C

TFU : 2 jari di bawah pusat

Lochea : Rubra ± 20 cc

c. Ibu sudah mengetahui tentang gizi yang dibutuhkan ibu nifas dengan anemia

d. Ibu sudah mengetahui tanda bahaya pada masa nifas


e. Ibu sudah bisa cara menyusui bayinya yang benar

f. Terapi obat sudah diberikan dan ibu bersedia untuk meminumnya

DATA PERKEMBANGAN I

Tanggal : 29 Maret 2014 Pukul : 16.00 WIB

S : Subyektif

1. Ibu mengatakan masih sedikit pusing

2. Ibu mengatakan makan 2x sehari dengan menu nasi, sayur, lauk dan teh

3. Ibu mengatakan ASI nya sudah keluar sedikit tetapi bayi tetap mau menyusu dengan

kuat

4. Ibu mengatakan sudah meminum obatnya

O : Obyektif

1. Keadaan umum ibu sedang, Kesadaran composmentis

2. TTV : TD : 110/70 mmHg, N : 82x/menit, R : 20x/menit, S : 36,5oC

3. Conjungtiva : Pucat

4. Muka : Pucat

5. TFU : 2 jari di bawah pusat

6. Lochea : Rubra ± 20 cc

7. Kontraksi : Keras

8. Jahitan masih basah dan tidak ada tanda infeksi


9. Hb 8,9 gr%

A : Assement

Ny. M umur 23 tahun P1 A0 post partum hari ke 1 dengan anemia sedang

69

P : Planing Tanggal : 29 Maret 2014 Pukul : 16.10 WIB

1. Pukul 16.15 WIB memberitahu ibu akan di lakukan pemeriksaan Hb 1 minggu lagi

2. Pukul 16.20 WIB menganjurkan ibu untuk mobilisasi dini seperti miring kiri, miring

kanan, duduk, berdiri dan berjalan

3. Pukul 16.25 WIB menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya secara eklusif dan on

demand atau tidak terjadwal

4. Pukul 16.30 WIB menganjurkan ibu untuk tidak menahan ketika ingin BAK

5. Pukul 16.35 WIB menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup

6. Pukul 16.40 WIB memberitahu ibu akan dilakukan kunjungan rumah 1 minggu lagi

7. Pukul 16.45 WIB ibu diperbolehkan pulang pada tanggal 30 Maret 2014 Pukul 07.00

WIB

8. Pukul 16.50 WIB menganjurkan ibu untuk tetap meminm obatnya Asam mefenamat 3 x

1 500 mg ( 8 tablet ), Amoxilin 3 x 1 500 mg

(8 tablet), Vitamin C 1 x 100 mg (10 tablet), Vitamin A 200.000 IU 1 x 1, Fe 2 x 1 200 mg

(16 tablet)
Evaluasi Tanggal : 29 Maret 2014 Pukul : 16.55 WIB

1. Ibu sudah mengetahui akan di lakukan pemeriksaan Hb 1 minggu lagi

2. Ibu sudah bisa miring kiri, miring kanan dan duduk

3. Ibu bersedia menyusui bayinya secara eksklusif dan on demand

4. Ibu bersedia untuk tidak menahan ketika ingin BAK

5. Ibu bersedia untuk istirahat yang cukup

6. Ibu bersedia untuk dilakukan kunjungan rumah 1 minggu lagi

7. Ibu akan pulang pada tanggal 30 Maret 2014 Pukul 07.00 WIB

8. Ibu bersedia untuk meminum obatnya

DATA PERKEMBANGAN II

( Kunjungan rumah 1 )

Tanggal : 05 April 2014 Pukul : 10.00 WIB

S : Subyektif

1. Ibu mengatakan pusing, lelah, letih sudah berkurang

2. Ibu mengatakan nafsu makan sudah bertambah dari hari sebelumnya 2x sehari menjadi

3x sehari dengan menu nasi, sayur, lauk dan susu.

3. Ibu mengatakan bayinya mau menyusu dan sehat

4. Ibu mengatakan obatnya masih dan ibu sudah meminumnya


O : Obyektif

1. Keadaan umum ibu baik, kesadaran composmentis

2. TTV : TD : 120/80 mmHg, N : 80x/menit, R: 22x/menit, S: 36,4oC

3. Conjungtiva : merah muda

4. Muka : Tidak pucat

5. TFU : pertengahan pusat dan simfisis

6. Lochea : serosa ± 10 cc

7. Jahitan sudah dan kering dan tidak infeksi

8. ASI sudah keluar dan bayi menyusu dengan kuat

9. Hb 9,7 gr%

A : Assement

Ny. M umur 23 tahun P1 A0 post partum hari ke 7 dengan anemia ringan

72

P : Planing Tanggal: 05 April 2014 Pukul : 10.20 WIB

1. Pukul 10.25 WIB memberitahu ibu hasil pemeriksaan kadar hemoglobin

2. Pukul 10.30 WIB menganjurkan ibu untuk tetap menyusui bayinya secara eklusif dan on

demand atau sesuai kebutuhan bayi dan jangan di jadwal

3. Pukul 10.35 WIB menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup


4. Pukul 10.40 WIB memberikan terapi obat Fe 2 x 1 200 mg (14 tablet), Vit C 1 x 100 mg

(10 tablet)

5. Pukul 10.45 WIB memberitahu ibu akan dilakukan kunjungan rumah 1 minggu lagi

Evaluasi Tanggal: 05 April 2014 Pukul : 10.50 WIB

1. Ibu sudah mengetahui bahwa kadar hemoglobinya yaitu 9,7 gr%

2. Ibu bersedia menyusui bayinya secara eklusif dan on demand

3. Ibu bersedia untuk istirahat yang cukup

4. Terapi obat sudah diberikan dan ibu bersedia untuk meminumnya

5. Ibu bersedia untuk dilakukan kunjungan rumah 1 minggu lagi

DATA PERKEMBANGAN III

( Kunjungan rumah II )

Tanggal : 12 April 2014 Pukul : 09.00 WIB

S : Subyektif

1. Ibu mengatakan keadaanya sudah membaik

2. Ibu mengatakan tidak pusing lagi dan masih minum obat yang di

berikan oleh bidan

3. Ibu mengatakan senang mengurus bayinya

4. Ibu mengatakan bayinya dalam kondisi sehat


O : Obyektif

1. Keadaan umum ibu baik, kesadaran composmentis

2. TTV : TD : 120/80 mmHg, N : 82x/menit, R : 20x/menit, S : 36,3oC

3 Conjungtiva : merah muda

4 Muka : tidak pucat

4. TFU : tidak teraba

5. Lochea : alba ± 5 cc

6. Hb 10,6gr%

A : Assement

Ny. M umur 23 tahun P1A0 post partum hari ke 14 normal dengan riwayat anemia sedang

P : Planing Tanggal: 12 April 2014 Pukul : 09.20 WIB

1. Pukul 09.25 WIB memberitahu ibu hasil pemeriksaan kadar hemoglobin

2. Pukul 09.30 WIB menganjurkan ibu untuk tetap menyusui bayinya secara eklusif dan on

demand atau sesuai kebutuhan bayi dan jangan di jadwal

3. Pukul 09.35 WIB menganjurkan ibu untuk tetap istirahat yang cukup

4. Pukul 09.40 WIB menganjurkan ibu untuk tetap mengkonsumsi makanan yang bergizi

dan mengandung zat besi seperti sayur sayuran hijau : Bayam, kangkung, daun papaya dan

yang mengandung protein : daging, ikan dan telur


5. Pukul 09.45 WIB memberikan terapi obat Fe 1 x 1 200 mg (10 tablet), Vit C 1 x 100 mg

(10 tablet)

6. Pukul 09.50 WIB memberitahu ibu akan dilakukan kunjungan rumah 5 hari lagi

Evaluasi Tanggal : 12 April 2014 Pukul : 09.55 WIB

1. Ibu sudah mengetahui bahwa kadar hemoglobinya yaitu 10,6gr%

2. Ibu bersedia menyusui bayinya secara eklusif dan on demand

3. Ibu bersedia untuk istirahat yang cukup

4. Ibu bersedia untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi

5. Terapi obat sudah diberikan dan ibu bersedia untuk meminumnya

6. Ibu bersedia untuk dilakukan kunjungan rumah 5 hari lagi

DATA PERKEMBANGAN IV

( Kunjungan rumah III )

Tanggal : 17 April 2014 Pukul : 10.10 WIB

S : Subyektif

1. Ibu mengatakan keadaanya sudah sangat membaik

2. Ibu mengatakan tidak pusing dan tidak lemas lagi

3. Ibu mengatakan sudah bisa mengerjakan pekerjaan rumah sendiri dan masih meminum

obat dari bidan


4. Ibu mengatakan bayinya dalam kondisi yang sehat

O : Obyektif

1. Keadaan umum ibu baik, kesadaran composmentis

2. TTV : TD : 120/80 mmHg, N : 80x/menit, R : 22x/menit, S : 36,4oC

3. Conjungtiva : merah muda

4. Muka : tidak pucat

5. TFU : tidak teraba

6. Lochea : alba ± 5 cc

7. Hb 11,2 gr%

A : Assement

Ny. M P1A0 umur 23 tahun post partum hari ke 19 normal dengan riwayat anemia sedang

P : Planing Tanggal : 17 April 2014 Pukul : 10.30 WIB

1. Pukul 10.35 WIB memberitahu ibu bahwa kadar Hb ibu sudah normal

2. Pukul 10.40 WIB menganjurkan ibu untuk tetap menyusui bayinya secara eklusif dan on

demand atau sesuai kebutuhan bayi dan jangan di jadwal

3. Pukul 10.45 WIB menganjurkan ibu untuk tetap mengkonsumsi makanan yang bergizi

dan mengandung zat besi seperti sayur sayuran hijau : Bayam, kangkung, daun papaya dan

yang mengandung protein : daging, ikan dan telur

4. Pukul 10.50 WIB menganjurkan ibu untuk tetap istirahat yang cukup
5. Pukul 10.55 WIB menganjurkan ibu untuk kontrol jika ada keluhan

Evaluasi Tanggal : 17 April 2014 Pukul : 11.00 WIB

1. Ibu sudah mengetahui bahwa kadar hemoglobinya yaitu 11,2 gr%

2. Ibu bersedia menyusui bayinya secara eklusif dan on demand

3. Ibu bersedia untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi

4. Ibu bersedia untuk tetap istirahat yang cukup

5. Ibu bersedia untuk kontrol jika ada keluhan

B. PEMBAHASAN

Pada pembahasan ini penulis akan menjelaskan tentang kesenjangan yang terjadi antara

praktek dan teori yang dilakukan di PKD BUDI SEHAT Trobayan Kalijambe dengan teori

yang ada. Di sini penulis akan menguraikan pembahasan kasus yang telah diambil oleh

penulis dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan menurut Varney mulai

dari pengkajian sampai evaluasi.

1. Pengkajian

Berdasarkan data subyektif dan obyektif yang penulis peroleh pada Ny. M didapatkan data

ibu mengatakan badanya terasa lemas, cepat lelah, pusing dan mata berkunang-kunang,

nafsu makan berkurang, keadaan umum sedang, conjungtiva pucat, TD = 100/60 mmHg, N
= 80 x/menit, R = 24 x/menit, S = 36,6oC, Hb 8,9 gr%. Menurut Manuaba (2007), tanda

dan gejala anemia sedang adalah cepat lelah, sering pusing, mata berkunang-kunang,

badan terasa lemas, nafsu makan berkurang. Dikatakan anemia sedang jika Hb 7 – 8 gr%.

Berdasarkan tanda dan gejala yang di alami Ny. M menunjukan antara teori dan kasus tidak

ada kesenjangan.

2. Interpretasi Data

Pada interpretasi data terdiri dari diagnosa kebidanan, masalah dan kebutuhan. Pada kasus

Ny.M diagnosa kebidanannya adalah Ny. M P1 A0 umur 23 tahun 4 jam post partum

dengan anemia sedang. Masalah yang dialami Ny. M adalah cemas dikarenakan badannya

terasa lemas dan khawatir dengan keadaan yang dirasakan. Untuk mengatasi masalah

tersebut Ny. M perlu informasi tentang keadaan ibu dan memberikan informasi tentang

makanan bergizi yang mengandung protein dan zat besi. Menurut Manuaba (2007),

Masalah yang muncul adanya rasa cemas yang dikarenakan pusing, badan terasa lemas

maka dibutuhkan kebutuhan ibu nifas dengan anemia sedang yaitu : informasi tentang

keadaan ibu, informasi tentang makanan yang bergizi mengandung protein, zat besi,

vitamin A ( Ambarwati dan Wulandari, 2010 ). Pada kasus ini tidak terjadi kesenjangan

antara teori dan kasus.

3. Dianosa Potensial

Menurut Manuaba (2007), diagnosa potensial kemungkinan muncul bahwa pasien akan

mengalami anemia berat, pada kasus Ny. M tidak terjadi karena dilakukan penanganan

yang baik dan tepat. Pada kasus ini tidak terjadi kesenjangan antara teori dan kasus.

4. Antisipasi
Pada kasus Ny. M diberikan tablet Fe 2 x 1 (200 mg) dan mengkonsumsi makanan bergizi

yang mengandung protein dan zat besi. Menurut Manuaba (2007), antisipasi pada anemia

sedang adalah pemberian tablet Fe (200 mg), dianjurkan makan-makanan yang

mengandung protein, sayuran yang bewarna hijau dan kolaborasi dengan dokter. Pada

kasus ini tidak terjadi kesenjangan antara teori dan kasus.

5. Perencanaan

Pada kasus Ny. M nifas dengan anemia sedang rencana tindakan yang dilakukan yaitu

beritahu keadaan yang sedang di alami oleh ibu, observasi keadaan umum, TTV,

perdarahan, kontraksi, TFU tiap 12 jam, berikan KIE pada ibu tentang nutrisi pada ibu

nifas dengan anemia, berikan KIE pada ibu tentang tanda bahaya pada masa nifas, bantu

ibu menyusui bayinya dan pantau proses laktasi, berikan terapi obat dan Lakukan

pemeriksaan Hb. Menurut Ambarwati dan Wulandari (2010), rencana tindakan pada ibu

nifas dengan anemia sedang meliputi observasi keadaan umum, TTV,

perdarahan,kontraksi, TFU, bantu ibu menyusui bayinya, beri penkes nutrisi dantanda

bahaya masa nifas, meningkatkan konsumsi makanan yang bergizi yang mengandung

protein dan zat besi, lakukan pemeriksaan Hb 1 minggu sekali, berikan Fe. Pada kasus ini

tidak terjadi kesenjangan antara teori dan kasus.

6. Pelaksanaan

Pada kasus Ny. M nifas dengan anemia sedang melaksanakan tindakan meliputi

memberitahu keadaan yang sedang di alami oleh ibu, mengobservasi keadaan umum, TTV,

perdarahan, kontraksi, TFU tiap 12 jam, memberikan KIE pada ibu tentang nutrisi pada ibu
nifas dengan anemia, memberikan KIE pada ibu tentang tanda bahaya pada masa nifas,

membantu ibu menyusui bayinya dan pantau proses laktasi, memberikan

terapi obat dan Melakukan pemeriksaan Hb. Menurut Ambarwati dan Wulandari (2010),

melaksanakan tindakan pada ibu nifas dengan anemia sedang meliputi mengobservasi

keadaan umum, TTV, perdarahan,kontraksi, TFU, membantu ibu menyusui bayinya,

memberikan penkes nutrisi dantanda bahaya masa nifas, meningkatkan konsumsi makanan

yang bergizi yang mengandung protein dan zat besi, melakukan pemeriksaan Hb 1 minggu

sekali, memberikan Fe. Pada kasus ini tidak terjadi kesenjangan antara teori dan kasus.

7. Evaluasi

Setelah mendapat asuhan selama 19 hari dari tanggal 29 Maret 2014 sampai 17 April 2014

didapatkan hasil KU ibu baik, kepala tidak pusing, badan sudah tidak lemas, konjungtiva

merah muda, muka tidak pucat, nafsu makan ibu sudah bertambah dan hasil pemeriksaan

Hb 11, 2 gr%.

Menurut Ambarwati dan Wulandari (2010), hasil yang diharapkan setelah melaksanakan

tindakan yaitu anemia dapat teratasi, KU baik, tekanan darah ibu normal, konjungtiva

kemerahan, kadar hemoglobin meningkat, pusing lelah lemas ibu sudah berkurang dan

nafsu makan ibu sudah [Link] kasus ini tidak terjadi kesenjangan antara teori dan

kasus.

BAB V

PENUTUP
Pada tahap akhir pembuatan laporan karya tulis ilmiah pada Ny. M dengan anemia sedang,

penulis dapat menuliskan kesimpulan dan beberapa saran untuk lebih meningkatkan

asuhan kebidanan khususnya pada ibu nifas dengan anemia sedang yang penulis ambil di

PKD Budi Sehat Trobayan Kalijambe.

A. Kesimpulan

Setelah penulis melakukan asuhan kebidanan dengan menggunakan mnajemen menurut

varney pada ibu nifas dengan anemia sedang maka penulis dapat mengambil kesimpulan

sebagai berikut :

1. Dalam melakukan pengkajian terhadap ibu nifas dengan anemia sedang dilaksanakan

dengan pengumpulkan data subyektif yang diperoleh dari hasil wawancara dari pasien

dengan keluhan badan lemas, pusing, mata berkunang-kunang dan data obyektif diperoleh

dari pemeriksaan fisik dan data penunjang yang di peroleh hasil pemeriksaan laboratorium

yaitu pemeriksaan Hb 8,9 gr%.

2. Interpretasi data dilakukan dengan pengumpulan data secara teliti dan akurat sehingga di

dapat diagnose Ny. M P1 A0 umur 23 tahun 4 jam post partum dengan anemia sedang,

yang disertai masalah yang dialami Ny. M adalah kepala pusing, badan lemas, cepat lelah

dan maa berkunangkunang, sehingga membutuhkan dukungan moril, informasi tentang

keadaanya dan informasi tentang makanan bergizi.

3. Diagnosa potensial pada kasus Ny. M dengan anemia sedang adalah akan terjadi anemia

berat, namun pada Ny. M tidak terjadi, hal ini dikarenakan pasien mendapat penanganan

yang cepat, tepat dan intensif.


4. Antisipasi pada Ny. M dengan anemia sedang yang dilakukan pemberian makanan yang

bergizi, pemberian Fe 2 x 1 (200 mg).

5. Rencana tindakan pada Ny. M adalah sesuai dengan kebutuhan pasien yaitu beritahu

keadaan yang sedang di alami oleh ibu, observasi keadaan umum, TTV, perdarahan,

kontraksi, TFU tiap 12 jam, berikan KIE pada ibu tentang nutrisi pada ibu nifas dengan

anemia, berikan KIE pada ibu tentang tanda bahaya pada masa nifas, bantu ibu menyusui

bayinya dan pantau proses laktasi, berikan terapi obat dan Lakukan pemeriksaan Hb.

6. Pelaksanaan pada ibu nifas dengan anemia sedang yaitu memberitahu keadaan yang

sedang di alami oleh ibu, mengobservasi keadaan umum, TTV, perdarahan, kontraksi, TFU

tiap 12 jam, memberikan KIE pada ibu tentang nutrisi pada ibu nifas dengan anemia,

memberikan KIE pada ibu tentang tanda bahaya pada masa nifas, membantu ibu menyusui

bayinya dan pantau proses laktasi, memberikan terapi obat dan Melakukan

pemeriksaan Hb.

7. Evaluasi pada ibu nifas dengan anemia sedang setelah diberikan asuhan selama 19 hari

diperoleh hasil KU ibu baik, kepala tidak pusing, badan tidak lemas, konjungtiva merah

muda, muka tidak pucat, nafsu makan bertambah dan hasil pemeriksaan Hb 11,2 gr%.

8. Pembahasan pada asuhan kebidanan ibu nifas dengan anemia sedang tidak terdapat

kesenjangan antara teori dan praktek sehingga tidak memerlukan alternative pemecahan

masalah.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis akan memberikan saran yaitu antara lain :
1. Tempat Pelayanan Kesehatan

Pelayanan yang diberikan sudah baik, sebaiknya memberikan penjelasan dan media leflet

atau gambar tentang gizi ibu nifas agar pasien dapat mengetahuinya dan tidak terjadi.

2. Bagi Bidan

Bidan dapat lebih mengidentifikasi tanda-tanda anemia sehingga dapat melakukan

antisipasi atau tindakan segera, merencanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan

anemia sedang.

3. Bagi Pasien

a. Ibu perlu mengetahui pentingnya nutrisi bagi ibu nifas khusunya untuk ibu nifas dengan

anemia.

b. Ibu diharapkan segera memeriksakan diri ke tempat pelayanan kesehatan setempat jika

ibu mengalami salah satu tanda bahaya pada masa nifas.

4. Bagi Pendidikan

Sebagai bahan referensi mengenai masalah kasus, khususnya pada kasus dengan asuhan

kebidanan pada ibu nifas dengan anemia sedang.

Anda mungkin juga menyukai